• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Deskripsi Data Penelitian

Deskripsi data berisi rangkaian data yang berhasil dikumpulkan, baik data utama maupun data pendukung yang diperlukan untuk pengujian hipotesis. Penelitian ini membahas tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Variabel bebas terdiri dari minat baca sebagai variabel bebas pertama (X1) dan koleksi buku perpustakaan sebagai variabel bebas kedua (X2). Variabel terikat pada penelitian ini yaitu kemampuan menulis narasi (Y).

Kegiatan observasi koleksi buku perpustakaan dilaksanakan di 9 SD yang termasuk dalam populasi penelitian. Observasi ini bertujuan untuk mengamati kegiatan pengelolaan dan mengetahui keadaan koleksi buku di perpustakaan masing-masing sekolah. Kegiatan observasi menggunakan pedoman observasi yang dapat dibaca pada Lampiran 5. Hasil tersebut kemudian ditulis pada lembar observasi yang terdapat pada Lampiran 6.

Pedoman observasi menggunakan skor skala nilai 1 hingga 4. Hasil skor tersebut dikelompokkan ke dalam beberapa kategori. Azwar (2015:149) menjelas-kan kategori interval seperti pada Tabel 4.1 berikut ini:

Tabel 4.1 Pedoman Konversi

Data Observasi Koleksi Buku Perpustakaan

No Rentangan Nilai Kategori

1 Rendah 2 Sedang 3 Tinggi Ket: X = skor = mean teoritis = standar deviasi

Langkah pertama dalam menentukan kategori interval yaitu menghitung nilai data maksimal, data minimal, luas jarak sebaran, standar deviasi ( ) dan mean teoritis ( ) sebagai berikut:

Data maksimal = jumlah item x skor maksimal = 5 x 4 = 20 Data minimal = jumlah item x skor minimal = 5 x 1 = 5 Luas jarak sebaran = jumlah data maksimal – jumlah data minimal

= 20 – 5 = 15

Standar deviasi = Luas jarak sebaran : enam satuan standar deviasi = 15 : 6 = 2,5

Mean teoritis = Jumlah item x nilai tengah = 5 x 2,5 = 12,5

Berdasarkan penghitungan yang telah dilakukan, penggolongan data hasil observasi koleksi buku perpustakaan dapat dibaca pada Tabel 4.2 berikut ini:

Tabel 4.2 Kategori Interval

Data Observasi Koleksi Buku Perpustakaan

No Rentangan Nilai Kategori

1 Rendah

2 Sedang

3 Tinggi

Berdasarkan Tabel 4.2, dapat diketahui keadaan koleksi buku perpustakaan pada 9 SD termasuk dalam rentang sedang dan tinggi. Terdapat 6 SD yang masuk dalam kategori sedang dan 3 SD yang berkategori tinggi. Data persebaran kategori untuk hasil observasi koleksi buku perpustakaan pada masing-masing sekolah dapat dibaca pada Tabel 4.3 berikut ini:

Tabel 4.3 Persebaran Kategori Keadaan Koleksi Buku Perpustakaan SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal

NO NAMA SEKOLAH SKOR YANG

DIPEROLEH KATEGORI

1 SDN Pekauman 1 Tegal 13 Sedang

2 SDN Pekauman 3 Tegal 11 Sedang

3 SDN Pekauman 7 Tegal 16 Tinggi

4 SD Ma‟mur Ni‟mah Tegal 14 Sedang

5 SDN Pekauman 2 Tegal 13 Sedang

6 SDN Pekauman 5 Tegal 12 Sedang

7 SD Putra Wacana Tegal 12 Sedang

8 SD Ihsaniyah Gajahmada Tegal 18 Tinggi

9 SDN Debong Lor Tegal 17 Tinggi

Data primer dalam penelitian ini terdiri dari data minat baca, koleksi buku perpustakaan, dan kemampuan menulis narasi siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. Data tentang minat baca dan koleksi buku perpustakaan diperoleh melalui instrumen angket, sedangkan untuk kemampuan menulis narasi diperoleh dari analisis dokumen karangan narasi siswa. Tabulasi skor angket minat baca dan koleksi buku perpustakaan tersaji pada Lampiran 17.

