• Tidak ada hasil yang ditemukan

Apa saja faktor penghambat implementasi pendidikan karakter siswa di SMP Islam Al-Azhar 18 Kota Salatiga tahun 2017?

BAB IV: ANALISIS DATA

HASIL WAWANCARA

D. Apa saja faktor penghambat implementasi pendidikan karakter siswa di SMP Islam Al-Azhar 18 Kota Salatiga tahun 2017?

1. AW, pada hari Kamis 23 Februari 2017 di Ruang Kepala Sekolah pukul 08.10 WIB

Sebenarnya kan tanggung jawab pendidikan karakter bukan hanya pada sekolah saja, tetapi pada orang tua. Di sini yang berat itu justru di lingkungan luar sekolah, ketika di sekolah kita sudah mengkondidikan dengan baik namun kita sangat sulit mengontrol perilaku siswa ketika sudah tidak di sekolah. Kemudian, faktor lain adalah perbedaan budaya di rumah dengan di sekolah. Jika di rumah siswa diwajibkan berjilbab, tapi dirumah terkadang ada orang tua yang tidak memakai jilbab.

2. YA, pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Ruang Kabid Kurikulum pada Pukul 13.15 WIB

21

Kalau untuk faktor penghambatnya sendiri ya anak itu sendiri, kalau secara psikologi masih labil, masih ingin mencari jati diri dan ingin mencoba sesuatu yang baru terutama yang negatif-negatif.

3. KF, pada hari Sabtu, 25 Februari 2017 di ruang tamu pukul 07.30 WIB

Penghambatnya, satu mungkin anak melihat kehidupan di sekolah hanya kehidupan sampingan. Kehidupan yang utama justru bukan di keluarga, tapi ya tadi di dunia yang orang lain tidak tahu, di instagram dia yang bisa all out bisa memuji orang tanpa berhadapan langsung misalnya. Kendalanya saat ini adalah informasi yang tidak terbendung, dan kontrol dari orang dewasa yang kurang. Jadi mungkin perlu kerja sama dengan pihak yang lain, terutama orang tua. Untuk melancarkan misi kita dalam menegakkan peraturan itu tadi. Ada buku penghubung antara sekolah dengan orang tua, agar orang tua mengetahui keadaan siswa saat di sekolah, begitu sebaliknya.

4. IS, pada hari Jum’at, 23 Februari 2017 di perpustakaan pukul 13.00

WIB

Kadang-kadang penanaman moral yang ditanamkan di sekolah beda dengan yang di rumah. Misalnya, kalo di sekolah jangan memakai celana pendek, tapi kalau siswa di rumah orang tua membiarkan saja, kedua ketika waktu sholat, sholat malam..tahajud, sekolah mengharapkan itu, tapi orang tuanya tidak respek karena takut sakit.

5. IW, pada hari Jum’at, 24 Februari 2017 di Ruang Tamu pukul 10.30

WIB

Karena karakter anak-anak itu dia bekerja apabila kita perintah, jadi tanggung jawabnya baru beberapa persen, walaupun ada yang sudah sadar dan ada yang belum. Jadi harus ditunjuk dulu baru berangkat, harus diingatkan dulu, misalnya piket ada yang sudah sadar tapi ada yang memang sengaja tidak mengerjakan, nunggu dielikke dulu baru berangkat.

6. SN, pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Ruang Tamu pukul 14.20 WIB

Faktor penghambatnya nek dari siswa, biasa mbak kalo yang namanya siswa kan usianya masih labil. Jadi pendidikan karakter belum dilaksanakan, kadang masih memberontak, masih melakukan dengan paksaan dan belum sepenuh hati. Yang terpenting kita tidak boleh bosan dalam mengingatkan, karena memang pendidikan karakter membutuhkan proses yang tidak sebentar, perlu diulang terus.

7. RS, pada hari Jum’at, 24 Februari 2017 di Ruang Tamu pukul 09.45

WIB

Kalau yang menghambat, kadang pengaruh lingkungan itu tadi. Kalau menurut saya siswa usia SMP itu, guru dan orang tua nomor sekian, dibandingkan teman. Pertemanan itu nomor satu. Guru dan orang tua mau bilang apa, contohlah kalo bilang belajar, gak boleh main. Tapi kalo temen bilang ayo bolos, ya anak tersebut ngikut temannya. Anak usia ini kan takut gak punya temen, takut dicim, jadi faktor utama adalah teman..

