BAB IV IMPLEMENTASI KARYA
4.2 Implementasi Karya
4.2.2 Desain Halaman (lembar Eksplorasi Verbal dan Foto)
upacara Yadnya Kasada
Gambar 4.2. Karya
t Cover
Gambar 4.1. Jaket Hard Cover. Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
n gambar Pura Luhur Poten sebagai cover menunj di Pura Luhur Poten. Upacara inti dari upacara n pada Pura Luhur Poten, menggunakan warna c
aman (lembar Eksplorasi Verbal dan Foto) h beberapa hasil implementasi dari karya buku sada.
4.2. Halaman Pembuka Dan Halaman Judul Dan Sub Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
enunjukan bahwa ra Yadnya Kasada na cokelat tua.
buku esai fotografi
Pada halaman pe peletakannya adalah fotografi ini dibuat ol Halaman satu t peletakan contextnya menggunakan warna kun Yadnya Kasada. Judul penjelas dari judul buku
Gambar pada ha mencakup gunung Ba asap belerang), dan kebiruan, menggunaka
n pembuka menggunakan grid 2 kolom dan 3 ah dibawah sebelah kiri, dan bertuliskan tent oleh Rachmat Isa Asera Nempung sebagai foto u tulisan judul dan sub judul dari buku esa nya adalah tepat ditengah tengah halam na kuning emas melambangkan keagungan dari udul buku ini adalah KASADA : Offering Cer buku “an Ancient Culture.”.
Gambar 4.3. Halaman 2 & 3 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
da halaman 2 & 3 adalah Taman Nasional G Batok (yang ada didepan), gunung Bromo (yan dan gunung Semeru tampak dari kejauhan unakan gambar penuh.
n 3 kolom. Untuk tentang buku esai otografer dan text. esai fotografi ini, aman putih dan dari sebuah upacara Ceremony, dengan
l Gunung Bromo, ang mengeluarkan n berwarna agak
Gambar 4.4. Halam
Pada halaman i digunakan 2 kolom da buku esai fotografi, de margin luar adalah 16m margin dalamnya m seperti buku lain pada Untuk jilid lem sebagai kekuatan pungg lainnya.
Halaman 4 adal fotografi Kasada : O gambar bulan purnam
laman 4 & 5 Headings, Sub-Headings And Body Copy Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
n ini adalah teknik eksplorasi gambar dan fot dan 1 kolom pembuka dengan tulisan judul da , dengan batasgutterdari kedua kolom adalah h 16mm, atas 16mm, dan bawah 16mm, nam
menggunakan 12,7mm sebagai ukuran standa da umumnya dari ke kanan.
em, akan digunakan tambahan 5mm dari bata punggung buku untuk di lem dengan halaman buku
dalah eksplorasi dari apa yang akan dibahas d : Offering Ceremony, dan pada halaman ber ama saat upacara Kasada diadakan.
Copy , 2 Kolom
foto, untuk verbal dan sub judul dari ah 8mm, dan batas namun untuk batas standart, alur baca
batas margin dalam n buku satu dengan
s dalam buku esai berikutnya adalah
Pada gambar penanjakan mengguna gunung Batok mempun adalah gambar gunun pegunungan, mengguna
Posisi peletaka menggunakangrid sim (gerbang beringin), da Luhur Poten, menggun
Gambar 4.5. Halaman 6 & 7 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
r halaman 6 adalah gambar gunung Batok unakan halaman penuh dengan caption penj mpunyai ketinggian 2.440M, dan pada halam unung Bromo, dan gunung Batok, dengan ca ggunakan 3 kolom sederhana.
Gambar 4.6. Halaman 8 & 9 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
akan caption menggunakan batas grid ty simple three coloumn. Halaman 8 adalah foto W , dan halaman 9 adalah gambar patung arca yan ggunakan 3 kolom.
tok diambil dari penjelasan bahwa laman selanjutnya caption komplek
type 3 kolom, o Wringin Lawang ang ada pada Pura
Halaman penuh dibelakangnya adalah
Halaman 12 ad gunung Batok, halam upacara Yadnya Kasa
Gambar 4.7. Halaman 10 & 11 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
nuh digunakan untuk gambar Pura Luhur Pote ah gunung Bromo yang mengeluarkan asap bele
Gambar 4.8. Halaman 12 & 13 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
adalah gambar Pura Luhur Poten dan dibela aman berikutnya masih Pura Luhur Poten tempa
sada, menggunakan 3 kolom.
oten yang terlihat p belerang.
belakangnya adalah mpat diadakannya
Halaman 14 & 15 layout grid halaman gunung Batok dibuat dengan gambar yang m
Halaman 16 ada dan pada halaman be gambarnya lebih besa sebelumnya di kolom ke
Gambar 4.9. Halaman 14 & 15 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
& 15 adalah memakai satu gambar yaitu gunun n 15, 3 kolom dan ada caption pada kolom buat seperti terpisah untuk membuat pembaca tida
g monoton.
