• Tidak ada hasil yang ditemukan

BEBERAPA FAKTA ILMIAH MENGENAI PIKIRAN MANUSIA

Dalam dokumen 45020050 Subjective Communication Produk (Halaman 26-34)

Rahasia mengenai potensi dan kekuatan pikiran manusia telah menjadi obyek penelitian selama bertahun-tahun. Penelitian yang serius dengan hasil yang sangat mengejutkan dilakukan oleh Jose Silva, seorang dokter dan ahli eletronik. Mengenai Penemuan Jose Silva kami berikan sebagai bonus pada halaman download.

Silahkan anda download sendiri (maaf .... dalam bahasa Inggris karena kami memberikan produk aslinya sebagai bonus). Ada banyak hal yang ditemukan. Misalnya bahwa semua manusia

memiliki ESP (Extra Sensory Perception) atau yang sering disebut indra ke-6 atau intuisi sejak lahir, pikiran bawah sadar manusia dapat mewujudkan keajaiban, dan masih banyak lagi. Akan tetapi kita tidak punya waktu untuk membahasnya secara rinci di sini.

Sehubungan dengan teknik SUBJECTIVE COMMUNICATION ada

beberapa FAKTA dari hasil penemuan mengenai kekuatan pikiran yang anda perlu ketahui:

FAKTA #1

Otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau syaraf otak yang bekerja dengan dahsyat melebihi kemampuan super computer apapun di dunia ini.

Neuron inilah yang bekerja dengan dahsyat menciptakan keajaiban dalam hidup anda. Proses berpikir yang rumit sangat menentukan keadaan hidup manusia. Sukses atau gagal, kaya atau miskin, dan lain-lain, sesungguhnya ditentukan oleh neuron-neuron ini.

Sesungguhnya jika manusia mengerti bagaimana otak manusia bekerja dia dapat mengendalikan masa depannya, dan menjadi sukses. Seperti apa seseorang sesungguhnya ditentukan oleh cara berpikir. Seperti perkataan You are what you think (anda adalah apa yang anda pikirkan). Jadi sikap dan kondisi hidup anda

menggambarkan seperti apa anda berpikir.

FAKTA #2

Memory otak manusia memilki kapasitas 30-70 triliun giga melebihi memory super komputer apapun di dunia.

Semua yang kita lihat, dengar, rasakan, dan alami semua terekam dalam memory manusia yang berkapasitas super besar itu. Anda bisa bayangkan berapa besar file yang anda simpan dalam memory anda selama puluhan tahun hidup anda. Semua hal baik yang positif maupun negatif akan terekam dalam memory anda. Dan pengalaman-pengalaman inilah yang akan menentukan sifat anda. Kalau memory anda merekam lebih banyak hal-hal yang negatif maka anda akan cenderung negatif. Anda akan selalu

memiliki sifat negative thinking . Jika hal-hal positif yang lebih dominan maka anda akan memiliki sifat positive thinking . Anda dapat membuktikan sendiri, dengan siapa anda bergaul dan di lingkungan mana anda berada itulah yang akan menentukan sifat dan sikap anda seperti apa. Karena pengalaman di lingkungan anda itulah yang akan terekam kuat dalam pikiran bawah sadar anda dan mengendalikan cara berpikir, bertindak dan mengambil keputusan dalam hidup anda.

FAKTA #3

Pikiran manusia terhubung dengan alam semesta yang dalam bahasa psikology disebut UNIVERSAL

CONCIOUSNESS (pikiran alam semesta) atau dalam bahasa biologi disebut MORPHOGENETIC FIELD (medan morfogenetika).

Memang penemuan bahwa pikiran manusia terbubung dengan alam semesta masih belum banyak diketahui orang, dan juga masih banyak yang belum begitu yakin. Akan tetapi 5-10 tahun terakhir bukti-bukti akurat yang memperkuat penemuan ini bermunculan, sehingga orang skeptik (orang tidak percaya) sekalipun tidak dapat mengelak.

Dr. Karl Pribram, seorang ahli beda otak, menemukan bahwa otak manusia memuat bayangan alam semesta, hampir sama dengan

proses holografik. Dia mengatakan bahwa pikiran manusia terhubung dengan konsep alam semesta dan menerima informasi dari alam semesta. Apa buktinya? Misalnya, Isaac Newton kira-kira mendapat teori gravitasinya dari mana? Siapa yang mengirim pesan itu ke pikirannya sehingga pada akhirnya dia menemukan teori gravitasi itu?

