• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab II Rencana Kegiatan KKN PPM

2.4 Deskripsi Rencana Program

1. Program Kerja 1 (SPAM)

 Judul Kegiatan

“Upaya Pengembangan dan Konservasi Sumber Daya Air serta Perbaikan Sistem yang telah ada”

 Latar Belakang Kegiatan

Dalam sejarah peradaban manusia, air merupakan salah satu komoditas yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Penentu pola permukiman dahulu dilandaskan oleh keberadaan sumber air, maka dapat dikatakan air merupakan suatu kebutuhan vital bagi kehidupan manusia. Pada Kelurahan Tegalcangkring sendiri telah memiliki beberapa titik sumber air yang dapat digunakan, hal ini merupakan sebuah potensi yang lebih lanjut dikembangkan akan mampu menuju lingkungan yang mandiri dalam pengadaan air minum bagi masyarakatnya. Adapun dari beberapa titik sumber air ini belum sepenuhnya dimanfaatkan, hanya beberapa titik yang masih diupayakan untuk menjadi sumber air kelurahan. Namun sistem instalasi yang ada telah mampu untuk memenuhi kebutuhan pengadaan air bagi beberapa masyarakat, hal ini sudah baik adanya dan

dikemudian hari jika dikelola dengan baik akan mampu mengakomodasi kebutuhan warga secara keseluruhan.

Lebih lanjut mengenai sumber air di Kelurahan Tegalcangkring, belum didukung dengan perawatan dan pemeliharaan yang memadai. Terlihat dari adanya sumber air dan pompa hydrant yang kurang terpelihara. Hal ini tentu berpengaruh pada pengadaan air untuk masyarakat. Oleh karena itu, kami mengusulkan program ini untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sumber daya air bersama-sama. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat mengubah pola pikir dan sikap masyarakat untuk lebih peduli terhadap sumber air dan merawat infrastruktur yang ada sehingga pada akhirnya mampu memperbaiki pemenuhan kebutuhan air di Kelurahan Tegalcangkring.

 Tujuan

Adapun berdasarkan latar belakang diatas, tujuan dari program ini ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara sumber air yang ada, membantu masyarakat kelurahan untuk memenuhi kebutuhan air seharii-hari, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemeliharaan sumber air dan infrastruktur seperti hydrant yang berada di Kelurahan Tegalcangkring

 Sasaran

Sasaran dari kegiatan ini ialah Kelompok Swadaya Pengelola SPAM dan Masyarakat sekitar

2. Program Kerja 2 (SPAM)

 Judul Kegiatan

“Mereview AD/ART serta penguatan organisasi swadaya SPAMDes di Kelurahan Tegalcangkring sebagai bentuk peningkatan administratif kelurahan”

 Latar Belakang Kegiatan

ART merupakan undang-undnag dasar dalam setiap organisasi. Dalam AD-ART ini memuat semua peraturan-peraturan yang harus dilaksanakan dan di patuhi oleh suatu organisasi. AD-ART dibuat dan ditentukan oleh orang-orang yang berkecimpung dalam organisasi tersebut. Pengertian anggaran dasar adalah sebuah aturan dasar yang mengatur masalah-masalah vital yang harus ada pada awal organisasi tersebut dibentuk, seperti landasan organisasi,

perangkat-keuangan organisasi. Intinya pada anggaran dasar akan dikupas tuntas tentang segala permasalahan terkait definisi dan hal-hal mendasar yang menjadi acuan dalam sebuah organisasi.

Anggaran rumah tangga maksudnya adalah sebuah peraturan yang digunakan pada saat pelaksanaan atau dapat juga disebut juga anggaran rumah tangga lebih mengarah kepada teknis maupun tata cara pelaksanaan kegiatan dasar pada sebuah organisasi, seperti wewenang, pembubaran, syarat-syarat keanggotaan, atribut dan lain sebagainya, mudahnya anggaran dasar adalah peraturan-peraturan dasar yang masih umum dalam sebuah organisasi dan pada anggaran rumah tangga dijelaskan lagi secara terperinci.

