• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.3. Deskripsi Variabel Penelitian

Deskripsi variabel penelitian dilakukan untuk mendapatkan persepsi responden terhadap pernyataan yang diberikan terkait dengan variabel-variabel penelitian yang digunakan. Analisis deskriptif dilakukan atas persentase jawaban responden terhadap pernyataan penelitian dengan menggunakan nilai rerata (mean) dari setiap indikator yang diajukan untuk menggambarkan persepsi seluruh responden. Berdasarkan nilai rerata (mean) tersebut, selanjutnya dilakukan interprestasi persepsi responden dengan menggunakan kriteria three- box method (Ferdinand, 2006), yaitu 1,0 – 2,3 = rendah/kurang baik, 2,4 – 3,7 = sedang/cukup baik, dan 3,8 – 5,0 = tinggi/sangat baik. Berdasarkan kriteria tersebut ditentukan kategori persepsi responden terhadap variabel-variabel dalam penelitian.

5.3.1 Deskripsi kompetensi Ketua LPD

Dalam penelitian ini digunakan empat indikator/item pernyataan yang berkaitan dengan kompetensi ketua LPD yakni; latar belakang pendidikan (X1.1), memiliki/memahami system nilai atau kejujuran (X1.2), memiliki pengetahuan manajemen dan mampu mengaplikasikannya (X1.3), memiliki ketrampilan keuangan (X1.4), Persepsi responden terhadap kompetensinya sebagai ketua LPD terlihat seperti Tabel 5.2.

Tabel 5.2.

Persepsi Responden Terhadap Variabel Kompetensi Ketua LPD (X1)

Item Frekuensi Jawaban Rata-

Rata

Keterangan

STS TS N S SS

Saya memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan perbankan atau

ekonomi untuk memajukan dan mengelola LPD (X1.1)

24 14 21 11 3 2,38 Kurang

Baik Saya memiliki / memahami

sistem nilai atau kejujuran tertentu untuk mengelola LPD (X1.2)

12 31 15 10 5 2,52 Cukup

Baik Saya memiliki pengetahuan

manajemen dan mengaplikasikannya untuk mendukung pengelolaan LPD (X1.3) 18 22 9 20 4 2,59 Cukup Baik Saya memiliki ketrampilan

keuangan untuk mendukung pengelolaan LPD (X1.4).

23 19 16 4 11 2,47 Cukup

Baik

Rata-Rata Skor (X1) 2,49 Cukup

Baik

Sumber : Data Primer Diolah (Lampiran 6)

Berdasarkan Tabel 5.2 dapat dinyatakan bahwa persepsi responden terhadap kompetensinya sebagai ketua LPD memiliki skor rata-rata sebesar 2,49 masuk kategori sedang/cukup baik. Item yang memiliki skor rata-rata tertinggi adalah memiliki pengetahuan manajemen dan mengaplikasikannya untuk mendukung pengelolaan LPD (X1.3) yakni sebesar 2,59 (cukup baik). Sedangkan

item yang memiliki skor rata-rata (kurang baik) adalah memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan perbankan atau ekonomi untuk memajukan dan mengelola LPD (X1.1) yakni dengan skor rata-rata sebesar 2,38.

5.3.2 Deskripsi motivasi Ketua LPD

Dalam penelitian ini digunakan sembilan indikator/item pernyataan yang berkaitan dengan kompetensi ketua LPD yakni; menyelesaikan tugas dengan kualitas yang tinggi (X2.1), menyelesaikan tugas tepat waktu (X2.2), hasil kerja yang optimal (X2.3), melaksanakan proses kerja dengan konsekuen (X2.4), waktu kerja dipergunakan untuk kepentingan LPD (X2.5), kebijakan yang dibuat mengapresisi kebutuhan bawahan(X2.6), kebijakan yang dibuat mengedepankan kepentingan LPD (X2.7), pemecahan masalah dilakukan dengan identifikasi permasalahan (X2.8) dan langkah-langkah persuasif dikedepankan sebelum melakukan tindakan tegas (X2.9). Persepsi responden terhadap motivasinya sebagai ketua LPD terlihat seperti Tabel 5.3.

