• Tidak ada hasil yang ditemukan

Test tertulis Pre test dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2019 di kelas VII A SMP Pangudi Luhur Sedayu. Tujuan dilaksanakannya Pre test adalah peneliti ingin melihat kemampuan awal pesera didik pada saat mengerjakan soal cerita terkait operasi perkalian dan pembagian bilangan pecahan. Soal pre test tersebut adalah sebagai berikut:

Pre test

Mata Pelajaran : Matematika Kelas : Kelas VII Waktu : 30 menit Petunjuk:

1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 2. Kerjakan soal secara mandiri dan jujur.

3. Selama mengerjakan soal tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator, membuka buku, menggunakan handphone, dan berdiskusi dengan teman. Soal:

1. Nana membagikan roti ulang tahun untuk kedua orang tuanya dan kakeknya. Setiap orang mendapatkan 1

8 bagian. Berapa bagian roti yang diterima kedua orang tuanya?

2. Di rumah Ani terdapat pigura foto berbentuk persegi panjang. Pigura foto berukuran lebar 3

4 meter dan panjang 11

2 meter. Berapa luas pigura foto tersebut? 3. Dalam sehari kita perlu mengkonsumsi air putih sebanyak 21

2 liter. Berapa liter air putih yang kita konsumsi selama seminggu?

4. Ibu Dini memiliki 3 anak. Ibu Dini ingin membagikan kain yang panjangnya 51

2 meter kepada 3 anaknya. Masing-masing anak memperoleh panjang yang sama. Berapa panjang kain yang diperoleh pada setiap anak?

5. Yunia membuat sirup sebanyak 3

4 liter. Segelas memuat 1

4 liter sirup. Berapa banyak gelas yang digunakan untuk membuat sirup?

Gambar 4. 1 Grafik kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal pre test

Selain untuk melihat kemampuan awal peserta didik, pre test dapat digunakan untuk menyusun program remediasi yang tepat dengan melakukan analisis kesalahan yang dilakukan peserta didik dan di deskripsikan sebagai berikut:

Tabel 4.1 Analisis Kesalahan Peserta Didik Soal Pre Test

No Kelompok

jawaban Jawaban peserta didik

1

1a

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik salah dalam mentansformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika dan membuat proses penyelesaian yang ditunjukan salah sehingga hasil akhir yang diperoleh

1 3 43 19 4 0 10 20 30 40 50 Kesalahan Membaca Kesalahan Memahami Kesalahan Transformasi Kesalahan Keterampilan Proses Kesalahan Penulisan Jawaban

Banyaknya mengalami kesalahan

peserta didik salah. Dapat dilihat dari perkerjaan peserta didik diatas yaitu 1

8× 3, dengan pekerjaan peserta didik diatas salah karena yang ditanyakan adalah bagian roti yang diterima kedua orang tua Nana dan kedua orang tua Nana berjumlah 2 orang bukan 3 orang.

(jumlah peserta didik 7)

1b

Dari hasil jawaban peserta didik diatas, peserta didik tidak dapat memahami soal, sehingga peserta didik tidak dapat mentransformasikan soal. Peserta didik seharusnya mentransformasikan soal tersebut kebentuk matematika sebagai berikut 1

8× 2. Peneliti menduga kesalahan peserta didik tidak dapat mentranformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika atau memang peserta didik tidak paham isi dari soal yang diberikan sehingga proses penyelesaian yang ditunjukan peserta didik salah dan hasil akhir yang diperoleh juga salah.

1c

Jawaban peserta didik diatas, peserta didik salah dalam mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika. Peneliti menduga kesalahan tersebut dikarenakan peserta didik terfokus dengan kata “dibagi” sehingga penyelesaian yang digunakan adalah pembagian bilangan pecahan padahal seharusnya peserta didik menggunakan operasi perkalian bilangan pecahan. Hal tersebut membuat proses penyelesaian dan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah.

(jumlah peserta didik 12)

1d

Jawaban peserta didik diatas, peserta didik sudah dapat membaca soal dan memahami soal dengan baik. Peserta didik juga sudah dapat mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika sehingga hasil akhir yang diperoleh peserta didik benar.

