• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fokus Kesejahteraan Sosial .1 Pendidikan

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH (Halaman 55-62)

2.2 Aspek Kesejahteraan Masyarakat

2.2.2 Fokus Kesejahteraan Sosial .1 Pendidikan

Angka Kemiskinan (ribu Jiwa)

Persentase Angka Kemiskinan (%) Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu

2004 102,3 31,66% - 2005 90,8 27,60% 22,10% 2006 86,9 26,18% 23,00% 2007 85,0 24,99% 22,13% 2008 80,3 22,74% 20,64% 2009 - - 18,59%

Sumber : Evaluasi Empat Tahunan RPJMD Kabupaten Bengkulu Utara 2006-2011

2.2.2 Fokus Kesejahteraan Sosial 2.2.2.1 Pendidikan

Angka Melek Huruf

Keberhasilan pembangunan bidang pendidikan merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan suatu wilayah. Indeks pembangunan manusia sebagai salah satu alat ukur keberhasilan pembangunan diantara komponennya adalah rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf. Angka melek huruf untuk Kabupaten Bengkulu Utara dari Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2009 masih di bawah angka Provinsi Bengkulu, yaitu untuk Tahun 2009, Kabupaten Bengkulu Utara sebesar 94,86% sementara Provinsi Bengkulu sebesar 94,90%. Namun dalam periode tersebut adanya kecenderungan mendekati atau lebih dari Provinsi Bengkulu mengingat apabila dibandingkan pada Tahun 2006 selisihnya di bawah angka provinsi cukup besar, yaitu untuk Kabupaten Bengkulu Utara sebesar 92,20% sedangkan Provinsi Bengkulu sebesar 94,50%. Angka Melek Huruf Kabupaten Bengkulu Utara dari Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2009 sebagaimana pada Tabel 2.28 sebagai berikut.

Tabel. 2.28.

Angka Melek Huruf Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009.

No Angka Melek Huruf 2006 2007 2008 2009

1. Provinsi Bengkulu 94,50 94,69 94,87 94,90

2. Kabupaten Bengkulu Utara 92,20 93,99 94,15 94,86

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH II-56 DAERAH (RPJMD) KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2011-2016

Rata-Rata Lama Sekolah

Indikator pencapaian pembangunan bidang pendidikan yang kedua adalah angka rata-rata lama sekolah, yang juga merupakan variabel indeks pembangunan manusia. Rata-rata lama sekolah penduduk Kabupaten Bengkulu Utara pada Tahun 2006 dan Tahun 2007 yaitu sebesar 7,1 (tujuh koma satu) tahun. Dalam skala nasional, pada Tahun 2006, Kabupaten Bengkulu Utara pada urutan 203 dari kabupaten/kota di seluruh Indonesia dan secara relatif menurun pada Tahun 2007 sehingga berada pada urutan 216 diantara kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Angka tersebut menunjukkan masih beratnya tugas pembangunan dalam rangka meningkatkan kinerja pembangunan bidang pendidikan yaitu mewujudkan wajib belajar 9 (sembilan) tahun.

Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) sebagai bagian dari indikator pencapaian pembangunan bidang pendidikan, untuk Kabupaten Bengkulu Utara dari Tahun 2006 sampai Tahun 2009 menunjukkan peningkatan. APM pada Tahun 2006 sebesar 89,46, Tahun 2007 meningkat menjadi 89,53, Tahun 2008 meningkat menjadi 93,98 dan Tahun 2009 menjadi 94,07. Demikian juga APM untuk tingkat SMP/MTS pada Tahun 2006 pada angka 87,25, Tahun 2007 menjadi 88,07, pada Tahun 2008 meningkat menjadi 91,07 dan pada Tahun 2009 meningkat menjadi 92,21. Tidak hanya untuk tingkat pendidikan SD/MI, SMP/MTS yang meningkat APM nya, untuk tingkat SMA/MA di Kabupaten Bengkulu Utara juga terjadi peningkatan pada periode Tahun 2006 – 2009. Pada Tahun 2006, APM SMA/MA sebesar 39,79, dan Tahun 2009 meningkat menjadi 50,28. Pencapaian APM Kabupaten Bengkulu Utara rata–rata lebih tinggi dari APM Provinsi baik pada jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTS maupun SMA/MA. Dalam periode Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2009 APM Kabupaten Bengkulu Utara selalu lebih tinggi dari pada APM Provinsi Bengkulu. Hal ini sebagaimana disajikan dalam Tabel 2.29 sebagai berikut.

Tabel 2.29.

Angka Partisipasi Murni (APM) Kabupaten Bengkulu Utara dan Provinsi Bengkulu Tahun 2006-2009.

