Dalam analisis deformasi, perlu untuk mengatur besarnya seluruh jenis pembebanan. Pada umumnya, beban akan diaktifkan dalam lingkup tahapan konstruksi dengan memberikan nilai masukan yang diinginkan. Walaupun demikian, beban yang akan diaplikasikan tetap dihitung dari hasil perkalian antara nilai masukan dari beban dan faktor pengali yang bersangkutan. Karena itu, selain dengan menggunakan tahapan konstruksi, beban dapat ditingkatkan (atau dikurangi) secara global dengan mengubah nilai faktor pengali yang bersangkutan. Peningkatan faktor pengali dibedakan dari
Faktor pengali total. Peningkatan faktor pengali menyatakan peningkatan dari beban
untuk tiap langkah perhitungan secara individual, sedangkan faktor pengali total menyatakan nilai total dari beban dalam tiap langkah atau tahapan perhitungan tertentu. Penggunaan berbagai faktor pengali tergantung pada Masukan pembebanan dalam lembar-tab Parameter. Baik peningkatan faktor pengali dan faktor pengali total untuk tahapan perhitungan tertentu ditampilkan dalam lembar-tab Pengali (Gambar 4.14). Seluruh peningkatan faktor pengali dinotasikan dengan M... sedangkan seluruh faktor pengali total dinotasikan dengan ΣM.... Sebuah faktor pengali tidak mempunyai satuan, karena hanya merupakan suatu faktor saja. Penjelasan dari berbagai faktor pengali diberikan berikut ini.
Gambar 4.14 Lembar-tab Pengali pada jendela Perhitungan
4.8.1 FAKTOR PENGALI BEBAN STANDAR
Mdisp,
Σ
Mdisp :Faktor-faktor pengali ini mengatur besarnya perpindahan tertentu yang dimasukkan dalam modus tahapan konstruksi (Bab 4.7.4). Nilai total dari perpindahan tertenu yang diaplikasikan dalam suatu perhitungan adalah hasil perkalian antara nilai masukan yang diberikan dan parameter ΣMdisp. Saat mengaplikasikan perpindahan tertentu dengan memasukkan sebuah nilai masukan dari perpindahan tertentu dalam modus tahapan konstruksi, dan jika nilai ΣMdisp masih nol, maka ΣMdisp secara otomatis akan bernilai satu. Nilai ΣMdisp dapat digunakan untuk meningkatkan atau mengurangi perpindahan tertentu yang diaplikasikan secara global. Dalam perhitungan dimana Masukan
pembebanan diatur ke Peningkatan faktor pengali, maka Mdisp digunakan
untuk menentukan peningkatan global dari perpindahan tertentu dalam langkah perhitungan pertama.
MloadA,
Σ
MloadA, MloadB,Σ
MloadB :Faktor-faktor pengali ini mengatur besarnya beban merata dan beban-beban terpusat yang dimasukkan dalam sistem beban-beban A dan B (Bab 4.7.3). Nilai total dari beban pada sistem beban A atau B yang diaplikasikan dalam perhitungan merupakan hasil perkalian antara nilai masukan yang diberikan dan parameter ΣMloadA atau ΣMloadB, sesuai dengan sistem beban yang digunakan. Saat mengaplikasikan beban dengan memasukkan sebuah nilai masukan beban tertentu dalam modus tahapan konstruksi, dan jika nilai faktor
pengali yang bersangkutan masih nol, maka nilai faktor pengali tersebut secara otomatis akan bernilai 1.0. Nilai ΣMloadA dan ΣMloadB dapat digunakan untuk meningkatkan atau mengurangi beban yang diaplikasikan secara global. Dalam perhitungan dimana Masukan pembebanan diatur ke Peningkatan faktor
pengali, maka MloadA dan/atau MloadB akan digunakan untuk menentukan
peningkatan global dari beban pada sistem yang bersangkutan pada langkah perhitungan pertama.