Tabel 5.3.

Persepsi Responden Terhadap Variabel Motivasi Ketua LPD (X2)

Item Frekuensi Jawaban Rata-

Rata

Keterangan

STS TS N S SS

Saya melakukan tugas yang dilakukan diusahakan selesai dengan kualitas yang tinggi (X2.1).

21 15 17 14 6 2,58 Cukup

Baik Saya menyelesaikan tugas-tugas

tepat pada waktunya (X2.2) 16 27 17 11 2 2,40

Cukup Baik Hasil kerja yang optimal selalu

menjadi focus saya (X2.3) 17 20 13 16 7 2,67

Cukup Baik Saya melaksanakan Prosedur

kerja secara konsekuen (X2.4) 30 7 23 8 5 2,33

Kurang Baik Waktu kerja saya gunakan

untuk kepentingan LPD (X2.5) 30 11 15 14 3 2,30

Kurang Baik Kebijakan yang saya lahirkan

mampu mengapresiasi kebutuhan bawahan (X2.6)

21 15 16 14 7 2,60 Cukup

Baik Kebijakan yang saya lahirkan

mengedepankan kepentingan LPD (X2.7)

25 16 18 10 4 2,34 Kurang

Baik Dalam pemecahan

permasalahan didahului dengan identifikasi permasalahan (X2.8)

16 23 10 19 5 2,64 Cukup

Baik

Langkah-langlah persuasif saya kedepankan sebelum melakukan tindakan tegas (X2.9)

30 11 13 16 3 2,33 Kurang

Baik

Rata-Rata Skor (X2) 2,47 Cukup

Baik

Sumber : Data Primer Diolah (Lampiran 6)

Berdasarkan Tabel 5.3 dapat dinyatakan bahwa persepsi responden terhadap motivasinya sebagai ketua LPD memiliki skor rata-rata sebesar 2,47 masuk kategori sedang/cukup baik. Item yang memiliki skor rata-rata tertinggi

adalah fokus pada hasil kerja yang optimal (X2.3) yakni sebesar 2,67 masuk

kategori cukup baik. Sedangkan item yang memiliki skor rata-rata (kurang baik) adalah penggunaan waktu kerja untuk kepentingan LPD (X2.5) yakni sebesar 2,30,

melaksanakan prosedur kerja secara konsekuen (X2.4) dan melakukan langkah- langlah persuasif sebelum melakukan tindakan tegas (X2.9) yakni dengan skor rata-

rata masing-masing sebesar 2,33 dan melahirkan kebijakan dengan mengedepankan kepentingan LPD (X2.7) yakni sebesar 2,34.

5.3.3 Deskripsi budaya organisasi LPD

Dalam penelitian ini digunakan lima indikator/item pernyataan yang berkaitan dengan budaya organisasi LPD yakni; selalu meyakini dan menjalankan etika bisnis LPD dengan baik (Y1.1), selalu komit untuk melayani dengan kejujuran terhadap nasabah (Y1.2), karyawan LPD selalu loyal terhadap kegiatan LPD (Y1.3), memisahkan dengan jelas keuangan LPD dengan keuangan pribadi (Y1.4) dan berusaha memberikan penghidupan yang layak kepada karfyawannya (Y1.5). Persepsi responden terhadap motivasinya sebagai ketua LPD terlihat seperti Tabel 5.4.

Tabel 5.4.

Persepsi Responden Terhadap Variabel Budaya Organisasi LPD (Y1)

Item Frekuensi Jawaban Rata- Rata Keterangan

STS TS N S SS

Dalam menjalankan usaha saya, selalu meyakini dan menjalan kan etika bisnis LPD dengan baik (Y1.1)

25 18 13 10 7 2,40 Cukup Baik

Saya selalu yakin atau komit untuk melayani dengan kejujuran, dalam melayani nasabah (Y1.2)

24 19 17 11 2 2,29 Kurang Baik Saya menyatakan bahwa mereka

(karyawan LPD) selalu loyal terhadap kegiatan LPD (Y1.3)