22

8. MB, pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Ruang Guru pukul 11.40 WIB

Ya itu tadi, lingkungan mbak. Lingkungan bermain anak yang kadang- kadang tidak sesuai dengan keinginan atau harapan sehingga mempengaruhi karakter anak.

9. AS, pada hari Jum’at, 24 Februari 2017 di Ruang Guru pukul 12.10

WIB

Penghambatnya adalah, ketika guru dari luar yang mengajar kan belum mengetahui atau belum faham dengan karakter siswanya. Jadi kan sebaiknya kalau kita mengajar itu cara menyampaikannya harus menggunakan cara sesuai dengan keadaan siswanya. Nek guru dari luar kan hanya sebatas melaksanakan tugas saja, belum kepada pemahaman karakter anak.

10.IR, pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Ruang Guru pukul 14.40 WIB

Penghambatnya adalah, ketika guru dari luar yang mengajar kan belum mengetahui atau belum faham dengan karakter siswanya. Jadi kan sebaiknya kalau kita mengajar itu cara menyampaikannya harus menggunakan cara sesuai dengan keadaan siswanya. Nek guru dari luar kan hanya sebatas melaksanakan tugas saja, belum kepada pemahaman karakter anak.

11.TM, pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Koridor Sekolah pukul 11.00 WIB

Penghambatnya kadang juga dari anak itu sendiri, itu karena pembiasaan di rumah berbeda dengan pembiasaan di sekolah, kemudian perbedaan karakter pada anak sendiri. Terkadang anak yang suka slenggekan itu memang susah diatur.

12.MA, pada hari Sabtu, 25 Februari 2017 di Ruang Guru pukul 11.00 WIB

Ya namanya anak kan macam-macam daya tangkapnya, kadang lingkungan keluarga mempengaruhi, kadang di sekolah menerapkan nilai- nilai kebaikan, misalnya sholat tapi orang tuanya di rumah tidak sholat, seperti itukan faktor penghambat. Jadi lebih banyak kepada faktor di luar sekolah.

13.OD, pada hari Jum’at, 24 Februari 2017 di Ruang Guru pukul 09.00

WIB

Kalau faktor penghambatnya itu ya lingkungan mbak. Lingkungan di luar sekolah utamanya. Siswa kan di sekolah hanya beberapa jam saja, selebihnya siswa ketika di luar sekolah kan pihak sekolah tidak bisa mengamati, ada yang lingkungan bermaian atau lingkungan keluarga yag tidak menerapkan pendidikan karakter yang sama seperti di sekolah. 14.HL, pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Ruang Guru pukul 09.30

WIB

Ya itu tadi, lingkungan bergaul anak yang kurang baik membuat pendidikan karakter anak kurang baik pula. Dan harus ada pengawasan dari guru dan orang tuanya mbak.

23

15.AT, pada hari Jum’at, 24 Februari 2017 di Ruang UKS pukul 12.40

WIB

Banyak mbak, penghambatnya itu saya kan wali kelas dan seharusnya setiap hari bisa mengawasi siswa, tapi pada kenyataannya waktu itu sangat kurang, karena saya kan guru penjas, maka kegiatannya kebanyakan di luar kelas. Dari segi saya bertemu dengan anak di kelas waktunya kurang maksimal.

16.KS, pada hari Jum’at, 24 Februari 2017 di Ruang Tamu pukul 09.20

WIB

Kalau faktor penghambat ya ada sih mbak, kadang yang jadi penghambat itu begini, anak berada di sekolah kan mulai jam 7 pagi sampai jam 2 siang. Selebihnya ada anak keluar dari sekolah, ada yang les, ada yang langsung pulang ke rumah, ada yang main dulu di rumah teman. Lha itu yang menjadi penghambat. Kadang-kadang di lingkungan lain tujuannya tidak sinkron untuk mendukung karakter anak. Maksudnya kita pengen anaknya sopan santun, menghormati orang tua, disiplin dan lain-lain. Tapi kadang-kadang di lingkungan luar sekolah tidak mendukung, tidak sinergis dengan tujuan sekolah.

17.AA, pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Ruang Guru pukul 09.15 WIB

Penghambatnya ya itu, lingkungan yang agak negatif. Yang banyak itu selalu mempengaruhi yang sedikit. Padahal yang banyak itu adalah siswa yang karakternya kurang baik. Kalau yang sedikit mempengaruhi yang banyak memang sulit.

24