• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1. Deskripsi Hasil

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 6 Palembang yang berlokasi di alamat Jl. Jend.Ahmad Yani komplek Universitas Muhammadiyah Palembang 13 Ulu Palembang dari tanggal 05 September s/d 19 September 2014.Penelitan ini dilaksanakan dengan empat tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan.

Pada tahap perencanaan, Tanggal 15 Agustus 2014 peneliti menyerahkan surat izin penelitian kepada kepala SMP Muhamadiyah 6 Palembang yaitu Bapak Muksin, S.Sos.I. Kemudian peneliti melakukan observasi mengenai lingkungan sekolah dan melakukan konsultasi dengan guru mata pelajaran Matematika SMP Muhammadiyah 6 Palembang yaitu Ibu Dessy Anggraini S.Pd untuk menentukan jadwal pelaksanaan penelitian dan untuk menentukan kelas sampel penelitian.Jadwal pelaksanaan pada bulan September 2014.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari dua kelas.Dari kedua kelas tersebut peneliti menentukan sampel dengan menggunakan teknik purposive yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi ditentukan oleh pihak sekolah. Dan kelas yang menjadi sample adalah kelas VII.2. Pada tanggal29 Agustus 2014,peneliti kembali ke SMP Muhammdiyah 6

Palembang untuk menentukan jadwal penelitian yaitu pada tanggal 05 September – 13 September 2014.Dan peneliti melakukan sosialisasi di kelas VII.2 didampingi guru mata pelajaran matematika.Peneliti memperkenalkan diri, menjelaskan bahwa selama empat kali pertemuan akan diadakan penelitian, dan menjelaskan tentang metode pembelajaran yang akan dilaksanakan dan materi yang akan dipelajari, agar siswa mempersiapkan diri pada penelitian ini.

Pada tahap persiapan, peneliti mempersiapkan perlengkapan penelitian seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa, Soal Pre Test dan Post Test yang telah divalidasi oleh 3 validator pakar, yang digunakan oleh peneliti untuk mengetahui Pengaruh dari metodeKaryawisata.

Untuk tahap pelaksanaan, Peneliti melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat sebelumnya.Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan sebanyak empat kali tatap muka.Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 05 September 2014, pada pertemuan pertama ini peneliti hanya memberikan tes awal (Post Test) dengan jumlah soal sebanyak 6 soal.Pada pertemuan kedua dan ketiga peneliti melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran Karyawisata yaitu dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 06 September 2014 dan pada hari jumat tanggal 12 September 2014.Dan pada pertemuan keempat yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 13 September 2014 peneliti mengadakan tes akhir (post-test).

Dan tahap pelaporan, peneliti melakukan rekap data dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan.Kemudian peneliti melakukan analisis data tes yang telah diperoleh saat pelaksanaan penelitian berlangsung, dan peneliti membuat kesimpulan dari hasil penelitian tersebut.

a. Deskripsi Hasil Uji Validitas Perangkat Penelitian

1) Deskripsi Hasil Validitas RPP, LKS, dan Soal Tes

Uji validitas RPP, LKS dan Soal Pre Test dan Pos Testdilakukan kepada tim ahli yaitu Ibu Riza AgustianiM.Pd,, selaku dosen IAIN Raden Fatah Palembang, Ibu Dessy Anggraini S.Pd,, selaku guru mata pelajaran Matematika kelas VII di SMP Muhammadiyah 6 Palembangdan Riska Astila selaku mahasiswa jurusan matematika IAIN Raden Fatah Palembang.

Instrumen penelitian yang disusun oleh peneliti mendapatkan beberapa saran dari validator. Saran-saran ini digunakan peneliti untuk memperbaiki instrumen penelitian sebelum digunakan untuk meneliti dilapangan. Adapun saran-saran dari validator sebagai berikut.

