• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PENAW ARAN

BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)

E. PEM BUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN

27. EVALUASI PENAW ARAN

25.1 Penaw aran harus disam paikan secara elekt ronik melalui aplikasi SPSE kepada Panit ia Pengadaan paling lam bat pada w akt u yang dit entukan oleh Panitia Pengadaan

25.2 Set elah bat as akhir wakt u pem asukan penaw aran, aplikasi SPSE akan m enolak set iap file penawaran yang dikirim.

E. PEM BUKAAN DAN EVALUASI PENAW ARAN

26.Pembukaan

Penaw aran

26.1 Pada t ahap pem bukaan penaw aran, Panit ia Pengadaan mengunduh dan m elakukan dekripsi file penaw aran dengan menggunakan APENDO sesuai w akt u yang telah dit et apkan.

26.2 Terhadap file penaw aran yang tidak dapat dibuka (didekripsi), Panitia Pengadaan m enyam paikan file

penaw aran t ersebut kepada LPSE untuk m endapat ket erangan bahw a file yang bersangkut an tidak dapat dibuka. Selanjutnya Panit ia Pengadaan m enet apkan penaw aran tidak m em enuhi syarat . Apabila dapat dibuka, maka Panitia Pengadaan akan m elanjut kan proses at as penaw aran yang bersangkut an.

26.3 Penawaran m asuk adalah dokum en penaw aran yang berhasil dibuka dan lengkap sebagaim ana dalam angka 15.

26.4 Apabila file penaw aran dapat dibuka (dideskripsi), nam un salah sat u at au beberapa file didalamnya t idak dapat dibuka, maka Panit ia Pengadaan menet apkan dokumen yang dim aksud oleh file t idak m em enuhi syarat sebagaimana diat ur dalam 26.3.

26.5 Apabila penaw aran yang m asuk kurang dari 3 (t iga) m aka pelelangan dinyat akan gagal.

26.6 Panit ia Pengadaan t idak boleh m enggugurkan penaw aran pada w akt u pem bukaan penawaran kecuali unt uk file penaw aran yang sudah dipast ikan tidak dapat dibuka berdasarkan ket erangan LPSE.

27.Evaluasi Penaw aran

27.1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan met ode evaluasi sist em gugur.

27.2 Sebelum evaluasi penawaran, dilakukan koreksi arit mat ik dengan ket ent uan:

16 a. unt uk Kont rak Harga Sat uan at au Kont rak Gabungan Lump

Sum dan Harga Satuan pada bagian Harga Sat uan:

1) volum e dan/ at au jenis pekerjaan yang t ercantum dalam daft ar kuantit as dan harga disesuaikan dengan yang t ercant um dalam Dokum en Pemilihan;

2) apabila t erjadi kesalahan hasil perkalian ant ara volume dengan harga sat uan pekerjaan, dilakukan pem bet ulan, dengan ket ent uan harga sat uan pekerjaan yang dit aw arkan tidak boleh diubah;

3) jenis pekerjaan yang t idak diberi harga sat uan dianggap sudah t erm asuk dalam harga sat uan pekerjaan yang lain dan harga sat uan pada daft ar kuantit as dan harga t et ap dibiarkan kosong;

4) jenis pekerjaan yang t idak t ercant um dalam daft ar kuantit as dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang t ercant um dalam Dokum en Pemilihan dan harga sat uan pekerjaan dimaksud dianggap nol; dan

5) hasil koreksi arit m at ik pada bagian harga sat uan dapat mengubah nilai tot al harga penaw aran sehingga urut an peringkat dapat m enjadi lebih tinggi at au lebih rendah dari urut an peringkat sem ula;

27.3 Apabila sem ua t ot al harga penaw aran set elah koreksi arit m at ik untuk kont rak harga sat uan at au kont rak gabungan lump sum dan harga sat uan di at as nilai tot al HPS, pelelangan dinyat akan gagal.

27.4 Berdasarkan hasil koreksi arit mat ik, Panitia Pengadaan m enyusun urut an dari penawaran t erendah.

27.5 Hasil koreksi arit m atik diumumkan m elalui aplikasi SPSE.

27.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sist em gugur dilakukan oleh Panit ia Pengadaan untuk mendapat kan 3 (t iga) penaw aran yang m em enuhi syarat yang dimulai dengan penaw aran t erendah set elah koreksi arit matik.