(jumlah peserta didik 12) 2

Dari pekerjaan peserta didik diatas peserta didik tidak menuliskan apanya diketahui dan apa yang ditanyakan pada soal. Terdapat kesalahan lain dalam perolehan hasil akhir hal tersebut disebabkan adanya kesalahan proses mengoperasikan perkalian bilangan pecahan yang dilakukan peserta didik seperti

3 4×3

2=12 6

Dengan jawaban seperti ini peserta didik salah dalam menyelesaikan soal perkalian bilangan pecahan, seharusnya soal tersebut memperoleh hasil akhir seperti berikut 3 4×3 2=3×3 4×2= 9 8

Peneliti menduga kesalahan terjadi karena peserta didik kurang teliti dalam mengoperasikan perkalian bilangan pecahan.

(jumlah peserta didik 2)

2b Dari pekerjaan peserta didik yang diatas sudah menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dengan benar, namun dalam mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika masih salah sehingga proses penyelesaian yang ditunjukan peserta didik salah karena untuk mencari luas pigura seharusnya panjang pigura dikalikan dengan lebar pigura namun yang dilakukan peserta didik panjang pigura ditambah dengan lebar pigura

dan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga peserta didik melakukan kesalahan tersebut karena peserta didik tidak tahu mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika operasi perkalian bilangan pecahan.

(jumlah peserta didik 2)

2c

Dari pekerjaan peserta didik diatas, terjadi kesalahan membaca yang dilakukan peserta didik hal ini ditunjukan peserta didik bahwa lebar pigura 3

8 seharusnya 3

4 sehingga menyebabkan transformasi soal dan proses yang ditunjukan peserta didik salah sehingga mengakibatkan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga kesalahan peserta didik disebabkan karna peserta didik tidak teliti dalam membaca soal.

(jumlah peserta didik 1)

2d

Dari pekerjaan peserta didik diatas, peserta didik tidak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal perkalian

bilangan pecahan. Hal tersebut ditunjukan peserta didik sudah dapat membaca dengan baik dan memahami soal dengan baik sehingga penyelesaian yang ditunjukan dan hasil akhir peserta didik benar.

(jumlah peserta didik 29) 3

3a

Dari pekerjaan peserta didik diatas, terjadi kesalahan ketika peserta didik mengubah pecahan campuran kedalam pecahan biasa sehingga proses penyelesaian yang ditunjukan dan akhir yang diperoleh peserta didik salah. Seharusnya pecahan campuran 21

2 jika diubah pecahan biasa menjadi 5

2. Peneliti menduga kesalahan disebabkan karena peserta didik belum bisa mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

(jumlah peserta didik 1)

3b

Dari pekerjaan peserta didik diatas, peserta didik salah dalam menghitung operasi perkalian bilangan pecahan sehingga hasil yang diperoleh peserta didik salah, padahal proses penyelesaian yang ditunjukan peserta didik sudah

benar seharusnya 5 2×7

1= 35

2 bukan 30

2. Peneliti menduga kesalahan terjadi karena peserta didik kurang teliti dalam mengoperasikan perkalian bilanagn pecahan.

(jumlah peserta didik 2)

3c

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik melakukan kesalahan dalam menunjukan proses penyelesaian padahal peserta didik sudah dapat mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika dengan benar, hal tersebut membuat hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga kesalahan yang dilakukan peserta didik karena peserta didik tidak bisa mengoperasikan perkalian bilangan pecahan sehingga proses penyelesaian yang ditunjukkan peserta didik salah.

(jumlah peserta didik 3)

3d

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik melakukan kesalahan dalam melakukan transformasi soal cerita kedalam bentuk matematika sehingga proses penyelesaian dan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga kesalahan tersebut karena peserta didik tidak tahu bahwa penyelesaian soal menggunakan operasi perkalian bilangan pecahan.

(jumlah peserta didik 1)

3e

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik tidak melakukan kesalahan. Peserta didik sudah memahami soal yang telah diperikan sehingga dapat menentukan proses untuk menyelesaikan soal tersebut.

(jumlah peserta didik 27) 4

4a

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik melakukan kesalahan dalam melakukan transformasi soal cerita kedalam bentuk matematika sehingga proses penyelesaian dan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga kesalahan tersebut karena peserta didik tidak tahu bahwa penyelesaian soal menggunakan operasi pembagian bilangan pecahan.

