• Tidak ada hasil yang ditemukan

F RENCANA KEPERAWATAN

Dalam dokumen Lp & Askep Kds (Halaman 27-42)

Inisial klien : An. M No RM : 097019

Umur : 3 Tahun Tanggal : 27 Juli 2015

No.dx Tujuan dan KH Intervensi Ttd

Hipertermi b.d proses penyakit ( infeksi atau inflamasi ) Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3x24 jam diharapkan hipertermi berkurang dengan KH :

- suhu tubuh normal (36,5 – 37,5 OC )

- klien tidak demam - pasien tampak nyaman - nadi dan RR dalam rentang normal ( N : 120-160 x/menit RR : 40-60 x/menit )

- tidak ada perubahan warna kulit & pusing

- observasi KU & TTV, Suhu tiap 4 jam sekali

- monitor tanda dan gejala adanya peningkatan suhu tubuh dan penyebabnya

- anjurkan oasien banyak minum 2-2,5 L/24jam

- anjurkan untuk memakai pakaian tipis dan menyerap keringat

- kolaborasi pemberian obat

Tim Defisiensi pengetahuan b.d kurang pajanan Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan defisiensi pengetahuan teratasi dengan Kriteria hasil : - keluarga mengatakan paham tentang penyakit kejang

- keluarga mampu melaksanakan prosedur yang dijelaskan dengan benar

- keluarga mampu menjelaskan kembali apa

- identifikasi penyebab kejang - Letakan klien pada posisi miring, permukaan datar, dan miringkan kepala intik antisipasi kejang

- jelaskan patofisiologi penyebab kejang

- kolaborasi pemberian obat sesuai advice dokter

yang di jelaskan perawat

G. IMPLEMENTASI

Inisial Klien : An.M No RM : 097019

Umur : 3 tahun Tanggal : 27 Juli 2015

Hari/Tgl Jam

No Dx

Implementasi Respon klien TTD

Senin 27 juli 2015 15,20 15.25 15.30 1 2 2 Memonitor tanda dan gejala adanya peningkatan suhu tubuh Mengidentifikasi penyebab kejang Memberikan obatinjeksi IV, novalgin ¼ amp/ 8 DS:

Ibu klien mengatakan anaknya panas sejak kemarin dan terakhir minum obat paracetamol jam 07.00

DO:

Pasien tampak lemas, akral teraba panas

TTV: suhu 39oC, Nadi 140x/menit, RR 28x/menit, Leukosit 15,5 ribu/uL

DS :

Ibu klien mengatakan An.M kejang selama + 4 menit dan ibu klien tidak mengetahu penyebab An.M kejang

DO :

An.M tampak lemah di atas bed

DS:

Ibu klien mengatakan pada tanggal 26 Juli 2015 anaknya

Tim

17.00 17.07 17.15 1 2 1 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam Meletakanklien pada posisi miring, permukaan datar Menjelaskan patofisiologi penyebab kejang Menganjurkan klien banyak minum 2-2,5 liter/24 jam dan mengajurkan klien

untuk memakai

pakaian tipis dan menyerap keringat

mengalami kejang 1x selama ± 4 menit pada jam 11.00 DO:

Klien tampak lemas dan rewel ketika diberi injeksi intravena obat amoxan 150g/8 jam, novalgin ¼ amp/8 jam, diazepam 5mg/8 jam,sanmol 1g/8 jam

DS :

Ibu An.M bersedia anaknya di posisikan miring

DO :

An.M hanya diam dan mengikuti intruksi perawat DS :

Ibu An.M mengatakan mengerti apa yang di jelaskan oleh perawat

DO :

Ibu An.M tampak kooperatif DS:

Keluarga klien mengatakan anaknya susah minum dan bersedia memakaikan pakaian yang tipis dan menyerap keringat

DO:

Keluarga berusaha memberi air mineral ke anaknya dan meminta bantuan perawat

Tim

Tim

Tim

Tim

19.10 19.15 21.15 1 1 dan 2 1 dan 2

Memonitor suhu dan TTV tiap 4 jam

Melonggarkan pakaian pada daerah leher atau dada dan abdomen Mengkolaborasikan pemberian obatnovalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam

untuk menggatikan pakaian klien

DS:

