Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 4.040.756 4.026.569 14.187 United States Dollar
Dolar Singapura 339.500 332.987 6.513 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 83.931 83.069 862 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Australia 1.118 1.659 541 Australian Dollar
Yen Jepang 2.692 2.317 375 Japanese Yen
Euro Eropa 38.137 37.876 261 European Euro
Dolar Hong Kong 767 841 74 Hong Kong Dollar
Poundsterling
Britania Raya 375 - 375 Great Britain Poundsterling
Jumlah 4.507.276 4.485.318 23.188 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II 2.852.953 Total Capital Tier I and Tier II
Rasio PDN 0,81% NOP Ratio
31 Desember/December 31, 2018
Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 2.340.960 2.312.436 28.524 United States Dollar
Dolar Singapura 399.626 397.403 2.223 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 36.232 35.761 471 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Hong Kong 168 - 168 Hong Kong Dollar
Yen Jepang 384 299 85 Japanese Yen
Poundsterling
Britania Raya 61 - 61 Great Britain Poundsterling
Dolar Australia 334 282 52 Australian Dollar
Euro Eropa 8.919 8.905 14 European Euro
Jumlah 2.786.684 2.755.086 31.598 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II 2.263.756 Total Capital Tier I and Tier II
Rasio PDN 1,40% NOP Ratio
35. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
35. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at the measurement date.
Tabel berikut menunjukkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar aset dan liabilitas keuangan Bank pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018:
The following table sets forth the carrying amounts and estimated fair values of Bank financial assets and liabilities as of December 31, 2019 and 2018:
31 Desember/December 31
2019 2018
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 7.957 7.957 4.068 4.068 Derivative receivables
Dimiliki hingga jatuh tempo Held-to-maturity
Efek-efek 989 989 11.577 11.577 Marketable securities
Tersedia untuk dijual Available-for-sale
Efek-efek 1.698.923 1.698.923 1.432.620 1.432.620 Marketable securities
Pinjaman yang diberikan dan
piutang Loans and receivables
Kas 250.963 250.963 218.238 218.238 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.107.861 1.107.861 956.750 956.750 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 257.001 257.001 54.052 54.052 other banks
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placement with Bank Indonesia
bank lain 318.825 318.825 604.382 604.382 and other banks
Tagihan akseptasi 31.464 31.464 17.098 17.098 Acceptance receivables
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 99.657 99.657 - - agreements to resale
Kredit yang diberikan 13.718.923 13.715.862 11.425.519 11.417.756 Loans
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 40.469 40.469 33.681 33.681 Interest receivables
Aset lain-lain 6.602 6.602 9.322 9.322 Other assets
Jumlah aset keuangan 17.539.634 17.536.573 14.767.307 14.759.544 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas segera 9.479 9.479 49.919 49.919 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 258 258 1 1 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 31.464 31.464 17.098 17.098 Acceptance payables
Simpanan dari nasabah: Deposits from customers:
Giro 2.134.021 2.134.021 2.571.473 2.571.473 Current accounts
Tabungan 1.045.219 1.045.219 913.317 913.317 Saving account
Deposito berjangka 9.679.826 9.679.826 9.588.433 9.588.433 Time deposits
Deposits from
Simpanan dari bank lain 1.593.888 1.593.888 94.993 94.993 other banks
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 938.425 938.425 - - agreements
Surat berharga subordinasi 416.475 416.475 - - Subordinated securities
Bunga yang masih
harus dibayar 39.947 39.947 35.448 35.448 Interest payables
Liabilitas lain-lain 14.501 14.501 7.739 7.739 Other liabilities
Jumlah liabilitas keuangan 15.903.503 15.903.503 13.278.421 13.278.421 Total financial liabilities
Instrumen keuangan Bank diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki sebagai berikut:
The Bank’s financial instruments recognised at fair value based on the hierarchy described below:
(i) Tingkat 1: dikutip dari harga pasar aktif untuk aset atau liabilitas keuangan yang identik;
(i) Level 1: quoted (unadjusted) prices in active markets for identical financial assets or liabilities;
(ii) Tingkat 2: yang melibatkan input selain dari harga pasar aktif yang dikutip yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung (seperti harga) atau tidak langsung (turunan dari harga);
(ii) Level 2: those involving inputs other than quoted prices included in Level 1 that are observable for the asset or liability, either directly (as prices) or indirectly (derived from prices);
Instrumen keuangan Bank diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki sebagai berikut: (lanjutan)
The Bank’s financial instruments recognised at fair value based on the hierarchy described below: (continued)
(iii) Tingkat 3: input untuk aset dan liabilitas yang tidak didasarkan pada data yang dapat diobservasi di pasar (input yang tidak dapat diobservasi).
