6 dirmgkapkan dalam tr.rlisan
ini
sebagai pembabasan lebih lanjut dari temuan penelitian ini.Unruk
menjawabpertanyam
padajudui artikel ini, meoeliti
m€nemukan bahwatangguagiawab
itu
tidak bisa dipflorl ataudib€badm
banya ke.pada dosen penbinanMK
ESp, melainkan
t
ngBmgianrab bersama s€cara kolektif anmrasffi]|a
slakehoaedys}Ii
dosen pembina
MK
ESP,kena
PS, alumd PS, pakarIEFL,
dan mahasiswa-Aga
dapat keluardari
berbagai permasalahanyarg
dfternukatr dalam penelitiandi
atas, peneliti mengusnlkan sebuah model perancanganMK
ESP ymg disebr.a xbagai Model KolabomsiKolefuf
1?ulKK).MKK
ini dapat Ciga,rbartan dalam diagram seperti herikut:Modet Kotabrasi
Ktm:t
P"-rcanganMK
ESP Ci PT SEMINAR DAN DXSEMINASTKONSEP DASAR ESP
KOLABORASI PENENTUAN KEBUTUF[A,\
KOLABORASI PENETAP.A]I MATA KULIAH
-Tajut, ds,
sioopEia oafl siqcm MK
I
KOLABORASI PENYUSUNAN SILABUS & SAP
-EAP &o_ean Fokus Kc(. Ivdembaca
t
KOLABORASI PERENCANAAN
EVALUASI
KOLABORASI PENENTUAN MATERI ATAR KOLABORASI
PERENCANAAN BENTUKI'.B}.i
a---PrograE & ha.il bdajer
Ketcrangdl
+
-Mated I'g deIlik
-Real & C@tiq .:onenl t
-Anc@p terinlegrasi
=
M€nmjuklGn urdm sikfts 1'acg dilaiui dala.-n fase permengan:
Mel4iulikan fase )'ang tidat ttrrrcuk rtalam perarangm tapi 'termasuli f^se dalam pela.kanaan Program:
Garis penmjuk urrsur dalam perancalgm=
F zse iar,g'Jla dataqr kolal uu dilafdian daum b€,rtuk lolaborasr i'oiet'tir yang melibarkan semua pihak yang be r!'ep @tlngart (stokeholders)PET.AKSANAAN
KBMDAN
KOLABORASI PENEI\ruAN
TUruANMK PERANCANGAN
II'IK ESP
=
Fase ysag ada dalam k*al ini ditatllstr dalam bentuli tolaborasl kolellrfy*Jf ait
p"tf,
,aibatan semua pilut 1an gbdke1rrr,titlgan (stakeholders)=
Frsc yatg adr dat m linstarar ini tidal terozsuk dalam fae perarcmgan' tapike
ternrmrk rhlzn fase pehlsanaan gogramYang peneliti matcud dengan
ndel Mn
tulisanini
adalah penggarlbamn proses pfimcatrgalrprogam
ESPdalm
sratu ratrtaiar beberapa elemen .ookokfise
kegiaanyatrC
elitrg
bertalian(MQuail
dan Win'rahf,
i989)' Istlah kolaborai
yang penelitigmakm mengihrti
pendapar poa-a Fal<ar ESPymg mergntgkapk$ bthwa
kolabomsiWi
keria sama. Katz kotektrf digtrnakan untuk mempartegas bshwa kolaborasi ini tidakiurrya rnehbaikcr
kerjasatr,a a[',aradua pihal; pembila MK dan dcs!'] PS'
tetapike4asema
semu pitak
ya$g betkepertin gan (srokeholders)yaitu
pemb;naIUK
ESP 'dosen atau pakar BS, pimpinan PS can frkutras, pakar TEFL yang lebih memahami teori dan pralctek ESP, alr:mni atau pasar kerja dan mahasiswa' Kata
kolektf
jqp- menuljukkan adanyake{a.ama ien
negosiastd^i:m
bentuk berkumpul bersamaraelalui
diskusi' seminar, atau lokakaryauntr*
membahasberbapi
ha! yang menyaogkut p€rancangaDprogftm
ESP. Pengambilan kepunrsan harus dilakukan secara bersama-sama' sehingga tercipta perancangatr yang negosiatif seperti yang 'litekankan oleh Breen dan Littlejohn (2000).Dengan danikain,
MKK
bcrarti penggambaranprose
peraicanganMK ESP
yangdilakukan secara bersaoa-sma oleh enam pihak yang berkepentingan dalam s'ratu forum diskusi, seminar, lokakarya atau badal ad hoc terrenl:u
di
bawah koordinasi prmpinan PSdarhkultas.Semuapihakmemilikiuaggungjawabatauakuntabilitasyangsamadalam
menetasilka-n ratrcangan MK ESP ini.Modelinimenunjukkanbahwaadasera,.rtaiankegiatanyangharusdilakukandalmt bentuk kolaborasi
kolektif
dalam perancangan program ESP. Rantaian kegiatan yang dikemukakan para pakzr, berlantlaskan lsmurn penelitian yang telah dilakukanini,