1. RPP

Pada RPP terdapat tiga orang validator, yaitu Ibu Riza Agustiani, M.Pd (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang), Ibu Dessy Anggraini, S.Pd (Guru mata pelajaran Matematika kelas VII di SMP Muhammadiyah 6 Palembang)dan Riska Astila (Mahasiswa jurusan Matematika). Ketiga validator ini berpendapat bahwa RPP yang disusun peneliti telah mencapai kategori valid. Adapun saran yang diberikan oleh ketiga validator tersebut,

dengan kurikulum 2013 dan perbaiki kegiatan inti, kedua saran dari ibu Dessy Anggraini, S.Pd adalah kesesuaian waktu disesuaikan dengan waktu di sekolah, sedangkan dari validator yang ketiga yaitu Riska Astila tidak terdapat saran. Berdasarkan saran dari kedua validator tersebut peneliti mengadakan perbaikan, yaitu disesuaikan dengan kurikulum 2013 dan kesesuaian waktu.

2. LKS

Pada LKS terdapat tiga orang validator, yaitu Ibu Riza Agustiani, M.Pd (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang), Ibu Dessy Anggraini, S.Pd (Guru mata pelajaran Matematika kelas VII di SMP Muhammadiyah 6 Palembang)dan Riska Astila (Mahasiswa jurusan Matematika). Menurut ibu Riza Agustiani M.Pd memberikan saran yaitu penyeseuaian kalimat- kalimat dalam pertanyaan dan pemposisian nomor urut soal harus disesuaika. Dan ibu Dessy Angggraini S.Pd memberikan saran yaitu kalimat-kalimat dalam soal harus sesuai dengan EYD . Sedangkan dari validator yang ketiga yaitu Riska Astila tidak terdapat saran. Berdasarkan saran tersebut maka peneliti melakukan perbaikan.

3. Soal Pre Test dan Post Test

Pada soal Pre Test terdapat tiga orang validator, yaitu Ibu Riza Agustiani M.Pd, (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang), Ibu Dessy Anggraini S.Pd, (Guru mata pelajaran Matematika kelas VII di SMP Muhammadiyah 6 Palembang)dan Riska Astila (Mahasiswa jurusan Matematika). Menurut dua validator yaitu ibu Dessy Anggraini, S.Pd dan

Riska Astila instrumen yang disusun peneliti telah mencapai kategori valid, dan tanpa pemberian saran. Sedangkan Riza Agustiani, M.Pd meminta untuk jawaban soal dan rubrik penilaian soal. Berdasarkan permintaan tersebut maka peneliti membuat jawaban soal dan rubrik penilaan

Dari penjelasan pendapat dan beberapa saran validator di atas, dapat disimpulkan bahwa keseluruhan instrumen penelitian yang disusun peneliti telah mencapai kategori valid, dengan beberapa saran yang diberikan. Kemudian dengan beberapa saran tersebut peneliti melakukan perbaikan dan pengembangan sedemikian rupa, agar instrumen penelitian tersebut dapat digunakan peneliti untuk menyampaikan materi dan untuk memberikan tes. Adapun rekapitulasi hasil validasi pakar tentang RPP, LKS, dan Soal Pre Test dapat dilihat pada lampiran.

b. Deskripsi Data Tes

Data tes diperoleh dari hasil tes awal (Pre-test) dan tes akhir(Post- test). Tes awal (pre-test) dilaksanakan sebelum proses pembelajaran Metode Karyawisataditerapkan yaitu pada tanggal 05 september 2014, Pre-test dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa kelas VII.2 di SMP Muhammadiyah 6 Palembang, sedangkan tes akhir (Post- Test) dilaksanakan pada pertemuan terakhir pada tanggal 13 September 2014. Soal yang diberikan pada tes awal dan tes akhir sebanyak enam butir soal essay. Soal yang diberikan baik pada tes awal maupun tes akhirmempunyai tingkat kesukaran yang sama karena bentuk soalnya

sama.Untuk mengetahui pengaruh metodeKaryawisata terhadap hasil belajar siswa, peneliti menganalisis tes awal dan tes akhir. Data tes dianalisis dengan cara membandingkan hasil tes awal (Pre-Test) dan tes akhir (Post-Test).

c. Deskripsi Pelaksanaan Metode Karyawisata

Peneliti melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat sebelumnya.