(iii) Level 3: those with inputs for the asset or liability that are not based on observable market data (unobservable inputs).
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair value Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang dikelompokkan berdasarkan hierarki nilai wajar:
The tables below show the financial instruments measured at fair value grouped according to the fair value hierarchy:
31 Desember/December 31, 2019
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 7.957 - 7.957 Derivative receivables
Tersedia untuk dijual Available-for-sale
Efek-efek - 1.698.923 - 1.698.923 Marketable securities
- 1.706.880 - 1.706.880
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas derivatif - 258 - 258 Derivative payables
31 Desember/December 31, 2018
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 4.068 - 4.068 Derivative receivables
Tersedia untuk dijual Available-for-sale
Efek-efek - 1.432.620 - 1.432.620 Marketable securities
- 1.436.688 - 1.436.688
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas derivatif - 1 - 1 Derivative payables
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar
Financial instruments not measured at fair value
Kredit yang diberikan dan surat berharga subordinasi yang merupakan instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajarnya dikelompokkan sebagai Tingkat 3 dalam hierarki nilai wajar.
Loans and subordinated securities which are financial instruments that are not measured at fair value are classified as Level 3 in the fair value hierarchy.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan selain efek-efek yang dimiliki hingga jatuh tempo, kredit yang diberikan dan surat berharga subordinasi mendekati
Fair values of certain financial assets and liabilities other than held-to-maturity securities, loans and subordinated securities are
Nilai wajar dari kredit yang diberikan dengan suku bunga mengambang dan nilai tercatat atas kredit jangka pendek dengan suku bunga tetap adalah perkiraan yang layak atas nilai wajar. Nilai wajar dari kredit jangka panjang yang diberikan dengan suku bunga tetap menunjukkan nilai diskon dari perkiraan arus kas masa depan yang diharapkan akan diterima oleh Bank. Perkiraan arus kas ini didiskontokan dengan menggunakan suku bunga pasar untuk menentukan nilai wajar. Termasuk di dalam kredit yang diberikan adalah cadangan kerugian penurunan nilai yang telah diperhitungkan dengan metode yang disajikan pada Catatan 2. Nilai wajar dari efek-efek yang dimiliki hingga jatuh tempo dinilai menggunakan harga kuotasi pasar.
The carrying amounts of variable rate loans and short-term fixed rate loans are the reasonable approximation of their fair values. The carrying amount of long term fixed rate loans shows the discounted estimated future cash flows. The cash flows estimation is discounted at the market interest rate to determine fair value. Included in loans are allowance for impairment losses which are calculated using the method as disclosed in Note 2. The fair value of held-to-maturity securities are based on the market prices.
Surat berharga subordinasi memiliki tingkat suku bunga mengambang. Oleh karena itu, nilai tercatat mencerminkan nilai wajar.
The subordinated securities bear variable rate. Therefore, represent reasonable approximation of the fair value.
36. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 36. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari: Employment benefits obligation consists of:
31 Desember/December 31
2019 2018
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 95.536 80.388 Long-term employee benefits
Liabilitas imbalan kerja - lainnya 16.217 24.005 Long-term employee benefits - Other
Jumlah 111.753 104.393 Total
Imbalan kerja lainnya Other employee benefits
Imbalan kerja lainnya termasuk imbalan kerja jangka pendek untuk bonus dan imbalan kerja jangka panjang untuk manajemen. Bank mengakui liabilitas dan beban imbalan kerja jangka pendek untuk bonus berdasarkan rumusan yang mempertimbangkan kinerja karyawan dan laba sebelum pajak Bank setelah penyesuaian tertentu yang menyebabkan kewajiban konstruktif. Bank mengakui liabilitas dan beban imbalan kerja jangka panjang untuk manajemen berdasarkan rumusan yang mempertimbangkan masa kerja manajemen pada akhir periode pelaporan.
Other employee benefits include short-term employee benefits for bonuses and long-term employee benefits for management. The Bank recognises liabilities and expenses for short-term employee benefits for bonuses based on a formula that takes into consideration the employee’s performance and the Bank’s income before tax expense after certain adjustments has created a constructive obligation. The Bank recognises liabilities and expenses for long-term employee benefits for management based on a formula that takes into consideration the management’s service periods at the end of reporting period.
