KERANGKA SNSE INDONESIA 1990
2. Distribusi Nilai Tambah Menu~t Lapangan Usaha
e. Tabungan sebesar Rp 14Cr5, miliar.
Dengan menggunakan tabel 3.1 telah dapat ditunjukkan mengenai besarnya PDB Indonesia, distribusi pendapatan rumahtangga, dan pola pengeluaran
.3
rumahtangga pada tahun 1990-secara sangat agregat. Penjelasan lain mengenai arti masing-masing angka yang terdapat pada tabel 3.1 dapat merujuk kepada tabel 3.3.
2. Distribusi Nilai Tambah Menu~t Lapangan Usaha
Bila dari. tabel 3 .1 telah dapat diperkirakan besarnya PDB Indonesia pada tahun 1990, tabel 3.4 menyajikan informasi lebih Ianjut mengenai distribusi PDB yang dirinci menurut lapangan usaha dan komponen-komponen PDB (yaitu upah dan gaji, pendapatan kapital, dan pajak tidak langsung neto). Dari tabel 3.4, misalnya, dapat ditunjukkan bahwa PDB Indonesia yang diperkirakan sebesar Rp
~ll,:14
1 -:...miliar Oihat baris dan kolom total pada tabel 3.4), selain dapat dirinci menurut komponen-komponen PDB, juga dapat dirinci menurut lapangan usaha, seperti dari:
a. Sektor pertanian tanaman pangan sebesar Rp ~ miliar;
b. Sektor pertanian tanaman lainnya sebesar Rp ~ miliar;
dan seterusnya sampai dengan sektor jasa perseorangan, rumahtangga, dan jasa lainnya 'yang menyumbang nilai tambah sebesar Rp 614e,3-2-miliar kepada PDB ··
Indonesia tahun 1990.
.'~r ~-
:i_Tabel 3.4 merupakan tabel yang diekstrak dari kerangka··sNSE Indonesia 1990-ukuran 106xl06 (lihat lampiran tabel 4), yaitu dengan mengagregasi faktor produksi tenagakerja, dan faktor produksi modal menjadi satu komponen saja (pada kerangka
·1.,
SNSE Indonesia 199,0', faktor produksi tenagakerja dirinci atas 16 klasifikasi;
seda11gkan faktor produksi modal dirin,~i atas 7 klasifikasi. Pajak tidak langsung neto, pact'aJcerangka SNSE Indonesia 1990, merupakan rincian satu baris sehingga tidak perlu diagregasi).
I
PZIIERIHAA.11 FAKTOR PRODOKS I
TZ•ACA
PJ:NOELUARAH J:ZJtJA
1 T•naqa J:erja 1
FAXTOR
PRODUltSI Buk.an 2
Tenaqa K•rja
Jt.Ull&ht.anqqa 3 Alokaai P•ndapatan FP Tit ke RT
IIISTITUSI Peru■ .ahaan 4
•-•rintah ,
Sllt'l'Oll PJ\ODtntSI:
'
KAJlCI• P!RDAOAllaAII
DA• 7
BIAYA PZ!ICAIICXUTAII Produkai
Pendapatan r a.kt.or ftllACA LtJAll DOEii.I 12 Produk ■ i _T•n.aqa
lterja Jc.a LR
;s " M L ,. B Penqeluaran F•kt.or
Produkai TK
&ITZRAIIQUi P'P • P'aktor Proclului f l .. • 'l'CLaqa l:•r:1•
Jt•untunqan yanq Hanqalir ke Luar 11.q•ri
Pen9eluaran rakt.or Produk■ i BuJum Tl
Pajak Lanq■unq Dari Jt.T
Panq•luar.an lt.T At&a Jtoaoditi DoaeatUc. Jtu.a&htanqqa k•
Luar »•q•ri
.Jualah Penqeluaran J\uaaht~qqa
INSTITU'SI
PERUSAIIIAAH P!HZJtINTAB
4 5
Panq•lua.ran P•••rint.ah Ata ■ ltoaod.it.i Doaa ■ tik
Panq•luara.n P•••rint.ah At.a ■_ J:oaoditi Iapor
Jteu.nt.unqan yanq Ta.hunqan Tidak Dibaqlkan. P•••rint&h
Peab•ya.ran k• P•abay-.r4n B\ll\ga
Luar N•g•ri k• Luar L~•ri
Ol•h Paru ■ .baan Olah PeaerintAh
Jualah Penqeluaran Ju.alAh P•nq•lu.aran P•ruaah.aan P•••rint.&h
S!J:TOR
KAJt.OU PII.DACAaQA..
DAa BIAYA P!IIOA.IICJ:UTA•
1
H•rqin P•rd.aqanqa.n dan
Bia.ya P•qanqJrut.an
Harqi.n P•rd.aqanqan dan
Bia.ya Penqanqkutan C\ N
Lanjutan 'l'abel. 3. 3 ·.,
PEVEI.IffAAII 1:0NODITI
PllODUJtSI
pJ!:lllQELUAJUJI DAI.AH VZQERI
I Tian.aq& K•rj& l
rAXTOll
pF,.OPUJ:.SI Buk&n 2
T-.n•q• l.•rja R.:u.a&hta.nqqa l
UISTITtJSI P•ru ■ ahaan •
P-•rint.&h ~
si;&TOR PR.OOUZ:S I 6 onqko•
1-oroduk•i
KARG.Ill PZRDAGANC>J:I H&rqin Perd&qanq&n d.an
DA~ 7 Bh,ya P ■nljlanqkuta.n
&IAYA. PEt,IC::AUC:Ht.UTAbl at•• J;oaocUt.i Do•••t.ik Produkai
Harqin P•rd&q&nq&n dan Bi•Y• P.nqanqkutan ataa Koaoditi Iapor
Jualah Bi&ya loaoditi I ■por adh P•abeli
IIEJlACA XAPITAL PAJAK 'l'.U:: LAYOSlnlC IIZRACA LUAJt. lG:QEl\I 111!'1'0
...