fidek serta mertajapt
tiiterapkarikrcra pihrk
yaneberteo";i;gan
beltrm 6g6ehamiaya' Dengankatalain,AKseims:dilmgkahawaldalamp€ftmcatrganESPyang<liikutideagar Iang:kah-langkah beriktunyabelum
dapatdilattkan bila konsqr
tentangitu
belumdipahami. Unnrk itu lrfl<K yang diusulkan ini mengikuti delapan farc kegiatan: diserninasi konsep dasar ESP, perientuan kebut:harl penetapan esersi mata kuliah, penetuan tujuatl' pemilihan dan penyusunan materi ajar, perencaluan benruk kegiatan belajar mengajar'
8
permcanaaD evaluasi,
da
penyrsunan silabus matakuliah' Berftut diuraikm
masing-masing fise tersebur
Fase Pertonm: Disemirusi Konsep
Daur
ESPKepfu Sen'o
SlakeholdersDi dalam
MKK
itri, kcgiatm awal yang hanrs dilakukandalm
paancanganMK
ESP adalahdiseminasikonsepdasarEsPkepadasemuapihakyangberkepentingan.Menurutpeneliti
kegiaranini
satrgatp€ntins dm hans
dilalorkankarena
berdasart<an hasil penetitian, ' hampir semua pihakyog
bertepentinganini behm
mcngenal s€cara baik komep dasar ESP t€rsebut Tmpa pemabanan yang memadai ErhadaP koasep dasarini
tidak mungkin akaD t€fcipta kolaborasiyalg
baik dalam pei';arrcanganini.
Kegiataaini diiriasiolehpimpilalfakulrasatauPSdeogalmengiadir}-anpakarESPsebagainara
:slmw. stak holders lairnya
diundangdan
diI-batkandalam bennrk
seminar dan lokakarya untuk menanamkan pemahaman tentang ESP' Kegiataaini
baru dapar dianggap berhasil bila senua pihak teJah sarpai paCa pemaha-nan yang baik t€f,hadaP program ESP'Setelab $mua pihak
menrahamikonsep da::r lni
tahapan-uhapan proses perancaneapMK ESP
yang bersiklus dzpat dilalrukan' Jahzpan perancangan program ESP yang bersiklusini
adalahpenenum
kebunrhan, pene{apatr infonnasi umumMK (tajuk sls,
sistem penawaran, dan deskipsiMK),
penuapantujuan' pemiiiran uateri
ajar, perencanaal benok kegiaral belajar mengajar, dan Perencaaan
evalusi'
Fase Kedta: Kolabomsi Penentuan Kebuluhan (Needs Analysis)'
Semua
ahli
ESP berpendapat bahwa program ESP harus diawali dengan analisis kebutuhan.MK ESP ini
hafus ditawarkan berdasarkan hasilAK
yang menurut penelinharus dilalnrkrn setara
bersama-samaoleh semua pihak yang
berkepentingan'Keterampilan dan peoguavan BING yang
bagaimanayang dibutulrkan
unnrkcikembangkandalamMKEsPbarusdisepakati.Secaratecretis,AKdapatdilahkan
deogan memggunakan itrstruln€o tertentu
seprti
angket, kuesioner' atau wawancara'namuinibelumdapatdilaklkaflolehprakti:iyangadakarenamelakukanAK
memerlukar
pengetah'JatrCan
pemahamanyatrg lraik
terhadaPAIC Setakat ini'
stokeholders ESPini
belummemitiki
pemahamanyang
cukupunnrk ini MJ(K
inimengusulkan
AK dilakuran melalui di*usi untuk
memperoleh kesepakatan tialam kolaborasikoiektif
fanpa harus menggrmakan instnrmen di atas'Fase Ketiga: Kolaborasi Penerapan MK ESP
Penetapan
MK
dalam konteksini
adalah p,roses Pen€ntuatr tajulq kode, bobot atau kesetaraan SIG,kclonpok
atau statuE deskipsi, dan sistem penalYaatrMK ymg
selamaini
dimrmculkan tatrpaAK yary
saksana oleh pelrmuskurikulrrm
Semuaini
menjadi komponen dan informasi yang dimg61di
dalam stntktur kudkulumtS. Pmapatr MK
yang berbasis kolaborasikolektif ini
memungkinkan semuapihak untuk
berinteraksi, membicarakan, dan meaaapkan semua entitas tasebut sebagai implementasidri
proses.,rJC Apapun keputrsan yang diambil meoyangkut tajulq bobot sks, peDgetonpokJm
MK
ESP , dan sistem pa,awaran
MK
ESP alan mencerminkan bahwa ptaetapgn awalMK ini
didasa*an ata.s hasilAK
ya::g ber:pa kesepalcawy?ig dilakukn