Program pensiun manfaat pasti Defined benefits pension plan Bank mempunyai imbalan pasca-kerja manfaat
pasti yang terdiri atas program pensiun imbalan pasti dan imbalan pasca-kerja sesuai Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU 13/2003”). Bank menghitung liabilitas atas imbalan pasca-kerja karyawan manfaat pasti berdasarkan perhitungan aktuaria yang dihitung oleh PT Biro Pusat Aktuaria, pihak ketiga dalam laporannya tertanggal 11 Februari 2020 dan 8 Februari 2019 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018.
The Bank provides post-employment defined benefits which consist of a defined benefits pension plan and post-employments benefits in accordance with Labor Law No. 13/2003 (“UU 13/2003”). The Bank calculates the employee defined benefits liabilities based on the actuarial calculations which for the Bank are calculated by PT Biro Pusat Aktuaria, third party in their report dated February 11, 2020 and February 8 , 2019 for the years ended on December 31, 2019 and 2018.
Program pensiun imbalan pasti didanai, dikelola oleh Dana Pensiun Bank Windu, pihak berelasi, untuk karyawan Bank yang telah diangkat dan mendaftarkan diri sebagai peserta. Kontribusi pegawai adalah sebesar 5,00% dari penghasilan dasar karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan untuk mendanai program tersebut dikontribusi oleh Bank. Kontribusi pemberi kerja pada program ini yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 masing-masing sebesar Rp1.460 dan Rp2.248.
The defined benefits pension plan is funded and managed by Dana Pensiun Bank Windu, a related party, for registered employees. The employee’s contribution is 5.00% of the employee’s base salary and the remaining amounts required to fund the plan are contributed by the Bank. Employer’s contribution to this program recognised in the statements of profit or loss and other comprehensive income for the years ended December 31, 2019 and 2018 amounted to Rp1,460 and Rp2,248, respectively.
Berikut ini adalah asumsi utama yang digunakan dalam laporan aktuaria:
The following are the key assumptions used in the actuarial reports:
31 Desember/December 31
2019 2018
Tingkat diskonto 7,17% 8,08% Discount rate
Tingkat pengembalian aset program 7,17% 8,08% Expected return on plan assets
Tingkat kenaikan gaji per tahun 7,00% 7,00% Annual salary increase rates
Tingkat kematian TMI 2011* TMI 2011* Mortality rate
Usia pensiun (tahun) 55 55 Retirement age (years old)
*) Tabel Mortalita Indonesia/Mortality Table of Indonesia 2011
a. Liabilitas imbalan kerja a. Employee benefits liabilities
31 Desember/December 31, 2019
Program pensiun Program pensiun
imbalan pasti imbalan pasti tidak
didanai/ didanai/
Defined Defined
benefits pension benefits pension
plan - funded plan - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan kerja 22.119 95.536 Present value of benefits obligation
a. Liabilitas imbalan kerja (lanjutan) a. Employee benefits liabilities (continued)
31 Desember/December 31, 2018
Program pensiun Program pensiun
imbalan pasti imbalan pasti tidak
didanai/ didanai/
Defined Defined
benefits pension benefits pension
plan - funded plan - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan kerja 16.917 80.388 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program (23.999) - Fair value of plan assets
Pengaruh aset plafon 7.082 - Fair value of plan assets
(Aset)/liabilitas - neto - 80.388 (Assets)/liabilities - net
b. Nilai kini liabilitas imbalan kerja b. Present value of benefits obligation
31 Desember/December 31, 2019
Program pensiun Program pensiun
imbalan pasti imbalan pasti tidak
didanai/ didanai/
Defined Defined
benefits pension benefits pension
plan - funded plan - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, Present value of benefits obligation,
awal tahun 16.917 80.388 beginning of the year
Biaya jasa kini 2.370 12.709 Current service cost
Beban bunga 1.367 6.495 Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - (48) employee benefits
Kontribusi karyawan 737 - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (2.103) (3.155) Benefits paid
Biaya jasa lalu - perubahan program - (1.396) Past service cost - plan amendment
Kerugian aktuarial 2.831 543 Actuarial loss
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, Present value of benefits obligation,
akhir tahun 22.119 95.536 end of year
31 Desember/December 31, 2018