Mweight,
Σ
Mweight :Dalam PLAXIS dapat dilakukan perhitungan dimana beban gravitasi diaplikasikan dalam permasalahan. Faktor pengali Mweight, ΣMweight akan mengatur proporsi dari percepatan gravitasi standar dalam analisis yaitu nilai dari berat material (tanah, air dan struktur) seperti ditentukan dalam program Masukan. Proporsi total dari berat material yang diterapkan dalam perhitungan diatur oleh parameter ΣMweight. Dalam perhitungan dimana Masukan
pembebanan diatur ke Peningkatan faktor pengali, maka Mweight digunakan
untuk menentukan peningkatan berat dalam langkah perhitungan pertama. Faktor pengali ini diaplikasikan tidak hanya pada berat dari material saja tetapi juga terhadap berat dari air. Karena itu jika ΣMweight adalah nol maka berat dari tanah tidak akan diperhitungkan dan seluruh tekanan air (tidak termasuk tekanan air pori berlebih yang terbentuk akibat pembebanan yang tak terdrainase) juga akan bernilai nol. Jika ΣMweight diatur menjadi 1.0 maka seluruh berat tanah dan tekanan air akan diaplikasikan. Nilai ΣMweight yang lebih besar dari 1.0 tidak umum digunakan, kecuali untuk simulasi dari suatu uji centrifuge.
Gambar 4.15 Arah resultan gaya r akibat kombinasi dari gravitasi dan percepatan a ΣMweight dapat mempunyai nilai yang lebih besar dari nol pada awal program Perhitungan. Hal ini terjadi jika Prosedur-K0 digunakan untuk membentuk kondisi tegangan awal dalam modus penentuan kondisi awal dari program
Σ-Mweight =1 Σ-Mweight =1 Σ-Mweight =1 Σ-Mweight =2 Σ-Maccel =1
Σ-Maccel =0 Σ-Maccel =-1 Σ-Maccel =1
Masukan. Dalam kasus ini, secara pra-pilih nilai ΣMweight diatur menjadi 1.0 pada awal analisis untuk memperhitungkan seluruh berat tanah dan tekanan air. Maccel,
Σ
Maccel :Faktor-faktor pengali ini mengatur besarnya gaya pseudo-statik sebagai hasil dari komponen-komponen percepatan yang dimasukkan dalam jendela
Pengaturan global dari program Masukan (Bab 3.2.2). Nilai total dari
percepatan yang diaplikasikan dalam perhitungan adalah hasil perkalian antara nilai masukan komponen percepatan dan parameter ΣMaccel. Pada awalnya ΣMaccel bernilai nol. Dalam perhitungan dimana Masukan pembebanan diatur ke Peningkatan faktor pengali, maka Maccel digunakan untuk menentukan peningkatan dari percepatan pada langkah perhitungan pertama.
Gaya pseudo-statik hanya dapat diaktifkan jika berat dari material telah diaktifkan (ΣMweight = 1.0). Untuk ΣMweight = 1.0 dan ΣMaccel = 1.0 maka baik gaya gravitasi dan gaya pseudo-gravitasi akan aktif. Gambar di bawah menunjukkan ilustrasi dari beberapa kombinasi yang berbeda dari berat tanah dan percepatan. Perhatikan bahwa aktivasi dari sebuah komponen percepptan pada arah tertentu akan menghasilkan gaya pseudo-statik dalam arah yang berlawanan. Saat meningkatkan nilai ΣMweight tanpa meningkatkan ΣMaccel maka resultan gaya yang dihasilkan akan ditingkatkan tanpa adanya perubahan pada arah resultan.
Msf,
Σ
Msf :Faktor-faktor pengali ini berhubungan erat dengan pilihan Reduksi phi-c dalam PLAXIS untuk melakukan perhitungan faktor keamanan (Bab 4.9). Faktor pengali total ΣMsf didefinisikan sebagai hasil bagi dari parameter kekuatan sebenarnya terhadap parameter kekuatan yang telah direduksi, dan mengatur reduksi dari tan φ serta c pada tahapan tertentu dalam analisis. Nilai ΣMsf diatur menjadi 1.0 pada awal perhitungan untuk mengatur agar seluruh kekuatan material berada pada nilai yang belum direduksi. Msf digunakan untuk menentukan peningkatan dari reduksi kekuatan pada langkah perhitungan pertama. Peningkatan ini secara pra-pilih diatur sebesar 0.1, yang umumnya merupakan nilai awal yang baik.
