BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.5 Flowchart Cara Kerja Miniatur
Flowchart cara kerja miniatur palang pintu kereta otomatis dengan menampilkan waktu hitung mundur kedatangan kereta menggunakan arduino uno, ditunjukkan pada Gambar 3.4 sampai 3.6
Flowcart Mode Manual
Gambar 3.4 Flowchart Mode Manual
Flowchart Mode Otomatis dengan Kereta Satu Arah Mulai Tombol manual di-ON-kan Sensor Kecepatan LUAR mendeteksi kereta ? B Jalur DALAM sedang ada kereta ? Ya Ya Tidak Tidak Tidak Ya Ya
1. Palang pintu menutup 2. LCD print “AWAS !
KEADAAN DARURAT”
Tombol manual di-Off-kan
C D
Waktu hitung mundur palang turun habis ?
1. Alarm HIGH ON
2. Waktu hitung palang turun MULAI, LCD print “PALANG MENUTUP DALAM 3 DTK”
3. LED 1 & LED 2 ON
Tidak Jalur LUAR sedang ada kereta ? 1. LCD print “SILAKAN JALAN” 2. Alarm HGH OFF 3. Palang pintu terbuka 4. LED 1 & LED 2 OFF
Selesai A A Sensor Kecepatan DALAM mendeteksi kereta ? Tidak Ya Ya Tidak Tidak Ya
Gambar 3.4 Flowchart Mode Otomatis Dengan Kereta Satu Arah Waktu hitung
mundur palang turun habis ?
1. Palang pintu menutup
2. Waktu hitung mudur kereta sampai MULAI, LCD print “KERETA DR KANAN, AKAN TIBA … DTK” 1. Waktu hitung mundur palang turun
MULAI, LCD print “PALANG TURUN DALAM 3 dtk 2. Alarm LOW ON 3. LED 2 ON Ya Ya Tidak Tidak D
1. Waktu hitung mundur palang turun MULAI, LCD print “PALANG TURUN DALAM 3 dtk
2. Alarm LOW ON 3. LED 1 ON
C
1. Palang pintu menutup
2. Waktu hitung mudur kereta sampai MULAI, LCD print “KERETA DR
KIRI, AKAN TIBA … DTK”
Ya Ya Ya Ya Tidak Tidak
Waktu hitung mundur keretasampai HABIS
?
SENSOR 5 mendeteksi kereta
?
1. LCD print “SILAKAN JALAN” 2. Alarm LOW OFF
3. Palang pintu terbuka 4. LED 2 OFF
1. LCD print “SILAKAN JALAN” 2. Alarm LOW OFF
3. Palang pintu terbuka 4. LED 1 OFF
Waktu hitung mundur kereta sampai HABIS
? SENSOR 6 mendeteksi kereta ? Tidak Tidak Waktu hitung mundur palang turun habis ? Selesai
Flowchart Mode Otomatis dengan Kereta Simpangan Dua Arah
Gambar 3.6 Flowchart Mode Otomatis Kereta Simpangan Dua Arah Ya Ya Tidak Tidak Palang pintu menutup ? Tidak B Ya 1. LCD clear 2. LCD print “AWAS KERETA DR 2 ARAH” 3. Alarm HIGH ON 4. LED 1 & LED 2 ON
SENSOR 5 & SENSOR 6 mendeteksi kereta ? 1. LCD print “SILAKAN JALAN” 2. Alarm HGH OFF 3. Palang pintu terbuka 4. LED 1 & LED 2 OFF
1. LCD clear
2. Waktu hitung palang turun MULAI, LCD print “PALANG MENUTUP DALAM 3 DTK” 3. Alarm HIGH ON
4. LED 1 & LED 2 ON
Waktu hitung mundur palang turun habis ?