1) Pertemuan Pertama

Pertemuan pertama pada hari jumat tanggal 05 september 2014 diawali dengan salam untuk seluruh siswa yang telah duduk, mengabsensi siswa kemudian peneliti memperkenalkan diri kembali kepada siswa kelas VII.2 dan mengingatkanbahwa pada tanggal 05 September 2014– 13September 2014 peneliti akan mengadakan penelitian serta peneliti meminta pada siswa kelas VII.2 agar membantu peneliti dan bekerjasama agar penelitian berjalan dengan lancar.Kemudian setelah itu peneliti memberikan soal pre-test kepada siswa dengan tujuan untuk melihat kemampuan awal siswa sebelum mengikuti proses pembelajaranKaryawisata.

2) Pertemuan Kedua

Pada petemuan kedua, hari sabtu tanggal 06September 2013.Peneliti menyampaikan Indikator yang harus dicapai yaitu peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan menentukan harga keseluruhan, harga sebagian dan harga per unit. Adapun deskripsi pelaksanaan pembelajaran dengan

menggunakan metodeKaryawisatapada pertemuan kedua akan diuraiakan sebagai berikut.

Pada tahap awal, peneliti memberikan motivasi agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik, selanjutnya peneliti melakukan tanya jawab dan diskusi kecil untuk membuka pikiran siswa bahwa matematika sangat erat kaitan dengan kehidupan sehari-hari. Peneliti juga memberikan informasi dan menjelaskan bahwa metode karyawisata yang digunakan untuk pembelajaran matematika, dimana lokasinya yaitu pasar Silahberanti.

Selanjutnya pada tahap inti, proses pembelajaran mengikuti langkah- langkah metode Karyawisatasesuai dengan RPP yang telah dibuat.

a) Tahap persiapan

Peneliti Menentukan lokasi karyawisata yaitu di pasar silaberanti untuk melaksanakan penelitian yang tidak jauh dari sekolah.

Gambar 1. Keadaan Pasar Silahberanti

Kemudian peneliti membagi siswa menjadi beberapa kelompok, sesuai dengan saran guru mata pelajaran pembagian kelompok berdasarkan absen, karena kemampuan siswa kelas VII.2 rata-rata sama. Maka terbentuk 7 kelompok yaitu kelompok pertama beranggotakan 6 orang, kelompok kedua

beranggotakan 6 orang, kelompok ketiga 6 orang, kelompok keempat beranggotakan 6 orang, kelompok kelima beranggotakan 6 orang, kelompok keenam beranggotakan 6 orang, dan kelompok ketujuh beranggotakan 7 orang. Setelah kelompok terbentuk, peneliti menginformasikan materi pada pertemuan ini yaitu harga keseluruhan, harga sebagian dan harga perunit. b) Tahap Pelaksanaan

Pada tahap pelaksanaan ini peneliti meminta siswa untuk berkumpul menurut kelompok mereka masing-masing, kemudian peneliti meminta ketua kelompok untuk maju ke depan dan mengambil Lembar Kerja Siswa yang telah disiapkan oleh peneliti. Setelah itu peneliti menjelaskan langkah-langkah dalam mengerjakan LKS.Selanjutnya peneliti dan siswa menuju lokasi karyawisata.Kemudian setelah sampai lokasi sekitar 5 menit masing-masing kelompok berpisah untuk melakukan kegiatan seperti petunjuk yang ada pada LKS. Yaitu melakukan kegiatan jual beli, barang yang dibeli berupa 1 mangkok model dibungkus lalu setiap kelompok juga membeli 3 buah gorengan. Peneliti membimbing dan mengarahkan siswa selama kegitan di pasar silahberanti.

(a) (b)

Gambar 2.(a) Salah satu kelompok saat membeli model (b)Salah satu kelompok saat membeli gorengan

Setelah semua kelompok mendapatkan hasil dari kegitan yang dilakukan di pasar silaberanti, kemudian peneliti dan semua siswa menuju ke tanah lapang, yaitu halaman kantor Universitas Muhammadiyah Palembang yang lokasinya merupakan jalan menuju ke ruang kelas dari pasar silaberanti.Peneliti memandu setiap kelompok untuk berdiskusi untuk mengerjakan langkah-langkah selanjutnya di dalam LKS.

