• Tidak ada hasil yang ditemukan

STAF TATA USAHA

C. Ringkasan Temuan Penelitian Strategi Membangun Brand Image Dalam Meningkatkan Daya Saing di SMA Negeri 3 Malang dan SMA Nurul Meningkatkan Daya Saing di SMA Negeri 3 Malang dan SMA Nurul

1. Faktor Pembentuk Brand Image Lembaga Pendidikan a. SMA Negeri 3 Malang

Berdasarakan temuan penelitian yang dilakukan oleh peneliti untuk mengungkap faktor pembentuk brand image lembaga pendidikan yakni: 1) Akreditasi Kelembagaan

Akreditasi A yang dicapai oleh SMA Negeri 3 Malang secara terus menerus menjadi salah satu faktor pembentuk brand image. Sehingga peneliti melihat bahwa yang menjadi pertimbangan bagi orang tua siswa dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka adalah melihat akreditasi sekolah tersebut.

2) Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2000

Faktor pembentuk brand image selanjutnya adalah sekolah memiliki sertifikat standar manajemen mutu ISO. SMA Negeri 3 Malang mulai tahun ajaran 2007/2008 telah menerima sertifikat standar manajemen mutu ISO 9001:2000 sebagai langkah awal untuk meningkatkan mutu

layanan pendidikan dan meraih pengakuan internasional. Dengan penerapan standar manajemen mutu ISO 9001:2000 dapat membangun citra atau image positif lembaga pendidikan.

3) Tingkah Laku Siswa

Tingkah laku siswa dapat menjadi salah satu faktor pembentuk brand image lembaga pendidikan di masyarakat. Peneliti melihat bahwa tingah laku siswa di SMA Negeri 3 Malang sangat baik dan memiliki sikap sopan santun yang baik. Siswa SMA Negeri 3 Malang tidak pernah terlibat aksi tauran antar sekolah, sehingga dengan melihat tingkah laku siswa yang baik maka muncullah brand image di masyarakat.

4) Prestasi siswa

Prestasi siswa baik dari segi akademik dan non akademik yang baik menjadi salah satu faktor pembentuk brand image lembaga pendidikan. maka SMA Negeri 3 Malang memiliki prestasi yang tidak diragukan lagi, dalam bidang akademik SMA Negeri 3 Malang telah mencapai prestasi olimpiade hingga tingkat internasional sedangkan bidang non akademik melalui prestasi ektrakurikuler seperti DBL, Taekwondo hingga tingkat internasional dan lain-lain. Sehingga dari pencapaian prestasi tersebut maka muncul brand image dari masyarakat.

5) Kualitas Lulusan

Keberhasilan SMA Negeri 3 Malang yang menghasilkan mutu lulusan yang baik menjadi salah satu faktor pembentuk brand image. Lulusan

SMA Negeri 3 Malang rata-rata diterima di perguruan tinggi bergengsi baik dalam negeri maupun luar negeri.

6) Kegiatan Unggulan Sekolah

SMA Negeri 3 Malang memiliki 3 Kegiatan unggulan sekolah yaitu: (1) Bedhol Bhawikarsu adalah salah satu kegiatan bakti sosial selama 3 hari di desa terpencil yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. (2) PSCS (Pagelaran Seni Citra Smanti) merupakan salah satu acara besar yang mengeskplor bakat-bakat siswa SMA Negeri 3 Malang. (3) Student Exchange adalah kegiatan pertukaran pelajar yang bekerjasama dengan sekolah-sekolah di luar negeri seperti River Valley high school, Singapura, Nakhonsawan high school, Thailand dan Attarkiah Islamiah Institute, Thailand. Dengan berjalannya kegiatan unggulan sekolah tersebut maka akan muncul brand image di masyarakat sehingga peneliti melihat bahwa kegiatan unggulan sekolah menjadi salah satu faktor pembentuk brand image lembaga pendidikan.

7) Hubungan Alumni

Selanjutnya hubungan alumni menjadi salah satu faktor pembentuk brand image sebuah lembaga pendidikan. SMA Negeri 3 Malang memiliki ikatan alumni dengan nama IKASMARIAGITMA. Kepedulian alumni SMA Negeri 3 Malang sangat tinggi diantaranya: 1) memberikan sumbangsih pemikiran berupa pendapat-pendapat untuk memajukan sekolah, 2) memberikan sumbangan dana untuk biaya pembangunan dan sarana prasarana sekolah, 3) alumni setiap tahun memberikan

pembelajaran kepada siswa melalui kegiatan alumni mengajar. hal inilah yang menjadi salah satu kegiatan dari ikatan alumni yang dapat menjadi salah satu faktor pembentuk brand image di SMA Negeri 3 Malang. b. SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo

1) Akreditasi Kelembagaan

Sejak tanggal 17 Desember 2007 SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo memperoleh peringkat terakreditasi A. Hal ini yang menjadi daya tarik orang tua dalam memasukkan putra-putrinya mengenyam pendidikan di SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Sehingga peneliti melihat bahwa akreditasi kelembagaan di SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo menjadi salah satu faktor pembentuk brand image lembaga pendidikan. 2) Standar Manajemen Mutu ISO

SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo masil belum memiliki sertifikat ISO akan tetapi ada keinginan untuk mendapatkan ISO dalam program jangka panjang.

3) Tingkah Laku Siswa

Secara umum mengenai tingkah laku siswa SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo memiliki akhlak yang baik. Karena akhlak menjadi kriteria utama dalam mengukur keberhasilan peserta didik. Sehingga dengan melihat akhlak siswa yang baik di SMA Nurul Jadid maka muncullah image positif di pandangan masyarakat.

4) Prestasi Siswa

Pestasi siswa yang diraih sangat baik dan dapat bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya. Dibuktikan melalui prestasi lomba-lomba dalam segi akademik maupun non akademik dari tingkat nasional hingga internasional. Dari keberhasilan prestasi yang diraih menimbulkan daya tarik masyarakat terhadap SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo semakin tinggi.

5) Kualitas Lulusan

Kualitas lulusan siswa SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo sangat baik dan dapat bersaing dilihat dari output yang diterima di perguruan tinggi bergengsi baik di dalam negeri maupun luar negeri.

6) Kegiatan Unggulan Sekolah

Kegiatan atau program unggulan SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo yaitu: (1) Program Unggulan Bahasa yang diasramakan khusus, mendalami tiga bahasa yaitu Bahasa Inggris, Arab dan Mandarin tetapi yang lebih ditonjolkan adalah Bahasa Mandarin, (2) Program Unggulan MIPA yang diasramakan khusus, mendalami materi MIPA dan diwajibkan berbahasa Inggris, (3) Pembinaan Al-Qur’an dan Furudhul Ainiyah yang digarap oleh kepala sekolah dan memiliki standar kemampuan, sehingga materi tersebut berpengaruh terhadap kenaikan kelas siswa, (4) Pembinaan Jurnalistik, memberikan pembinaan kepada siswa yang memiliki bakat menulis dan diberikan wadah dalam meningkatkan bakat siswa.

7) Hubungan Alumni

Hubungan Alumni dengan sekolah masih belum optimal, masih difasilitasi oleh pertemuan alumni sendiri. Akan tetapi alumni memiliki peran dalam memberikan motivasi terhadap siswa dalam beberapa kegiatan.

2. Langkah-Langkah Membangun Brand Image Dalam Meningkatkan Daya