Bab 3 Akuntabilitas Kinerja
3.2 Dukungan Anggaran
1. Pagu Anggaran Barenbang Ketenagakerjaan
Dalam melaksanakaan program dan kegiatan untuk menjalankan tugas dan fungsinya, Tahun 2021 Barenbang Ketenagakerjaan mendapatkan pagu awal sebesar Rp. 155.630.553.000 (seratus lima puluh lima miliar enam ratus tiga puluh juta lima ratus lima puluh tiga ribu rupiah). Namun pada Tahun 2021 terjadi refocusing anggaran empat tahap sehingga pagu Barenbang Ketenagakerjaan menjadi sebesar Rp. 141.159.662.000,- (seratus empat puluh satu miliar seratus lima puluh sembulan juta enam ratus enam puluh dua ribu rupiah).
Jika dibandingkan dengan dukungan anggaran pada Tahun 2020, terjadi peningkatan jumlah anggaran pada Tahun 2021. Tercatat sebelum dilakukan refocusing anggaran, pagu awal Barenbang Ketenagakerjaan pada Tahun 2020 sebesar Rp. 112.085.217.000,- (seratus dua belas miliar delapan puluh lima juta dua ratus tujuh belas ribu rupiah). Namun pada bulan Mei 2020 terjadi efisiensi dengan perubahan pagu anggaran menjadi sebesar Rp. 92.675.186.000, (Sembilan puluh dua miliar enam ratus tujuh puluh lima juta serratus delapan puluh enam ribu rupiah).
Dengan kata lain pada Tahun 2021, pagu anggaran di Barenbang Ketenagakerjaan meningkat sekitar 38,85% jika dihitung dari perbandingan pagu awal atau 52,31% jika dihitung dari perbandingan pagu akhir.
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 90 Tabel 3.23 Perbandingan Jumlah Pagu Anggaran Barenbang Ketenagakerjaan
Tahun 2020 dan Tahun 2021
Tahun 2020 Tahun 2021
Uraian Pagu Anggaran Awal (Rp)
Pagu Anggaran Akhir (Rp)
Uraian Pagu Anggaran Awal (Rp)
Selanjutnya peningkatan anggaran berdasarkan pagu akhir Tahun 2020 dan Tahun 2021 di Barenbang Ketenagakerjaan juga berdampak pada peningkatan anggaran d Unit Kerja Eselon II sebagai berikut:
Tabel 3.24 Perbandingan Jumlah Pagu Anggaran Akhir Tahun 2020 dan Tahun 2021 per Unit Kerja Eselon II
NO UNIT KERJA ESELON II
PAGU ANGGARAN PASCA REFOCUSING
TAHUN 2020 TAHUN 2021
1 Pusat Pengembangan Kebijakan
Ketenagakerjaan 4.074.238.000 5.947.175.000
2 Sekretariat Barenbang
Ketenagakerjaan 42.182.637.000 46.715.901.000
3 Pusat Data dan Teknologi Informasi
Ketenagakerjaan 38.753.478.000 83.967.283.000
4 Pusat Perencanaan
Ketenagakerjaan 3.920.026.000 4.529.303.000
TOTAL 92.675.186.000 141.159.662.000
Pada Tahun 2021 Barenbang Ketenagakerjaan melakukan empat kali refocusing anggaran sebagai implikasi atas Surat Menteri Keuangan kepada Kementerian/Lembaga. Hal ini berimplikasi pada refocusing anggaran pada Barenbang Ketenagakerjaan.
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 91 Tabel 3.25 Refocusing Anggaran Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021
URAIAN Tahap 1: Refocusing bersumber dari
belanja barang dan belanja modal (kegiatan non operasional)
155.630.553.000 11.518.209.000 144.112.344.000
Tahap 2: Refocusing bersumber dari alokasi tunjangan kinerja THR dan gaji ke-13
144.112.344.000 1.953.572.000 142.158.772.000
Tahap 3: Refocusing bersumber dari
alokasi belanja kegiatan operasional 142.158.772.000 499.110.000 141.659.662.000 Tahap 4: Refocusing bersumber dari
alokasi belanja kegiatan operasional 141.659.662.000 500.000.000 141.159.662.000
Revisi Anggaran Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 dijalankan berdasarkan Surat Menteri Keuangan sebagai pedoman dalam melakukan refocusing anggaran di Kementerian/Lembaga pada Tahun 2021.
• Surat Menteri Keuangan No. S-320/MK.02/2021 Tanggal 12 Januari 2021 tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021. Dalam refocusing Tahap I ini, anggaran refocusing bersumber dari belanja barang dan belanja modal (kegiatan non operasional);
• Surat Menteri Keuangan No. S-408/MK.02/2021 Tanggal 18 Mei 2021 Dalam refocusing Tahap II ini, anggaran refocusing bersumber dari alokasi tunjangan kinerja THR dan gaji ke-13;
• Surat Menteri Keuangan No. S-584/MK.02/2021 Tanggal 6 Juli 2021 tentang tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021.