Gambar 3.Suasana ketika setiap kelompok berdiskusi mengerjakan LKS Pertemuan 2

Selanjutnyapeneliti memberikan kesempatan beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lainya untuk menanggapi dan memberikan pertanyaan pada kelompok yang sedang mempresentasikan hasil pengamatan, Ketika presentasi berlangsung terjadi tanya jawab antar kelompok penyaji dan kelompok yang menanggapi. Dalam kesempatan ini kelompok 5 terpilih sebagai kelompok yang mempresentasikan hasil kerjanya, dan kelompok 4 menanggapi hasil presentasi kelompok 5, dimana yang ditanyakan kelompok 4 tentang bagaimana mengartikan harga keseluruhan, harga sebagian dan harga perunit. Hampir seluruh kelompok mengalami kesulitan, maka peneliti membantu untuk menjelaskan pengertian harga keseluruhan, harga sebagian dan harga perunit.

c) Tahap Tindak Lanjut

Pada tahap tindak lanjut ini peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan hambatan/kesulitan yang dialami selama proses pembelajaran.Kemudian peneliti mengajak siswa menyimpulkan mengenai materi yang telah dipelajari yaitu materi harga keseluruhan, harga sebagian, dan harga per unit. Setelah siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajar,ipeneliti mengajak seleuruh siswa ke ruang kelas, ketika sampai ruang kelas peneliti memberikan pekerjaan rumah berupa 2 soal bertujuan untuk lebih mematangkan pemahaman siswa mengenai materi yang dipelajari. Dan peneliti mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan menyampaikan rencana belajar pada pertemuan berikutnya yaitutentang harga jual (Modal),

harga pembelian, untung dan rugi.Peneliti meminta siswa untuk membaca dan mempelajari materi tersebut.

Dari pertemuan ke 2 dan lembar kerja siswa yang digunkan dalam kegiatan pembelajaran menggunkan metode Karyawisata didapatkan bahwa masih ada kesalahan yang dilakukan oleh beberapa kelompok yaitu kelompok 1 dan kelompok 7, salah dalam menjawab soal 5 yaitu menanyakan tentang pengertian harga keseluruhan, harga sebagian, dan harga perunit ini disebabkan siswa tidak langsung merubah jawaban yang benar yang telah dijelaskan oleh peneliti, hanya dituliskan di buku catatan, adapun hasilnya sebagai berikut.

Tabel 4.Hasil penilaian LKS peretemuan 2

Kelompok Soal Aspek Ranah

Kognitif Skor Total 1 1 Penerapan 20 70 2 Penerapan 20 3 Pemahaman 20 4 Pemahaman 10 5 Pengetahuan 0 2 1 Penerapan 20 100 2 Penerapan 20 3 Pemahaman 20 4 Pemahaman 20 5 Pengetahuan 20 3 1 Penerapan 20 80 2 Penerapan 20

3 Pemahaman 20 4 Pemahaman 0 5 Pengetahuan 20 4 1 Penerapan 20 90 2 Penerapan 20 3 Pemahaman 20 4 Pemahaman 10 5 Pengetahuan 20 5 1 Penerapan 20 100 2 Penerapan 20 3 Pemahaman 20 4 Pemahaman 20 5 Pengetahuan 20 6 1 Penerapan 20 100 2 Penerapan 20 3 Pemahaman 20 4 Pemahaman 20 5 Pengetahuan 20 7 1 Penerapan 20 80 2 Penerapan 20 3 Pemahaman 20 4 Pemahaman 20 5 Pengetahuan 0 3) Pertemuan Ketiga

Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari jumat tanggal 12 september 2014.Karya wisata tetap dilakasnakan di pasar silaberanti karena materi masi mengenai kehidupan sehari-hari dalam permaslahan dipasar.Proses pembelajaran pada pertemuan ketiga mempelajari tentang harga modal, harga pembelian dengan indikator yang harus dicapai adalah dimana siswa dapat menjelaskan dan menentukan harga pembelian (modal), harga penjualan, untung dan rugi. Adapun deskripsi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode karyawisata pada pertemuan ketiga, akan diuraiakan sebagai berikut.

