• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Data

1. Deskripsi Tabel Perbandingan Pengendalian Internal Sistem

pengendalian internal komponen COSO.

Berdasarkan temuan penelitian, data dimasukkan ke dalam tabel untuk melihat perbandingan prinsip-prinsip antara pengendalian internal sistem pembelian obat klinik Santa Elisabeth Padangsidimpuan dengan prinsip-prinsip pengendalian internal komponen COSO.

Tabel di bawah ini menunjukkan pengendalian internal sistem pembelian obat Klinik Santa Elisabeth Padangsidimpuan berdasarkan prinsip-prinsip pengendalian internal komponen COSO yang sudah

terpenuhi dan belum terpenuhi oleh pengendalian internal sistem pembelian obat Klinik Santa Elisabeth Padangsidimpuan.

Sumber: data diolah, 2021 No Pengendalian

Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik Santa

Elisabeth Temuan

1. Komitmen atas integritas dan nilai etika

Komitmen atas integritas dan nilai etika merupakan unsur pokok lingkungan pengendalian yang mempengaruhi perancangan pengurusan dan pemantauan komponen pengendalian internal lainnya. Komitmen atas integritas dan nilai etika meliputi tindakan untuk menghilangkan atau mengurangi hal-hal yang bisa menyebabkan pegawai bertindak tidak jujur, melanggar peraturan, dan berperilaku tidak etis.

- Pemimpin memberi teladan yang baik dalam kepemimpinan terhadap semua tenaga medis dan pasien.

- Melaksanakan breafing setiap pagi sebelum aktivitas dimulai.

- Visi dan misi klinik santa Elisabeth dituangkan dalam bentuk bagan dan ditempelkan di ruang pemeriksaan dan ruang tunggu pasien.

- Membuat buku panduan kepegawaian dan membuat testimoni setiap pegawai sekali dalam enam bulan.

- Tenaga medis dan karyawan bersikap jujur dan mengakui kesalahan yang dilakukan terhadap pemimpin.

Tabel 5.2 Komponen Lingkungan Pengendalian Internal (Lanjutan) Sumber: data diolah, 2021

No Pengendalian Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik

Santa Elisabeth Temuan

Independensi terhadap manajemen dalam melakukan pengawasan terhadap pengembangan dan pengendalian internal berkaitan dengan pengalaman, luasnya interaksi, dan ketepatan tindakan serta pengawasan atas pelaporan keuangan dan ketaatan pada peraturan.pembelian melalui pengawasan

- Klinik Santa Elisabeth diawasi oleh pihak eksternal yaitu dinas kesehatan melalui visitasi mendadak untuk memeriksa kelengkapan administrasi, obat-obatan, lingkungan dan ketaatan pada aturan.

- Klinik Santa Elisabeth diawasi oleh pihak internal yaitu oleh pemimpin Klinik Santa Elisabeth, dewan pengawas, auditor internal Yayasan, dan ketua Yayasan

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Orgnaisasi membentuk struktur, jalur pelaopran, wewenang dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan.

Struktur organisasi membatasi garis tanggung jawab dan wewenang yang ada, menghubungkan garis arus komunikasi suatu entitas. Struktur organisasi dituangkan dalam bentuk bagan organisasi.

- Struktur organisasi Klinik Santa Elsiabeth disusun dalam bentuk bagan

- Telah terdapat jalur pelaporan, wewenang dan tanggung jawab untuk setiap masing-masing bagian berdasarkan job description

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Tabel 5.3 Lingkungan Pengendalian Internal (Lanjutan) No Pengendalian

Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik Santa

Elisabeth Temuan

Orgnaisasi membentuk struktur, jalur pelaopran, wewenang dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan. Struktur organisasi membatasi garis tanggung jawab dan wewenang yang ada, menghubungkan garis arus komunikasi suatu entitas. Struktur organisasi biasanya dituangkan dalam bentuk bagan organisasi.

