• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efektivitas Pemeliharaan

Dalam dokumen A. Praktik Tata Kelola : (Halaman 38-42)

RUPS Persetuju

3. Efektivitas Pemeliharaan

a. Pemeliharaan Sarana b. Pemeliharaan Prasarana 4% 4% 4. Produktivitas SDM a. Produktivitas SDM dari satuan Angkatan b. Produktivitas SDM dari Pendapatan 3% 3% Jumlah Bobot 35%

5. Menyetujui Kerja sama antara PT KAI (Persero) dengan PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Railink untuk Penyelenggaraan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta via Tangerang sesuai dengan surat persetujuan Menteri BUMN No.S837/MBU/12/2014 tanggal 31 Desember 2014.

6. Melimpahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk memberikan persetujuan perubahan anggaran investasi akibat perubahan kebijakan Pemerintah dengan nilai maksimum 10% (sepuluh persen) dari total nilai investasi termasuk perubahan item investasi RKAP tahun 2015.

RUPS Tahunan dihadiri oleh Komisaris Utama dan anggota Dewan Komisaris, Direktur Utama dan seluruh anggota Direksi, Kepala Satuan Audit Internal, Sekretaris Perusahaan, serta Pemegang Saham. Sesuai ketentuan Anggaran Dasar perusahaan, Pimpinan RUPS adalah Komisaris Utama. Dalam hal Komisaris Utama tidak hadir, RUPS dipimpin oleh salah seorang Anggota Dewan Komisaris yang hadir dan ditunjuk dalam rapat. Dalam setiap pembahasan agenda RUPS, Ketua Rapat akan memberikan kesempatan kepada para Pemegang Saham atau kuasa Pemegang Saham dan pihak terkait lainnya yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat sebelum keputusan diambil.

Pemegang Saham senantiasa memberikan respon mengenai informasi yang diterima dari Direksi dan/atau Dewan Komisaris terutama terkait dengan gejala penurunan kinerja perusahaan yang

signifikan. Bentuk respon/tanggapan tersebut dapat dilakukan dengan pemanggilan untuk meminta penjelasan mengenai penurunan kinerja, dan permintaan informasi/klarifikasi mengenai hal tersebut.

Rapat Komite di bawah Komisaris a. Rapat KPMR

Rapat KPMR terdiri dari rapat internal yang dilaksanakan secara rutin minimal satu kali sebulan dan rapat eksternal dengan unit kerja Perusahaan berdasarkan penugasan dari Dewan Komisaris. Selama tahun 2015, KPMR melakukan rapat sebanyak 17 (tujuh belas) kali. Agenda yang dibahas dalam rapat KPMR selama tahun 2015 adalah:

 Evaluasi progres pinjaman dana perbankan sampai dengan Desember 2014, terkait dengan kebijakan antisipatif manajemen menghadapi dampak perkembangan nilai rupiah terhadap USD, perkembangan tingkat pinjaman serta perubahan harga BBM

 Evaluasi progress pengoperasian KA Bandara Kuala Namu  Peromohonan pengagunan konsesi KA Bandara Soeta

 untuk pinjaman pendanaan sindikasi Bank (BRI, BNI, Bank Mandiri dan BCA)  Follow up rencana survei Bandara Kuala Namu

 Strategi monitoring dan pengendalian PMN Perusahaan Rp2,75 triliun dari APBN 2015 untuk rolling stock

 Pembukaan akses rel Kereta Api ke Pelabuhan Tanjung Priok via Pasaso

 Monitoring dan Evaluasi Dewan Komisaris terhadap PMN Perusahaan sebesar Rp2 triliun dalam APBN-P 2015

 Pergeseran Investasi Perusahaan tahun 2015

 Penyusunan Laporan Tahunan Komite Pemantau Manajemen Risiko

 Pembahasan sinergi kegiatan Pusat Manajemen Risiko Perusahaan Tahun 2015 dengan Komite Pemantau Manajemen Risiko

 Pembahasan TAC dan IMO

 Dampak PP 11/2015 terhadap Perusahaan

 Rencana investasi Perusahaan terhadap KA Bandara Sudirman-Pluit-Soetta (KPS)  Evaluasi Kegiatan Komite Pemantau Manajemen Risiko

 Peristiwa Luar Biasa Hebat atau KA anjlok, dampak dan solusinya

 Penyerahan aset (hibah) Perusahaan ke Negara (Bandara Kualanamu, Bandara Soekarno Hatta, dan Sumatera Selatan)

