BAB III METODE PENELITIAN
A. Paparan Data Proses dan Hasil Penelitian Siklus I, II
2. Data proses dan hasil siklus I
a. Perencanaan
Setelah ditetapkan untuk memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector) dalam pembelajaran tematik tema berbagai pekerjaan, maka kegiatan selanjutnya adalah menyiapkan beberapa hal yang diperlukan saat pelaksanaan pembelajaran. Setelah melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing, kepala SD Inpres Hartaco Indah, guru kelas IVA dan teman sejawat, peneliti melakukan hal-hal sebagai berikut:
1) Menyamakan persepsi antara peneliti dengan guru tentang konsep dan tujuan pemanfaatan media Audio-Visual (Film Projector) dalam pembelajaran tematik.
2) Secara kolaboratif menyusun rencana pembelajaran untuk tindakan Siklus I.
3) Menyiapkan materi/film yang akan digunakan dalam pembelajaran dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector).
4) Menyusun rambu-rambu instrumen data keberhasilan guru maupun instrumen data kemajuan hasil dan aktivitas belajar, berupa format observasi, tes, dan persiapan rekaman kegiatan tindakan berupa foto pelaksanaan tindakan.
5) Peneliti dan guru mengadakan latihan bersama bagaimana mengimplementasikan rencana pembelajaran pada Siklus I sebelum dilaksanakan tindakan.
b. Pelaksanaan Tindakan
Pelaksanaan tindakan Siklus I dilaksanakan pada hari Senin – Rabu tanggal 2 – 4 Nopember 2015. Adapun kegiatan guru dalam melaksanakan tindakan pembelajaran tematik pada subtema barang dan jasa dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector) adalah sebagai berikut :
1) Kegiatan awal pembelajaran dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector), yaitu : memberi salam, melakukan persiapan kegiatan belajar mengajar, melakukan pengelolaan kelas, mendata kehadiran peserta didik serta berdoa bersama, tadarus Al-qur’an, menyampaikan apersepsi, menyampaikan
tujuan pembelajaran, menata posisi media Audio-Visual yang digunakan agar semua peserta didik dapat mengamati dengan jelas, mengatur dan menata posisi tempat duduk peserta didik agar memungkinkan peserta didik dapat mengamati dengan jelas apa yang ditampilkan.
2) Kegiatan inti pembelajaran dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector), yaitu : a) Guru memperlihatkan kepada peserta didik gambar berbagai jenis-jenis pekerjaan b) Guru menampilkan Film yang berisi materi pekerjaan yang menggunakan alat tradisional dan alat modern melalui Komputer dan LCD sebagai media proyeksi film pada layar serta Speaker (Sound System) sebagai alat pelempar suara (audio) berisi penjelasan materi dalam Film; c) Peserta didik mengamati materi yang ditampilkan oleh media Audio-Visual (Film Projector) secara individu maupun kelompok; d) Guru mengamati jalannya proses pembelajaran; e) Guru dan peserta didik bertanya jawab tentang materi yang ditampilkan dalam Film; f) Peserta didik secara bergantian mengemukakan isi materi dalam film; g) Guru mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan.
3) Kegiatan akhir pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector), yaitu menyimpulkan hasil pembelajaran dan menutup pelajaran.
Setelah diadakan proses pembelajaran pada Siklus I, untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar peserta didik diberikan tes diakhir pembelajaran. Soal yang diberikan pada Siklus I ini terdiri dari 16 butir soal. Adapun data kemampuan peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diberikan peneliti diakhir pembelajaran pada Siklus I, dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 4.2 Data Hasil Evaluasi Peserta didik pada Siklus I
Rentang Nilai Konversi
Nilai Predikat Frekuensi (f) Persentase (%) 3,66 <skor ≤ 4,00 91-100 A 2 05,0 3,33 <skor ≤ 3,66 81-90 A - 9 22,5 3,00 <skor ≤ 3,33 71-80 B + 14 35,0 2,66<skor ≤ 3,00 61-70 B 12 30,0 2,33 <skor ≤ 2,66 51-60 B - 3 07,5 2,00 <skor ≤ 2,33 41-50 C + 0 0 1,66 <skor ≤ 2,00 31-40 C 0 0 1,33 <skor ≤ 1,66 21-30 C - 0 0 1,00 <skor ≤ 1,33 11-20 D + 0 0 0,00 <skor ≤ 1,00 0-10 D 0 0 ∑f 40 100 %
Dari tabel diatas menunjukkan bahwa, yang memperoleh predikat ≥ B+ sebanyak 25 orang atau 62,5 % dengan kategori 2 orang atau 5 % berpredikat A, 9 orang atau 22,5 % berpredikat A-, serta 14 orang atau 35 % berpredikat B+, dan dinyatakan tuntas.
Sedangkan B- ≥ B sebanyak 15 orang atau 37,5 % dengan kategori 12 orang atau 30 % berpredikat B, 3 orang atau 7,5 % berpredikat B-, dan dinyatakan belum tuntas sedangkan D ≥ C+ tidak ada.
c. Observasi
Hal-hal yang diobservasi pada pelaksanaan tindakan Siklus I adalah melihat apakah pelaksanaan pembelajaran tematik dengan
memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector) ini sudah sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah dibuat, apakah telah sesuai dengan prinsip-prinsip pemilihan media pembelajaran, serta melihat aktifitas guru dan peserta didik dalam pembelajaran.