27.7 Apabila set elah koreksi arit mat ik t erdapat kurang dari 3 (t iga) penaw ar yang menaw ar harga kurang dari HPS maka proses lelang t et ap dilanjut kan dengan m elakukan evaluasi penaw aran.

27.8 Panit ia Pengadaan melakukan evaluasi penawaran yang m eliput i:

a. evaluasi administ rasi; b. evaluasi t eknis; dan c. evaluasi harga.

17 27.9 Ket ent uan um um dalam m elakukan evaluasi sebagai berikut:

a. Panitia Pengadaan dilarang menambah, mengurangi, mengganti, dan/ at au m engubah krit eria dan persyarat an yang t elah dit et apkan dalam Dokum en Pemilihan ini

b. Panitia Pengadaan dan/ at au pesert a dilarang m enam bah, mengurangi, m engganti, dan/ at au m engubah isi Dokum en Penaw aran;

c. penaw aran yang m emenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketent uan, syarat -syarat , dan spesifikasi t eknis yang dit et apkan dalam Dokumen Pengadaan ini, t anpa ada penyim pangan yang bersifat penting/ pokok at au penaw aran bersyarat ;

d. penyim pangan yang bersifat pent ing/ pokok at au penaw aran bersyarat adalah:

1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaanini yang mempengaruhi lingkup, kualit as dan hasil/ kinerja pekerjaan; dan/ at au

2) penaw aran dari pesert a dengan persyarat an t ambahan yang akan m enimbulkan persaingan usaha t idak sehat dan/ at au tidak adil diant ara pesert a yang m em enuhi syarat .

e. para pihak dilarang mempengaruhi at au m elakukan intervensi kepada Panit ia Pengadaan selam a proses evaluasi;

f. Panitia Pengadaan dilarang m enggugurkan penaw aran dengan alasan:

1) ket idakhadiran dalam pemberian penjelasan dan/ at au pem bukaan penaw aran; dan/ at au

2) kesalahan yang tidak subst ansial, misalnya kesalahan penget ikan, penyebut an sebagian nam a at au ket erangan, w arna sampul, surat penaw aran t idak berkop perusahaan, at au tidak dist empel;

g. apabila dalam evaluasi dit em ukan bukt i adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/ at au t erjadi pengat uran bersam a (kolusi/ persekongkolan) ant ara pesert a, Panitia Pengadaan dan/ at au PPK, dengan tujuan untuk mem enangkan salah sat u pesert a, m aka:

1) pesert a yang dit unjuk sebagai calon pemenang dan pesert a lain yang t erlibat dim asukkan ke dalam Daft ar Hit am ;

2) Panit ia Pengadaan dan/ at au PPK yang t erlibat persekongkolang diganti, dikenakan sanksi adm inist rasi, dan/ at au pidana;

3) proses evaluasi t et ap dilanjut kan dengan m enet apkan pesert a lainnya yang tidak t erlibat (apabila ada); dan 4) apabila tidak ada pesert a lain sebagaimana dimaksud

pada angka 3), m aka pelelangan dinyat akan gagal. h. Indikasi persekongkolan ant ar penyedia barang/ jasa adalah

18 ini:

1) Terdapat kesamaan dokum en t eknis, ant ara lain: met ode kerja, bahan, alat, analisa pendekat an teknis, harga sat uan, dan/ at au spesifkasi barang yang dit aw arkan (merk/ t ipe/ jenis) dan/ at au dukungan t eknis;

2) seluruh penawaran dari Penyedia m endekat i HPS; 3) adanya keikut sert aan beberapa Penyedia Barang/ Jasa

yang berada dalam 1 (sat u) kendali;

4) adanya kesam aan/ kesalahan isi dokumen penaw aran, ant ara lain kesam aan/ kesalahan penget ikan, susunan, dan format penulisan; atau

5) jam inan penaw aran dikeluarkan dari penjamin yang sam a dengan nomor seri yang berurut an.

