BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 KESIMPULAN
6.1.2 Dokter/DOKTER GIGI
A. Karakteristik Dokter dan Dokter Gigi
Berdasarkan hasil penelitian terhadap dokter/dokter gigi, diperoleh informasi bahwa responden berprofesi sebagai dokter umum (56,2%), dokter spesialis (23,8%), dokter gigi (13,3%), dan dokter gigi spesialis (6,7%). Tempat praktik dokter dan dokter gigi dalam penelitian ini adalah rumah sakit pemerintah (40%), rumah sakit swasta (31,4%), klinik praktik bersama (15,2%), dan puskesmas (13,3%). Untuk kategori jenis kelamin, dokter/dokter gigi berjenis kelamin perempuan sebesar 69,5% dan laki-laki sebesar 30,5%. Dokter/dokter gigi yang menjadi responden dalam penelitian ini berada pada kategori usia dewasa muda (24-40 tahun) sebesar (60%), dewasa madya (41-60 tahun) sebesar 38,1%, dan dewasa lanjut (61 tahun ke atas) sebesar 1,9%. Responden yang lulus pendidikan dokter/dokter gigi setelah tahun 2004 sebesar 59% dan
pada saat hingga sebelum tahun 2004 sebesar 41%. Dokter/dokter gigi yang lulus setelah tahun 2004 tentu mengetahui tentang Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Lama masa dokter/dokter gigi 5 tahun dan lebih dari 5 tahun sebesar 53,3% sementara kurang dari 5 tahun sebesar 46,7%. Terkait kepemilikan STR dokter/dokter gigi, semua responden menyatakan memiliki STR dalam menjalankan praktik kedokteran (100%).
Selain itu, sebesar 99% dokter/dokter gigi juga memiliki SIP. Terdapat 1 responden yang belum memiliki SIP karena masih menjalankan program internship. Rata-rata masa berlaku STR dokter/dokter gigi berakhir pada tanggal 7 November 2017, paling cepat akan berakhir pada tanggal 2 juni 2016 dan paling lama akan berakhir pada tanggal 5 desember 2020.
B. Tingkat Pengetahuan Dokter/Dokter Gigi Tentang Hak dan Kewajibannya Terhadap Pasien
(1). Tingkat Pengetahuan Responden Dokter/Dokter Gigi Tentang Haknya Terhadap Pasien
Tingkat pengetahuan dokter/dokter gigi dibagi menjadi 3 kategori penilaian yaitu Baik, Cukup, dan Kurang. Masing-masing kategori penilaian dinilai dari kualitas jawaban dokter/dokter gigi dan kesesuaiannya dengan standar jawaban penilaian yang dibuat oleh peneliti. Dari penelitian ini diperoleh informasi bahwa sebagian besar dokter/dokter gigi dengan rata-rata sebesar 84,5% mengetahui dan memahami dalam kategori “Baik” untuk seluruh indikator hak yang yang dinilai dalam kuesioner. Hak tersebut terdiri dari:
a. Hak memperoleh perlindungan hukum atas tindakan medis yang diberikan kepada pasien sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional yang berlaku (kategori baik 81,9%).
b. Hak memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dan standar prosedur operasional yang berlaku (kategori baik 87,6%).
c. Hak memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari pasien dan keluarganya (kategori baik 96,2%).
d. Hak menerima imbalan jasa atas pelayanan kesehatan yang diberikan (kategori baik 72,4%).
(2). Tingkat Pengetahuan Responden Dokter/Dokter Gigi Tentang Kewajibannya Terhadap Pasien
Sebagian besar dokter/dokter gigi dengan rata-rata sebesar 89,3% memiliki tingkat pengetahuan yang baik untuk kewajibannya terhadap pasien.
Responden mengetahui dan memahami dalam kategori “Baik” untuk seluruh indikator kewajiban yang yang dinilai dalam kuesioner. Kewajiban tersebut terdiri dari:
a. Kewajiban memberikan pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien (kategori baik 92,4%).
b. Kewajiban merujuk pasien ke dokter atau dokter gigi lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan (kategori baik 93,3%).
c. Kewajiban merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, bahkan juga setelah pasien itu meninggal dunia (kategori baik 90,5%).
d. Kewajiban melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan, kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas dan mampu melakukannya (kategori baik 77,1%).
e. Kewajiban menambah ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan ilmu kedokteran atau kedokteran gigi (kategori baik 93,3%).