Gambar 4.10. Halaman 16 & 17 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
adalah gambar penunggang kuda yang menyew n berikutnya adalah karakter dari penunggan besar dari kudanya, caption juga diletakan sama
om kedua dari 3 kolom grid yang dipilih.
unung Batok dengan om kedua. Gambar tidak terlalu bosan
ewakan kuda nya, ggang kuda dibuat a seperti halaman
Halaman 18 da mahasiswa menghinda potongan–potongan. C
Halaman 20 ada kejauhan adalah gunun berbeda pada 2 halam kolom.
Gambar 4.11. Halaman 18 & 19 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
18 dan 19 adalah gambar penuh dari Pura Luhu hindari adanya gambar panorama, dengan mengg
n. Caption diletakan pada kolom pertama di hala
Gambar 4.12. Halaman 20 & 21 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
adalah gambar gunung Bromo, gunung Batok da unung Semeru, dikarenakan menggunakan 2 aman yang bertemu, maka caption menggunaka
Luhur Poten dan nggunakan teknik halaman 19.
ok dan tampak dari n 2 gambar yang akan grid layout 3
Gambar 4.13.
Halaman 22 ad verbal mahasiswa me sub judul, sub judul pa
Halaman 24 dan dukun adat sepuh seda upacara Kasada dilaksa namun tidak mengura halaman, gutter dan a meletakan gambar 2 ( pada gambar 2 menga
bar 4.13. Halaman 22 & 23 Exkplorasi Verbal Dan Fot Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
adalah halaman eksplorasi Verbal, setiap hala menggunakan grid 2 kolom dengan 1 kolom pe udul pada halaman 22 adalah pembahasan suku Ten
Gambar 4.14. Halaman 24 & 25 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
dan 25 menggunakan 3 gambar orang tua yang sedang melihat lihat bazzar yang diadakan unt dilaksanakan. 3 gambar di bagi untuk 2 halam urangi arti dari 1 gambar yang terkena batas lipa n alur baca tetap diperhatikan dalam halaman 2 (tengah) di pojok kiri, akan terlihat aneh dika
gahadap kiri dan alur baca nya ke kanan.
Foto halaman eksplorasi pembuka dengan engger ng dikenal sebagai untuk menyambut laman tatap muka lipatan tatap muka an seperti ini, jika dikarenakan model
Gambar pada h baca, rumah yang me dalam membacanya untuk caption tetap 3 kol
Gambar 4.16
Setiap halaman utama sebagai penda pelaksanaan upacara Y tentang upacara Yadny
Gambar 4.15 Halaman 26 & 27 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
da halaman 26 juga sama dengan tetap mempe menghadap kanan diletakan di kiri, agar pemba a dan tidak merasa aneh dikarenakan salah p 3 kolom.
bar 4.16. Halaman 28 & 29 Eksplorasi Verbal Dan Fot Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
an eksplorasi verbal menggunakan 2 kolom de ndahuluan, dan pada halaman berikut adalah
ra Yadnya Kasada. Pada halaman 28 yang di ekspl dnya Kasada.
pertahankan alur mbaca lebih enak ah peletakan, grid
n Foto
dengan 1 kolom ah penjelas waktu di eksplorasi adalah
Gambar pada ha sampet, untuk layout kolom foto, dan pa menggotong ongkek gapura, menggunakan c
Halaman 32 me kolom dalam tiap ha gamelan yang dimainka Luhur Poten.
Gambar 4.17. Halaman 30 & 31 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
a halaman 30 adalah dukun sepuh yang me out pada halaman ini menggunakan grid 3 kolom
pada halaman berikutnya menggunakan fot gkek (sesajen) dalam bahasa istilah suku ten
kan caption dengan grid 3 kolom.
Gambar 4.18. Halaman 32 & 33 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
menggunakan grid 3 kolom untuk melayout ca p halaman untuk gambarnya. Gambar adalah
ainkan ketika upacara Yadnya Kasada berlan
menggunakan tali kolom dengan satu foto orang yang tengger berbentuk
captionnya, dan 2 h macam macam rlangsung di Pura
Sistem grid unt captionnya dan untuk adalah suku tengger y
Halaman 36 m sesuai dengan grid 3 kolom gambar denga dukun yang akan diuji
Gambar 4.19. Halaman 34 & 35 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
untuk layout halaman 34 dan 35 adalah grid untuk porsi gambar lebih banyak. Gambar pa r yang datang untuk ikut serta upacara Kasada.