27.10Evaluasi Adm inist rasi:

a. evaluasi t erhadap dat a administ rasi hanya dilakukan t erhadap hal-hal yang t idak dinilai pada saat penilaian kualifikasi;

b. penaw aran dinyat akan m emenuhi persyarat an administ rasi, apabila:

1) syarat -syarat subst ansial yang dim int a berdasarkan Dokum en Pengadaan ini dipenuhi/ dilengkapi.

2) surat penaw aran m em enuhi ket ent uan sebagai berikut :

a) jangka w akt u berlakunya surat penaw aran t idak kurang dari w akt u yang dit et apkan dalam LDP; b)bert anggal.

c) Apabila t erdapat kesalahan pada t anggal surat penaw aran yang m enyebabkan jangka w akt u berlaku surat penaw aran menjadi kurang dari w akt u yang dit et apkan dalam LDP, m aka surat penaw aran dinyat akan tidak m em enuhi persyarat an adm inist rasi.

d)Kesalahan tujuan surat, nama paket , dan/ atau penulisan t anggal yang t idak m em pengaruhi masa berlaku surat penawaran t idak m enggugurkan pada evaluasi administ rasi

3) Surat Jaminan Penaw aran m emenuhi ket entuan sebagai berikut :

a) dit erbit kan oleh Bank Um um, perusahaan penjam inan at au perusahaan asuransi yang m em punyai program asuransi kerugian (suret yship)

sebagaimana dit et apkan oleh M ent eri Keuangan; b)Jaminan Penawaran dimulai sejak t anggal t erakhir

pem asukan penaw aran dan m asa berlakunya t idak kurang dari w akt u yang dit et apkan dalam LDP; c) nam a pesert a sam a dengan nama yang t ercant um

19 d)besaran nilai Jaminan Penaw aran tidak kurang dari

nilai jaminan yang dit et apkan dalam LDP;

e) besaran nilai Jaminan Penaw aran dicantum kan dalam angka dan huruf;

f) nam a Panit ia Pengadaan yang menerima Jam inan Penaw aran sam a dengan nam a Panitia Pengadaan yang m engadakan pelelangan; dan

g) paket pekerjaan yang dijamin sam a dengan paket pekerjaan yang dilelangkan.

h)Jaminan Penaw aran harus dapat dicairkan t anpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam w akt u paling lambat 14 (em pat belas) hari kerja, set elah surat pernyataan wanprest asi dari Panit ia Pengadaan dit erim a oleh Penerbit Jaminan;

i) Jaminan Penaw aran at as nam a perusahaan kem it raan/ Kerja Sam a Operasi (KSO) harus ditulis at as nam a perusahaan kemit raan.

j) subst ansi dan keabsahan/ keaslian Jaminan Penaw aran kepada penerbit jaminan t elah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara t ert ulis oleh Panit ia Pengadaan kepada penerbit jam inan apabila ada hal-hal yang m eragukan.

k) Bagi penyedia yang hanya m em asukkan hasil pem indaian (scan) jaminan penawaran t anpa m em asukan jam inan penaw aran asli m aka akan dilakukan klarifikasi kepada penerbit jam inan untuk m em ast ikan apakah jam inan t ersebut dapat dicairkan hanya dengan m enggunakan hasil pem indaian (scan). Apabila hasil klarifikasi m enyebut kan bahw a jaminan t ersebut tidak dapat dicairkan at au penerbit jaminan t idak menjaw ab klarifikasi Panitia Pengadaan maka jaminan penaw aran dianggap tidak m em enuhi persyarat an adm inist rasi dan dapat digugurkan pada t ahap evaluasi administ rasi.

l) Bagi penyedia yang hanya m emasukkan jam inan penaw aran asli t anpa m em asukkan hasil pem indaian (scan) jaminan t ersebut , m aka dinyat akan mem enuhi persyarat an administ rasi apabila dim asukkan dan/ at au dikirim sebelum bat as akhir pem asukan penaw aran sert a hasil klarifikasi kepada penerbit jam inan m enyebut kan bahw a jaminan t ersebut dapat dicairkan

c. Panitia Pengadaan dapat m elakukan klarifikasi t erhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan;

d. pesert a yang m em enuhi persyarat an administ rasi dilanjutkan dengan evaluasi t eknis;

e. apabila hanya ada 1 (sat u) at au 2 (dua) pesert a yang mem enuhi persyarat an adm inist rasi, m aka evaluasi t et ap