Diharapkan dengan tingkat pengetahuan yang baik tentang kewajibannya tehadap pasien, dokter/dokter gigi akan melakukan kewajiban tersebut dan hak pasien dapat terpenuhi sehingga dapat terwujud pelayanan yang bermutu, professional dan mengutamakan keselamatan pasien
C. Persepsi Dokter/Dokter Gigi Tentang Hak dan Kewajibannya Terhadap Pasien
(1). Persepsi Dokter/Dokter Gigi Tentang Hak Dokter/Dokter Gigi Terhadap Pasien
Sebagian besar dokter/dokter gigi sangat setuju dengan haknya terhadap pasien dengan rata-rata sebesar 78,1%. Namun, masih ada dokter/dokter gigi yang bersikap tidak setuju dan sangat tidak setuju dengan beberapa haknya terhadap pasien. Berikut adalah beberapa persepsi pasien tentang haknya yang masih dalam kategori tidak setuju dan sangat tidak setuju:
a. Hak memperoleh perlindungan hukum yang jelas sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional yang berlaku (Sangat Tidak Setuju 3,8%; Tidak Setuju 1,0%)
b. Hak memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dan standar prosedur operasional yang berlaku (Sangat Tidak Setuju 2,9%; Tidak Setuju 1,0%)
c. Hak memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari pasien atau keluarganya (Sangat Tidak Setuju 3,8%; Tidak Setuju 3,8%)
d. Hak menerima imbalan jasa atas pelayanan medis (Sangat Tidak Setuju 4,7%; Tidak Setuju 1,0%)
e. Hak untuk melakukan praktik kedokteran setelah memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Parakterk (SIP) (Sangat Tidak Setuju 3,8; Tidak Setuju 2,9%)
f. Hak menolak memberikan pelayanan medis terhadap pasien diluar kemampuan/kompetensinya, kecuali dalam keadaan darurat atau tidak ada dokter lain yang mampu menangani (Sangat Tidak Setuju 2,9%;
Tidak Setuju 1,9%)
(2). Persepsi Dokter/Dokter Gigi Tentang Kewajibannya Terhadap Pasien Sebagian besar dokter/dokter gigi sangat setuju dengan kewajibannya terhadap pasien dengan rata-rata sebesar 71,9%. Namun, masih ada dokter/dokter gigi yang bersikap tidak setuju dan sangat tidak setuju dengan beberapa kewajibannya terhadap pasien. Berikut adalah rincian datanya:
a. Kewajiban bersikap tulus ikhlas dalam mempergunakan segala ilmu dan keterampilannya untuk kepentingan pasien (Sangat Tidak Setuju 3,8% dan Tidak Setuju 1,0%).
b. Kewajiban memberikan kesempatan pada pasien untuk senantiasa dapat berhubungan dengan keluarga dan penasehatnya dalam beribadat atau dalam masalah lainnya (Sangat Tidak Setuju 2,9% dan Tidak Setuju 1,0%).
c. Kewajiban memberikan pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien (Sangat Tidak Setuju 3,8 %).
d. Kewajiban merujuk pasien ke dokter atau dokter gigi lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan dan atas persetujuan pasien (Sangat Tidak Setuju 1,9% dan Tidak Setuju 1,9%).
e. Kewajiban merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, bahkan juga setelah pasien itu meninggal dunia (Sangat Tidak Setuju 3,8% dan Tidak Setuju 1,9%).
f. Kewajiban melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan, kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas dan mampu melakukannya (Sangat Tidak Setuju 2,9% dan Tidak Setuju 1,0%).
D. Persepsi Dokter/Dokter Gigi Tentang Layanan KKI dan MKDKI
(1). Pengetahuan Dokter/Dokter Gigi Tentang KKI dan MKDKI serta Layanannya
Sebagian besar dokter/dokter gigi memiliki pengetahuan umum tentang KKI yang yang masuk dalam kategori “cukup” sebesar 46,7%. Sama halnya dengan pengetahuan untuk layanan yang diberikan KKI, berada dalam kategori “cukup” sebesar 45,7%. Untuk MKDKI, pengetahuan umum dokter/dokter gigi berada dalam kategori “baik” yaitu 52,4%.
Mengenai peran MKDKI, pengetahuan juga berada dalam kategori “baik”
yaitu 45,7%.
(2). Persepsi Dokter/Dokter Gigi Tentang KKI dan Layanannya
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernyataan yang menunjukkan persepsi dokter/dokter gigi terlihat tersebar secara merata dengan mayoritas berada pada pernyataan setuju dan sangat setuju. Akan tetapi masih ada beberapa persepsi dokter/dokter gigi tentang KKI dan MKDKI yang berada