BAB III METODE PENELITIAN
C. Definisi Operasional Variabel
2) Kompetensi manajerial Kepala Sekolah b. Variabel Dependen
Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI)
C. Definisi Operasional Variabel 1. Supervisi non-direktif
Definisi konsep supervisi menurut Purwanto27 adalah segala bantuan dari para pengawas, yang tertuju kepada perkembangan
26
Moh Nazir, Metode Penelitian,Jakarta: Ghalia Indonesia, 2009, 129. 27
Ngalim. Purwanto, Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2007, 76
kepemimpinan guru-guru dan personel sekolah lainnya di dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Supervisi berupa dorongan, bimbingan, dan kesempatan bagi pertumbuhan keahlian dan kecakapan guru-guru, seperti bimbingan dalam usaha dan pelaksanaan pembaharuan-pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran, pemilihan alat-alat pelajaran dan metode-metode mengajar yang lebih baik, cara- cara penilaian yang sistematis terhadap fase seluruh proses pengajaran, dan sebagainya.
Definisi operasional supervisi non direktif dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: (a) mendengarkan masalah guru dengan serius, (b) memotivasi guru untuk menyederhanakan dan bertanya, (c) mengajukan pertanyaan kemudian menjelaskan masalah-masalah guru, (d) mengupayakan alternatif pemecahan masalah saat guru bertanya atau minta solusi, (e) bertanya kepada guru untuk menentukan rencana tindakan pengembangan duru atau profesi28.
Variabel supervisi non direktif diungkap dengan angket. Semakin tinggi skor dari angket maka semakin tinggi tingkat supervisi non direktif tersebut.
28
Abdul Kadim Masaong, Supervisi Pembelajaran dan Pengembangan Kapasitas Guru, Memberdayakan Pengawas Sebagai Gurunya Guru, Bandung: Alfabeta, halaman, 2013, 41.
Tabel 3.1 Kisi-kisi Kuesioner Supervisi Non-direktif
No Indikator No Item Jumlah
Item
1 mendengarkan masalah guru
dengan serius
1, 2, 3 3
2 memotivasi guru untuk
menyederhanakan dan bertanya
4, 5, 6 3
3 mengajukan pertanyaan kemudian
menjelaskan masalah-masalah guru
7, 8, 9 3
4 mengupayakan alternatif
pemecahan masalah saat guru bertanya atau minta solusi
10, 11, 12 3
5 bertanya kepada guru untuk
menentukan rencana tindakan
pengembangan duru atau profesi
13, 14, 15 3
Total 15 15
2. Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah
Kompetensi manajerial Kepala Sekolah yaitu serangkaian kemampuan dalam melaksanakan tugas berdasarkan kompetensi yang dilakukan agar dapat mewujudkan kerjasama dengan orang lain.
Adapun indikator variabel Kompetensi manajerial Kepala Sekolah adalah sebagai berikut.29
a. Mampu memimpin guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal:
1) Mampu mengkomunikasikan visi, misi, tujuan, sasaran, dan program strategis sekolah kepada keseluruhan guru dan staf.
2) Mampu mengkoordinasikan guru dan staf dalam merelalisasikan keseluruhan rencana untuk mengapai visi, mengemban misi, mengapai tujuan dan sasaran sekolah
29
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Kompetensi Kepala Sekolah
3) Mampu berkomunikasi, memberikan pengarahan penugasan, dan memotivasi guru dan staf agar melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan
4) Mampu membangun kerjasama tim (team work) antar-guru, antar- staf, dan antara guru dengan staf dalam memajukan sekolah
5) Mampu melengkapi guru dan staf dengan keterampilan- keterampilan profesional agar mereka mampu melihat sendiri apa yang perlu dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing
6) Mampu melengkapi staf dengan ketrampilan-ketrampilan agar mereka mampu melihat sendiri apa yang perlu dan diperbaharui untuk kemajuan sekolahnya
7) Mampu memimpin rapat dengan guru-guru, staf, orangtua siswa dan komite sekolah
8) Mampu melakukan pengambilan keputusan dengan menggunakan strategi yang tepat
9) Mampu menerapkan manajemen konflik
b. Mampu mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal:
1) Mampu merencanakan kebutuhan guru dan staf berdasarkan rencana pengembangan sekolah
tingkat kewenangan yang dimiliki oleh sekolah
3) Mampu mengelola kegiatan pembinaan dan pengembangan profesional guru dan staf
4) Mampu melaksanakan mutasi dan promosi guru dan staf sesuai kewenangan yang dimiliki sekolah
5) Mampu mengelola pemberian kesejahteraan kepada guru dan staf sesuai kewenangan dan kemampuan sekolah
c. Mampu menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif bagi pembelajaran siswa:
1) Mampu menata lingkungan fisik sekolah sehingga menciptakan suasana nyaman, bersih dan indah
2) Mampu membentuk suasana dan iklim kerja yang sehat melalui
penciptaan hubungan kerja yang harmonis di kalangan warga sekolah
3) Mampu menumbuhkan budaya kerja yang efisien, kreatif, inovatif, dan berorientasi pelayanan prima.
Variabel Kompetensi manajerial Kepala Sekolahdiungkap dengan angket. Semakin tinggi skor dari angket maka semakin tinggi tingkat Kompetensi manajerial Kepala Sekolah tersebut.
Tabel 3.2 Kisi-kisi Kuesioner Kompetensi manajerial Kepala Sekolah
No Indikator No Item Jumlah
Item 1 Mampu mengkomunikasikan visi, misi,
tujuan, sasaran, dan program strategis sekolah kepada keseluruhan guru dan staf.