20 dilanjut kan dengan evaluasi t eknis;

f. apabila dari 3 (t iga) penaw aran t erendah t idak ada yang mem enuhi persyarat an adm inist rasi maka Panit ia Pengadaan melakukan evaluasi administ rasi t erhadap penaw ar t erendah berikut nya (apabila ada);

g. apabila t idak ada pesert a yang m em enuhi persyarat an administ rasi, m aka pelelangan dinyat akan gagal; dan h. Panitia Pengadaan m emasukan hasil evaluasi administ rasi

pada aplikasi SPSE, t erm asuk alasan ket idaklulusan pesert a dalam evaluasi adm inist rasi.

27.11Evaluasi Teknis:

a. unsur-unsur yang dievaluasi t eknis sesuai dengan yang ditet apkan;

b. evaluasi t eknis dilakukan dengan sist em gugur, dengan ket ent uan:

1) Panit ia Pengadaan menilai persyarat an t eknis minim al dengan m embandingkan pem enuhan persyarat an t eknis sebagaim ana yang dit et apkan dalam LDP.

2) Penilaian syarat t eknis minim al dilakukan t erhadap: a) m et ode pelaksanaan pekerjaan yang dit aw arkan

m enggam barkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan t erm asuk pengendalian t erhadap risiko K3. M et oda pelaksanaan dilengkapi m et ode kerja unt uk jenis-jenis pekerjaan ut ama dan pekerjaan penunjang at au pekerjaan sem entara yang ikut m enent ukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini m enggambarkan penguasaan penaw ar untuk m elaksanakan pekerjaan, m isalnya; 1) Pembuat an saluran pengelak (diversion

channel);

2) Pengeringan t em pat pekerjaan (dew at ering/ unw at ering) yang berat ;

3) Pembuat an konst ruksi pengam an (prot ect ion const ruct ion);

4) Pengat uran lalu lint as (t raffic management). Yang dit elit i dalam evaluasi met ode pelaksanaan adalah tahapan dan cara pelaksanaan yang m enggam barkan pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan dapat dipert anggung jaw abkan secara t eknis

b) Jangka wakt u pelaksanaan pekerjaan yang dit aw arkan sampai dengan serah t erim a pert am a (PHO) t idak m elebihi dari wakt u yang dit et apkan dalam LDP;

c) jenis, kapasit as, komposisi dan jumlah peralat an m inimal yang disediakan untuk mencapai produkt ifit as, sesuai dengan yang dit et apkan dalam LDP.

21 Apabila penyedia t idak memasukkan jenis, kapasit as, dan komposisi peralat an, w alaupun m engisi daft ar peralat an pada formulir isian kualifikasi/ dat a kualifikasi, m aka dianggap t idak m em enuhi persyarat an t eknis sert a dapat digugurkan pada t ahap evaluasi t eknis.

Dalam hal jenis, kapasit as, komposisi dan jumlah peralat an minimal yang dit awarkan berbeda dengan yang t ercant um dalam Dokum en Pengadaan, m aka Panitia Pengadaan akan m em bandingkan produkt ifit as alat t ersebut berdasarkan m et ode pelaksanaan pekerjaan yang dit aw arkan.

Apabila perbedaan peralat an m enyebabkan m et ode t idak dapat dilaksanakan at au produkt ifit as yang diinginkan t idak t ercapai sesuai dengan t arget , jumlah SDM yang akan m engoperasikan, sert a w akt u yang dibutuhkan, m aka dinyat akan tidak mem enuhi persyarat an dan dapat digugurkan pada t ahap evaluasi t eknis.

Peralat an yang dit aw arkan hanya unt uk 1 (satu) paket pekerjaan yang dilelangkan, apabila penyedia mengikut i beberapa paket pekerjaan yang w akt unya bersamaan, m aka peralat an unt uk paket pekerjaan lain harus dari peralat an yang berbeda.

d) spesifikasi teknis m em enuhi persyarat an yang dit et apkan dalam Dokumen Pemilihan.