Penghitungan analisis deskriptif data dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 20. Menu yang dipilih yaitu Analyze → Descriptive Statistic

→ Frequencies. Masukkan data variabel kemampuan menulis narasi, minat baca,

dan koleksi buku perpustakaan. Klik Statistics, pilih Mean, Median, Modus, Sum, Std. Deviation, Variance, Range, Minimum, dan Maximum. Klik Continue lalu klik OK. Hasil penghitungan statistik data penelitian adalah sebagai berikut: 4.2.1 Deskripsi Data Minat Baca

Minat baca merupakan variabel bebas pertama (X1) dalam penelitian ini. Data variabel minat baca diperoleh dari hasil pengisian angket yang dilakukan oleh siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat. Angket yang digunakan terdiri dari 30 pernyataan yang merupakan penjabaran dari 9 indikator variabel. Hasil penghitungan deskripsi data minat baca dapat dibaca pada Tabel 4.4 berikut:

Tabel 4.4 Deskripsi Data Variabel Minat Baca

No Deskripsi Data Hasil Penghitungan

1 N 144 2 Mean 82,33 3 Median 82,50 4 Modus 88 5 Standar Deviasi 10,163 6 Varians 103,287 7 Rentang 53 8 Nilai Terendah 63 9 Nilai Tertinggi 116

10 Jumlah Skor Keseluruhan 11856

Data skor angket minat baca selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis indeks. Teknik ini digunakan untuk menggambarkan persepsi umum

responden mengenai sebuah variabel yang diteliti (Ferdinand 2006:291). Hasil analisis indeks tersebut dikelompokkan ke dalam beberapa kategori. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pendapat umum responden mengenai variabel minat baca.

Nilai indeks variabel diperoleh dari penghitungan nilai indeks tiap indikator berdasarkan distribusi frekuensi skor jawaban responden pada tiap indikator. Skor jawaban yang diberikan pada pernyataan positif yaitu mulai dari skor 1 sampai 4. Responden yang memilih jawaban “tidak pernah” diberikan skor 1. Responden yang memilih jawaban “kadang-kadang” diberikan skor 2. Responden yang memilih jawaban “sering” diberikan skor 3. Responden yang

memilih jawaban “selalu” diberikan skor 4. Skor jawaban untuk pernyataan negatif berlaku sebaliknya.

Penghitungan distribusi frekuensi skor jawaban responden menggunakan program SPSS versi 20 dengan menu Analyze → Descriptive Statistics →

Frequencies. Distribusi frekuensi skor pilihan jawaban secara lengkap dapat dibaca pada Lampiran 18. Langkah selanjutnya yaitu menghitung nilai indeks variabel dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Nilai indeks indikator = [(„% frekuensi responden yang memilih skor 1‟ x 1) + („% frekuensi responden yang memilih skor 2‟ x 2) + („% frekuensi responden yang memilih skor 3‟ x 3) + („% frekuensi responden yang memilih skor 4‟ x 4)] : 4

Hasil penghitungan nilai indeks masing-masing indikator pada variabel minat baca dapat dibaca pada Tabel 4.5 berikut ini:

Tabel 4.5 Nilai Indeks Variabel Minat Baca

No Indikator No.

Item

Frekuensi Jawaban Indeks

No. Item Indeks Indi-kator 1 2 3 4 1 Melaksanakan kegiatan membaca dengan rasa senang tanpa paksaan

1 1 54 63 26 71,45 72,06 2 4 56 56 28 68,725 3 7 47 47 43 71,875 4 6 18 83 37 76,2 2 Melaksanakan kegiatan secara aktif di kelas

5 23 53 51 17 60,75 66,89 6 8 14 80 42 77,15 7 12 26 77 29 71,35 8 25 66 33 20 58,325 9 7 23 65 49 77,05 3 Membaca berbagai jenis

buku bacaan 10 18 65 41 20 60,95 69,31 11 10 47 54 33 69,05 13 5 21 70 48 77,925 4 Memanfaatkan waktu secara efektif 12 60 54 19 11 46,675 59,46 14 26 86 22 10 52,75 16 11 35 70 28 69,9 17 16 34 65 29 68,5 5 Mengutamakan kegiatan