4b

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik melakukan kesalahan dalam mentranformasikan soal cerita ke bentuk matematika sehingga proses penyelesaian yang ditunjukkan peserta didik dan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga peserta didik tidak mengetahui kalau pernyelesaian soal menggunakan pembagian bilangan pecahan.

(jumlah peserta didik 9)

4c

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian yang ditunjukkan yaitu 11

2 ÷ 3 =11

2 × 3 seharusnya yang benar yaitu 11

2 ÷ 3 =11 2 ×1

3 sehingga menyebabkan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah padahal peserta didik sudah mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika dengan benar. Peneliti menduga kesalahan tersebut disebabkan karena peserta didik tidak tahu mengoperasikan pembagian bilangan pecahan.

4d

Dari jawaban peserta didik diatas, tidak terjadi kesalahan yang dilakukan peserta didik. Peneliti menduga peserta didik sudah dapat memahami soal dengan baik sehingga peserta didik dapat menyelesaikan soal dengan benar. (jumlah peserta didik 10)

5

5a

Dari jawaban peserta didik diatas, kesalahan yang dilakukan peserta didik adalah pada saat peserta didik menunjukkan proses penyelesaian padahal peserta didik sudah dapat mentransformasi soal cerita kedalam bentuk matematika, hal tersebut menyebabkan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga peserta didik belum dapat menyelesaikan soal pembagian bilangan pecahan.

(jumlah peserta didik 4)

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik melakukan kesalahan dalam mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk matematika sehingga proses penyelesaian yang ditunjukan dan hasil akhir yang diperoleh peserta didik salah. Peneliti menduga kesalahan tersebut disebabkan karena peserta didik tidak tahu bahwa soal cerita tersebut diselesaikan menggunakan pembagian bilangan pecahan.

(jumlah peserta didik 8)

5c

Dari jawaban peserta didik diatas, peserta didik sudah dapat membaca dan memahami soal dengan baik sehingga peserta didik dapat menunjukkan proses penyelesaian dan hasil akhir yang diperoleh peserta didik dengan benar. (jumlah peserta didik 22)

Berdasarkan kajian tentang kesalahan-kesalahan yang di lakukan peserta didik diatas, dapat diperoleh bahwa kesalahan-kesalahan yang dilakukan peserta didik pada soal pre test dalam penelitian ini berdasarkan teori Newman adalah sebagai berikut:

a. Kesalahan membaca

Kesalahan membaca yang dilakukan peserta didik adalah kesalahan membaca angka

b. Kesalahan memahami soal

Kesalahan memahami soal meliputi kesalahan dalam memahami isi soal c. Kesalahan transformasi

Kesalahan transformasi meliputi:

1) Peserta didik salah dalam mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk operasi perkalian bilangan pecahan.

2) Peserta didik salah dalam mentransformasikan soal cerita kedalam bentuk operasi pembagian bilangan pecahan.

Gambar 4. 2 Grafik Banyaknya Mengalami Kesalahan Transformasi d. Kesalahan keterampilan proses

Kesalahan keterampilan proses meliputi:

1) Kesalahan dalam melakukan operasi pembagian bilangan pecahan 2) Kesalahan dalam melakukan operasi perkalian bilangan pecahan

3 15 0 2 4 6 8 10 12 14 16 Melakukan Operasi Perkalian Bilangan Pecahan

Melakukan Operasi Pembagian Bilangan

Pecahan

Banyaknya mengalami

3) Kesalahan dalam mengubah pecahan campuran kebentuk pecahan biasa

Gambar 4. 3 Grafik Banyaknya Mengalami Kesalahan Keterampilan Proses

e. Kesalahan penulisan jawaban Kesalahan penulisan jawaban meliputi kesalahan dalam menuliskan hasil akhir penyelesaian soal

Berdasarkan jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik di atas, peneliti menyusun program remediasi agar peserta didik tidak melakukan kesalahan yang sama dalam menyelesaikan soal operasi perkalian dan pembagian bilangan pecahan. 3 15 1 0 2 4 6 8 10 12 14 16 Melakukan Operasi Perkalian Bilangan Pecahan Melakukan Operasi Pembagian Bilangan Pecahan Mengubah Pecahan Campuran Kebentuk Pecahan Biasa

Banyaknya mengalami kesalahan

Dokumen terkait