 Dewan Komisaris menyetujui pengagunan Perjanjian Kerja Sama Perusahaan dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Bandara Soeta)

 Rencana tindak lanjut kunjungan ke Divre 3 (investasi, pengoperasian, perawatan, peristiwa luar biasa/ peristiwa luar biasa hebat/KA anjlok dan rencana penyerahan aset)

 Data dan informasi pra survey Divre III

 Hasil kerja Komite Pemantau Manajemen Risiko Januari-Mei 2015  Pembubaran Balai Yasa Pulu Brayan Divre 1

 Rekomendasi BPK terhadap Dana PSO tahun 2014  Isu Risiko di KPMR

 Tanggapan Laporan Manajemen Semester I tahun 2015  Pembahasan Program Kerja KPMR 2015

 Review Investasi Perusahaan yang berskala besar

 Pembahasan penetapan nilai dan waktu kerjasama pemanfaatan aset yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris

 Pembahasan persetujuan Dewan Komisaris tentang pemanfaatan aset di Kawasan Manggarai untuk rusunawa oleh Pemda DKI

 Tindak lanjut hasil rapat tanggal 06 Oktober 2015  Evaluasi dan Pembangunan Investasi Perusahaan

Sedangkan pada tahun 2016 KPMR memiliki rencana untuk mengadakan rapat minimal 22 (dua puluh dua) kali dalam setahun. Jumlah tersebut dapat berubah sesuai kebutuhan apabila disepakati oleh seluruh anggota KPMR. Berikit adalah Program Kerja KPMR (Reviu) hasil kegiatan Unit Pemantau Manajemen Risiko PT KAI 2016 periode bulan januari – Maret 2016:

Program Kerja KPMR (Reviu) hasil kegiatan Unit Pemantau Manajemen Risiko PT KAI 2016

Program jumlah Januari-Maret 2016

Program RKAP 2015

1 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap pengadaan Overhead Crane 5 ton Dipo KA

2 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap pengadaan Electric Lifting Jack 4x5ton Dipo KA

3 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap DED prmbangunan Balai Yasa Gerbong di rejosari

4 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadappembangunan jalur tanjung priok - pasoso - pelabuhan

5 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap relokasi SD Negeri 12 simpang

Pengalihan/ Revisi RKAP 2015

1 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap penambahan daya listrik PLN dan pendagaan trafo di BY Tg 2 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap

pekerjaan plester lantai los dan perbaikan talang di Balai Yasa Tegal

Diluar RKAP 2015

1 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap penambahan PNM tahun 2015 pada PT KAI untuk pengadaan sarana di jalur KA Trans sumatra

2 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap peningkatan tambahan setoran modal PT Railink tahun 2015 untuk pengadaan 10 trainset KRL

3 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap reviu investasi penambahan angkutan batubara di Sumsel

4 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap pengoprasian KRL SF 12 PT KAI Commuter Jabodetabek

5 tindak lanjut pemantauan hasil assessment unit PMR terhadap rencana perjanjian sewa lahan jagka panjang area kalimas dengan PT KALOG

Monitoring MR carry over ke

tahun 2015

77 Evaluasi hasil assessment risiko yang dilakukan unit PMR PT KAI tahun 2015, tapi tidak ditindaklanjuti oleh manajemen/ unit pengelola kegiatan di PT KAI

Monitoring MR RKAP 2015

31 Evaluasi hasil assessment risiko yang dilakukan unit PMR PT KAI tahun 2015, tapi tidak ditindaklanjuti oleh manajemen/ unit pengelola kegiatan di PT KAI

Monitoring MR diluar RKAP 2015

1 Evaluasi hasil assessment risiko yang dilakukan unit PMR PT KAI tahun 2015, tapi tidak ditindaklanjuti oleh manajemen/ unit pengelola kegiatan di PT KAI

Ket. MR = mitigasi risiko Komite Audit

Berdasarkan piagam Komite Audit, rapat Komite Audit terdiri dari rapat internal yang dilaksanakan secara rutin minimal satu kali sebulan dan rapat eksternal dengan unit kerja Perusahaan berdasarkan penugasan dari Dewan Komisaris. Keputusan yang diambil dalam rapat Komite Audit dicatat dan didokumentasikan dengan baik dalam risalah rapat Komite Audit. Risalah rapat ditandatangani oleh ketua rapat dan didistribusikan kepada semua anggota Komite Audit yang menghadiri rapat maupun tidak. Perbedaan pendapat (disenting opinion) yang terjadi dalam rapat akan dicantumkan dalam risalah rapat disertai alasan mengenai perbedaan pendapat.

