Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
RS Jampang Kulon
2.3.2 Fokus layanan Urusan Pilihan
Layanan urusan pilihan merupakan urusan pemerintah yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi, kekhasan, dan potensi unggulan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Besarnya potensi kewilayahan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi menjadikan setiap fokus layanan pilihan memiliki integrasi yang cukup signifikan pada pelaksanaan pembangunan daerah. Berikut fokus layanan urusan pilihan yang merupakan bagian dari hasil pembangunan daerah dalam berbagai bidang.
5,238
12,561
11,346 9,432
8,185
10,927
TK/PAUD SD SMP SMU Mahasiswa Umum
Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
a. Pertanian
Berdasarkan data tahun 2016, dapat dilihat dari segi produksi pertanian komoditas padi baik sawah maupun gogo, progress Kabupaten Sukabumi cukup baik mengingat produksi padi sawah mencapai 868,014 ton dengan luas tanam 157.490 Ha dan produksi padi gogo mencapai 95,911 ton dengan luas tanam 21.872 Ha.
Produktivitas padi sawah pada tahun 2016 sebesar 4,75 ton/ha, yaitu menurun dari nilai produktivitas pada tahun 2014 sebesar 6,44 ton/ha. Sedangkan produktivitas padi gogo pada tahun 2016 yaitu 3,76 ton/ha dan menurun daripada tahun 2014 yaitu sebesar 3,79 ton/ha.
Dapat dilihat bahwa nilai produksi tersebut bernilai tinggi, meskipun pada komoditas padi sawah dan padi gogo sempat menurun sedikit dari produksi tahun sebelumnya.
Tabel 18. Produktivitas Pertanian Komoditas Padi Kabupaten Sukabumi Tahun 2013-2016
Tahun Luas
Tanam
Luas Panen
Produksi (Ton)
Produktivitas (Ton/Ha) Kotor
(Ha)
Bersih (Ha)
Padi Sawah
2013 127.417 131.791 126.221 841.252 6,66 2014 139.009 135.935 130.199 838.534 6,44
2016 157.490 - 144.316 686.014 4,75
Padi Gogo
2013 23.987 22.973 22.973 87.551 3,81
2014 20.210 24.843 24.843 94.237 3,79
2016 21.872 - 25.539 95.911 3,76
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017
Tabel 19. Produktivitas Tanaman Palawija Kabupaten Sukabumi Tahun 2016
Komoditas Luas Tanam (Ha)
Luas Panen
(Ha) Produksi Produktivitas (Ton/Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Jagung 19.595 17.484 112.603 6,44
Ubi Kayu 5.472 6.597 135.493 20,54
Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
Komoditas Luas Tanam (Ha)
Luas Panen
(Ha) Produksi Produktivitas (Ton/Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Ubi Jalar 687 669 10.712 0,02
Kacang Tanah 2.476 3.228 5.233 1,62
Kacang Kedelai 4.084 186 6.905 0,04
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017
Pada komoditas tanaman palawija, produksi unggulan Kabupaten Sukabumi adalah tanaman palawija ubi kayu yang mencapai produksi sebesar 135.493 ton dengan produktivitas mencapai 20,54 ton/ha. Sedangkan pada komoditas sayuran, produksi tertinggi komoditas sayuran adalah labu siam dengan produksi paling tinggi yakni sebanyak 661.08 kuintal pada tahun 2016. Tingginya produksi labu siam juga diiringi oleh tingginya produksi tomat (282.93 kuintal) dan kubis (269.79 kuintal).
Gambar 27. Produksi Sayuran Unggulan (Kw) Kabupaten Sukabumi, 2016 b. Peternakan
Pada subsektor peternakan, sapi potong merupakan komoditas yang paling tinggi produksi dagingnya yang mencapai 1.553.820 kg dengan jumlah populasi sebanyak 18.305 ekor pada tahun 2016. Selain itu, komoditas domba juga memiliki produksi cukup tinggi yakni mencapai 658.339 kg dengan populasi domba sebanyak 334.548 ekor.
661,08
282,93 269,79
188,82
172,18
157,42
0 100 200 300 400 500 600 700
Labu Siam Tomat Kubis Ketimun Buncis Kacang Panjang
Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
Tabel 20. Jumlah dan Produksi Ternak Besar dan Ternak Kecil Kabupaten Sukabumi Tahun 2016
Komoditas Jumlah (Ekor) Produksi daging (kg)
(1) (2) (3)
Ternak besar
Sapi Potong 18.305 1.553.820
Sapi Perah 3.743 45.220
Kerbau 8.148 127.490
Kuda 213 0
Ternak Kecil
Kambing 84.143 157.449
Domba 334.548 658.339
Kelinci 11..962 2.093
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017
Pada komoditas peternakan unggas, pada tahun 2016 produksi daging didominasi oleh ayam pedaging sebanyak 10.096.368 ekor dengan produksi daging sebanyak 51.964.926 kg. Sedangkan produksi telur didominasi oleh ayam ras petelur yang menghasilkan telur sebanyak 1.532.558 kg sebanyak 3.234.199 ekor.