1. Palang pintu menutup 2. LCD print “KERETA 2
ARAH”
Selesai
Penjelasan flowchart: a. Mulai
Langkah pertama untuk mengoperasikan miniatur ini dengan memberikan tegangan pada sistem atau rangkaian.
b. Tombol manual ditekan
Jika tombol manual ditekan berarti system tidak bekerja otomatis. Alarm HIGH berbunyi, LED 1 & LED 2 menyala, waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun aktif.
Palang pintu perlintasan akan menutup setelah waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun habis.
c. Tombol manual dilepas
Ketika tombol manual dilepas maka alarm HIGH berhenti berbunyi, LED 1 & LED 2 berhenti menyala, palang pintu perlintasan terbuka dan LCD menampilkan perintah jalan.
d. Sensor SRF-04 1
Sensor SRF-04 1 mendeteksi kedatangan kereta pada jalur dalam maka, mengaktifkan waktu hitung kecepatan kereta.
e. Sensor SRF-04 2
Ketika kereta melewati Sensor SRF-04 2, mengakhiri waktu hitung kecepatan kereta sehingga menghasilkan keluaran berupa prakiraan waktu tiba kereta tepat di perlintasan. Juga mengaktifkan waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun selama 3 detik, menghidupkan LED 1 indikator arah kereta datang dan menghidupkan alarm LOW.
Palang pintu perlintasan akan menutup setelah waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun habis dan waktu hitung mundur prakiraan kedatangan kereta akan ditampilkan pada LCD setelah dikurangi 3 detik untuk sebelumnya menampilan waktu hitung mundur palang turun habis.
f. Sensor SRF-04 5
Ketika kereta melewati sensor SRF-04 5, maka palang pintu perlintasan membuka, alarm LOW berhenti berbunyi dan LED 1 berhenti menyala.
g. Sensor SRF-04 3
Sensor SRF-04 3 mendeteksi kedatangan kereta pada jalur luar maka, mengaktifkan waktu hitung kecepatan kereta.
h. Sensor SRF-04 4
Ketika kereta melewati Sensor SRF-04 4, mengakhiri waktu hitung kecepatan kereta sehingga menghasilkan keluaran berupa prakiraan waktu tiba kereta tepat di perlintasan. Juga mengaktifkan waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun selama 3 detik, menghidupkan LED 2 indikator arah kereta datang dan menghidupkan alarm LOW.
Palang pintu perlintasan akan menutup setelah waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun habis dan waktu hitung mundur prakiraan kedatangan kereta akan ditampilkan pada LCD setelah dikurangi 3 detik untuk sebelumnya menampilan waktu hitung mundur palang turun habis.
i. Sensor SRF-04 6
Ketika kereta melewati sensor SRF-04 6, maka palang pintu perlintasan membuka, sirine berhenti berbunyi dan LED 2 berhenti menyala.
j. Sensor SRF-04 1 mendeteksi kereta ketika LED 2 ON, atau sebaliknya Sensor SRF-04 3 mendeteksi kereta ketika LED 1 ON
Keadaan ini terjadi jika kedua kereta api bersimpangan di perlintasan.Terdapat dua perintah untuk kondisi seperti ini, yaitu :
1. Jika palang pintu perlintasan masih terbuka
Mengaktifkan waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun selama 3 detik, menghidupkan LED 1 & LED 2 dan menghidupkan alarm HIGH dan LCD menampilkan “KERETA 2 ARAH”. Palang pintu perlintasan akan menutup setelah waktu hitung mundur palang pintu perlintasan turun habis.
2. Jika palang pintu perlintasan sudah menutup
Menghidupkan LED 1 & LED 2 dan menghidupkan alarm HIGH dan LCD menampilkan “KERETA 2 ARAH”.
Jika Sensor SRF-04 5 sudah mendeteksi kereta dan Sensor SRF-04 6 juga sudah mendeteksi kereta, maka alarm HIGH berhenti berbunyi, LED 1 & LED 2 berhenti menyala, palang pintu perlintasan terbuka dan LCD menampilkan perintah jalan.