bsau:a-sama cleh senrua pihak yang berkepantingan seelah mefeka memahami apa dan bagaimana ESP.Fase Keemlnt: Kolaborasi Penetopn Tujuan MK ESP
Pada tahap
ilri
tim kolaborasi kolel:tif berdis!:usi d;.lam merancag dar m€nmuskmrujuan MK
Patokan dasaryang
hanrsdifahani oleh
sernuapihak
adalah bahwa, berdasarkan data penehtian survei, MK_ESP adalah seburh mala kuliahyarg
diarahkan untuk membantu mahasisua unrukkepntingal
akademikny4 aaua apa yang lebih dikenal sebageiEAP
(Englishfor
Acatlemic Purposes). Pengembangm kaerampilan membaca pemahaman adalahtuiuan yang
pa.ling pentinguntuk dijadikao fokus. Di
dalamperancangan tujuan tersebut perlu disadari oleh semua
tim
kolaborasi bahwayalg
akan dikembangkan dalam kelas adalah strategi dan teknrk membaca yang efektif dan efisien yang termasuk dalam beberapa sub keterampilan membaca, pengembangan peoguasaan kosakata yang berta['an dengan bidangiln q
dan p€flgembangaD kererampilan belajar.Kemudian, anggota tim koiaborasi juga harus menyadari bahwa permcagan
tujud
untuk pengembaagan keteraopilan ba-hasa yang lain(menyima(
berbicara, dan menulis)dat
penguasaan tatabahasa terinteg:asi dengan keterampilan membaca.
Fase Kelima: Kolaborasi Pemililpn dsn Penentuan
Mdtei
Ajar.Pada
happemitilan
dan penenruanDaleri
ajarini tidak
s€muatim
kolaborasi kolelitiibarus terlrtat. Pada uhap poancangan materi ini, pakar TEFL, pernbina MK ESP , dan dosen atau pakar bidang studi membicarakan berbagalalteroatif
tetrtang mat€ri ajar seperti sumber, isi, dan karakteristtk materi yang akaa digunakan Pembahasan materi ajardalam tim kolaborasi ini
merupakanhal yang tidak mudah karena
menyangkut kepentingan dari sudut pandang yang berbeda cleh unsur yang terlibat dalam kolaborasi.t0 NamrmdemikiarlbarusdiakuibahwaperancaoganmateridenSancaraberkolaborasiini merupakan altematifyang dianggap tepa rnengingal pembina L{K membutuhkan gagasan dari dosen datr pakar bidang
sadi
t€ataDg mat€ri yang munSkin lebih baik digunakan.Matal
ajar EsP harusotenul
karcnaini
merupakm salah satuciri
pokok program ESP'pemilihan materi
ters€but didasarkanpada sub
keterampilanbahasa yatrg
itrFtrrtikembangkan.
Dari sisi isi materi ajar, tim kolaborasi kolelaifjuga hans menyadari bersama bahwa male,i
ajx
ESP hanrsmengmdug
dua uns-urbi,
realconten/
dal cafrier conlent.Rml contenl
adalabmateri unhft
pengembangankeerampilan
bahasr,' *dang)Kaacarrier coricnt
'.,dafn.umatei
yarltg bertalian rienganbidang iimu
ya'og menjadi sps;alisasi ma.lasiswa- Datam lenncangtsn materiini tir
kolaborasi jrrga Lans nengetahui bersarna bahwa materi tersebut hanrs6sasntthi kiteria
sebagarmateri
ajar ESP yang baik seperti yang dikemukakar oleh Tomlinson (1998) dar Doma (2000)'Fase Keenan: Kolaborasi Perettcanaan BentulL Kegiatan Belajar Mengajar (KBM Ungkapan berbagai pakar pengajaran bahasa yang berbunyr:
No
one methodis tlu best
adalah urigkapanyarg
paliDgt€pat difahami
dalam kolaborasikolektif
daiammenentukan dan memberikan sa,-an terhadap pcmbina
MK
tentang metode atau teknik mengajaryang akan
digunakan. Pernilihanmetode dan teloik
mengajar sangatkontekstual.PerancanganKBMsangatte*aitdanganrujuanyangingindicapaidanmateri
aju
yang digunakanuntr*
mencapai rujuatr tersebut'Melalui
keterampilan membaca p€xrs"hamatr sebaga: prioritas, pengembangar Pe[Eetahrran biCang studi, Penget3huar kosakataya,gbertaliandengaabidangilmrr,dankelerampiianbelajarterintegrasidengmitu.