Nilai masukan dan nilai yang dicapai :
Nilai masukan dari faktor pengali dapat berbeda dari nilai yang secara aktual dicapai setelah perhitungan. Hal ini dapat terjadi jika keruntuhan terjadi dalam massa tanah. Pilihan dalam kotak Tampilan dapat digunakan untuk menampilkan Nilai masukan maupun Nilai yang dicapai.
Jika pilihan Nilai yang dicapai diaktifkan maka sebuah kotak lain akan muncul dimana ditampilkan beberapa faktor pengali dan parameter perhitungan lainnya.
4.8.2 FAKTOR PENGALI LAINNYA DAN PARAMETER PERHITUNGAN
Σ
Mstage :Parameter ΣMstage berhubungan langsung dengan pilihan Tahapan konstruksi dalam PLAXIS (Bab 4.7). Faktor pengali ini menyatakan proporsi dari tahapan konstruksi yang telah selesai. Tanpa masukan dari pengguna, nilai ΣMstage akan selalu nol di awal analisis tahapan konstruksi dan pada akhir dari tahapan perhitungan umumnya akan mencapai 1.0. Nilai ΣMstage yang lebih rendah dari 1.0 dapat ditentukan dengan menggunakan pilihan Tingkat lanjut pada lembar-tab Parameter. Walaupun demikian, pengguna harus berhati-hati dengan pilihan ini. Dalam perhitungan dimana masukan pembebanan tidak dispesifikasikan sebagai Tahapan konstruksi, maka nilai ΣMstage akan tetap 0.
Σ
Marea :Parameter ΣMarea juga berhubungan dengan pilihan Tahapan konstruksi. Parameter ini menunjukkan proporsi dari volume klaster tanah total dalam model geometri yang saat ini aktif. Jika seluruh klaster tanah aktif maka ΣMarea akan mempunyai nilai 1.0.
Kekakuan :
Saat struktur dibebani dan plastisitas mulai terbentuk maka kekakuan struktur secara keseluruhan akan semakin berkurang. Parameter Kekakuan menunjukkan indikasi dari hilangnya kekakuan akibat plastisitas dari material. Parameter ini akan bernilai 1.0 jika struktur bersifat elastis sepenuhnya dan semakin kecil saat plastisitas mulai terbentuk.
Saat keruntuhan terjadi nilai Kekakuan kurang-lebih adalah nol. Parameter ini dapat bernilai negatif jika proses pelemahan (softening) terjadi.
Gaya-X, Gaya-Y :
Parameter-parameter ini merupakan gaya-gaya yang terjadi akibat perpindahan tertentu yang tidak nol (Bab 3.4.1). Dalam model regangan bidang, Gaya-X dan
Gaya-Y dinyatakan dalam satuan gaya per satuan lebar dalam arah keluar dari
bidang gambar. Dalam model axi-simetri, Gaya-X dan Gaya-Y dinyatakan dalam satuan gaya per radian. Untuk menghitung gaya reaksi total di bawah pondasi lingkaran yang dimodelkan dengan perpindahan tertentu, Gaya-Y harus dikalikan dengan 2π. Gaya-X dan Gaya-Y merupakan nilai-nilai dari gaya total dalam arah x dan y, yang diaplikasikan pada perpindahan tertentu yang tidak nol.
Pmaks :
Parameter Pmarks berhubungan dengan perilaku material yang tak terdrainase dan merupakan tekanan air pori berlebih maksimum absolut dalam jaring elemen, dan dinyatakan dalam satuan tegangan. Selama pembebanan tak terdrainase dalam suatu perhitungan plastis, Pmaks umumnya akan meningkat, dimana Pmaks umumnya semakin berkurang dalam suatu analisis konsolidasi.