DAFTAR PUSTAKA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
D. Materi Pembelajaran
6 ERNI HARI YANTI 115 7 FAJAR NUR CAHYO 110
8 FEBRIA NANDA EDLIANA 115 9 FITTA ERNAWATI 120 10 KRISMONITA OKTAVIANI 115 11 LINDA OKTAVIANA DEWI 125 12 NIA ARDANINGSIH 120 13 NOVITA OKTAVIANINGSIH 130 14 NUR ALIYA FADHILA 110 15 PUTRI PURWANDANI 110 16 SARI AMBARWATI 120 17 SEPTI OKTAVIANI 120 18 USWATUN KHASANAH 115 19 UTAMI TUTUR WIJAYANTI 110 20 WARIH YULIYANTO 105 21 YONA TIRTA SARI 120
22 YULIARNI 110
Jumlah 2590
Lampiran 25
Refleksi Guru Mitra Terhadap Komponen dan Model NHT Siklus I
No Uraian Komentar
1. Media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran menggunakan model NHT
Media yang digunakakan seperti
power poin, LCD dan media
pembelajaran sebagai handout lebih bisa menarik antusias siswa. 2. Aktivitas siswa dalam mengikuti
proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran NHT.
Siswa lebih aktif untuk mencari informasi yang dibutuhkan mengenai materi yang dipelajari. 3. Hambatan yang dirasakan dalam
kegiatan model pembelajaran
NHT
Ada beberapa siswa yang
menganggap proses pembelajaran ini sebagai permaianan semata. Sehingga terkesan menyepelakan proses pembelajaran
4. Manfaat yang diperoleh dalam kegiatan model pembelajaran
NHT
Sebagian besar siswa menjadi termotivasi untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran ini. 5. Hal-hal yang perlu diperbaiki
dalam pelaksanaan pembelajaran akuntansi menggunakan
pembelajaran kooperatif tipe NHT
Kecermataan dalam membuat latihan soal dan pengelolaan waktu yang masih kurang baik.
Lampiran 27
Skor Hasil Belajar Siswa Siklus I
No Nama Nilai Keterangan 1 AGESTI DUWI WAHYUNINGTIAS 80 Tuntas 2 ANNISA FITRI 75 Tuntas 3 BENANDA ADELLA PUTRI 80 Tuntas 4 DIAH EVANA MARISI 75 Tuntas 5 EGA RAHMAWATI 78 Tuntas 6 ERNI HARI YANTI 90 Tuntas 7 FAJAR NUR CAHYO 70 Tidak Tuntas 8 FEBRIA NANDA EDLIANA 75 Tuntas 9 FITTA ERNAWATI 78 Tuntas 10 KRISMONITA OKTAVIANI 85 Tuntas 11 LINDA OKTAVIANA DEWI 75 Tuntas 12 NIA ARDANINGSIH 80 Tuntas 13 NOVITA OKTAVIANINGSIH 75 Tuntas 14 NUR ALIYA FADHILA 85 Tuntas 15 PUTRI PURWANDANI 80 Tuntas 16 SARI AMBARWATI 90 Tuntas 17 SEPTI OKTAVIANI 80 Tuntas 18 USWATUN KHASANAH 75 Tuntas 19 UTAMI TUTUR WIJAYANTI 80 Tuntas 20 WARIH YULIYANTO 65 Tidak Tuntas 21 YONA TIRTA SARI 75 Tuntas 22 YULIARNI 60 Tidak Tuntas
Jumlah 1706
Lampiran 28
Hasil Tes Evaluasi (Siklus I)
Lampiran 29
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMK YPKK 2 Sleman Mata Pelajaran : Akuntansi
Kelas / Semester : X / 2
Materi Pokok : Jurnal Penyesuaian
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (Pertemuan kedua) E. Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
F. Kompetensi Dasar dan Indikator:
1.2 Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, atas pemberian amanah untuk mengelola administrasi keuangan entitas..
Indikator :
1.2.1 Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, atas pengetahuan yang diperoleh.
1.2 Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan informasi keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal dan dapat diperbandingkan.
Indikator:
1.1.2 Berdoa sebelum mulai melaksanakan proses pembelajaran jurnal penyeusian.
2.1 Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan dan memahami pengetahuan dasar tentang akuntansi perusahaan jasa.
Indikator:
2.2.1 Menujukkan rasa ingin tahu dalam memahami materi jurnal penyesuaian.
2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efeknstif dalam lingkungan sosial sesuai dengan prinsip etika profesi bidang akuntansi.
Indikator:
2.2.1 Menunjukkan sikap tanggungjawab dan pro-aktif dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial.
4.6 Memproses junal penyesuaian dan jurnal koreksi serta posting ke akun buku besar perusahaan jasa.
Indikator:
G. Tujuan Pembelajaran
1.1.3 Siswa mampu mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, atas pengetahuan yang diperoleh.
1.1.4 Siswa mampu berdoa secara individu sebelum melaksanakan pembelajaran jurnal penyesuian.
2.1.1 Siswa menunjukkan rasa ingin tahu dalam memahami materi jurnal penyeusian.
2.2.1 Siswa mampu menunjukkan sikap tanggungjawab dan pro-aktif dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial.