- Struktur organisasi Klinik Santa Elsiabeth disusun dalam bentuk bagan dan telah

- Terdapat jalur pelaporan, wewenang dan tanggung jawab untuk setiap masing-masing bagian berdasarkan job description

Sesuai dengan

Organisasi menujukkan komitmen untuk memperoleh, mengembangkan dan mepertahankan individu yang kompoten dalam upaya mencapai tujuan.

Komitmen terhadap kompetensi meliputi pertimbangan manajemen terhadap tingkat kompetensi dari pekerjaan dan bagaimana tingkatan tersebut menjadi keterampilan dan pengetahuan pegawai.

- Klinik Santa Elisabeth merekrut karyawan melalui prosedur yang telah ditetapkan oleh Yayasan.

- Klinik Santa Elisabeth merekrut karyawan dengan latar belakang minimal SMA untuk pegawai luar medis dan minimal Diploma 3 bagian kesehatan untuk tenaga medis.

- Seluruh tenaga medis diberi kesempatan mengikuti pelatihan melalui seminar, webinar online dan pelatihan dari para dokter yang bekerja di Klinik.

- Klinik Santa Elisabeth mempertahankan tenaga medis yang kompeten

Sesuai dengan prinsip

komponen COSO

Tabel 5.4 Komponen Lingkungan Pengendalian Internal (Lanjutan) Sumber: data diolah, 2021

No Prinsip Pengendalian

Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik Santa

Elisabeth Temuan

Organisasi mewajibkan masing-masing individu mengembangkan akuntabilitas atas tanggung jawabnya dalam hal pengendalian internal untuk mencapai tujuan. setiap individu mengimplementasikan tindakan perbaikan jika dibutuhkan.

- Bagian farmasi bertanggung jawab untuk proses pengadaan persediaan obat di gudang farmasi - Pemimpin bertanggung jawab untuk melakukan

pembelian persediaan obat atas permintaan dari gudang farmasi

- Setiap tenaga medis bertanggung jawab melaksanakan tugasnya sesuai dengan profesi yang dimiliki. Dokter bertanggung jawab sebagai dokter, perawat bertanggung jawab sebagai perawat dan bidan bertanggung jawab sebagai bidan

- Profesi bidan mengasah diri sebagai perawat dalam melayani pasien.

- Pemimpin dan bendahara membuat laporan keuangan setiap bulan dan mengirimkan laporan keuangan ke yayasan.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Pengendalian Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik Santa Elisabeth Temuan 1. Menentukan tujuan

yang spesifik.

Menetapkan tujuan secara jelas meliputi tujuan operasi, tujuan pelaporan, dan tujuan kepatuhan.

Hal-hal yang berhubungan dengan tujuan operasi yaitu tujuan kinerja operasi, keuangan, batas toleransi yang dapt diterima. Hal-hal yang berhubungan dengan tujuan pelaporan yaitu pelaporan terhadap pihak eksternal dan patuh terhadap peraturan yang berlaku.

Tujuan operasi

- Klinik Santa Elisabeth memenuhi kebutuhan persediaan obat di gudang farmasi

- Mengoptimalkan penggunaan obat yang ada digudang farmasi sehingga tidak ada yang kadaluarsa

Tujuan pelaporan

- Klinik Santa Elisabeth membuat laporan keuangan bulanan secara rutin kepada yayasan, membuat catatan harian yang lengkap, dan dokumen yang diarsipkan.

Tujuan kepatuhan

- Klinik Santa Elisabeth membuat rencana pembelian persediaan obat dengan jumlah dan jenis yang dibutuhkan.

- Melaksanakan pelunasan utang pada jatuh tempo, dan membuat laporan kepada dinas kesehatan.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

2. Mengidentifikasi dan menganalisis risiko.

Organisasi

mengidentifikasi risiko terkait pencapaian tujuan entitas serta menganalisis risiko untuk menemukan solusi atas risiko yang ada.

- Pemimpin Klinik Santa Elisabeth dan bagian farmasi membuat perencanaan pembelian pesediaan obat untuk memenuhi kebutuhan operasional.