Program pensiun Program pensiun
imbalan pasti imbalan pasti tidak
didanai/ didanai/
Defined Defined
benefits pension benefits pension
plan - funded plan - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, 16.740 93.012 Present value of benefits obligation,
awal tahun beginning of the year
Biaya jasa kini 1.079 16.221 Current service cost
Beban bunga 1.061 5.905 Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - 44 employee benefits
Kontribusi karyawan 661 - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (705) (2.849) Benefits paid
Biaya jasa lalu - kurtailmen - (22.282) Past service cost - curtailments
Keuntungan aktuarial (1.919) (9.663) Actuarial gain
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, Present value of benefits obligation,
akhir tahun 16.917 80.388 end of year
c. Biaya imbalan kerja c. Employee benefits expense
31 Desember/December 31, 2019
Program pensiun Program pensiun
imbalan pasti imbalan pasti tidak
didanai/ didanai/
Defined Defined
benefits pension benefits pension
plan - funded plan - unfunded
Biaya jasa kini 2.370 12.709 Current service cost
Bunga atas kewajiban 1.367 6.495 Interest on obligation
Bunga atas aset (1.939) - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 273 - Interest of asset ceiling
Biaya jasa lalu – perubahan program - (1.396) Past service cost - plan amendment
Jumlah 2.071 17.808 Total
31 Desember/December 31, 2018
Program pensiun Program pensiun
imbalan pasti imbalan pasti tidak
didanai/ didanai/
Defined Defined
benefits pension benefits pension
plan - funded plan - unfunded
Biaya jasa kini 1.079 16.221 Current service cost
Bunga atas kewajiban 1.061 5.905 Interest on obligation
Bunga atas aset (1.334) - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 213 - Interest of asset ceiling
Biaya jasa lalu – kurtailmen - (22.282) Past service cost - curtailments
Kerugian/(keuntungan) aktuarial Net actuarial losses/(gains)
yang diakui pada tahun berjalan - recognised in year -
imbalan jangka panjang lainnya - 44 other long term benefits
Jumlah 1.019 (112) Total
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai berikut:
d. The movements in the fair value of plan assets are as follow:
31 Desember/December 31
2019 2018
Saldo pada awal tahun 23.999 21.033 Balance at beginning of year
Tingkat pengembalian aset program 1.939 1.334 Return on plan assets
Kontribusi pemberi kerja 1.460 2.248 Contribution by employer
Kontribusi karyawan 737 661 Contribution by employee
Manfaat program pensiun yang
dibayarkan (2.102) (705) Program pension benefits paid
Kerugian aktuarial (404) (572) Actuarial loss
Saldo pada akhir tahun 25.629 23.999 Balance at end of year
e. Tabel berikut menunjukan analisis sensitivitas nilai kini kewajiban imbalan kerja diasumsikan terdapat perubahan atas asumsi aktuarial utama:
e. The tables below show the sensitivity analysis of the present value of employee benefits obligation in the assumed changes in the key actuarial assumption:
31 Desember/December 31 2019
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (4.822) Discount rate
-1% 5.494
Tingkat kenaikan gaji +1% 5.460 Salary increase rate
-1% (4.936)
31 Desember/December 31 2018
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (4.288) Discount rate
-1% 4.822
Tingkat kenaikan gaji +1% 4.804 Salary increase rate
-1% (4.346)
f. Tabel berikut menyajikan kajian dari portofolio investasi aset program yang ditempatkan dalam bentuk instrumen keuangan:
f. The following tables show the portfolio of the plan assets invested in financial instrument:
31 Desember/December 31
2019 2018
Deposito 29,57% 17,52% Time deposits
Efek-efek 70,43% 82,48% Marketable Securities
g. Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja karyawan pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 (tidak diaudit) adalah sebagai berikut:
g. The maturity profile analysis of the employee benefits payments as of December 31, 2019 and 2018 (unaudited) are as follows:
31 Desember/December 31
2019 2018
Dalam waktu 12 bulan
berikutnya 19.852 7.241 Within the next 12 months
Antara 1 dan 5 tahun 64.471 45.715 Between 1 and 5 years
Di atas 5 tahun 439.394 1.067.952 Beyond 5 years
Jumlah 523.717 1.120.908 Total
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 adalah 10,84 dan 6,20 tahun (tidak diaudit).
The average duration of employees’ benefits liability as of December 31, 2019 and 2018 is 10.84 and 6.20 years (unaudited).