Gambar 4.20. Halaman 36 & 37 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
36 menggunakan gambar Ongkek, dengan pe d 3 kolom, dan halaman 37 menggunakan 3 kol
gan porsi yang hampir penuh, adalah gambar n diuji dalam malam upacara Yadnya Kasada.
id 3 kolom untuk pada halaman ini da.
peletakan caption kolom dengan 1 bar seorang calon
Gambar pada ha halaman 39 adalah r upacara dengan air suc grid 3 kolom yang sed
Pada halaman 40, desa, ciri kepala desa kuning. Beda dengan ke
Gambar 4.21. Halaman 38 & 39 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
halaman 38 adalah gambar Pura luhur poten, da h ritual yang dilakukan oleh dukun adat mem
suci dari air terjun Madakaripura. Letak caption sederhana.
Gambar 4.22. Halaman 40 & 41 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
n 40, gambar yang digunakan adalah gambar esa suku Tengger adalah menggunakan tali sa an kepala dukun adat yang menggunakan tali sa
n, dan gambar pada emberkati peserta ption menggunakan
ar seorang kepala i sampet berwarna
Pada halaman 41 ada Semua layout konsi captionnya, dan untuk eksplorasi verbal yang
Alunan musik menggunakan 3 kolom foto yang lebih besar seorang dukun adat Kasada yang dilaksana
Gambar 4.22
adalah gambar panggung dimana acara mul konsisten menggunakan 3 kolom sederhana unt
untuk beberapa halaman akan menggunakan ang menggunakan lebih dari 1 paragraf.
Gambar 4.23. Halaman 42 & 43 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
usik terus dimainkan terlihat pada halaman 42 kolom sederhana untuk peletakan caption gamba
sar dari setengah halaman. Halaman 43 mengg dat sedang mengucap mantra ketika akan m ksanakan di tengah malam.
bar 4.22. Halaman 44 & 45 Eksplorasi Verbal Dan Fot Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
mulunen diujikan. untuk peletakan n 2 kolom untuk
n 42 yang masih bar, dengan porsi ggunakan gambar memulai upacara
Pada halaman Eksplorasi verbal nam atau asal–usul suku te Kasada hingga saat ini dalam rentetan upac mendongeng tentang a
Pada halaman i halaman eksplorasi ve juga merupakan mom Kasada agar pengikut perayaan upacara ini da
Tampak pada ha berbagai desa yang tengger tidak hanya ti segera dimulai ditanda
n 44 dan 45 yang terlihat di gambar 4.22 a namun khusus nya pada halaman ini, berisika
tengger, mengapa suku tengger ini melakukan t ini, dan masih berupa salah satu rentetan upac pacara, dukun adat membacakannya seperti
g asal usul suku Tengger.
n ini menggunakan 1 kolom saja beda deng si verbal lainnya, dikarenakan ini masih dalam r
oment atau saat yang paling penting dalam up ikut atau peserta upacara juga wisawatan ya ni dapat terus melestarikan budaya lokal Jawa T
Gambar 4.23. Halaman 46 & 47 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
halaman 46 masih terus berdatangan adalah suku g berdekatan dengan gunung Bromo, karena
tinggal di satu desa. Pada halaman 47 acara Uj andakan adanya calon dukun (menggunakan
4.22 adalah halaman sikan tentang kisah kukan upacara Yadnya acara dikarenakan rti beliau sedang
ngan lembar atau rentetan upacara upacara Yadnya n yang ikut dalam
a Timur.
suku tengger dari na memang suku Uji Mulunen akan an baju berwarna
hitam selain kepala de adat, yang akan menj kedua halaman ini ma
Gambar 4.24
Pada halaman 49 menggunakan 2 kolom dikarenakan pada hal pembaca dengan tujua upacara Yadnya Kasada Untuk halaman untuk layout halaman karena jika tidak maka
a desa) masuk ke atas panggung diiringi oleh enjadi penguji dalam uji Mulunen. Grid yang di masih menggunakan 3 kolom sederhana.
bar 4.24. Halaman 48 & 49 Eksplorasi Verbal Dan Fot Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
n 49 yang terlihat di gambar 4.24 ada sedikit e kolom menyesuaikan dengan halaman verbal de
halaman ini juga ada informasi untuk dikomuni ujuan agar pembaca mengerti inti dari prose sada tentang pemilihan dukun adat.
an 48 menggunakan 3 kolom sederhana, dan an 48 dan 49, harus diperhatikan batas gutter aka akan timbul kesalahan jika obyek gambar te
eh 3 kepala dukun g digunakan untuk
Foto
t eksplorasi verbal l dengan 2 kolom unikasi kan pada oses atau rentetan
dan pemilihan foto utter antar halaman,
Halaman 50 ada Mulunen sekaligus unt Maha Esa). Pada hala uji Mulunen juga up sesajen ke kawah gunun Untuk layout caption t
Gambar pada ha mengangkut ongkek
Gambar 4.25. Halaman 50 & 51 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
adalah seajen yang sudah disiapkan oleh calon us untuk persembahan kepada Sang Hyang Wi
halaman 51 seorang dukun adat mengumumkan upacara Yadnya Kasada akan dilanjutkan unt gunung Bromo sebagai persembahan kepada Y on tetap menggunakan 3 kolom sederhana.