Dalam refocusing Tahap III ini, anggaran refocusing bersumber dari alokasi belanja modal;
• Surat Menteri Keuangan No. S-629/MK.02/2021 Tanggal 20 Juli 2021 tentang tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021 Tahap IV. Dalam refocusing tahap IV ini, anggaran refocusing bersumber dari alokasi belanja kegiatan operasional.
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 92 2. Realisasi Anggaran Barenbang Ketenagakerjaan
Pada Tahun 2021 terjadi refocusing anggaran empat tahap sehingga pagu Barenbang Ketenagakerjaan menjadi sebesar Rp. 141.159.662.000,- (seratus empat puluh satu miliar seratus lima puluh sembilan juta enam ratus enam puluh dua ribu rupiah) dengan realisasi sebesar Rp. 138.246.242.707,- (seratus tiga puluh delapan miliar dua ratus empat puluh enam juta dua ratus empat puluh dua ribu tujuh ratus tujuh rupiah) atau 97,94%. Secara umum terjadi penurunan realisasi anggaran jika dibandingkan dengan kondisi Tahun 2020.
Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, sebagai berikut: (1) Perubahan SOTK Kementerian Ketenagakerjaan sebagaimana diatur dalam Permenaker No. 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan yang berdampak pada perubahan struktur organisasi di Unit Kerja di lingkungan Barenbang Ketenagakerjaan; (2) Terdapat beberapa anggaran pada Barenbang Ketenagakerjaan yang terblokir. Sehingga diperlukan upaya buka blokir terlebih dahulu sebelum pelaksanaan kegiatan; (3) Pandemi covid-19 yang terjadi berimplikasi pada kebijakan PPKM di level nasional. Hal ini berpengaruh pada penundaan beberapa jadwal kegiatan; (4) Refocusing anggaran non-PEN yang berimplikasi pada revisi anggaran di beberapa komponen kegiatan di lingkungan Barenbang Ketenagakerjaan.
Gambar 3.6 Sandingan Realisasi Anggaran Barenbang Ketenagakerjaan per Bulan pada Tahun 2020 dan 2021
2,49%
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
Tahun 2020 Tahun 2021
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 93 Keempat kendala di atas dapat diatasi melalui beberapa upaya yang dilakukan, yakni: (1) Koordinasi yang intensif dengan Bappenas, Kemenkeu, dan Biro Perencanaan dan MK Kementerian Ketenagakerjaan untuk percepatan revisi nomenklatur kegiatan sebagai bentuk penyesuaian perubahan SOTK; (2) Melengkapi dokumen dan data dukung serta melakukan koordinasi koordinasi yang intensif dengan Bappenas, Kemenkeu, Biro Perencanaan dan MK, dan Biro Keuangan Kementerian Ketenagakerjaan untuk buka blokir anggaran; (3) Melakukan penyesuaian waktu dan metode pelaksanaan kegiatan dalam upaya percepatan realisasi kegiatan; (4) Koordinasi yang intensif dengan Bappenas, Kemenkeu, dan Biro Perencanaan dan MK Kementerian Ketenagakerjaan untuk melakukan revisi anggaran.
Tabel 3.26 Refocusing Anggaran Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021
UNIT KERJA ESELON II PAGU AKHIR (Rp)
REALISASI
(Rp) (%)
Pusat Pengembangan Kebijakan
Ketenagakerjaan 5.947.175.000 5.775.767.726 97,12
Sekretariat Barenbang Ketenagakerjaan 46.715.901.000 45.591.278.023 97,94
Pusat Data dan Teknologi Informasi
Ketenagakerjaan 83.967.283.000 82.755.629.341 98,56
Pusat Perencanaan Ketenagakerjaan 4.529.303.000 4.123.567.617 91,04 TOTAL 141.159.662.000 138.246.242.707 97,94
Berdasarkan realisasi kinerja dan realisasi anggaran pada Barenbang Ketenagakerjaan, maka capaian kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 adalah sebagai berikut:
Tabel 3.27 Sandingan Capaian Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2020 dan Tahun 2021
NO CAPAIAN KINERJA
CAPAIAN (%)
TAHUN 2020 TAHUN 2021
1 Sasaran Kinerja 115,98 131,64
2 Realisasi Anggaran 98,71 97,94
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 94 Melalui data di atas, dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan capaian kinerja pada Barenbang Ketenagakerjaan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Capaian sasaran kinerja sebesar 115,98% dan capaian realisasi anggaran sebesar 98,71%. Selanjutnya pada Tahun 2021, capaian kinerja Barenbang Ketenagakerjaan sebesar 131,64% dan capaian realisasi anggaran sebesar 97,94%.
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 95
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 93
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 94
Laporan Kinerja Barenbang Ketenagakerjaan Tahun 2021 - 95