Pada tahap awal, seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya, peneliti mengingatkan kembali materi sebelumnya yaitu harga keseluruhan, harga sebagian, harga per unit.peneliti mengingatkan kembali contoh kaitan materi yang ada disekitar lingkungan kehidupan sehari-hari yaitu di pasar. Peneliti meminta salah satu siswa untuk memberikan contoh ketika dia kepasar membeli barang dan membayar harga barang tersebut. Salah satu dari siswa mengacungkan tangan dengan memberikan contoh ketika ia kepasar membeli 1 buah apel dan dia membayar Rp 3000 .Setelah siswa dapat memahami materi sebelumnya, selanjutnya peneliti memberikan motivasi kepada seluruh siswa bahwa pentingnya belajar tentang harga pembelian (modal), harga jual, untung dan rugi untuk kehidupan sehari-hari.

Pada tahap inti, proses pembelajaran mengikuti langkah-langkah metode karyawisata sesuai dengan RPP yang telah dibuat.

Peneliti mengingatkan kelompok yang telah terbentuk pada pertemuan sebelumnya.Kemudian peneliti menginformasikan materi pada pertemuan ini yaitu harga pembelian (modal), harga jual, untung dan rugi.

b) Tahap Pelaksanaan

Pada tahap pelaksanaan ini peneliti meminta siswa untuk berkumpul menurut kelompok mereka masing-masing, kemudian peneliti meminta ketua kelompok untuk maju ke depan dan mengambil Lembar Kerja Siswa yang telah disiapkan oleh peneliti.Setelah itu peneliti menjelaskan langkah-langkah dalam mengerjakan LKS.Selanjutnya peneliti dan siswa menuju lokasi Karyawisata.Kemudian setelah sampai lokasi sekitar 5 menit masing-masing kelompok berpisah untuk melakukan kegiatan seperti petunjuk yang ada pada LKS. Yaitu melakukan kegiatan pendataan barang-barang yang dijual dipasar silaberanti, sepuluh nama barang beserta harga pembelian.

(a) (b)

Gambar 4.(a) dan (b) masing-masing kelompok yang bertugas

mengumpulkan data nama-nama barang yang dijual dipasar silaberanti beserta harga pembelianya.

Setelah semua kelompok mendapatkan hasil dari kegitan yang dilakukan di pasar silaberanti, kemudian peneliti dan semua siswa menuju ke tanah lapang, yaitu halaman kantor STIKES Muhamammadiyah Palembang yang lokasinya merupakan jalan menuju ke ruang kelas dari pasar silaberanti.Peneliti memandu setiap kelompok untuk berdiskusi untuk mengerjakan langkah- langkah selanjutnya di dalam LKS.

Gambar 5.Suasana ketika setiap kelompok berdiskusi mengerjakan LKS Pertemuan 3

Selanjutnyapeneliti memberikan kesempatan beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lainya untuk menanggapi dan memberikan pertanyaan pada kelompok yang sedang mempresentasikan hasil pengamatan, Ketika presentasi berlangsung terjadi tanya jawab antar kelompok penyaji dan kelompok yang menanggapi. Tidak ada kesulitan yang dihadapi siswa dalam diskusi pertemuan kedua ini.

Pada tahap tindak lanjut ini peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan hambatan/kesulitan yang dialami selama proses pembelajaran metode karyawisata.Kemudian peneliti mengajak siswa menyimpulkan mengenai materi yang telah dipelajari yaitu harga pembelian, harga jual, untung daan rugi. Setelah siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajar,ipeneliti mengajak seleuruh siswa ke ruang kelas, ketika sampai ruang kelas peneliti memberikan pekerjaan rumah dan peneliti mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan menyampaikan rencana belajar pada pertemuan berikutnya yaitu ujian tentang materi yang telah dipelajari.

Dari pertemuan ke 3dan lembar kerja siswa yang digunkan dalam kegiatan pembelajran menggunkan metode karyawisata didapatkan hasilnya sebagai berikut.

