DAERAH
: Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat/ Biro Pemerintahan dan Kerja Sama
1. JENIS PELAYANAN : Evaluasi Kerja Sama Dalam Negeri dan Luar Negeri
2. DASAR HUKUM : 1. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri;
2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional;
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah beserta perubahannya;
4. Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 09/A/KP/XII/2006/01 tentang Panduan Umum
Tata Cara Hubungan Kerja Sama Luar Negeri oleh Pemerintah Daerah;
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Pihak Luar Negeri;
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2009 tentang Pedoman Kerja Sama Departemen Dalam Negeri dengan Lembaga Swasta Asing Non Pemerintah;
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2009 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Kerja Sama Daerah;
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasan Kerja Sama Antar Daerah;
9. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Kerja Sama Daerah;
10. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 43 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Kerja Sama Daerah;
11. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 93 Tahun 2014 tentang Pedoman Penanganan Perselisihan Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga beserta perubahannya;
12. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Penyusunan Dokumen Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga;
13. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 44 Tahun 2015 tentang Grand Design Kerja Sama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat 2015-2018;
14. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 103 Tahun 2016 tentang Pedoman Koordinasi Kerja Sama Daerah di Dalam Negeri;
15. Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 119.05/Kep.245-PEMKSM/2017 tentang Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah Provinsi Jawa Barat.
3. PERSYARATAN : 1. Permohonan Fasilitasi Evaluasi atau advokasi penyelesaian permasalahan dalam pelaksanaan Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja
Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement dari Perangkat Daerah atau Pihak Mitra Kerja Sama;
2. Draft Naskah Evaluasi Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/ Implementing Arrangement dari Perangkat Daerah atau Pihak Mitra Kerja Sama;
dan
3. Kajian atas permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement.
4. 4. PROSEDUR :
Menelaah dan mengevaluasi pelaksanaan Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement, setelah menerima instruksi secara hierarkis dari Kepala Biro dan Kepala Bagian.
1. Melaksanakan Rapat bersama Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) dengan Perangkat Daerah dan Pihak Mitra Kerja Sama.
2. Mengidentifikasi, menganalisa dan mengkaji
pelaksanaan Kesepakatan
Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement, apakah akan dilakukan addendum atau pembaharuan kerja sama atau pengakhiran kerja sama atau mediasi dan advokasi penyelesaian permasalahan dalam pelaksanaan kerja sama.
3. Menyusun draft addendum/pembaharuan/
pengakhiran Kesepakatan
Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing arrangement hasil indentifikasi atau Berita Acara Penyelesaiaan Permasalahan dalam Pelaksanaan Kerja Sama.
4. Naskah disiapkan untuk disampaikan kepada Perangkat Daerah dan Pihak mitra kerja sama untuk dikoordinasikan dengan Instansi terkait, untuk selanjutnya dilaksanakan proses penandatanganan naskah.
5. WAKTU PELAYANAN : 1. Mengidentifikasi, menganalisa dan mengkaji pelaksanaan Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement : 3 hari.
2. Menyusun naskah Addendum/pembaharuan/
pengakhiran Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement : 2 hari.
3. Rapat bersama Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) dengan Perangkat Daerah dan Pihak mitra kerja sama : 3 hari.
4. Melakukan advokasi atau mediasi dan negosiasi untuk menyelesaikan permasalahan dalam pelaksanaan kerja sama : 3 hari.
5. Penyampaian Naskah Kesepakatan Bersama/
Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement atau Berita Acara Penyelesaian Permasalahan : 1 hari.
6. Proses Penandatanganan Naskah Addendum/
Pembaharuan/Pengakhiran Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/ Implementing Arrangement atau Berita Acara Penyelesaian Permasalahan Kerja Sama secara sirkulir : 3 hari.
6. BIAYA/TARIF : Rp. 0 (gratis)
7. PRODUK PELAYANAN : 1. Addendum Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement;
2. pembaharuan Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement;
3. pengakhiran Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of
Naskah evaluasi Kerja Sama yang telah ditandatangani diarsipkan di Biro Pemerintahan dan Kerja Sama selaku Sekretariat TKKSD.
Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement; dan
4. Berita Acara Penyelesaian Permasalahan dalam pelaksanaan kerja sama.
8. PENGELOLAAN PENGADUAN
: [email protected] (Sub Bagian Evaluasi Kerja Sama)
[email protected] (Bagian Kerja Sama) website Biro Pemerintahan dan Kerja Sama
pemksm.jabarprov.go.id Twitter : @Pem_Ksm
Bagian Kerja Sama pada Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro Nomor 22 Bandung.
9. SARANA DAN
5. Peraturan Perundang-undangan 6. Kamus Bahasa
7. Pedoman Kerja Sama 10. KOMPETENSI
PELAKSANA
: 1. Magister/Sarjana/SLTA/analis pelayanan publik/ analis kerja sama
2. Mempunyai kompetensi di bidang legal drafting naskah kerja sama dalam negeri dan luar negeri 3. mempunyai keterampilan berkomunikasi,
mengadvokasi, bernegosiasi dan mediasi.
4. mempunyai semangat kerja dan dapat
: 4 (empat) orang (eksisting 1 (satu) orang)
13. JAMINAN PELAYANAN
: tersedianya naskah Addendum/Pembaharuan/
Pengakhiran Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of
Intent/Memorandum of
Understanding/Implementing Arrangement atau Berita Acara Penyelesaian Permasalahan kerja sama.
14. JAMINAN
KEAMANAN DAN KESELAMATAN PELAYANAN
Naskah Addendum/Pembaharuan/Pengakhiran Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of
Intent/Memorandum of
Understanding/Implementing Arrangement atau
Berita Acara Penyelesaian Permasalahan yang menjadi landasan dalam pelaksanaan kegiatan.
15. EVALUASI KINERJA PELAKSANA
1. Secara berkala dilaporkan kepada atasan;
2. Adanya rekapitulasi data Naskah Addendum/Pembaharuan/Pengakhiran
Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of
Intent/Memorandum of
Understanding/Implementing Arrangement yang telah ditandatangani dan sedang dalam proses;
3. Adanya Berita Acara Penyelesaian Permasalahan dalam pelaksanaan kerja sama; dan
4. Adanya Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kesepakatan Bersama/Perjanjian Kerja Sama/Kontrak Kerja Sama atau Letter of Intent/Memorandum of Understanding/
Implementing Arrangement secara rutin.
20. FASILITASI PENYUSUNAN LAPORAN PENYELENGGARAAN