Ilmuwan Inggris, Jacob Boehm, juga mengemukakan penemuan yang serupa mengenai konsep holografik, dan temuan ini sudah

Dari temuan itu didapati bahwa alam semesta menghubungkan

spesis-spesis atau mahluk hidup tertentu. Misalnya seekor tikus dilatih untuk menjelajahi suatu maze atau labyrinth. Tikus yang lain juga akan mengetahui ini lebih cepat karena sudah satu ekor tikus yang memiliki pengetahuan itu.

Hal yang serupa juga terjadi pada manusia. Jika salah seorang manusia menguasai suatu pengetahuan maka akan lebih mudah manusia lain untuk mempelajarinya. Artinya manusia sudah

memiliki pengetahuan yang sama (shared intelligence). Mengapa? Karena alam semesta membantu memberikan informasi yang

sama itu melalui pikiran universal atau pikiran bawah sadar. Dan temuan ini sudah dipublikasikan melalui tayangan BBC. Kemudian keterhubungan ini disebut Morphogenetic Field (medan

morfogenetika)

Orang-orang genius yang menemukan banyak penemuan

spektakuler seperti Copernicus, Galileo Galilei, Sir Isaac Newton, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Graham Bell, dll, adalah orang-orang yang memiliki pikiran bawah sadar yang terkoneksi kuat dengan alam semesta sehingga mendapat ide atau informasi yang luar biasa. Kalau tidak dari mana mereka mendapat hint atau petunjuk dari penemuan itu? Ketika mereka sudah

menemukan maka kita pun sesama species manusia sudah akan lebih mudah mempelajari temuan mereka. Mengapa? Karena pikiran kita saling terhubung.

Selanjutnya, seperti sudah disebutkan di atas, dalam otak manusia terdapat 30 miliar neuron atau syaraf otak. Dan luar biasanya

dalam setiap neuron terdapat kumpulan atom yang besar yang beroperasi seperti komputer yang dapat berhubungan satu sama lain melalui jaringan otak. Otak manusia beroperasi seperti komputer tetapi dalam skala yang jauh lebih dahsyat.

Bandingkan dengan fakta berikut ini. Hampir semua komputer kantor saling terhubung dan mampu berkomunikasi dengan komputer lain di kota bahkan negara lain hanya karena satu modem yang menghubungkan semua jaringan. Misalnya data-data bank yang besar dapat diakses dari komputer lain pada kantor bank yang sama di kota yang berbeda atau negara lain. Karena komputer-komputer tersebut saling terhubung. Dan hal ini terjadi karena adanya jaringan internet.

Nah, pada saat-saat tertentu pikiran manusia juga memiliki keterhubungan dan kemampuan yang sama. Dengan kata lain pikiran manusia, seperti jaringan komputer, terhubung dengan pikiran manusia yang lain, dan keterhubungan itu dapat dipicu atau diciptakan melalui alam semesta. Psikolog ternama Karl Jung menyebut mysteri keterhubungan pikiran ini universal

conciousness (kesadaran/pikiran alam semesta) dan ahli biologi Rupert Sheldrake menyebutnya morphogetic field (medan

morfogenetika) dan kita menyebutnya super mind .

Penemuan yang serupa juga mengatakan bahwa semua mahkluk hidup memiliki medan energy (energy field) yang khas. Pada tahun 1940 Harold Burr, seorang neuroatomist dari Yale

University, mengadakan penelitian mengenai medan energy tersebut. Dan dia menemukan bahwa semua mahluk hidup

memiliki medan energy bahkan medan energy tersebut sudah dapat dideteksi pada tahap embrio.

Kesimpulannya adalah energi-energi inilah yang menghubungkan satu mahluk dengan mahkluk yang lain. Itulah sebabnya pada

saat-saat tertentu akan terjadi kontak energy. Suatu penelitian di di Jepang diadakan terhadap seratus ekor monyet di suatu pulau yang terpencil. Seekor monyet yang dianggap paling pandai dari yang lain dipilih dan dilatih. Monyet itu dilatih bagaimana mencuci kentang. Setelah dicoba pada monyet-monyet lain

ternyata mereka lebih cepat menguasai keahlian itu karena satu ekor monyet tadi sudah terlebih memiliki keahlian mencuci kentang.

Dan satu hal yang lebih mengejutkan adalah beberapa bulan kemudian kelompok monyet lain yang berada di pulau yang lain yang agak berjauhan, entah bagaimana, juga tahu bagaimana mencuci kentang seperti yang diajarkan pada kelompok monyet di pulau yang satu tadi. Sekali lagi hal ini membuktikan temuan

shared intelligence (memiliki pikiran/inteligen yang sama) di atas. Medan energy monyet tersebut tertransfer ke kelompok yang lain sehingga mereka juga memiliki pengetahuan yang sama.