Tabel 5. Hasil penilaian LKS peretemuan 3

Kelompok Soal Aspek Ranah

Kognitif Skor Total skor 1 1 Pengetahuan 20 80 2 Pengetahuan 10 3 Pengetahuan 10 4.1 Pemahaman 20 4.2 pemahaman 20 2 1 Pengetahuan 20 60

2 Pengetahuan 20 3 Pengetahuan 20 4.1 Pemahaman 0 4.2 pemahaman 0 3 1 Pengetahuan 20 90 2 Pengetahuan 20 3 Pengetahuan 10 4.1 Pemahaman 20 4.2 Pemahaman 20 4 1 Pengetahuan 20 80 2 Pengetahuan 10 3 Pengetahuan 10 4.1 Pemahaman 20 4.2 Pemahaman 20 5 1 Pengetahuan 10 80 2 Pengetahuan 10 3 Pengetahuan 20 4.1 Pemahaman 20 4.2 Pemahaman 20 6 1 Pengetahuan 20 80 2 Pengetahuan 20 3 Pengetahuan 20 4.2 Pemahaman 0 4.2 Pemahaman 20

7 1 Pengetahuan 20 100 2 Pengetahuan 20 3 Pengetahuan 20 4.2 Pemahaman 20 4.3 Pemahaman 20 4) Pertemuan Keempat

Pada tanggal 13 September 2014 tepatnya pada pertemuan keempat peneliti melaksanakan tes akhir (Post-test) untuk memperlengkap data.Tes akhir dilaksanakan selama 2 x 40 menit.Tes berbentuk essay sebanyak 6 soal, setiap soal dibuat berdasarkan indikator hasil belajar pada ranah kognitif. Soal Post-test dan Pre-test memiliki tingkat kesukaran yang samadan soal-soalnya sama.

Gambar 6.Suasana ketika siswa mengerjakan soal Post-Test

2. Analisis Data Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa yang telah dilakukan selama 2 kali pertemuan pada kelas eksperimen selama pembelajaran diperoleh data sebagai berikut:

Tabel 6. Hasil observasi Nilai Rata-rata Tiap Pertemuan

Peretmuan ke-1 Pertemuan ke-2

Angka Kategori Angka Kategori

60 Kurang 65,24 Cukup

Jadi berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa pada kelas eksperimen dengan pembelajaran menggunakan metode karyawisata mengalamipeningkatan dari skor yang didapat dari rata-rata tiap pertemuan, perbandinganya pertemuan kedua lebih besar dari pertemuan pertama, namun peningkatan tidak secara signifikan, terlihat dari sikap merespons dan sikap bekerja keras. Tercatat dari ketiga deskriptor indikator sikap merespos hanya beberapa siswa yang memenuhi ketiganya, siswa masih belum berani bertanya dan menanggapi pendapat dari guru maupaun teman .dari indikator sikap bekerja keras yang memiliki dua deskriptor juga sama penyebabnya masih kurangnya keberanian siswa dan keterbatasan waktu untuk kesempatan berdiskusi. Adapun skor tiap indikator yang dicapai dapat dilihat pada tabel 7 dibawah ini.

Tabel 7. Hasil Observasi Pencapain tiap Indikator

Peretmuan ke-1 Pertemuan ke-2 Skor Kategori Skor Kategori

Mandiri 100 Baik 100 Baik

Meresposn 34,8 Kurang 36,4 Kurang

Bekerja Keras 13,3 Kurang 22,1 Kurang

Menerima 94,6 Baik 97,7 Baik

Berkarakter 57,4 Kurang 70 Cukup

Rata-rata 60 Kurang 65,24 Cukup

b) Analisi Data Tes (Pre-Testdan Post-Test)

Analisis nilai Pre-Testini digunakan untuk mengetahui hasil belajarsiswa sebelum proses pembelajaran metode Karyawisataberlangsung.