Tim kolaborasi
diha,-apkannemahami bahwz
penggabungan berbagai bentuk atrcanqar pengajanu (nuhiple-based appraach) sepertiymg
berpumprm pada pelajar (student.centeredkaming),berpurnpunpa<iaisimateri(content.based),be'onentasipada proses(process-basedl,dznberisipemberiantugas.tugas(task-based)sangatdianjurkan dalamMK
ESP. Hal ini
rentulebih dituntut unuk
difahami dan dilaksanakanole}
pembina
MK
PeneraDan semua bentuk pengajaranini
akan mencerminkan keterlibatan mahasiswa,oro uktif dulr.
kelas ESP melalui diskusi dan tugas-tugas yang berujuag pada ixngsrrr-rrarrgarr k.rte^arupilar:n'cu'iaea'
peirguastnmixl;ur t'alasa' Lctvr'r'piial
betajar, dan pengembangan pengetahuan bidang ilmu terkait'
Fo*
Ketujuh:Kolaborai
Perencanoan Benluk Evaluasi 'Perancangan evaluasi memerlukan perhatian khusus
tim kolaborasi Di
dalarnpe;rtemum
verrtn slakcholdersili
pesertadinmtut r:ntuk
membicarakan bagaimana evaluasiakm dilalo*aq baft
evaluasi hasil belajar mauprm evaluasi program secara keselunrhan.Sakeholdzn
yang palfug pertu tert-bat dalam perancangana evaluasiini
adalah pembinaMK
ESP,
pakarTEFL, paku
bidang$udi'
dao pimpinan PS' Atas bimbingapakarTEFLsfmuaanggotatimkoiaborasidiharapkmmelahirkankesepakatm tentangberbapi
hal yang menyangkut p€'r€nnranhasil
belajar mahasiswa dan evaluasiMK
ESP sebagai suatu Progratrl'Fase
Kedelapn:
Kolaborasi Penytsanan Silabus tr4K ESPFaseterakhirdalaunnrodeiperarrcan$::kolaborasil'-olektifiniadalahpenltsutal silabus MK yang juga dilalarkan
secara berkolaborasioleh semua pit'ak
yangMepentingan. Hal ini dimaksldk'D
aBartujlarl'
mateti ajar' benrukKB|'4
dan benrux evaluasi yang telah din:muskan rtapat dieksplisitkan secara runtut 6312m 5shrgh silabus MK.Formatsilabusinidapatbcrbeda.bedasesrraideneankesepakatanyangdiambiloleh pimpinan PT. Yang perlu diperhaulan semua pihak yang hrkepentingan adalah bahwasilabusharusberisisemuahasilkesepakatanyangtetahdiambildalamenamfase sebelurnnya.SetelahsilabusMKinitergrsunsecarabailqpembinaMKakansalgat
terbantudalam
melaksanakaa prosesbelajar
mengajar{6a
sv2lrrasihasil
belajar mahasiswa. Setelah pelaksanaanPBM
yangdiikuti
dengan pelaksanaan evaluasi hasilbelajar ini,
pembinaMK
dapat menerapkan peratrcanganyarg telah dibuat
dalammengevaluasi
MK
secara keselunrhan 'Simpulan dsn Sarao
Simpulan yang dapat rliambil dari hasil penetitian
ini
adalah bahwaMK
ESP yang sglameini
telah beijalan ternyata menyimpang dari teori ESP yang seharusnya menjadi dasar. Untukini,
solusi yang dipaadang pating tepat ditakukan dalarn perancanganMK ESPadalah@empatrmodelkolaborasikolektif'Untuksetakatini'modeliniharus
'lilakukan sebagai salah satu upaya rmnrk meningkarkan efektifitas
MK
ESP di PT'Ada
beberapa saran atau rekomendasi sebagaihasil
perenrmgan terhadap basil penelitianini. Pertam4
Jurusan Bqhasa da'r Sastra Ingpris sudah 'raf,1unya memikirkanuntuk
membukaprogr.un
spesialisasiI tahun
(setara2040sks)
khususESP
gurut2 memberikan sertifikasi kepada pembina
MK
ESP' Kedu4 pertu dibentul< suatu lembaga terteflenruyalg
khususunruk
bidang ESP'kmbaga ini
diharapkandapat
bcrfirngsi sebag'ai wadah yang mengkaji meratrcatrg' mengevaluasi, dan menelitiberbapi
hal yang menyangkutprognm ESP
s€rta meryebarluaskan berbagai informasihasil
penelitian' pengalaman, rlan kajianteori. Ketig,
sistem penawaranMK ESP ini
diusulkan untukdiubahmenjadiMKwajibdalarnbentuk0sksyangdapatditawarkandalambeberapa
semcsters€suaihasilAlCMabasiswayangakanmemgambilke|astertentuharusmelaluisuaru seteksi penemPatan yang sesiai dene@ kemamPual awal bahasa inggris