19 26 9 11 8 2,49 Cukup

Baik Saya memisahkan secara jelas

keuangan LPD dengan keuangan untuk kepentingan pribadi (Y1.4)

36 3 19 7 8 2,29 Kurang

Baik Saya selalu berusaha

memberikan penghidupan yang layak pada karyawan dalam melaksanakan usahanya (Y1.5)

17 22 14 13 7 2,60 Cukup Baik

Rata-Rata Skor (Y1) 2,41 Cukup

Baik

Sumber : Data Primer Diolah (Lampiran 6)

Berdasarkan Tabel 5.4 dapat dinyatakan bahwa persepsi responden terhadap budaya organisasi LPD memiliki skor rata-rata sebesar 2,41 masuk

kategori sedang/cukup baik. Item yang memiliki skor rata-rata tertinggi adalah selalu berusaha memberikan penghidupan yang layak pada karyawan dalam melaksanakan usahanya (Y1.5) yakni sebesar 2,60 (cukup baik). Sedangkan item

yang memiliki skor rata-rata (kurang baik) adalah selalu yakin atau komit untuk melayani nasabah dengan kejujuran (Y1.2) dan memisahkan secara jelas keuangan

LPD dengan keuangan untuk kepentingan pribadi (Y1.4) dengan skor rata-rata

masing-masing sebesar 2,29. 5.3.4 Deskripsi kinerja LPD

Dalam penelitian ini digunakan lima indikator/item pernyataan yang berkaitan dengan kinerja LPD yakni; eksistensi usaha selama ini tetap baik dan selalu dijaaga (Y2.1), efisiensi dalam menjalankan LPD selalu dilakukan dan dijaga sehingga mampu bersaing Y2.2), volume penjualan dari usaha selalu meningkat dari waktu-kewaktu sehingga dapat menguasai pasar (Y2.3), keuntungan LPD selalu meningkat (Y2.4) dan sebagian besar keuntungan LPD diinvestasikan untuk kemajuan LPD (Y2.5). Persepsi responden terhadap kinerja LPD terlihat seperti Tabel 5.5.

Tabel 5.5.

Persepsi Responden Terhadap Variabel Kinerja LPD (Y2)

Item Frekuensi Jawaban Rata-

Rata

Keterangan

STS TS N S SS

Saya menyatakan bahwa eksistensi usaha saya selama ini tetap baik dan selalu dijaga, sehingga tidak mengalami kebangkrutan (Y2.1)

18 24 18 10 3 2,40 Cukup Baik

Saya menyatakan bahwa efisiensi dalam menjalankan LPD dilakukan dan selalu di jaga, sehingga dapat bersaing dengan usaha lain (Y2.2)

18 22 10 17 6 2,60 Cukup Baik

Saya menyatakan bahwa volume penjualan dari usaha selalu meningkat dari waktu- kewaktu, sehingga dapat menguasai pangsa pasar yang lebih banyak (Y2.3)

21 21 12 8 11 2,55 Cukup Baik

Saya menyatakan bahwa keuntungan LPD selalu meningkat (Y2.4)

24 12 18 11 8 2,55 Cukup Baik Saya menyatakan bahwa

sebagian besar keuntungan LPD diinvestasikan untuk kemajuan LPD (Y2.5)

17 25 18 11 2 2,40 Cukup Baik

Rata-Rata Skor (Y2) 2,50 Cukup

Baik

Sumber : Data Primer Diolah (Lampiran 6) 60

Berdasarkan Tabel 5.5 dapat dinyatakan bahwa persepsi responden terhadap kinerja LPD memiliki skor rata-rata sebesar 2,50 masuk kategori sedang/cukup baik. Item yang memiliki skor rata-rat tertinggi adalah selalu melakukan dan menjaga efisiensi dalam menjalankan LPD sehingga dapat bersaing dengan usaha lain (Y2.2) dengan skor rata-rata sebesar 2,60 (cukup baik).

Sedangkan item yang memiliki skor rata-rata (kurang baik) tidak ada, ini berarti rata-rata kinerja LPD di Kabupaten Gianyar adalah sedang/cukup baik.

Dokumen terkait