Ibu klien mengatakan ananya lebih mendingan dan suhu tubuh anaknya sudah tidak panas seperti kemarin saat dirumah

DO:

Klien tampak masih lemes, nadi teraba kuat, badannya masih terasa panas, dengan suhu 37,9oC, RR 28 x/menit, Nadi 140x/menit

DS:

Keluarga klien mengatakan paham dan kooperatif

DO:

Klien tampak lemas dan masih susah diajak komunikasi DS:

Keluarga klien kooperatif dan bersedia anaknya diberi obat, klien merasa gelisah dan kurang nyaman

DO:

Klien masih terlihat lemas dan rewel saat di berikan obat intravena novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam ,

Tim

Tim

05.15 Selasa, 28Juli 2015 10.30 13.30 1 dan 2 1 dan 2 1 Mengkolaborasikan pemberian obat dan memonitor TTV Mengkolaborasikan pemberian obat intravena Menganjurkan klien banyak minum 2-2,5 liter/menit dan menganjurkan klien untuk memakai

pakain tipis dan menyerap keringat

amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam DS:

Orang tua klien

mempersilahkan untuk di cek TTV dan pemberian obat DO: Suhu 37,9oC, RR 28 x/menit, Nadi 135x/menit DS: Keluarga klien mempersilahkan untuk

pemberian obat intavena DO:

Pasien terlihat masih lemas,dan merasa nyaman saat pemberian injeksi intravena

DS:

Keluarga klien mengatakan anaknya masih susah untuk minum dan bersedia memakai pakaian tipis dan menyerap keringat

DO:

Keluarga berusah memberikan air mineral kepada anaknya, pasien terlihat nyaman dengan

Tim

Tim

14.45 15.45 18.30 1 dan 2 1 1 dan 2 Memonitor tanda dan gejala adanya penigkatan suhu tubuh dan monitor ttv Mengkolaborasikan pemberian obat amoxan 150g/8 jam, sanmol 1g/ 8 jamDiazepam 5mg/8 jam,novalgin ¼ amp/8 jam,stesolid 3 mg/8 jam,Puyer 3x1 Monitor ttv tiap 4 jam sekali pakaianya DS:

Ibu klien mengatakan anaknya sudah tidak rewel lagi dan merasa panasnya berkurang DO:

-Nadi:135x/menit -RR:28x/menit -suhu:37,6oC DS:

Keluarga klien kooperatif dan bersedia anaknya diberi obat, klien merasa

DO:

Ibu klien tampak membantu agar obat injeksi masuk secara benar

DS:

Ibu klien mengatakan anaknya sudah semakin membaik dan bisa diajak bermain secara ringan

DO:

Klien tampak kooperatif, nyaman

TTV, Suhu 37,6oC, RR 28x/menit, Nadi 130 x/menit

Tim

Tim

21.15 05.15 Rabu 29Juli 2015 10.30 2 dan 1 1 dan 2 1 Mengkolaborasikan pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam puyer 3x1 Mengkolaborasikan pemberian obat dan memonitor TTV

Mengkolaborasikan

pemberian obat

intravena

DS:

Orangtua klien mengatakan

anaknya sudah ada

peningkatan orangtuanya kooperatif ketika anaknya diberikan obat

DO:

Pasien terlihat lebih nyaman, dan bersedia minum obat

DS:

Orang tua klien

mempersilahkan dan bersedia anaknya di cek TTV

DO:

-Nadi:130x/menit -RR:28x/menit -S:37,6oC

Tidak ada tanda-tanda demam dan kejang

DS:

Orangtua mempersilahkan untuk pemberian obat dan pasien merasa lebih nyaman ketika diberikan obat

DO:

Pasien terlihat nyaman dan tidak rewel saat diberikan obat

Tim

Tim

13.30 14.45 15.45 18.30 1 1 1 dan 2 1 Menganjurkan klien banyak minum 2-2,5 liter/menit dan menganjurkan klien untuk memakai

pakain tipis dan menyerap keringat

Memonitor tanda dan gejala adanya peningkatan suhu tubuh dan monitor TTV Mengkolaborasikan pemberian obat amoxan 150g/8 jam, sanmol Diazepam 3x3 jam, novalgin ¼ amp/8 jam, stesolid 3 mg IV, Puyer 3x1 Memonitor TTV tiap 4 jam intravena DS:

Keluarga klien mengatakan anaknya sudah mau minum tetapi masih sedikit dan pasien sudah memakai pakaian tipis DO:

Pasien terlihat mau minum air yang diberikan keluarganya dan terlihat memakai pakaian tipis

DS:

Ibu klien mengatakan anaknya sudah nyaman dan panasnya berkurang

DO:

TTV, suhu 37,5oC, RR 28x/menit, Nadi 130x/menit DS:

Keluarga klien mengatakan bersedia anaknya diberi obat dan pasien merasa nyaman DO:

Pasien terlihat nyaman dan tidak lemas

DS:

Ibu klien mengatakan anaknya Tim

Tim

Tim

21.15 05.15 1 dan 2 1 dan 2 Mengkolaborasikan pemberian obat , novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam Mengkolaborasikan pemberian obat dan memonitor TTV

sudah semakin baik dan bisa diajak bermain

DO:

Klien tampak kooperatif, nyaman dan tidak rewel

TTV, suhu 37,5oC, RR 28x/menit, Nadi 130x/menit DS:

Ibu dan ayah klien mengatakan anaknya sudah ada peningkatan jauh lebih baik dan orangtuanya kooperatif ketika diberi obat DO:

Klien tidak menunjukkan tanda hipertermi lagi, pasien lebih nyaman, tidak ada ruam atau perubahan warna kulit, nadi,suhu, RR dalam batas normal -Nadi:128x/menit -RR:24x/menit -S:37,20 C DS: Orangtua klien

mempersilahkan untuk di cek TTV dan diberi obat untuk anaknya

DO:

Tim

TTV suhu 37,2oC

RR 25 x/menit, Nadi 130x/menit

Tidak ada gejala demam dan tidak ada tanda-tanda kejang

H EVALUASI

Inisial klien : An. M No cm : 097019

Umur : 3 Th tanggal : 27 juli 2015

No dx Hari / Tgl Jam Evaluasi Ttd 1 Senin 27/7/2015 19.50

S : ibu klien mengatakan bahwa suhu tubuh anaknya turun dari 39oC menjadi 37,90C

O : klien tampak lemas, dan kulit teraba panas di area lipatan

- Suhu : 37,90C - RR 32X/menit

- Nadi : 135 x/menit teraba kuat dan teratur A : masalah belum teratasi

P : lanjutkan intervensi

- Suhu tubuh normal (36,5 – 37,5 OC ) -Monitor TTV setiap 4 jam

-Kolaborasi pemberian obat , novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam - Klien tidak merasa demam

-Anjurkan klien untuk minum air 2-2,5 liter/hari

Tim

2 20.00 S : keluarga klien mengatakan tidak mengetahui penyebab An.M kejang

O : pasien masih tampak lemas dan susah di ajak berkomunikasi

A : masalah belum teratasi P : lanjutkan intervensi

- identifikasi penyebab kejang -letakan posisi miring dan datar

-Kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ Tim

8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam

1 Selasa 28/7/2015 06.50

S ; ibu klien mengatakan bahwa suhu tubuh anaknya masih hangat

O : akral teraba hangat, S : 37,9 oC, RR : 28x/m, nadi : 135 x/m

A : masalah belum teratasi P : lanjutkan intervensi

-Suhu dalam rentan normal (36,5oC- 37,5o) -Monitor TTV setiap 4 jam

-Kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam -klien tidak merasa demam

Tim

2 07.00 S: ibu An.M sudah mengerti penyebab kejang O ; ibu An.M sangat kooperatif dalam mendengarkan penjelasan perawat

A : masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi

-pertahankan posisi miring dan datar untuk mencegah kejang ulang

-Kolaborasi pemberian obat , novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam

Tim

1 13.50 S : ibu pasien mengatakan anaknya sudah tidak rewel lagi dan merasa panasnya berkurang O : akral teraba hangat, s ; 37,6 Oc N : 135x/m RR : 28x/m

A : masalah teratasi sebagian

P : lanjutkan intervensi

- monitor suhu tubuh dan Keadaan umum - Kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam -Monitor TTV setiap 4 jam

1 14.00 S: ibu klien mengatakan akan melaporkan ke perawat jika ada kejang ulang

O ; pasien tampak diam di atas bed A : masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi

-posisikan nyaman dan miring mendatar

-Kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam -Anjurkan klien minum air 2-2,5 liter/hari

Tim

1 19.50 S : ibu pasien mengatakan anaknya sudah tidak rewel lagi dan merasa panasnya berkurang O : akral teraba hangat, s ; 37,6 Oc N : 135x/m RR : 28x/m

A : masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi -Monitor TTV setiap 4 jam

-kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam

Tim

2 20.00 S: keluarga klien kooperatif dan tersedia anaknya diberi obat, klien merasa nyaman

O ; injeksi masuk ke selang infus secara benar A : masalah teratasi sebagian

P : lanjutkan intervensi

-Monitor TTV setiap 4 jam

-Kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam 1 06.50 S : ibu pasien mengatakan anaknya sudah tidak

rewel lagi dan merasa panasnya berkurang O : akral teraba hangat, s ; 37,6 Oc N : 135x/m RR : 28x/m

A : masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi -Monitor TTV setiap 4 jam

- Anjurkan klien minum 2-2,5 liter/hari

-,Kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam

Tim

2 07.00 S: keluarga klien kooperatif dan tersedia anaknya diberi obat, klien merasa nyaman

O ; injeksi masuk ke selang infus secara benar A : masalah teratasi sebagian

P : lanjutkan intervensi

-Memonitor TTV setiap 4 jam

-Kolaborasi pemberian obat novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam

Tim

1 13.50 S: ibu klien mengatakan anaknya sudah semakin membaik dan bisa dibajak bemain secara ringan

O : klien tampak kooperatif, terlihat lebih nyaman

TTV : S = 37,50C, RR = 28 x/menit, nadi = Tim

130x/menit

A : masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi

-Kolaborasi pemberian obat , novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam -Monitor TTV setiap 4 jam

2 14.00 S: keluarga klien kooperatif dan tersedia anaknya diberi obat, klien merasa nyaman

O ; injeksi masuk ke selang infus secara benar A : masalah teratasi sebagian

P : lanjutkan intervensi

-Kolaborasi pemberian obat , novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam -Memonitor TTV setiap 4 jam

Tim

1 Rabu

29/7/2015 19.50

S: ibu klien mengatakan anaknya sudah semakin membaik dan bisa dibajak bemain secara ringan

O : klien tampak kooperatif, terlihat lebih nyaman

TTV : S = 37,50C, RR = 28 x/menit, nadi = 130x/menit

A : masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi

-Kolaborasi pemberian obat , novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam -Monitor TTV setiap 4 jam

2 20.00 S: keluarga klien kooperatif dan bersedia anaknya diberi obat, klien merasa nyaman dan An. M tidak terjadi kejang ulang

O ; keluarga pasien sudah cukup paham untuk mengatasi jika ada kejang ulang jika terjadi di rumah

A : masalah teratasi P : pertahankan intervensi

-Kolaborasi pemberian obat , novalgin ¼ amp/ 8 jam, diazepam 5mg/ 8 jam , amoxan 150mg/ 8 jam, sanmol 1g/8 jam, stesolid 3mg/ 8 jam -Memonitor TTV setiap 4 jam

Dalam dokumen Lp & Askep Kds (Halaman 27-42)

Dokumen terkait