Gambar 7. Diagram Batang Kategori Hasil Pre-Test

0 2 4 6 8 10 12 14 19-25 26-32 33-39 40-46 47-53 54-60 61-67

Pre-Test

Nilai Pre-Test

Gambar diagram diatas menunjukan rentan 0-15 adalah banyak siswa yang mendapat nilai pretest dan rentan 19-67 nilai yang didapat siswa. Untuk mengetahui kesetaraan skor nilai pre-test, dilakukan uji analisis yang meliputi:

a. Uji Normalitas Data Pre-test 1. Rentang data = 67- 19 = 48 2. Jumlah kelas interval

K = 1 + 3,3 log43 = 1 + 3,3(1,633) = 6,388 = 7

3. Panjang kelas interval

P = π‘…π‘’π‘›π‘‘π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘Žπ‘‘π‘Ž

π½π‘’π‘šπ‘™π‘Ž π‘•π‘˜π‘’π‘™π‘Žπ‘  π‘–π‘›π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘£π‘Žπ‘™ =

48

7 = 6,857 = 7

4. Tabel distribusi frekuensi

Tabel 8.Daftar Distribusi Frekuensi Nilai Pre-test

No Interval fi xi fixi xiΒ² fixiΒ² 1 19-25 4 22 88 484 1936 2 26-32 12 29 348 841 10092 3 33-39 13 36 468 1296 16848 4 40-46 10 43 430 1849 18490 5 47-53 2 50 100 2500 5000 6 54-60 1 57 57 3249 3249 7 61-67 1 64 64 4096 4096 Ξ£ 43 1555 59711 (Herrhyanto, 2007: 5.19)

5. Mean

π‘₯ = 𝑓𝑖π‘₯𝑖

𝑓𝑖

=1555

43 = 36,1627

6. Varians dan Simpangan Baku

𝑆2 = 𝑛 𝑓𝑖π‘₯𝑖 2βˆ’ 𝑓 𝑖π‘₯𝑖 2 𝑛(𝑛 βˆ’1) =43 59711 βˆ’(1555) 2 43(42)

= 2567573βˆ’2418025

1806

=

149548 1806 = 82,8062 𝑆= 82,8062 = 9,0997 7. Modus π‘€π‘œ = 𝑏+𝑝 𝑏 𝑏1 1+𝑏2 = 32,5 + 7 1 1 + 3 = 32,5 + 7(0,25) = 32,5 + 1,75 = 34,25 8. Kemiringan Data πΎπ‘š =π‘₯ βˆ’ 𝑀𝑆 π‘œ = 36,1627βˆ’34,25 9,0997

= 1,9127

9,0997 = 0,2101

Adapun hasil rata-rata, modus dan simpangan baku dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 9.Rata-rata, Modus dan Simpangan Baku Pretest

Tes 𝑿 Mo S

Pre-Test 36,1627 34,25 9,0997

Karena nilai kemiringan sebesar 0,2101terletak diantara (-1) dan (+1) atau -1 <0,2101< +1, sehingga dapat disimpulkan bahwa dataPre-Test berdistribusi normal.

Post-test dilakukan untuk melihat hasil belajar siswa setelah metode Karyawisataberlangsung.

Gambar 8.Diagram Batang Kategori Hasil Post-Test

Gambar memberikan keterangan bahwa rentang 0-15 banyak siswa yang memeproleh nilai posttest, dan rentang 64-91 nilai yang didapat

0 5 10 15 64-67 68-71 72-75 76-79 80-83 84-87 88-91

Post-test

Post-test

siswa.Untuk mengetahui kesetaraan skor nilai post-test kedua kelas sampel penelitian, dilakukan uji analisis yang meliputi:

b.Uji Normalitas Data Post-test 1. Rentang data = 91 - 64 = 27 2. Jumlah kelas interval

K = 1 + 3,3 log43 = 1 + 3,3(1,633) = 6,313 = 7

3. Panjang kelas interval

P = π‘…π‘’π‘›π‘‘π‘Žπ‘›π‘”π‘‘π‘Žπ‘‘π‘Ž

π½π‘’π‘šπ‘™π‘Ž π‘•π‘˜π‘’π‘™π‘Žπ‘ π‘–π‘›π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘£π‘Žπ‘™ =

27

7 = 3,8571 = 4

4. Tabel distribusi frekuensi

Tabel 10.Daftar Distribusi Frekuensi Nilai Post-test

No Interval fi xi fixi xiΒ² fixiΒ² 1 64-67 3 65,5 195,5 4290,25 12870,75 2 68-71 2 67,5 135 4556,25 9112,5 3 72-75 11 73,5 808,5 5402,25 59424,75 4 76-79 9 77,5 697,5 6006,25 54056,25 5 80-83 6 81,5 489 6642,25 39853,5 6 84-87 8 85,5 684 7310,25 58482 7 88-91 4 89,5 358 8010,25 32041 Ξ£ 43 3367,5 265840,5 (Herrhyanto, 2007: 5.19)