10 11 12
P~dapat.an fak.t.or
produk ■ i f f dari Lli P•ndap.at.an f&kt.or produk ■ i bukan ff dari LN Tr&n ■ f•r dari
Luaz~ n•qeri ke RT Tran■ f•r dari
Lu&r neq•ri k• P•rua.ahaan Pen•ria&&n •-•rint.a.h Tr anaf •r d.a.ri
dari pAjak t.ak l&nqaunq Luar n•q•ri k• •-•rint.-.h
Pen9•lu&ran Jualah Penqelua..ran
Aku.aul.a•i .Jualah P&j &k Tran ■&k•i B•rjalan
Dl"'\.ltO Tak Lanqaunq N•to d&n Hodal Luar ll•q•rl
'It.,.!'"'
tMiffiiMid.~ii•--JUHLA.8
Pac•riaa&n r.akt.or Produk ■ i T•naq& E•rja
PMl•riaa&n. P&ktor Produk■ i auk.an Tian&qa ll:•rja P-n•riaaan K&rqin P•rd.aq&nq4l.n dan
Bi•Y• P•nqanqkut.an Pan•riaa41,.11, Produk■ i Doa•■tik adh Peabeli Jual&h Iapor adh Peabeli
P.ab•l&nj&&n.
Aku..aulaai aruto
Jualah Pajak Ta.k Lanqaunq llet.o Ju..alah •~•riaa&n ataa Tran ■ akai ••rjalan d..u.
Hodal Lu&r lleq•ri
N -...J
Tabel 3.4
Distribusi Nilai Tambah Menurut Lapangan Usaha, 1990 (Rp_ Mitiar)
Upah dan
upangan Usaha gaji
Pertanian tanaman pannn 18.523,98
Pertanian tanaman lainnva 4.276,04
Petemakan dan hasil-hasilnya 1.645,58
Kehutanan dan oerburuan 779,82
Perikanan, pengerin2an dan pen22araman 1.266,56
Pertambangan batubara dan bijih logam; 1.190,41
oertambangan minvak dan gas bumi
Pertambangan dan penggalian lainnva 1.009,36
lndustri makanan, minuman dan tembakau 2.810,37
Industri pemintalan, tekstil, pakaian dan kulit 8.002,14 lndustri lcayu, barang-barang dari kayu 1.872,50 dan sektor konstruksi/bangunan
lndustri kertas, percetakan; alat angkutan, . 2.825,36 baran2 dari logam dan industri lainnya
lndustri kimia, pupulc, hasil-hasil dari tanah 3.187,78 liat & semen dan industri logam dasar
Listrik, 2as dan air minum 419,09
Perdagangan besar, eceran, jasa 18.301,39
penunjang angkutan dan pergudangan
Restoran 1.561,11
Perhotelan .. 382,51
Angkutan darat . 2.894,87
Angkutan udara, air dan komunikasi .. 1.023,12
Bank dari asunmsi ~-... ·.· 3.353,79
Real estate, iasa perusahaan ... . · 837,41
Pemerintahan d'.'n pertahanan, jasa •>•-· '~~-· 14.011,58 sosial l~innya, film dan rekreasi ... ...
Jasa perseorangan, rumahtangga dan jasa lainnya 3.852,34
T o t a I 94.027,08
! I
'►
ttst e·HriiT?Ut~r?T\1•u• •- "',_
Pendapatan Pajak tdk langsung Kapital dari kom. domestik
21.677,94 185,88
1.5 II ,86 58,56
5.723,77 2.964,19
7.106,24 781,87
2.574,65 191,44
4.082,19 736,22
11.388,52 -484,28
1.050,01 19,42
6.863,78 2.505,63
3.502,16 521,78
104.570,02 9.204,50
~ .. --~~· .,
Pajalc tdlc langsung dari lcom. impor
29 ' Tabel 3.5 menyajikan distribusi pendapatan tenagakerja (berupa upah dan gaji dan juga imputasi upah dan gaji) yang dirinci menurut klasifikasi tenagakerja dan ' sektor prc:,duksi (lapangan usaha). Tabel 3.5 merupakan tabel "~~~~p!_kolom upah dan gaji pada ~bel 3.4. Tabel ·3_5 ini diperoleh dari kerangkaVSNSE Indonesia 199.0-- ~, ukuran 106x106 (lihat baris 1 sampai dengan 16, kolom 36 sampai dengan 57 pada lampiran tabel 4).
Demikian juga, tabel 3. 6 menyajikan distribusi pendapatan kapital yang dirinci menurut klasifikasi modal dan lapangan usaha. Tabel 3.6 merupakan tabel rincian
. ; . : . . ; i!-y '.~J..,.)<..
kolom pendapatan kapital pada tabel 3.4. Tabel 3.6 ini diperoleh dari kerangka~SNSE Indonesia 19~ukuran 106x 106 (lihat baris 17 sampai dengan 23, kolom 36 sampai dengan 5.7 pada lampiran tabel 4).