Jadi dapat disimpulkan AD-ART adalah aturan tertulis organisasi yang dibuat dan disepakati bersama oleh seluruh anggota yang berfungsi sebagai pedoman organisasi dalam menggambil kebijakan serta menjalankan aktifitas dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Sifat dari AD-ART adalah mengikat bagi setiap komponen organisasi dan bersifat melindungi kepentingan bersama. Mengetahui betapa perlunya AD-ART dalam sebuah organisasi sehingga menuntut kami untuk membuat suatu rencana AD-ART yang mudah-mudahan nantinya dapat bermanfaat untuk organisasi swadaya yang mengatur tentang pengadaan air minum di Kelurahan Tegalcangkring

 Tujuan dan Manfaat

Adapun berdasarkan latar belakang diatas, maka tujuan serta manfaat dari rencana kegiatan ini ialah untuk menjaga agar organisasi atau kelompok pelaku utama berjalan dengan baik, maka perlu adanya kesepakatan aturan organisasi yang mengikat semua anggota baik untuk keperluan kedalam maupun keluar organisasi. Lebih lanjut AD-ART dapat digunakan sebgai alat untuk memecahkan masalah yang muncul dalam organisasi. AD-ART yang jelas dan tegas, maka penyimpangan-penyimpangan yang terjadi akan mudah dihindari, sehingga kelompok dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu dapat digunakan sebagai dasar dalam menggambil suatu keputusan dalam organisasi, sebagai alat pemersatu antar komponen kelembagaan, sebagai alat control bagi komponen kelembagaan (anggota dan pengurus) dalam menjalankan kegiatan dan pengendalian organisasi.

 Sasaran

Sasaran dari program ini ialah kelompok swadaya yang mengelola SPAM di Kelurahan Tegalcangkring

3. Program Kerja 3 (SPAM)

 Judul Kegiatan

“Pembentukan sistem iuran organisasi swadaya SPAMDes di Kelurahan

Tegalcangkring sebagai bentuk penguatan organisasi”

 Latar Belakang Kegiatan

Kewajiban Pemerintah dalam pemenuhan hak-hak dasar manusia, seperti bidang air minum, mengharuskan Pemerintah untuk memfasilitasi pembangunan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang merupakan masyarakat dengan tingkat pelayanan SPAM rendah. Capaian Akses Air Minum Layak Tahun 2013 adalah Nasional 67,73%, Perkotaan 79,34%, dan PerKelurahanan 56,17% dan Target Akses Aman Air Minum pada Tahun 2019 adalah 100%.

BPSPAM (Badan Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum) merupakan kelembagaan layanan air minum non-PDAM berbasis masyarakat yang berfungsi sebagai wadah pengelolaan SPAMBM di tingkat Kelurahan. Di kelurahan Tegalcangkring sudah terbentuk BPSPAM sehingga perlu untuk memperkuat kapasitas kelembagaannya untuk memastikan kelengkapang organisasi dipenuhi, dan perlu untuk memperkuat kapasitas SDM pengurusnya untuk lebih siap dalam menjalankan fungsi perannya.

Demi memperkuat kapasitas SDM pengurusnya untuk lebih siap dalam menjalankan fungsi perannya maka diperlukan sistem yang dapat memperkuat kelembagaan tersebut. System iuran merupakan system yang dianggap mampu mengikat masyarakat untuk tetap memiliki kesadaran untuk menjaga fasilitas SPAM yang telah masyarakat miliki.

 Tujuan

Adapun berdasarkan latar belakang diatas, maka tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dalam memastikan kelengkapan organisasi dan memperkuat kapasitas SDM pengurusnya agar lebih siap dalam menjalankan fungsi dan perannya.

 Manfaat

Adapun manfaat yang diharapkan ialah menguatnya kapasitas kelembagaan dalam memastikan kelengkapan organisasi serta menguatnya kapasitas SDM pengurusnya agar lebih siap dalam menjalankan fungsi dan perannya.

 Sasaran

Kelompok swadaya masyarakat yang mengelola SPAM Kelurahan Tegalcangkring.

4. Program Kerja 4 (SPAM)

 Judul Kegiatan

“Mereview Peta Jaringan SPAMDes di Kelurahan Tegalcangkring sebagai

bagian dari peningkatan administrasi Kelurahan

 Latar Belakang Kegiatan

Salah satu potensi yang dimiliki Kelurahan Tegalcangkring ialah instalasi SPAM yang telah mampu mengakomodasi kebutuhan warga terhadap air bersih, namun belum mampu mengakomodasi keseluruhan warga yang tinggal di Kelurahan Tegalcangkring. Peta ini sangat penting kegunaannya ketika hendak melakukan perbaikan sistem ataupun pengembangan sistem jaringan air. Peta yang dimiliki oleh organisasi tersebut saat ini masih sangat sederhana, serta belum memiliki kelengkapan-kelengkapan gambar yang mendetail pada umumnya.