Bagi penyedia yang m enyampaikan spesifikasi t eknis yang berbeda dari yang dit et apkan dalam Dokumen Pengadaan maka spesifikasi t eknis t idak boleh kurang dari yang disyarat kan, dan bagi penyedia yang t idak menyam paikan perubahan spesifikasi t eknis dianggap sam a dengan spesifikasi t eknis yang dipersyarat kan;

e) personil int i yang akan dit em pat kan secara penuh sesuai dengan persyarat an sebagaimana t ercant um dalam Dokum en Pengadaan sert a posisinya dalam m anajem en pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan.

Apabila penyedia tidak m emasukkan daft ar personil inti yang akan ditugaskan secara penuh,

22 w alaupun m engisi daftar t enaga ahli pada form ulir isian kualifikasi/ dat a kualifikasi, m aka dianggap t idak m em enuhi persyarat an t eknis sert a dapat digugurkan pada t ahap evaluasi t eknis.

Personil yang dit aw arkan hanya untuk 1 (sat u) paket pekerjaan yang dilelangkan, apabila penyedia mengikut i beberapa paket pekerjaan yang w akt unya bersamaan m aka personil unt uk paket pekerjaan lain harus dari personil yang berbeda.

f) bagian pekerjaan yang akan disubkont rakkan sesuai dengan persyarat an yang dit et apkan dalam LDP;

g) Pra RK3K m em enuhi persyarat an keselam at an dan kesehat an kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konst ruksi. Apabila t erdapat hal yang m eragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk m enegaskan bahw a K3 akan dilaksanakan. Tidak dapat m enggugurkan t eknis berdasarkan Pra RK3K; dan

3) Panit ia Pengadaan dapat m em int a uji m ut u/ teknis/ fungsi untuk bahan/ alat t ert ent u sesuai dengan ket ent uan dalam LDP;

4) Untuk menilai konsist ensi dan kew ajaran ant ara met ode pelaksanaan, jadw al w aktu pelaksanaan, penggunaan peralat an dan bahan (mat erial konst ruksi), t enaga kerja, m aupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi t eknis, Panit ia Pengadaan dapat m elakukan klarifikasi dengan m enilai rincian/ uraian Analisa Teknis Sat uan Pekerjaan untuk pekerjaan ut ama meliput i komponen t enaga kerja, peralat an, dan bahan (mat erial konst ruksi) t erhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsist ensinya. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis t erhadap uraian Analisa Teknis Sat uan Pekerjaan t ersebut , ant ara lain:

a. kom posisi bahan (mat erial konst ruksi) unt uk m em peroleh suat u produk konst ruksi yang m em enuhi syarat t eknis (misal komposisi unt uk m encapai pemenuhan spesifikasi dan kualit as bet on K ...., maka diperlukan sem en/ PC .... Kg, pasir ... m 3, agregat .... m 3, dst .);

b. Analisa penggunaan peralat an yang meliput i kom posisi, kapasit as produk, bahan penunjang unt uk m enghasilkan konst ruksi yang m em enuhi syarat t eknis (m isal pem adat an t anah diperlukan peralat an jenis ..., kapasit as ..., komposisi ... dan jumlah ... untuk m enget ahui produktifit as

23 yang dihasilkan diperhit ungkan t erhadap w aktu pelaksanaan sert a m et ode kerja yang ditunjukkan berkait an dengan konsist ensi m et ode pelaksanaan).

Apabila dinilai t idak konsist en dan/ at au t idak wajar maka penaw aran t idak mem enuhi syarat dan dalam evaluasi penaw aran dinyat akan gugur t eknis.

5) Panit ia Pengadaan dapat melakukan kunjungan, verifikasi, dan/ at au klarifikasi t erhadap kepast ian pem enuhan ket erpenuhan volum e dan spesifikasi pendukung yang dit aw arkan dalam dokumen teknis, khususnya kepada pabrikan/ produsen/ agen/ dist ribut or mat erial/ alat t ersebut untuk menjam in konsist ensi jenis m at erial/ alat sert a kemampuan unt uk menyediakan m aterial/ peralat an sesuai jadwal yang t elah dit et apkan sert a kebenaran dukungan t erhadap pelaksanaan pekerjaan.