- Pemimpin Klinik Santa Elisabeth dan bagian farmasi membatasi jumlah dan jenis persediaan obat yang dipesan dari pemasok sebagai upaya meminimalisir penumpukan persediaan hingga menjadi kadaluarsa.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Tabel 5.6 Komponen Penilaian Risiko (Lanjutan) Sumber: data diolah, 2021

No Prinsip

Pengendalian Internal Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik

Santa Elisabeth Temuan

3. Mempertimbangkan potensi fraud.

Organisasi

mempertimbangkan

potensi kecurangan dalam menilai risiko dalam upaya mencapai tujuan.

- Klinik Santa Elisabeth tidak membatasi akses masuk gudang persediaan obat yaitu semua tenaga medis dapat masuk dan mengambil obat di gudang faramsi

- Klinik Santa Elisabeth tidak memasang CCTV digudang farmasi sebagai control atas aktivitas pegawai yang masuk gudang farmasi.

Tidak sesuai dengan prinsip komponen COSO

4. Mengidentifikasi dan perubahan-perubahan yang dapat memengaruhi sistem pengendalian internal secara signisikan.

- Klinik Santa Elisabeth membatasi jumlah pasien yang datang untuk memperoleh pelayanan kesehatan selama pandemi covid 19 dan membatasi pembelian persediaan obat dari pemasok

- Klinik Santa Elisabeth mejaga kehigenisan persediaan obat

- Melakukan perencanaan persediaan obat oleh pemimpin klinik dan bagian faramasi untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Pengendalian Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik

Santa Elisabeth Temuan

1. Mengembangkan aktivitas

pengendalian.

Organisasi memilih dan mengembangkan aktivitas pengendalian yang berkontribusi terhadap mitigasi risiko sampai pada tingkat yang dapat diterima. Kebijakan ini meliputi pemisahan tugas, otorisasi atas transaksi dan aktivitas, dokumen dan pencatatan yang up to date, ruang penyimpanan yang aman, pembatasan akses, pengecekan secara fisik dan penilaian kinerja.

- Klinik Santa Elisabeth tidak membuat catatan persediaan obat yang keluar maupun yang masuk baik secara konvensional maupun secara komputerisasi.

Organisasi memilih dan mengembangkan aktivitas pengendalian secara umum terkait teknologi dalam rangka mencapai tujuan.

penggunaan dan perancangan dokumen dan catatan yang memadai untuk membanu pencatatan secara semestinya transaksi dan peristiwa. Penyimpanan arsip dalam lemari terkunci, file yang diback up serta penyimpanan dokumen penting yang terjamin.

- Klinik santa Elisabeth mencatat data pasien menggunakan sistem komputerisasi seperti: nama, tanggal lahir, alamat, golongan darah, riwayat penyakit, dokter penanggung jawab, penyakit yang diderita.

- Struk pembayaran jasa Klinik dicetak menggunakan sistem komputer dan tersimpan di dalam komputer kasir.

- Klinik Santa Elisabeth membuat laporan keuangan dalam bentuk Microsoft exel menggunakan laptop khusus keuangan.

- Seluruh ruangan K dipasang CCTV untuk memantau aktivitas operasi sehari-hari kecuali di gudang persediaan obat.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Sumber: data diolah, 2021

Tabel 5.8 Komponen Aktivitas Pengendalian (Lanjutan) Sumber: data diolah, 2021

No Prinsip

Pengendalian Internal Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik Santa

Elisabeth Temuan

- Permintaan pembelian persediaan obat dari gudang farmasi ditulis dalam buku permintaan pembelian kemudian diserahkan kepada pemimpin

- Permintaan pembelian saat kegiatan operasional berlangsung disampaikan kepada pemimpin atau pihak yang berwenang.

- Prosedur penerimaan persediaan obat dilakukan melalui pengecekan, mencocokkan daftar pesanan dengan struk dari apotik dan mencocokkan daftar struk dengan persediaan yang telah diterima.