Adapun hasil observasi terhadap peserta didik menunjukkan hal-hal sebagai berikut:
1) Peserta didik telah menyimak film yang ditampilkan namun kondisi ruang yang sangat luas dan adanya gangguan dari peserta didik lain dari luar kelas membuat peserta didik belum bisa fokus dalam belajar;
2) Beberapa peserta didik tidak mencatat hal-hal penting dari film yang ditampilkan;
3) Beberapa peserta didik masih malu-malu untuk bertanya dan mengungkapkan pendapatnya;
4) Belum semua peserta didik mampu menjawab tes hasil belajar dengan baik yang diberikan peneliti diakhir pembelajaran.
Sedangkan hasil observasi terhadap peneliti yang diamati oleh teman sejawat sebagai observer menunjukkan hal-hal sebagai berikut: 1) Peneliti tidak menyampaikan tujuan pembelajaran;
2) Pemberian motivasi belajar terhadap peserta didik masih kurang sehingga ada sebagian peserta didik tidak memperhatikan penjelasan peneliti tentang materi pelajaran.
3) Penataan ruangan yang dilakukan peneliti masih kurang seimbang antara jumlah peserta didik yang banyak dengan ruangan kelas yang sempit;
4) Peneliti masih kurang dalam membangkitkan keberanian peserta didik untuk bertanya dan mengungkapkan pendapat.
5) Guru kurang mampu menguasai kelas diakibatkan adanya gangguan dari luar kelas.
6) Peneliti masih kurang dalam membimbing peserta didik yang mengalami kesulitan dalam belajar.
d. Refleksi
Menurut pengamatan teman sejawat/guru pamong, peneliti pada saat memulai pelajaran tidak mengungkapkan tujuan pembelajaran sehingga peserta didik kurang terarah dalam belajar, masih sangat kurang memotivasi peserta didik agar semangat dalam belajar, dan juga adanya gangguan dari luar kelas yang menyebabkan peserta didik kurang fokus dalam belajar.
Demikian pula dari aspek peserta didik, tidak semua peserta didik fokus dalam menyimak isi film tersebut dikarenakan beberapa peserta didik masih terfokus pada media yang digunakan bukan pada materi pelajaran karena adanya gangguan dari luar kelas yaitu adanya peserta didik dari kelas lain yang menyaksikan pembelajaran dari luar kelas. Selain itu masih ada beberapa peserta didik yang enggan untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya.
Adapun kegagalan dan keberhasilan dari Siklus I ini adalah : 1) Penyajian pada tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap akhir
dalam pembelajaran dengan menggunakan media Audio-Visual (Film Projector) berjalan sebagaimana yang telah direncanakan. Namun pada saat tahap persiapan, dan tahap akhir/tindak lanjut pembelajaran masih terdapat kekurangan-kekurangan, olehnya itu pada tahap persiapan dan tahap akhir pembelajaran perlu ditingkatkan.
2) Peserta didik merasa senang belajar dengan menggunakan media Audio-Visual (Film Projector), karena peserta didik dapat melihat dan mendengarkan secara langsung materi.
3) Penggunaan media Audio-Visual (Film Projector) sebagai media dalam pembelajaran sangat menarik perhatian dan minat peserta didik dalam belajar, selain itu penggunaan media tersebut juga memudahkan peserta didik cepat memahami materi dalam film tersebut.
4) Pada saat peserta didik diminta untuk menyimak materi yang disajikan didepan kelas, peserta didik mengalami kesulitan karena awalnya materi yang ditampilkan oleh media Audio-Visual (Film Projector), ditampilkan terlalu tinggi sehingga peserta didik agak terlalu menengok keatas. Namun berkat bimbingan dan antissubtema 2 barang dan jasasi yang dilakukan
guru hal tersebut dapat diatasi, sehingga peserta didik dapat menyimak dengan baik.
5) Hasil tes hasil belajar untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tema berbagai pekerjaan sub tema 2 barang dan jasa belum mencapai target ketuntasan belajar rata-rata predikat B+ atau setara dengan 80% dari jumlah peserta didik yang mencapai nilai minimum acuan yang ditetapkan.
6) Setelah dilakukan diskusi, seluruh peserta didik beranggapan bahwa mereka sangat senang dan tertarik mengikuti pelajaran yang diberikan guru dengan menggunakan media Audio-Visual (Film Projector).
Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi pada Siklus I belum mencapai target Indikator Keberhasilan Penelitian yang telah ditetapkan oleh peneliti merujuk pada pendapat Nurkancana (Heriani, 2008:36) yakni 80% peserta didik harus memperoleh nilai ≥ 71. Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan tindakan Siklus I yang belum mencapai dari target harapan yaitu 25 orang peserta didik yang memperoleh nilai ≥ 71 atau 62,5%, maka penelitian diulangi pada Siklus II.