1, 2, 3 3
2 Mampu mengkoordinasikan guru dan staf dalam merelalisasikan keseluruhan rencana untuk mengapai visi, mengemban misi, mengapai tujuan dan sasaran sekolah
4, 5, 2
3 Mampu berkomunikasi, memberikan pengarahan penugasan, dan memotivasi guru dan staf agar melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan
6, 7, 8, 3
4 Mampu membangun kerjasama tim (team work) antar-guru, antar- staf, dan antara guru dengan staf dalam memajukan sekolah
9, 10, 2
5 Mampu melengkapi guru dan staf dengan keterampilan-keterampilan profesional agar mereka mampu melihat sendiri apa yang perlu dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing
11, 12, 2
6 Mampu melengkapi staf dengan ketrampilan-ketrampilan agar mereka mampu melihat sendiri apa yang perlu dan diperbaharui untuk kemajuan sekolahnya
13, 14, 2
7 Mampu memimpin rapat dengan guru- guru, staf, orangtua siswa dan komite sekolah
15, 16, 17, 3
8 Mampu melakukan pengambilan
keputusan dengan menggunakan strategi yang tepat
18 19, 2
9 Mampu menerapkan manajemen konflik 20, 21, 22, 3 10 Mampu merencanakan kebutuhan guru dan
staf berdasarkan rencana pengembangan sekolah
23, 24, 2
11 Mampu melaksanakan rekrutmen dan seleksi guru dan staf sesuai tingkat kewenangan yang dimiliki oleh sekolah
12 Mampu mengelola kegiatan pembinaan dan pengembangan profesional guru dan staf
27, 28, 29 3 13 Mampu melaksanakan mutasi dan promosi
guru dan staf sesuai kewenangan yang dimiliki sekolah
30, 31, 2
14 Mampu mengelola pemberian
kesejahteraan kepada guru dan staf sesuai kewenangan dan kemampuan sekolah
32, 33, 34 3 15 Mampu menata lingkungan fisik sekolah
sehingga menciptakan suasana nyaman, bersih dan indah
35, 36, 37 3 16 Mampu membentuk suasana dan iklim
kerja yang sehat melalui penciptaan hubungan kerja yang harmonis di kalangan warga sekolah
38, 39 2
17 Mampu menumbuhkan budaya kerja yang efisien, kreatif, inovatif, dan berorientasi pelayanan prima.
40, 41, 42 3
Total 42 42
3. Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam
Definisi konsep kinerja menurut Maier dalam Notoatmodjo30 adalah kesuksesan seseorang dalam melaksanakan suatu pekerjaan yang dibebankan kepadanya. Gilbert dalam Notoatmodjo31 mendefinisikan kinerja adalah apa yang dapat dikerjakan oleh seseorang sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Definisi operasional kinerja guru adalah hasil kerja yang dapat ditampilkan atau penampilan kerja seorang guru. Indikator kinerja guru dalam penelitian ini digunakan standar kinerja guru berdasarkan Nilai Kinerja Guru dariKonversi Total Nilai Kinerja Guru ke Skala 100
30
Notoatmodjo, Soekidjo. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta, 2009, 124.
31
(Permenneg PAN dan RB No. 16 Tahun 2009, pasal 15) yang meliputi: 1) Guru memformulasikan tujuan pembelajaran dalam RPP sesuai
dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik.
2) Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir
3) Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif
4) Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran
5) Guru memulai pembelajaran dengan efektif 6) Guru menguasai materi pelajaran
7) Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif 8) Guru memanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran
9) Guru memicu dan/atau memelihara keterlibatan siswa dalam pembelajaran
10) Guru menggunakan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran
11) Guru mengakhiri pembelajaran dengan efektif
12) Guru merancang alat evaluasi untuk mengukur kemajuan dan keberhasilan belajar peserta didik
13) Guru menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian untuk memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam
RPP
14) Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya
Variabel kinerja guru PAI diungkap dengan angket. Semakin tinggi skor dari angket maka semakin tinggi tingkat kinerja guru PAItersebut.
Tabel 3.3 Kisi-kisi Kuesioner Kinerja Guru PAI
No Indikator No Item Jumlah
Item
1 Guru memformulasikan tujuan
pembelajaran dalam RPP sesuai
dengan kurikulum/silabus dan
memperhatikan karakteristik peserta didik.
1, 2, 3 3
2 Guru menyusun bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir
4, 5, 6, 7 4
3 Guru merencanakan kegiatan
pembelajaran yang efektif
8, 9, 10, 11 4
4 Guru memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran
12, 13, 14 3
5 Guru memulai pembelajaran dengan efektif
15, 16, 17 3
6 Guru menguasai materi pelajaran 18, 19, 20, 21 4
7 Guru menerapkan pendekatan/strategi pembelajaran yang efektif 22, 23, 24, 25, 26, 27 6
8 Guru memanfaatan sumber
belajar/media dalam pembelajaran
28, 29, 30 3
9 Guru memicu dan/atau memelihara
keterlibatan siswa dalam
pembelajaran
31, 32, 33, 34, 35
5
10 Guru menggunakan bahasa yang
benar dan tepat dalam pembelajaran
36, 37, 38 3
11 Guru mengakhiri pembelajaran
dengan efektif
39, 40, 41 3
12 Guru merancang alat evaluasi untuk
mengukur kemajuan dan
keberhasilan belajar peserta didik
42, 43, 44, 45 4
13 Guru menggunakan berbagai strategi
dan metode penilaian untuk
memantau kemajuan dan hasil belajar peserta didik dalam mencapai kompetensi tertentu sebagaimana yang tertulis dalam RPP
14 Guru memanfatkan berbagai hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan bahan penyusunan rancangan pembelajaran selanjutnya
50, 51, 52, 53 4
Total 53 53