Gambar 4.26. Halaman 52 & 53 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
halaman 52 adalah seorang suku Tengger yan ek untuk dilempar ke mulut kawah g
on dukun untuk uji Widi Wasa (Yang kan bahwa prosesi untuk pelemparan da Yang Maha Esa.
ang sudah bersiap gunung Bromo.
Menggunakan layout halaman 53, adalah menuju Pura untuk me
Halaman 54 da berdasarkan grid 3 kol halaman adalaha suku
Gambar sesajen pegasus, hasil tani y
out grid 3 kolom sederhana untuk peletakan ca h Kepala dukun adat turun dari panggung uk memanjatkando’a dan berangkat menuju kawa
Gambar 4.27. Halaman 54 & 55 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013.
54 dan Halaman 55 menggunakan caption 3 kolom sederhana. Gambar yang digunakan m suku Tengger yang menggotong sesajen.
Gambar 4.28. Halaman 56 & 57 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
jen yang terbentuk dari berbagai hasil tani ni yang dilemparkan kedalam kawah bertujuan
n captionnya. Pada g untuk langsung ah. on yang diletakan n masing – masing ni berbentuk kuda uan sebagai tanda
terima kasih karena sud dan berharap agar sela
Halaman 58 ad hewan kurban berupa sebagai hewan kurba Caption diletakan berda
Caption pada ha namun tidak mengikut
sudah diberi hasil tani yang berlimpah pada tahun elanjutnya akan diberkahi hasil tani berlimpah.
Gambar 4.29. Halaman 58 & 59 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
adalah gambar suku tengger yang membaw upa kerbau, dan pada halaman 59 adalah he kurban yang dipersembahkan kepada Sang Hya n berdasarkan grid yang sudah dipilih, yaitu 3 kolom
Gambar 4.30. Halaman 60 & 61 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
halaman 60 dan 61 ini menggunakan grid3 kol ikuti garis grid yang sudah ditentukan. Grid tida
tahun sebelumnya pah.
bawa persembahan h hewan kambing yang Widi Wasa. u 3 kolom sederhana.
3 kolom sederhana d tidak harus selalu
diikuti untuk mencipt digunakan pada halam lempar sesajen kedala masih hidup untuk membutuhkan. Gamba mengeluarkan asap tia
Gambar halama Penanjakan Kabupate penjual bunga Eidelw sebagai hiasan namun dilemparkan ke dala mengucapkan sebuah pe
iptakan layout agar tidak terlalu membosankan. halaman 60 adalah kawah gunung Bromo masi
alam kawah, dan ada juga yang melempar hew uk ditanggkap oleh sebagian suku Tengg mbar pada halaman 61, adalah gambar gunun p tiap 5 menit sekali.
Gambar 4.31. Halaman 62 & 63 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
man 62 adalah Taman nasional Gunung Brom aten pasuruan, dan pada halaman berikutnya ad delweis, bunga eidelweis adalah bunga abadi
un kebanyakan penjual bunga Eidelwise men dalam kawah gunung Bromo sebagai persem buah permohonan.
nkan. Gambar yang asih ada aktifitas hewan unggas yang gger yang lebih unung Semeru yang
romo diambil dari adalah anak–anak di bisa digunakan enyarankan untuk sembahan dengan
Pada gambar 4.32, dengan penutup, selai judul dan sub judul, jug
Gambar
Pada halaman menggunakan buku be kebudayaan lokal Jaw dan Dosen Desain Kom teman Desain Komuni
Gambar 4.32. Halaman 64 & 65 Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
4.32, adalah ilustrasi dari penggunaan pembat lain itu juga digunakan sebagai cover dalam pe , juga halaman akhir setelah halaman ucapan ter
bar 4.33. Halaman Penutup Dan Ucapan Terima Kas Sumber : Hasil Olahan Peneliti, 2013
an ini terdapat isi pesan mengapa pembua uku bentuk Potrait atau , dan ajakan untuk turut se
Jawa Timur. Ucapan Terima Kasih kepada dose n Komunikasi Visual maupun Multi Media, juga
unikasi Visual, dan Keluarga.
batas halaman inti pembuka sebelum n terima kasih.
asih
buatan buku ini serta melestarikan dosen pembimbing uga kepada teman