No

Angka Partisipasi Murni Tahun 2006 Tahun

2007

Tahun 2008

Tahun 2009

1 Provinsi Bengkulu (APM SD/MI) 86,96 87,26 88,91 89,26

Kabupaten Bengkulu Utara (APM SD/MI)

89,46 89,53 93,98 94,07

2 Provinsi Bengkulu (APM SMP/MTS) 82,36 83,75 88,41 88,61

Kabupaten Bengkulu Utara (APM SMP/MTS)

87,25 88,07 91,07 92,21

3 Provinsi Bengkulu (APM

SMA/SMK/MA)

36,76 38,23 42,11 46,81

Kabupaten Bengkulu Utara (APM SMA/SMK/MA)

39,79 41,12 44,48 50,28

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH II-57 DAERAH (RPJMD) KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2011-2016

Sedangkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Kabupaten Bengkulu Utara dari Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2009 sebagaimana pada Tabel 2.30 berikut.

Tabel 2.30.

Angka Partisipasi Kasar (APK) Kabupaten Bengkulu Utara 2006-2009.

No

Angka Partisipasi Kasar Tahun 2006 Tahun

2007 Tahun 2008 Tahun 2009 1 SD/MI 108,54 99,51 107,99 107,2 2 SMP/MTS 91,31 86,60 82,06 88,02 3 SMA/SMK/MA 52,86 50,21 51,06 49,66

Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara

2.2.2.2 Kesehatan

Usia Harapan Hidup

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata Umur Harapan Hidup (UHH). Umur harapan hidup masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara sejak Tahun 2006 – 2009 mengalami peningkatan. Pada Tahun 2006 umur harapan hidup penduduk Bengkulu Utara adalah 68,8 tahun dan pada tahun berikut meningkat menjadi 69,09 tahun, kemudian menjadi 69,17 tahun pada Tahun 2008. Pada Tahun 2009 terjadi peningkatan UHH menjadi sebesar 69,35. Namun demikian secara umum UHH Kabupaten Bengkulu Utara dari Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2009 selalu dibawah angka UUH tingkat Provinsi Bengkulu. Hal ini disajikan dalam Tabel 2.31 sebagai berikut.

Tabel 2.31.

Perkembangan Umur Harapan Hidup

Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

No Umur Harapan Hidup (UHH) 2006 2007 2008 2009

1. Provinsi Bengkulu 68,9 69,2 70,10 70,15

2. Kabupaten Bengkulu Utara 68,8 69,09 69,17 69,35 Sumber : Dinkes Kabupaten Bengkulu Utara, 2010

Angka Kematian Bayi (AKB)

Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya kematian bayi berusia di bawah satu tahun per seribu kelahiran hidup pada satu tahun tertentu. Angka kematian bayi di Kabupaten Bengkulu Utara berfluktuatif. Pada Tahun 2006, AKB Bengkulu Utara pada angka 6,7, pada Tahun 2007 naik menjadi 9,11, pada Tahun 2008 turun menjadi 4,30 dan pada Tahun 2009 terjadi peningkatan menjadi 6,0. Tingkat berfluktuatif angka kematian bayi di Bengkulu Utara ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan angka kematian bayi di provinsi. Rata-rata AKB Bengkulu Utara selama Tahun 2006 – 2009 mencapai 6,5 sedangkan rata–rata provinsi mencapai 11,86. Apabila dibandingkan

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH II-58 DAERAH (RPJMD) KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2011-2016

dengan target angka kematian bayi nasional/target MDG’S 26/1000 KH, maka AKB Bengkulu Utara selama kurun waktu Tahun 2006–2009 juga sangat baik, yang hanya mencapai rata–rata 6,5. Angka kematian bayi Kabupaten Bengkulu Utara dan Provinsi Bengkulu dari Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2009 disajikan dalam Tabel 2.32 dan Gambar 2.19 berikut ini.

Tabel 2.32.

Perkembangan Angka Kematian Bayi Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

No Angka Kematian Bayi (AKB) 2006 2007 2008 2009

1. Kabupaten Bengkulu Utara 6,70 9,11 4,30 6,0

2. Provinsi Bengkulu 11,75 11,78 8,48 15,43

Sumber: Dinkes Kabupaten Bengkulu Utara, 2010.

Gambar 2.19.

Grafik Perkembangan Angka Kematian Bayi Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

Sumber : Hasil Analisis.

Angka Kematian Ibu (AKI)

Angka Kematian Ibu (AKI) adalah kematian perempuan per 100.000 kelahiran hidup pada saat hamil atau kematian dalam kurun waktu empat puluh dua hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, dan merupakan kematian yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan, terjatuh dan lain-lain. Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Bengkulu Utara sangat fluktuatif, dari jumlah kematian ibu pada periode Tahun 2006 sampai Tahun 2008 terjadi penurunan angka kematian ibu, yaitu pada Tahun 2006 angka kematian ibu mencapai 169, Tahun 2007 menurun menjadi 154 dan pada Tahun 2008 terjadi penurunan yang signifikan menjadi 80 angka kematian ibu, namun pada Tahun 2009 meningkat kembali menjadi 173 orang kematian ibu. Walaupun demikian capaian Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH II-59 DAERAH (RPJMD) KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2011-2016

Bengkulu Utara masih di bawah rata rata nasional 226 Orang seperti pada Tabel 2.25 dan Gambar 2.20 berikut.