membaca dari kegiatan lain

15 17 75 38 14 58,5

64,96 18 15 20 54 55 75,875

19 17 65 46 16 60,525 6 Melakukan peminjaman

koleksi buku perpustakaan

20 7 67 49 21 64,575

72,64 21 9 14 56 65 80,7

7 Melakukan kegiatan membaca secara fokus

22 3 39 46 56 76,9

75,1 23 3 43 55 43 74,025

24 11 18 76 39 74,85 25 5 41 49 49 74,625 8 Mengatasi hambatan dalam

membaca

26 7 37 40 60 76,625

69,22 27 29 39 55 21 61,825

9 Memahami isi buku bacaan

28 19 80 32 13 56,75

65,98 29 5 30 73 36 74,3

30 7 43 60 34 71,05

Rata-rata Indeks Variabel 68,40

Berdasarkan data pada Tabel 4.5, dapat diketahui nilai indeks variabel minat baca sebesar 68,40. Nilai kriteria indeks dimulai dari angka 10 hingga 100. Penentuan kriteria menggunakan cara Three Box Method, sehingga menghasilkan rentang sebesar 30. Kriteria nilai indeks variabel menurut Ferdinand (2006:292) terdiri dari tiga kategori. Kategori-kategori tersebut yaitu: (1) nilai kriteria 10,00 –

40 termasuk kategori rendah; (2) nilai kriteria 40,01 – 70 termasuk kategori sedang; dan (3) 70,01 – 100 termasuk kategori tinggi.

Nilai indeks minat baca berdasarkan kriteria Three Box Method termasuk dalam kategori sedang. Hasil penghitungan termasuk dalam rentang 40,01 – 70. Hasil tersebut menunjukkan nilai indeks indikator yang paling dominan terletak

pada indikator “Melakukan kegiatan membaca secara fokus”. Nilai indeks yang

diperoleh sebesar 75,1. Nilai indeks indikator yang paling rendah terletak pada

indikator “Memanfaatkan waktu secara efektif”. Nilai indeks indikator tersebut sebesar 59,46.

4.2.2. Deskripsi Data Koleksi Buku Perpustakaan

Koleksi buku perpustakaan merupakan variabel bebas kedua (X2) dalam penelitian ini. Data variabel koleksi buku perpustakaan diperoleh dari hasil pengisian angket yang dilakukan oleh siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. Pengisian angket dilaksanakan dengan dipandu oleh penulis. Angket terdiri dari 25 pernyataan yang merupakan penjabaran dari empat indikator variabel. Deskripsi data koleksi buku perpustakaan dapat dibaca pada Tabel 4.6 berikut:

Tabel 4.6 Deskripsi Data Variabel Koleksi Buku Perpustakaan

No Deskripsi Data Hasil Penghitungan

1 N 144 2 Mean 78,15 3 Median 79,00 4 Modus 79 5 Standar Deviasi 7,551 6 Varians 57,011 7 Rentang 36 8 Nilai Terendah 59 9 Nilai Tertinggi 95

Data skor angket koleksi buku perpustakaan selanjutnya dianalisis meng-gunakan teknik analisis indeks. Langkah penghitungan nilai indeks koleksi buku perpustakaan sama dengan langkah penghitungan nilai indeks minat baca. Hasil nilai indeks variabel bertujuan untuk mengetahui pendapat umum responden mengenai variabel koleksi buku perpustakaan.

Nilai kriteria indeks dimulai dari angka 10 hingga 100. Penentuan kriteria menggunakan cara Three Box Method, sehingga menghasilkan rentang sebesar 30 tanpa angka 0. Kriteria nilai indeks variabel menurut Ferdinand (2006:292) terdiri dari tiga kategori. Kategori-kategori tersebut yaitu: (1) nilai kriteria 10,00 – 40 termasuk kategori rendah; (2) nilai kriteria 40,01 – 70 termasuk kategori sedang; dan (3) 70,01 – 100 termasuk kategori tinggi. Penulis juga dapat mengetahui indikator paling dominan dan paling rendah yang dipilih oleh responden melalui hasil penghitungan. Nilai indeks masing-masing indikator pada angket koleksi buku perpustakaan dapat dibaca pada Tabel 4.7.