5) Mean

π‘₯ = 𝑓𝑖π‘₯𝑖

𝑓𝑖

=3367,5

43 = 78,31395

6) Varians dan Simpangan Baku

𝑆2 = 𝑛 𝑓𝑖π‘₯𝑖 2βˆ’ 𝑓 𝑖π‘₯𝑖 2 𝑛(𝑛 βˆ’1) =43 265840,5 βˆ’(3) 2 43(42) = 11431141,5βˆ’11340056,25 1806 = 91085 ,25 1806 = 50,4348 𝑆= 50,4348 = 7,1017 7) Modus π‘€π‘œ = 𝑏+𝑝 𝑏 𝑏1 1+𝑏2 = 75,5 + 5 9 9 + 3 = 75,5 + 5(0,81) = 75,5 + 4,05 = 79,55 8) Kemiringan Data πΎπ‘š =π‘₯ βˆ’ 𝑀𝑆 π‘œ =78,31395βˆ’79,55 7,1017 = βˆ’1,23605 7,1017 =βˆ’0,17404

Adapun hasil rata-rata, modus dan simpangan baku dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 11.Rata-rata, Modus dan Simpangan Baku Post-test

Tes 𝑋 Mo S

Post-Test

78,31395 79,55 7,1017

Karena nilai kemiringan sebesar -0,17404terletak diantara (-1) dan (+1) atau -1 <-0,17404< +1, sehingga dapat disimpulkan bahwa datapost-test berdistribusi normal.

Adapun perbandingan antara rata-rata nilai Pre-test dan Post-test dapat dilihat dari gambar di bawah ini:

Gambar 9. Diagram Mean hasil Pre-test dan Post-test

c. Uji Homogenitas

Selain data harus berdistribusi normal, data juga harus berasal dari populasi yang homogen.Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian homogenitas. Pada penelitian ini, uji homogenitas data dilakukan dengan uji-F yaitu: 0 20 40 60 80 100

Pre-test Post test

Pre-test Post-test

Varians Pre-Test = 82,8062 Varians Post-Test = 50,4348

𝐹𝑕𝑖𝑑𝑒𝑛𝑔 = π‘‰π‘Žπ‘Ÿπ‘–π‘Žπ‘›π‘ π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘π‘’π‘ π‘Žπ‘Ÿπ‘‰π‘Žπ‘Ÿπ‘–π‘Žπ‘›π‘ π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘˜π‘’π‘π‘–π‘™ =82,806250,4348 = 1,038

Dimana derajat kebebasan untuk pembilang 42 dan penyebut 4 dengan taraf nyata 5% dari daftar distribusi didapat F0,05 (42,42) = 1,67 karena 𝐹𝑕𝑖𝑑𝑒𝑛𝑔=

1,641 maka F<F1/2(nb-1), (nk-1) sehingga terima Ho. Dengan demikian diketahui

bahwa varians kedua kelompok yang dibandingkan homogen.

d. Uji-t

Setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas dinyatakan bahwa data yang ada normal dan berasal dari populasi yang homogen, maka dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan statistik parametris melalui uji-t. Hipotesis Deskriptif :

Ha : β€œPenggunaan metode karya wisata memberikan pengaruh yang signifika terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas VII pada materi Aritmatika Sosial di SMP Muhammadiyah 6 Palembang”.

Ho: β€œPenggunaan metode karyawisata tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII pada materi Aritmatika Sosial di SMP Muhammadiyah 6 Palembang

Hipotesis Statistik :

Ho :πœ‡1 ≀ πœ‡2 = Nilai rata-rata Post-Test kurang dari atau sama dengan nilai rata-rata Pre-Test

πœ‡2 = Nilai rata-rata Pre-Test

Tabel 12. Rata-rata dan Varians Post-Test dan Pre-Test

Dokumen terkait