Berdasarkan hal ini, maka diusulkanlah program kerja untuk memperbaharui peta jaringan SPAM yang telah terbangun tersebut agar memiliki kelengkapan yang sesuai dan mampu membahasakan kondisi instalasi di lapangan.

 Tujuan

Berdasarkan latar belakang yang diungkapkan diatas, maka tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memperbaharui peta jaringan yang telah ada, sekaligus mereview pengguna yang tercakup dalam sistem instalasi tersebut, lebih lanjut peta terbaru ini dapat digunakan sebagai acuan dalam perbaikan sistem nantinya ataupun pengembangan jaringan.

 Sasaran

2.4.2Program Pokok Non Tema

 Judul Kegiatan

“Pendampingan Keluarga Pra-Sejahtera”  Latar Belakang Kegiatan

Progam Pendampingan Keluarga (PPK) adalah progam unggulan yang dikembangkan sebagai muatan lokal dalam pelaksanaan progam KKN PPM di Universitas Udayana. PPK termasuk dalam progam pokok non tema yang wajib dilaksanakan oleh setiap mahasiswa peserta KKN yang bersifat individu. Jumlah kerja efektif mahasiswa untuk kegiatan PPK adalah 90 jam.

Maksud PPK adalah untuk membantu pemberdayaan keluarga melalui penerapan ilmu dan teknologi dalam bidang wirausaha, pendidikan dan keterampilan, KB dan kesehatan, serta pembinaan lingkungan untuk membangun keluarga yag bahagia dan sejahtera. Tujuan PPK adalah untuk meningkatkan kepedulian dan kemampuan mahasiswa mempelajari dan mengatasi permasalahan keluarga melalui bantuan penyusunan rencana dan pendampingan pada pelaksanaan progam yang inovatif dan kreatif melalui penerapan ilmu dan teknologi bersama masyarakat dan lembaga peKelurahanan lainnya. Melalui PPK mahasiswa memperoleh pengalaman hidup pada kondisi inovatif dari dalam diri mahasiswa bersangkutan untuk keluar dari kondisi kekurangan tersebut. Sasaran PKK adalah Rumah Tangga Miskin (RTM) atau keluarga yang tergolong kedalam keluarga pra sejahtera (Pra-KS) atau keluarga yang mengalami ketertinggalan sehingga perlu pendampingan agar keluar dari ketertinggalannya. Pasca program jumlah keluarga pra-Ks di harapkan berkurang karena mengikuti proses pemberdayaan dan mampu melaksanakan fungsi-fungsi keluarga secara sempurna. Untuk mencapai sasaran itu tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat karena umumnya masalah yang dihadapi keluarga bersifat kompleks dan lebih kepada aspek mendal yang tidak mudah berubah. Oleh sebab itu, PKK bagi suatu keluarga tidak cukup didampingi dalam satu periode saja, melainkan perlu beberapa periode KKN PPM. Evaluasi keberhasilan akan dilakukan minimal pada tahun ke tiga atau setelah enam kali periode pendampingan.

 Tujuan

lebih bahagia. Kemudian lebih lanjut menjadikan mereka keluarga yang mandiri untuk dapat memperbaiki keadaannya.

 Sasaran

Sasaran dari program ini ialah keluarga Pra-Sejahtera yang berada di enam lingkungan Kelurahan Tegalcangkring

2.4.3Program Bantu Tema

1. Program Kerja 1 (Bidang Prasarana Fisik)

 Judul Kegiatan

“Pengadaan Tempat Sampah Komunal di Tiap Wilayah Kelurahan

Tegalcangkring

 Latar Belakang Kegiatan

Kebersihan suatu kawasan merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dewasa ini. Lingkungan peKelurahanan yang erat dengan suasana asri akan terasa hilang jika sampah berserakkan dan tidak jelas pengelolaannya. Pengelolaan sampah ini perlu, karena dampak yang ditimbulkannya begitu besar, mulai dari masalah kesehatan manusia hingga kesehatan lingkungan. Pada dasarnya menurut SNI 3242 : 2008 tentang pengelolaan sampah di permukiman membagi alur pengelolaan sampah sebagai berikut :

1. Sistem Pewadahan

Pewadahan ini pada skala hunian dapat dilakukan dengan bantuan masyarakat yang diharapkan dapat memilah sampah yang dihasilkan, secara sederhana dapat dibagi menjadi organic dan non organic.