Selama tahun 2015, Komite Audit melakukan rapat sebanyak 26 (dua puluh enam) kali. Agenda yang dibahas dalam rapat Komite Audit selama tahun 2015 ditunjukkan dalam tabel berikut.

Agenda Rapat Komite Audit 2015

Tanggal Agenda

16 Januari 2015 Pemaparan Progress Implementasi GCG dan Tindak Lanjut atas Rekomendasi Hasil Asessment Penerapan GCG

tahun 2014

21 Januari 2015  Pemaparan Progress Kegiatan Implementasi SAP Triwulan IV Tahun 2014

 Pemaparan Progress Kegiatan SPI Triwulan IV Tahun 2014 27 Januari 2015 Pemaparan Program Kerja EH dan Realisasi Tahun 2014 29 Januari 2015 Pembahasan Awal Progress 2 KAP Hadori Tahun Buku 2014 30 Januari 2015 Pembahasan Awal Progress 2 KAP Hadori Tahun Buku 2014

02 Februari 2015 Rapat Terbatas Pembahasan Lanjutan Pembahasan Awal Progress 2 KAP Hadori Tahun Buku 2014

13 Februari 2015 Pembahasan Draft Temuan Kepatuhan Anak Perusahaan KAP Hadori 23 Februari 2015 Exit Meeting General Audit PT KAI (Persero) Tahun Buku 2014 oleh

KAP Hadori

29 April 2015  Pemaparan Progress Implementasi SAP Triwulan I Tahun 2015  Pemaparan Progress Kegiatan SPI Triwulan I Tahun 2015 21 Mei 2015  Rapat Internal Dewan Komisaris Perusahaan

 Laporan Kinerja Dewan Komisaris Bulan April 2015

 Laporan Komite Audit dan Komite Pemantau Manajemen Risiko Triwulan I sampai dengan Bulan April 2015

15 Juni 2015 Rapat Internal Dewan Komisaris Perusahaan

29 Juli dan 31 Juli 2015 Penambahan Dana Investasi di Unit EPF untuk Relokasi Expeditur Stasiun Semarang Poncol

07 Agustus 2015 Entry Meeting General Audit Laporan Keuangan Perusahaan Tahun Buku 2015

18 Agustus 2015  Rapat Internal Dewan Komisaris Perusahaan  Laporan Kinerja Dewan Komisaris Bulan Juli 2015,

Pembahasan Draft RJPP 2015 – 2019 yang telah terintegrasi dengan Rencana Strategis, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan RPJMN dll.

26 Agustus 2015 Review Atas R encana Penghapusbukuan dan P enjualan ATDO KRL bekas

7 September 2015 Rapat Internal Dewan Komisaris Perusahaan 15 September 2015 Pemaparan Kinerja SPI Triwulan II Tahun 2015

16 September 2015 Pembahasan Progress Implementasi SAP Triwulan II 2015

07 Oktober 2015 Pemaparan Progress Implementasi GCG s.d 30 September 2015 dan Progres Tindak Lanjut atas Rekomendasi Hasil Assessment Penerapan GCG Tahun 2014

27 Oktober 2015 Pra Progress Meeting Pertama General Audit Laporan Keuangan Perusahaan Tahun Buku 2015

5 November 2015 Rencana Review Atas Pelaksanaan Prosedur Usulan Penghapusbukuan Aset Bangunan di lingkungan Perusahaan

6 November 2015 Progres Meeting Pertama General Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2015

10 Desember 2015 Pembahasan Progress Implementasi SAP Triwulan III 2015 14 Desember 2015 Pemaparan Kinerja SPI Triwulan III Tahun 2015

Komite Audit memiliki rencana untuk mengadakan rapat minimal 20 (dua puluh) kali dalam setahun pada tahun 2016. Jumlah tersebut dapat berubah sesuai kebutuhan apabila disepakati oleh seluruh anggota Komite Audit.

Dalam dokumen A. Praktik Tata Kelola : (Halaman 38-42)

Dokumen terkait