Bank dan anggota bank sindikasi lainnya ("Sindikasi”) sedang menghadapi tuntutan hukum dari PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”) sehubungan dengan penyitaan dan/atau pelelangan tanah dan bangunan GWP, sesuai dengan kasus No. 490/Pdt.G/1998.Jkt.Pst. Pada tanggal 16 Mei 2000, Pengadilan Tinggi Jakarta mengeluarkan keputusan No. 880/Pdt/1999/PT.DKI yang berisi sebagai berikut:
The Bank and other bank members of the syndication ("the Syndicate") filed a case against PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”) regarding the confiscation and/or auction of the GWP’s land and
building as stated in case
No. 490/Pdt.G/1998.Jkt.Pst. On May 16, 2000, the Jakarta High Court issued verdict No. 880/Pdt/1999/PT.DKI indicating the following:
a. Sindikasi telah dinyatakan kalah karena melakukan pengambilalihan dan/atau pelelangan tanah dan bangunan GWP yang berlokasi di Denpasar, Bali ("Hotel Sol Elite Paradiso"); dan
a. The Syndicate has lost the case of confiscation and/or auction of the property of GWP in Denpasar, Bali ("Hotel Sol Elite Paradiso"); and
b. Sindikasi mempunyai liabilitas untuk membayar denda sebesar Rp20.000 kepada GWP, dimana porsi Bank adalah sebesar Rp2.353.
b. The Syndicate has an obligation to pay a penalty of Rp20,000 to GWP in which the Bank's share is Rp2,353.
Berkaitan dengan keputusan Pengadilan Tinggi tersebut, Sindikasi telah mengajukan banding (Memori Kasasi) kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia (RI). Pada tanggal 11 Juni 2002, Mahkamah Agung RI mengeluarkan Keputusan No. 3140K/Pdt/2001 yang menyatakan menolak permohonan kasasi Sindikasi. Sehubungan dengan Keputusan Mahkamah Agung RI tersebut, pada tanggal 9 Januari 2003, Sindikasi telah mengajukan Memori Peninjauan Kembali kepada Mahkamah Agung RI. Atas permohonan Memori Peninjauan Kembali ini, Mahkamah Agung RI mengeluarkan keputusan yang diterima oleh Bank pada tanggal 20 September 2007 dimana GWP dimenangkan atas kasus ini.
In relation with the verdict mentioned above, the Syndicate submitted an appeal to the Supreme Court of the Republic of Indonesia. On June 11, 2002, the Supreme Court issued Decree No. 3140K/Pdt/2001 which stated its rejection of the appeal of the Syndication. In relation to the said decree, on January 9, 2003, the Syndicate submitted a "Memorandum of Judicial Review" to the Supreme Court. Based on the decision of Supreme Court that was received by the Bank on September 20, 2007, GWP has won the case.
GWP mengajukan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dimana berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 108/2007.EKS tanggal 14 Oktober 2008, hanya menghukum 3 (tiga) bank dari 7 (tujuh) bank sindikasi untuk melaksanakan keputusan sebelumnya yaitu membayar denda sebesar Rp20.000. Bank mengajukan keberatan atas rencana pelaksanaan eksekusi tersebut pada Pengadilan Tinggi. Berdasarkan Surat penetapan DAFT No. 108/2007.EKS tanggal 15 Juli 2009, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mencabut penetapan No. 108/2007 tanggal 7 Mei 2009, dan kembali kepada putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No. 880/Pdt.G/1999/PT.DKI.
GWP has filed the case to the Civil Court at Central Jakarta whereas based on decision of Civil Court at Central Jakarta No. 108/2007.EKS dated October 14, 2008, Civil Court has only obligated 3 (three) of 7 (seven) syndicated banks to pay a penalty of Rp20,000. The Bank has submitted an appeal for the execution to the High Court. Based on Decision Letter DAFT No. 108/2007.EKS dated July 15, 2009, the Civil Court at Central Jakarta revoked Decision No. 108/2007 dated May 7, 2009, and return to Decision of Subprime Court's DKI Jakarta No. 880/Pdt.G/1999/PT.DKI.
Sehubungan dengan hal di atas, Bank telah mencadangkan provisi sebesar Rp2.353 untuk tanggal 31 Desember 2019 dan 2018.
In connection with the above, the Bank have made a provision amounting to Rp2,353 as of December 31, 2019 and 2018.
Manajemen berkeyakinan bahwa permasalahan tersebut di atas akan dapat diselesaikan melalui negosiasi dengan pihak debitur (“GWP”). Perkara hukum tersebut tidak secara material dapat mempengaruhi keadaan keuangan, harta kekayaan dan kelangsungan usaha Bank. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan, belum terdapat penyelesaian terhadap permasalahan di atas.
Management believes that the case will be settled through negotiation with GWP. The said legal