- Prosedur penyimpanan persediaan dilakukan dengan menyusun persediaan obat sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan

- Prosedur pengeluaran obat yaitu dijual kepada pasien dan/atau dibuang karena kadaluarsa.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Pengendalian Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik Santa

Elisabeth Temuan

1. Memperoleh dan menghasilkan informasi yang relevan.

Organisasi memperoleh dan menghasilkan dan menggunakan informasi yang berkualitas, relevan untuk menukung berfungsinya pengendalian internal. Informasi yang dibutuhkan bersumber dari eksternal dan internal. Informasi yang akurat dan tepat waktu yang diperoleh akan memudahkan perusahaan mengelola informasi dengan tepat.

- Pemimpin berkomunikasi dengan dokter dan bagian farmasi sebelum melakukan pemesanan persediaan obat.

- Pemesanan persediaan obat dilakukan berdasarkan jenis penyakit yang ditangani setiap hari dan berdasarkan pengalaman bulan sebelumnya

- Klinik Santa Elisabeth melakukan pemesanan persediaan obat dari pemasok melalui pesan whatsapp

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

2. Komunikasi internal yang efektif.

Organisasi secara internal mengomunikasikan informasi termasuk tujuan dan tanggung jawab pengendalian internal untuk mendukung berfungsinya pengendalian internal. Informasi harus diidentifikasi, di proses dan dikomunikasikan ke personel yang tepat sehingga orang dalam perusahaan dapat melaksanakan tanggung

- Dalam mengkomunikasikan informasi kepada seluruh pegawai dilakukan melalui briefing setiap hari sebelum jam operasional dimulai dan pada saat evaluasi rutin sekali dalam dua bulan.

- Komunikasi dengan pihak Yayasan dilakukan melalui penerbitan lapaoran keuangan rutin setiap bulan yang dikirimkan kepada Yayasan dan melalui pertemuan langsung pada saat visitasi.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Sumber: data diolah, 2021

Tabel 5.10 Komponen Informasi dan Komunikasi (Lanjutan) Sumber: data diolah, 2021

No Prinsip

Pengendalian Internal Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik

Santa Elisabeth Temuan

3. Komunikasi eksternal yang efektif.

Organisasi

berkomunikasi dengan pihak eksternal terkait

hal-hal yang

memengaruhi fungsi pengendalian internal.

- Pemimpin Klinik Santa Elisabeth berkomunikasi dengan pihak eksternal yaitu dinas kesehatan melalui laporan tertulis, dan pertemuan langsung pada saat visitasi.

- Membangun komunikasi dengan pemasok melalui telepon, pesan whatsapp, dan melalui pertemuan langsung.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Tabel 5. 11 Komponen Aktivitas Pemantauan Pengendalian

Internal

Teori Praktek Pengendalian Internal Di Klinik Santa

Elisabeth Temuan melaksanakan evaluasi yang berkelanjutan dan/atau terpisah untuk memastikan

seluruh komponen

pengendalian internal ada dan berfungsi dengan baik.

Evaluasi yang

berkesinambungan dibangun untuk menyajikan informasi yang tepat waktu.

- Klinik Santa Elisabeth melakukan evaluasi terpisah atas persediaan obat yang menumpuk hingga menjai kadaluarsa

- Audit laporan keuangan dilaksanakan setahun sekali - Evaluasi berkelanjutan dilaksanakan melalui evaluasi rutin sekali dalam dua bulan untuk menilai kinerja sehari-hari dan evaluasi profesionalitas tenaga medis sekali dalam enam bulan

Sesuai dengan

Organisasi mengevaluasi dan mengomunikasikan

kekurangan pengendalian internal pada pihak yang bertanggung jawab, termasuk manajemen dan dewan pengawas untuk diambil tindakan korektif, apabila diperlukan

- Klinik Santa Elisabeth mengevaluasi kelemahan pengendalian persediaan obat di gudang farmasi atas terjadinya penumpukan obat di gudang farmasi.

- Klinik Santa Elisabeth memberikan informasi kepada pasien atas perseiaan obat yang tidak tersedia untuk diberikan kepada pasien.

- Klinik Santa Elisabeth melakukan evaluasi rutin sekali dalam sebulan untuk menilai kinerja seluruh aktivitas di Klinik Santa Elisabeth.

Sesuai dengan prinsip komponen COSO

Dokumen terkait