2. Sistem Pengumpulan/ Pemindahan

Pengumpulan dapat dilakukan oleh petugas terkait dengan menggunakan kendaraan maupun non kendaraan. Pengumpulan/Pemindahan sampah dilakukan menuju tempat sampah komunal terdekat

3. Sistem Pengangkutan

Proses pengangkutan sampah dilakukan dari sumber sampah menuju tempat sampah komunal yang lebih lanjut akan dibawa menuju TPS. Oleh karena itu dibutuhkan tempat sampah komunal yang mudah dijangkau, jika lokasi TPS cukup jauh maka peran tempat sampah komunal ini menjadi vital.

Pembuangan akhir dilakukan di TPS. Pemilahan sampah yang dimulai sejak sumber awal diharapkan mampu memudahkan dalam pengelolaan sampah pada tahap akhir di TPS.

5. Sistem Pengelolaan Sampah

Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan cara daur ulang dan membuat kompos. Sedangkan sampah yang tidak dapat diolah dibakar.

Adapun melalui pengamatan pada objek terkait khususnya Dusun Munduk Anyar, terlihat bahwa pada tiap rumah warga belum terdapat wadah sampah yang membagi sampah berdasarkan jenisnya, lebih lanjut pada tingkat yang lebih luas, tidak terdapat pula suatu wadah pembuangan sementara ataupun akhir. Pada beberapa titik Kelurahan terlihat sampah dibuang begitu saja pada areal kebun warga. Saat proses pengamatan Kelurahan Tegalcangkring sendiri sebenarnya telah memiliki tempat sampah komunal yang diletakkan pada Pasar Kelurahan ( Wilayah Baler Bale Agung ) ditinjau dari segi kapasitas pun nampaknya hanya mampu mengakomodasi cakupan wilayah yang relatif kecil. Menurut hal tersebut dapat pula diidentifikasi bahwa, tidak terdapat sebuah organisasi baik masyarakat maupun pemerintah yang mengatur mengenai distribusi sampah dari tingkat hunian hingga TPS maupun TPA.

Berdasarkan hal tersebut maka diusulkanlah pengadaan tempat sampah komunal pada wilayah Munduk Anyar, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh untuk membuang sampah serta pembentukan sebuah jadwal piket yang berasal dari masyarakat untuk mengatur pendistribusian sampah menuju TPS atau TPA. Lebih lanjut program ini diharapkan mampu memberikan kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan sesuai jenisnya.

 Tujuan

Adapun berdasarkan uraian latar belakang perencanaan program diatas, maka tujuan yang ingin dicapai ialah masyarakat mampu membentuk sebuah kelembagaan yang berasal dari warga untuk mengatur pengelolaan sampah di tiap wilayah Kelurahan Tegalcangkring yang lebih lanjut akan berhubungan dengan stakeholder baik tingkat kelurahan maupun diatasnya. Masyarakat sebagai salah satu penghasil sampah, seharusnya turut ambil bagian dalam pengelolaan sampah tersebut. Ketercapaian program akan tercermin pada meningkatnya kepedulian,

kesadaran, serta tanggung jawab bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan dalam bentuk pengelolaan sampah

 Manfaat

Adapun manfaat dari pelaksanaan program tersebut akan diuraikan sebagai berikut, hal yang pertama yaitu masyarakat yang mampu bertindak sebagai

collaborator serta partner yang pada akhirnya mampu berperan sebagai director,

penjelasan dari masing-masing peran akan diuraikan sebagai berikut :

1. Collaborator

Masyarakat local mampu bekerjasama dengan pihak luar (mahasiswa KKN) untuk menentukan prioritas, dan pihak luar (mahasiswa KKN) bertanggung jawab penuh pada proses

2. Partner

Masyarakat local dan pihak luar (mahasiswa KKN) saling membagi pengetahuannya, dan bekerjasama melakukan aksi (pemilahan sampah sesuai jenisnya dan kampanye buang sampah pada tempatnya) sementara pihak luar (mahasiswa KKN) hanya memfasilitasi

3. Director

Masyarakat local mampu menyusun dan melaksanakan agendanya tersendiri terkait pengelolaan sampah, pihak luar absen sama sekali.