4.6.1 Siswa mampu menanalisis data penyesuian. 4.6.1 Siswa mampu mencatat jurnal penyesuian.
H. Materi Pembelajaran.
a. Mencatat Ayat Jurnal Penyesuaian Beban dibayar dimuka
Saldo akun bahan habis pakai SolusiNet pada trial balance sebelum penyesuaian adalah Rp2.000.000. sebagian bahan habis pakai digunakan selama bulan desember, dan masih ada sisa bahan habis pakai yang belum terpakai. Jika diasumsikan pada tanggal 31 desember sisa bahan habis pakai sebesar Rp 760.000, jumlah yang akan dipindahkan dari akun aset kea kun beban adalah Rp 1.240.000 yang dihitung sebagai berikut:
Bahan habis pakai sebelum penyesuaian Rp 2.000.000 Sisa bahan habis pakai Rp 760.000 bahan habis pakai yang digunakan Rp 1.240.000
Pada jurnal penyesuaian, prinsip utama pencatatan dalam beban dibayar dimuka adalah “yang sudah digunakan”, sehingga jurnal yang dibuat untuk kasus tersebut adalah:
beban bahan habis pakai Rp 1.240.000
Pendapatan diterima dimuka
Berdasarkan daftar saldo (trial balance) sebelum penyesuaian, saldo aun Sewa Diterima dimuka adalah Rp 360.000. Saldo ini mencerminkan penerimaan sewa tiga bulan dari 1 Desember, januari, dan februari. Karena pembuatan laporan keuangan terjadi di akhrir bulan desember, maka sewa diterima dimuka yang harus diakui sebagai pendapatan adalah satu bulan mulai dari 1 desember sampai dengan 31 desember yaitu sebesar Rp 120.000 (Rp 360.000 : 3 bln = Rp120.000/bln). Jika dicatat dalam jurnal penyesuaian maka :
Pendapatan sewa diterima dimuka Rp 120.000
Pendapatan jasa Rp 120.000 Prinsip utama dalam pendapatan diterima dimuka ini sama seperti dengan beban diterima dimuka, yaitu pendapatan yang dicatat adalah pendapatan yang sudah diakui sesuai dengan yang sudah terjadi. Dalam kasus diatas, pendapatan yang sudah terjadi adalah selama satu bulan saja.
Akruan pendapatan
Selama satu periode akuntansi, sebagian pendapatan dicatat hanya saat kas diterima, jadi pada akhir periode, ada akun pendapatan yang telah dihasilkan tetapi belum dicatat. Untuk kasus ini, jumlah pendapatan tersebut perlu dicatat dengan mendebit akun aset dan mengkredit akun pendapatan.
Contohnya, diasumsikan SolusiNet menandatangani perjanjian dengan perusahaan Rahmat pada tanggal 15 Desember. Perjanjian tersebut menyatakan bahwa SolusiNet akan menyediakan jasa konsultasi computer melalui telepon dan memberikan bantuan pada karyawan Rahmat. Jasa yang disediakan akan ditagihkan kepada rahmat pada tanggal 15 setiap bulan dengan biaya Rp20.000 per jam. Per 31 desember, SolusiNet telah memberikan 25 jam jasa konsultasi pada perusahaan Rahmat. Meskipun pendapatan sebesar Rp 500.000 (25 jam x Rp20.000) akan ditagihkan ke perusahaan Rahmat pada tanggal 15 Januari, SolusiNet harus mengakui pendapatan pada bulan Desember tersebut. Sehingga ayat jurnal penyesuaian untuk kasus ini adalah :
Piutang Usaha Rp 500.000
Pada kasus tersebut akun yang didebit adalah piutang usaha, hal ini terjadi karena perusahaan beum menerima kas, kas baru akan diterima pada tanggal 15 januari sehingga akun yang tepat untuk mencatat aset perusahaan adalah Piutang Usaha. Akruan beban
Beberapa jenis jasa, seperti asuransi, biasanya dibayar sebelum digunakan. Pembayaran di muka ini merupakan beban yang ditangguhkan (deferral). Jenis jasa lainnya dibayar setelah digunakan. Sebagai contoh, beban gaji diakumulasikan per jam dan per hari, namun pembayaran mungkin dilakukan secara mingguan, dua mingguan, atau bahkan bulanan. Jumlah beban gaji yang terjadi, namun masih terutang di akhir periode akuntansi merupakan beban sekaligus kewajiban. Jika hari terakhir dari periode pembayaran gaji bukan merupakan har terakhir periode akuntansi, beban gaji yang terjadi dan kewajiban yang terkait harus dicatat menggunakan ayat jurnal penyesuaian.
Contoh kasus, pada bulan desember utang gaji yang harus dicatat untuk SolusiNet adalah Rp250.000. Jumlah ini adalah beban tambahan di bulan Desember dan didebit pada akun beban gaji. Jumlah ini merupakan kewajiban pada tanggal 31 Desember dan dikrdit pada Utang Gaji. Ayat penyesuaian dan akun T-nya adalah sebagai berikut:
Beban Gaji 250.000
Utang Gaji 250.000 Beban Penyusutan
Sumber daya fisik yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dan bersifat permanen atau memiliki masa kegunaan yang panjang dinamakan ast tetap (fixed
assets atau plant assets). Contoh aset tetap adalah peralatan, seperti: meja , kursi,
koputer, dll. Namun seiring berlalunya waktu, peralatan akan kehilangan kemampuannya untuk memberikan manfaat bagi peggunanya. Penurunan manfaat ini disebut penyusutan atau depresiasi (depreciation).
Semua aset kecuali tanah akan kehilangan manfaatya dan sulit untuk diukur. Penurunan manfaat aset yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan dicatat sebagai beban. Karena alas an itulah, sebagaian dari biaya aset etap dicatat
sebagai beban setiap tahun sepanjang masa manfaatnya. Beban periodic ini disebut beban penyusutan (depreciation expense).
Contoh kasus; ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat penyusutan bulan Desember SolusiNet digambarkan dalam ayat jurnal dan akun T berikut. Estimasi besarnya penyusutan untuk bulan tersebut diasumsikan Rp50.000
Beban Penyusutan 50.000
Akumulasi Penyusutan-Peralatan Kantor 50.000
5. Pendekatan dan Metode Pembelajaran