Pada manusia medan energy ini jauh lebih kuat, dan karena itu keterhubungan atau koneksi antar manusia itu jauh lebih kuat. Keterhubungan ini sering disebut dengan istilah hubungan

pikiran atau hubungan batin (mental connection), dan hubungan ini akan lebih terasa oleh mereka yang memiliki hubungan darah seperi orang tua dan anak, adik kakak, atau saudara. Itulah

sebabnya jika sesuatu terjadi pada saudara kita, kita akan

merasakan sesuatu yang sering kita sebut firasat . Hal ini terjadi karena adanya mental connection atau hubungan batin tadi.

Darimana dan mengapa ada perasaan seperti itu? Seperti dikatakan di atas, kita merasakan semua itu karena ada alam semesta yang menghubungkan melalui medan energi tadi, seperti

sinyal yang menghubungkan pikiran yang satu dengan yang lain.

FAKTA #4

Pikiran manusia saling berinteraksi setiap saat tanpa disadari.

Tanpa disadari pada level pikiran bawah sadar terjadi komunikasi antar pikiran. Kita saling mengirim pesan baik itu positif maupun negatif tanpa sadar. Jika pesan positif yang diterima maka akan terjadi interaksi yang positif. Coba perhatikan ada orang yang baru saja bertemu tetapi rasanya sudah lama bertemu. Biasanya ada

komentar seperti ini kok sepertinya kita sudah lama kenalan, padahal baru ketemu sekarang?

Saya ingat ketika saya bertemu dengan seorang bapak di Irlandia pada suatu pertemuan. Kami baru bertemu pada hari itu. Tetapi entah mengapa percakapan kami berlangsung sangat akrab seolah-oleh kami sudah lama berteman. Ini tandanya bahwa ada

Hal ini dapat juga dibuktikan pada fenomena yang satu ini. Pasti anda sudah tahu istilah love at the first sight (cinta pada pandangan pertama), bukan? Seseorang langsung saling tertarik atau jatuh cinta kepada orang yang lain pada pertemuan pertama. Mengapa demikian?

Hal yang sebaliknya juga dapat terjadi. Ada juga orang langsung tidak senang atau tidak menyukai sesorang pada pertemuan

pertama tanpa alasan yang jelas. Mengapa? Seperti sudah

disebutkan di atas karena telah terjadi komunikasi tanpa sadar pada level pikiran bawah sadar.

FAKTA #5

Pikiran manusia pada saat tertentu menjelajah di alam semesta.

Temuan lain yang menarik adalah bahwa pikiran manusia

menjelajah pada saat-saat tertentu. Memang agak sulit untuk diterima oleh akal sehat. Tetapi sehubungan dengan apa yang disebut dengan pikiran alam semesta (universal conciousness) di atas maka ditemukan juga bahwa pada saat-saat tertentu pikiran manusia menjelajah lewat pikiran bawah sadarnya. Sudah pernah mendengar istilah astral travel ? Teknik ini dapat membuat seseorang membagi diri , berkelana atau menjelajah ke mana saja dia inginkan. Anda perlu berlatih untuk menguasai teknik ini. Ketika kontes the master diadakan di RCTI Joe Sandy, yang

sekarang sudah menjadi salah satu the master , membuktikan hal ini. Dua peserta dibuatnya mengalami astral travel ke pantai di

Bali sementara tubuh mereka berada di atas panggung studio RCTI. Sebagai bukti sepatu kedua peserta tersebut berisi pasir pantai. Dan para hadirin pun sangat terpukau.

Bagaimana dengan pengalaman pribadi anda? Mungkin anda juga kurang yakin. Saya mau tanya? Pernakah anda bermimpi bertemu dengan seseorang yang anda tidak kenal atau orang yang anda tidak harapkan untuk masuk dalam mimpi anda? Pernah kan? Pertanyaan di sini adalah: Mengapa anda tiba-tiba saja memimpikan orang itu? Jawabannya adalah karena pikiran

manusia menjelajah pada saat-saat tertentu. Pikiran anda bertemu dengan pikiran orang tersebut di alam semesta dan itu yang masuk ke dalam alam bawah sadar anda dan muncul sebagai mimpi. Ini adalah tandanya bahwa pikiran manusia terhubung satu sama lain.

Masih banyak fakta-fakta lain mengenai rahasia pikiran manusia dan segala potensinya. Tetapi untuk tujuan kita cukup beberapa hal yang saya sebutkan di atas.

Selanjutnya kita akan masuk agak lebih dalam mengenai prinsip-prinsip dasar subjective commuication.

3. PRINSIP DAN PENGETAHUAN DASAR SUBJECTIVE

Dalam dokumen 45020050 Subjective Communication Produk (Halaman 26-34)

Dokumen terkait