Hal yang kedua, hasil akhir dari pengelolaan tersebut dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat yaitu lingkungan yang lebih sehat dan kompos yang dapat langsung digunakan sehingga mampu menghemat pengeluaran petani terhadap kompos, selain itu mampu membantu warga dalam memperoleh penghasilan tambahan melalui organisasi pengelolaan sampah.

 Sasaran

Sasaran dari program ini ialah lingkungan-lingkungan yang ada di Kelurahan Tegalcangkring

2. Program Kerja 2 (Bidang Prasarana Fisik)

 Judul Kegiatan

“Perbaikan Saluran Drainase pada Sekitar Daerah Aliran Sungai di

 Latar Belakang Kegiatan

Drainase secara umum dapat diartikan sebagai suatu tindakan teknis untuk mengurangi kelebihan air, baik yang berasal dari hujan, rembesan air, maupun kelebihan air irigasi dari suatu kawasan/ lahan sehingga fungsi kawasan/lahan tidak terganggu. Drainase pun tidak hanya menyangkut air atas tanah, melainkan air tanah juga. Fungsi dari drainase diantaranya : (1) mengeringkan daerah becek dan genangan air, (2) mengendalikan akumulasi limpasan air hujan yang berlebihan, (3) mengendalikan erosi, kerusakan jalan, dan kerusakan infrastruktur, (4) mengendalikan sebagian air permukaan akibat hujan yang dapat dimanfaatkan untuk persediaan air dan kehidupan akuatik, (5) meresapkan air tanah untuk menjaga kelestarian air tanah dan (6) mengelola kualitas air

Sebenarnya pada lingkungan Baler Bale Agung sendiri telah terdapat saluran drainase berupa parit dan sungai kecil, jika ditinjau dari keadaannya dapat dikatakan dalam tingkatan baik. Namun pada saat hari pengamatan dan bertepatan kondisi saat itu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, nampak parit-parit yang ada tidak mampu menampung limpasan air. Menurut kejadian ini terdapat indikasi bahwa dimensi parit yang kurang akibat pendangkalan sehingga tidak mampu menampung limpasan air, kedua, dimensi parit sudah memadai namun volume air yang harus ditampungnya terlalu tinggi, akibat daerah Baler Bale Agung sendiri berada pada titik topografi yang lebih rendah di bandingkan beberapa lingkungan lainnya, sehingga terdapat kemungkinan seluruh aliran air akan menuju parit pada lingkungan tersebut. Lebih lanjut, berdasarkan kedua hipotesis tersebut dilakukanlah observasi lanjutan ketika hari cerah, dan dapat diamati bahwa memang dimensi parit yang dirasa kurang memadai akibat pendangkalan.

Maka dari pada analisis tersebut, diajukanlah program kerja masyarakat berupa perbaikan saluran drainase yang mengalami pendangkalan, bentuk pekerjaan yang dapat dilakukan ialah gotong royong area parit dan sekitarnya, sehingga kualitas permukiman sekitar lebih baik oleh karena sistem drainase serta kondisi lingkungan yang baik.

 Tujuan

ataupun genangan air oleh karena sistem drainase yang tidak mampu menampung limpasan air atau curah air hujan yang tinggi. Hal yang kedua ialah peningkatan kesehatan lingkungan, hal ini tercermin dari pengurangan/hilangnya genangan-genangan air yang dapat menyebabkan bersarang nyamuk dan penyakit-penyakit lain.

 Manfaat

Adapun manfaat dari pelaksanaan program tersebut akan diuraikan sebagai berikut, hal yang utama ialah ketika musim penghujan saluran drainase tersebut telah mampu menampung debit air muka tanah yang berasal dari daerah yang lebih tinggi ataupun dari limpasan daerah sekitarnya, sehingga potensi banjir dapat diminimalisir, lebih lanjut sistem drainase ini pula akan membantu penyerapan air ke tanah lebih baik sehingga membantu menjaga ketersediaan air tanah. Kedua, dengan perbaikan saluran drainase maka diharapkan genangan pada sarana fisik (jalan) dapat diminimalisir sehingga dapat menambah umur pakai jalan tersebut.

 Sasaran

Sasaran dari program ini ialah parit-parit yang mengalamai pendangkalan pada lingkungan Baler Bale Agung, Tegalcangkring.