Tabel 2.33.

Persentase Angka Kematian Ibu (AKI) Per 100.000 Kelahiran Hidup di Kabupaten Bengkulu UtaraTahun 2006–2009

No Angka Kematian Ibu (AKI) 2006 2007 2008 2009

1. Kabupaten Bengkulu Utara 169 154 80 173

Sumber: Dinkes Kabupaten Bengkulu Utara, 2010.

Gambar 2.20.

Persentase Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

Sumber : Hasil Analisis.

Prevalensi Gizi Kurang

Pada Tahun 2006 status gizi balita berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) memperlihatkan prevalensi gizi kurang sebesar 6,3%, dan pada Tahun 2007 menurun menjadi 3,6%, selanjutnya pada Tahun 2008 mencapai 5,6%, dan menurun menjadi 0,1% pada Tahun 2009. Angka-angka tersebut ternyata jauh di bawah angka-angka provinsi. Hal ini disebabkan oleh adanya intervensi program pemberian MP ASI pada balita gizi kurang sehingga menurunkan prevalensi gizi kurang. Prevalensi gizi kurang di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006-2009 dapat dilihat pada Tabel 2.34 dan Gambar 2.21 sebagai berikut.

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH II-60 DAERAH (RPJMD) KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2011-2016

Tabel 2.34.

Prevalensi Gizi Kurang di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

No Prevalensi Gizi Kurang (%) 2006 2007 2008 2009

1 Provinsi Bengkulu 23,6 21 20,1 *

2 Kabupaten Bengkulu Utara 6,3 3,6 5,6 0,1

Sumber: Dinkes Kabupaten Bengkulu Utara, 2010 Keterangan : *): Data tidak tersedia

Gambar 2.21.

Prevalensi Gizi Kurang di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

Sumber : Hasil Analisis.

Prevalensi Gizi Buruk

Jika dilihat dari status gizi buruk menunjukkan angka yang mengalami penurunan signifikan sejak Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2009. Kegiatan penanggulangan gizi buruk/busung lapar yang dilakukan pada Tahun 2007-2009 mampu menekan hingga turun angka prevalensi gizi buruk di Kabupaten Bengkulu Utara seperti terlihat pada Tabel 2.35 dan Gambar 2.22 sebagai berikut

Tabel 2.35.

Prevalensi Gizi Buruk di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

No Prevalensi Gizi Buruk 2006 2007 2008 2009

1 Provinsi Bengkulu 1,56 0,63 0,43 -

2 Kabupaten Bengkulu Utara 0,45 0,25 0,08 0,04

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH II-61 DAERAH (RPJMD) KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2011-2016

Gambar 2.22.

Persentase Prevalensi Gizi Buruk di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009

Sumber : Hasil Analisis.

Rasio Tenaga Kesehatan Terhadap Penduduk

Pada Tahun 2009 di Kabupaten Bengkulu Utara terdapat 67 tenaga dokter, terdiri dari 52 orang atau sebesar 77,6% dokter umum, sisanya sebanyak 4 orang atau sebesar 5, 9% dokter spesialis dan sebanyak 11 orang atau sebesar 16,4% dokter gigi. Dibandingkan dengan jumlah penduduknya, jumlah tenaga dokter yang terdapat di Kabupaten Bengkulu Utara masih belum memadai, terutama dokter umum. Kondisi tersebut terlihat dari relatif kecilnya rasio dokter umum per 10.000 penduduk. Pada Tahun 2006 rasio dokter per 10.000 penduduk di Kabupaten Bengkulu Utara sebesar 0,22. Angka tersebut menunjukkan bahwa, setiap 10.000 penduduk di Kabupaten Bengkulu Utara pada Tahun 2006 dilayani oleh 2 orang dokter. Kecilnya nilai rasio dokter terhadap penduduk menggambarkan bahwa beban seorang dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk di Kabupaten Bengkulu Utara cukup berat. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan tidak optimalnya kinerja seorang dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan. Rasio tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara dapat dilihat pada Tabel 2.36 dan Gambar 2.23 sebagai berikut.

Tabel 2.36.

Rasio Tenaga Kesehatan terhadap Penduduk

di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2006 – 2009 No

Tenaga Kesehatan per Penduduk 2006 2007 2008 2009

1 Provinsi Bengkulu 0,29 0,26 0,22 0,20

2 Kabupaten Bengkulu Utara 0,22 0,23 0,28 0,25

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH II-62 DAERAH (RPJMD) KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2011-2016

Gambar 2.23.

Persentase Tenaga Kesehatan per Penduduk di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara

Tahun 2006 – 2009

Sumber : Hasil Analisis.

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH (Halaman 55-62)

Dokumen terkait