c. apabila dalam evaluasi t eknis t erdapat hal-hal yang kurang jelas at au meragukan, Panit ia Pengadaan m elakukan klarifikasi dengan pesert a. Dalam klarifikasi, pesert a t idak diperkenankan m engubah subst ansi penaw aran. Hasil kunjungan, verifikasi, dan/ at au klarifikasi dapat menggugurkan penaw aran;

d. pesert a yang dinyat akan lulus evaluasi t eknis dilanjut kan dengan evaluasi harga ;

e. apabila hanya ada 1 (sat u) at au 2 (dua) pesert a yang lulus evaluasi t eknis, maka evaluasi t et ap dilanjut kan dengan evaluasi harga;

f. apabila dari 3 (tiga) penaw aran t erendah set elah koreksi arimat ik t idak ada yang memenuhi persyarat an t eknis m aka Panitia Pengadaan dapat melakukan evaluasi penaw aran t erhadap penaw ar t erendah berikut nya (apabila ada) dimulai dari evaluasi adm inist rasi;

g. apabila t idak ada pesert a yang lulus evaluasi t eknis m aka pelelangan dinyat akan gagal; dan

h. Panitia Pengadaan m em asukan hasil evaluasi t eknis pada aplikasi SPSE, t erm asuk alasan ket idaklulusan pesert a dalam evaluasi t eknis.

27.12Evaluasi Harga

a. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok at au pent ing, dengan ket ent uan:

Untuk kont rak harga sat uan:

1) harga sat uan yang nilainya lebih besar dari 110% (serat us sepuluh perserat us) dari harga sat uan yang t ercant um dalam HPS, dilakukan klarifikasi. Harga sat uan penaw aran t ersebut dinyat akan t impang dan hanya berlaku untuk volum e sesuai dengan Daft ar Kuant it as dan Harga;

24 2) mat a pem bayaran yang harga satuannya nol atau t idak

dit ulis dilakukan klarifikasi dan kegiat an t ersebut harus t et ap dilaksanakan. Harganya dianggap t ermasuk dalam harga sat uan pekerjaan lainnya;

b. Dilakukan klarifikasi kew ajaran harga dengan ket ent uan sebagai berikut :

1) Klarifikasi t erhadap koreksi arit m at ik, apabila ada koreksi/ perubahan;

2) klarifikasi kew ajaran harga apabila harga penaw aran dibaw ah 80% (delapan puluh perserat us) HPS dengan ket ent uan:

a) m enilai rincian/ uraian Analisa Harga Sat uan Pekerjaan Ut am a m eliputi kom ponen t enaga kerja, peralat an, dan bahan (m at erial konst ruksi) t erhadap jenis pekerjaan ut ama yang perlu dinilai kew ajarannya untuk dit elit i dan dianalisa m encakup beberapa fakt or:

(1) Komposisi bahan (mat erial konst ruksi) unt uk mem peroleh suat u produk konst ruksi yang mem enuhi syarat t eknis (misal kom posisi agregat , sem en PC dan lainnya untuk menghasilkan bet on K 125);

(2) Kesesuaian harga bahan (mat erial konstruksi) dengan harga pasaran pada saat penaw aran dan harga t ersebut dapat dibukt ikan (m isal harga sem en, besi bet on yang dicantum kan pada Analisa Harga Satuan Pekerjaan);

(3) Kesesuaian upah t enaga kerja yang diberlakukan pada pekerjaan konst ruksi di lokasi kegiat an pada saat penaw aran (m isal mandor, kepala t ukang, tukang, pem bantu t ukang dan lain-lain) m engacu pada Keputusan Bupat i Lombok Barat Nomor :

1249/ 645/ Adm.Pemb/ 2012 t ent ang

Penet apan St andar Sat uan Harga Kabupat en Lom bok Barat Tahun 2013. (jika harga sat uan upah dibaw ah st andar yang t elah dit et apkan maka penaw aran dinyat akan tidak m em enuhi syarat ).

St andar Harga Sat uan Upah dapat dilihat pada Lam piran Dokum en Pengadaan (Format Harga Sat uan Upah dan Bahan sert a Form at St andar Analisa Pekerjaan).

(4) Kesesuaian penggunaan peralatan yang meliput i peralat an yang t ercant um dalam

Dokumen terkait