3. Program Kerja 3 (Bidang Sosial Budaya)

 Judul Kegiatan

“Pembuatan Website Kelurahan Tegalcangkring  Latar Belakang Kegiatan

Web adalah sebuah media yang menyediakan fasilitas hiperteks untuk menampilkan data berupa teks, gambar, suara, animasi, dan data multimedia lainnya. Hardjono (2006:2). Menurut Hanson (2000:4) Web adalah system hypermedia yang berarea luas yang ditujukan untuk akses secara universal. Salah satu kuncinya adalah kemudahan tempat seseorang atau perusahaan dapat menjadi bagian dari web berkonstribusi pada web.

Hanson (2000:5) juga menyebutkan Web merupakan sistem yang menyebabkan pertukaran data di internet menjadi mudah dan efisien. Web terdiri atas 2 komponen dasar:

a. Server web: sebuah komputer dan software yang menyimpan dan mendistribusikan data ke komputer lainnya melalui internet

b. Browser web: software yang dijalankan pada komputer pemakai atau client yang meminta informasi dari server web yang menampilkannya sesuai dengan file data itu sendiri.

Secara umum, Website atau World Wide Web dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Kelurahan Tegalcangkring telah memiliki sebuah website berbasis blog yaitu http://kelurahantegalcangkringjembrana.blogspot.co.id/. Website ini menampilkan informasi mengenai kelurahan Tegalcangkring seperti profil kabupaten jembrana dan kelurahan Tegalcangkring, kegiatan di kelurahan, objek wisata dan potensi kabupaten, serta kegiatan di Kelurahan tegalcangkring. Namun, tampilan dan informasi yang ada di web tersebut masih kurang sistematis dan konten dari web tersebut kurang terupdate. Oleh karena itu, kami membuat sebuat web berbasis wordpress yang terlihat lebih professional lagi agar lebih terlihat menarik dan informasi yang ditampilkan lebih sistematis.

 Tujuan

Adapun tujuan dari dibuatnya website ini adalah :

a. Mahasiswa peserta KKN dapat memahami dan menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat khususnya di lingkungan masyarakat Tegalcangkring.

b. Mahasiswa peserta program KKN dapat menerapkan bidang ilmu teoritis ke dalam penerapan praktis di masyarakat.

c. Mempromosikan potensi kelurahan Tegalcangkring kepada masyarakat luas d. Meningkatkan pendapatan Kelurahan dengan promosi yang lebih luas

 Manfaat

Manfaat dari pembuatan website Kelurahan Tegalcangkring ini adalah :

a. Sebagai media untuk menyampaikan informasi Kelurahan Tegalcangkring b. Web ini dapat memberikan sumbangan yang bermanfaat terhadap

perkembangan teknologi di Kelurahan Tegalcangkring

d. Sebagai salah satu media untuk mendokumentasikan kegiatan KKN

 Sasaran

Adapun sasaran dari program ini terbagi menurut masyarakat, Pemerintah daerah, dan Universitas, berikut uraiannya

 Masyarakat

o Dapat memberikan sumbangan yang bermanfaat terhadap perkembangan teknologi di Kelurahan Tegalcangkring.

o Dapat meningkatkatkan pendapatan Kelurahan dengan pemanfaatan website sebagai media promosi.

o masyarakat dapat mengetahui kegiatan dan informasi terbaru di kelurahan Tegalcangkring.

 Pemerintah Daerah/Stackholder

Sebagai salah satu media bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi penting mengenai program dari pemerintah kepada masyarakat dan lain sebagainya.

 Universitas

o Menjadi sumber informasi bagi semua pihak yang terkait dengan implementasi pengembanan tridharma perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat

o mempermudah monitoring kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Udayana di Kelurahan Tegalcangkring serta pendokumentasian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis IT

4. Program Kerja 4 (Bidang Sosial Budaya)

 Judul Kegiatan

Pengelolaan Perpustakaan Sekolah”  Latar Belakang Kegiatan

Perpustakaan merupakan salah satu sumber belajar penting dalam proses pembelajaran. Perpustakaan merupakan suatu ruangan, bagian dari gedung / bangunan atau gedung tersendiri yang berisi bukubuku koleksi, yang diatur dan disusun demikian rupa, sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca (Sutarno NS, 2006:11).

Secara lebih konkrit perpustakaan dapat dirumuskan sebagai suatu unit kerja dari

Dokumen terkait