Data pada Tabel 4.7 menunjukkan nilai indeks variabel koleksi buku perpustakaan sebesar 77,90. Berdasarkan kriteria Three Box Method, nilai indeks koleksi buku perpustakaan termasuk dalam kategori tinggi. Hasil penghitungan menunjukkan nilai indeks indikator yang paling dominan terletak pada indikator

“Relevansi dengan kebutuhan siswa”. Nilai indeks yang diperoleh sebesar 80,58. Nilai indeks indikator yang paling rendah terletak pada indikator “Jumlah buku bacaan sesuai dengan jumlah siswa”. Nilai indeks indikator tersebut sebesar 73,14. Rincian hasil penghitungan nilai indeks variabel koleksi buku perpustakaan dapat dibaca pada Tabel 4.7 berikut ini:

Tabel 4.7 Nilai Indeks Variabel Koleksi Buku Perpustakaan

No Indikator No.

Item

Frekuensi Jawaban Indeks No.

Item Indeks Indikator 1 2 3 4 1 Relevansi dengan kebutuhan siswa 1 5 19 76 44 71,45 80,58 2 0 9 70 65 68,725 3 4 13 47 80 71,875 4 3 16 90 35 76,2 5 5 9 72 58 60,75 10 7 21 71 45 76,8 2 Memberikan manfaat bagi siswa 6 2 11 56 75 77,15 80,15 7 4 14 51 75 71,35 8 13 24 58 49 58,325 9 4 17 61 62 77,05 11 5 14 48 77 84,2 12 14 14 61 55 77,275 16 7 25 81 31 73,65

3 Variasi jenis buku bacaan 13 9 31 77 27 71,25 77,71 14 7 21 51 65 80,175 15 3 13 86 42 79 17 7 13 49 75 83,325 19 4 13 74 53 80,55 20 4 29 73 38 75,175 22 8 26 71 39 74,525 4

Jumlah buku bacaan sesuai dengan jumlah siswa 18 2 22 76 44 78,2 73,14 21 14 32 73 25 68,95 23 7 25 72 40 75,225 24 14 33 69 28 69,2 25 13 27 56 48 74,125

Rata-rata Indeks Variabel 77,90

4.2.3 Deskripsi Data Kemampuan Menulis Narasi

Data variabel kemampuan menulis narasi diperoleh dari hasil penilaian karangan narasi siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. Hasil karangan siswa dianalisis menggunakan pedoman penilaian yang terdapat pada Lampiran 7. Data hasil kemampuan menulis narasi siswa secara lengkap dapat dibaca pada Lampiran 19. Analisis deskriptif data kemampuan menulis narasi terdiri dari penghitungan nilai Mean, Median, Modus, Sum, Std. Deviation, Variance, Range, Minimum, dan Maximum. Hasil penghitungan dapat dibaca pada Tabel 4.8 berikut ini:

Tabel 4.8 Deskripsi Data Variabel Kemampuan Menulis Narasi

No Deskripsi Data Hasil Penghitungan

1 N 144 2 Mean 66,42 3 Median 66,00 4 Modus 70 5 Standar Deviasi 7,983 6 Varians 63,727 7 Rentang 40 8 Nilai Terendah 47 9 Nilai Tertinggi 87

10 Jumlah Skor Keseluruhan 9564

Nilai rata-rata kemampuan menulis narasi siswa kelas V dari penghitungan data penelitian yaitu 66,42. Berdasarkan kriteria penggolongan menurut Gunawan (2015:40) pada Tabel 3.5, nilai rata-rata penilaian menulis narasi secara umum termasuk dalam kategori sedang. Terdapat tujuh siswa yang memperoleh nilai berkategori tinggi. Jumlah siswa yang memperoleh nilai berkategori sedang yaitu 132, sedangkan lima siswa yang lain memperoleh nilai berkategori rendah. Hasil penilaian menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang memperoleh nilai berkategori sangat tinggi dan sangat rendah. Penggolongan data kemampuan menulis narasi pada 144 siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal secara rinci dapat dibaca pada Tabel 4.9 berikut:

Tabel 4.9 Penggolongan Kemampuan Menulis Narasi Siswa Kelas V

No Klasifikasi Jumlah Persentase

1 Sangat tinggi - 0% 2 Tinggi 7 4,86% 3 Sedang 132 91,67% 4 Rendah 5 3,47% 5 Sangat rendah - 0% Jumlah 144 100%