Tabel 21. Jumlah, Produksi Daging dan Telur Unggas Kabupaten Sukabumi Tahun 2016
Komoditas Jumlah (Ekor) Daging (kg) Telur (kg)
(1) (2) (3) (4)
Ayam Kampung (Buras) 1.373.538 0 654.570
Ayam Ras Petelur 3.234.199 0 29.298.156
Ayam Pedaging 10.096.368 51.964.926 0
Itik 74.281 78.423 201.645
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017
c. Kehutanan
Pada subsektor kehutanan, dilihat terkait luas hutan rakyat yang menurun signifikan hingga mencapai 34.795,30 ha. Selain itu, terlihat pula lahan kritis yang mencapai 196.468 ha dengan rincian 146.800 ha lahan agak kritis; 41.700 ha lahan kritis; dan 7.968 ha lahan sangat kritis.
Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
Gambar 28. Luas Hutan Rakyat (Ha) Kabupaten Sukabumi, 2014 (Sumber : Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017)
Gambar 29. Persentase Luas Lahan Kritis Menurut Statusnya (%) Kabupaten Sukabumi, 2014. (Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017) d. Pariwisata
Pariwisata di daerah Kabupaten Sukabumi didominasi oleh obyek pantai, berdasarkan data tahun 2016 terdapat 19 pantai sebagai objek pariwisata di wilayah Kabupaten Sukabumi. Objek wisata lainnya yaitu terdapat air terjun, goa, hutan, situ dan air panas.
Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
Jumlah wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Sukabumi untuk menikmati obyek wisata meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 jumlah wisatawan di Kabupaten Sukabumi sebanyak 3.600.613 wisatawan, meningkat daripada tahun 2014 yaitu sebanyak 2.917.660 wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara berlibur di Kabupaten Sukabumi. Mereka mengunjungi obyek wisata di Kabupaten Sukabumi yang tercatat sebanyak 50 obyek wisata dengan rincian sebanyak 34 obyek wisata alami, 8 obyek wisata buatan, dan 8 obyek wisata minat khusus.
Gambar 30. Jumlah Wisatawan Kabupaten Sukabumi, 2013-2016 (Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017)
Tabel 22. Jumlah Obyek WIsata Menurut Jenisnya Kabupaten Sukabumi Tahun 2013-2016
Jenis Wisata 2013 2014 2016
(1) (2) (3) (4)
Alami 34 34 34
Buatan 8 8 8
Minat Khusus 8 8 8
Total 50 50 50
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017
e. Kelautan dan Perikanan
Subsektor Kelautan dan perikanan merupakan salah satu potensi sumber daya yang akan memberikan dampak signifikan pada perekonomian Kabupaten Sukabumi.
Potensi tersebut harus dioptimalkan secara baik dengan tetap mengindahkan aspek berkelanjutan bagi generasi mendatang. Pengembangan pelabuhan laut merupakan langkah maju dalam pengembangan wilayah Kabupaten Sukabumi. Pelabuhan laut dibutuhkan untuk membantu kelancaran distribusi barang dan jasa (sebagai fishing base) untuk mempercepat pengembangan wilayah di Kabupaten Sukabumi.
Dimulainya pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) menjadi
2.708.478
2.917.660
3.495.741 3.600.613
0 500.000 1.000.000 1.500.000 2.000.000 2.500.000 3.000.000 3.500.000 4.000.000
2013 2014 2015 2016
Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) di Palabuhanratu diharapkan akan mampu menjadi penggerak dan pendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan khususnya di sektor perikanan.
Jumlah produksi perikanan di Kabupaten Sukabumi mengalami fluktuasi dengan tren meningkat di setiap tahunnya. Pada tahun 2016, produksi perikanan mencapai 3.839.057 kg dengan nilai produksi sebesar Rp. 106.224.971.000,-. Namun jumlah pada tahun 2016 tersebut mengalami penurunan dari tahun 2014 yaitu 10.357.023 kg produksi perikanan dengan nilai produksi sebesar RP.288.233.337.400,-. Maka dari itu untuk tahun-tahun selanjutnya perlu ditingkatkan kembali jumlah produksinya, guna meningkatkan nilai produksinya.
Gambar 31. Jumlah Produksi Perikanan (Kg) Kabupaten Sukabumi, 2013-2016 (Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017)
Tabel 23. Produksi dan Nilai Produksi Komoditas Perikanan Kabupaten Sukabumi Tahun 2010-2014
Tahun Produksi (Kg) Nilai Produksi
(000 Rp)
(1) (2) (3)
2010 6.744.292 144.701.150.000
2011 6.539.133 120.339.550.319
2012 8.846.526 183.439.608.741
2013 7.929.076 213.439.504.947
2014 10.357.023 288.233.337.400
2016 3.839.057 106.224.971.000
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017 7.929.076
10.357.023
9.122.320
3.839.057
0 2.000.000 4.000.000 6.000.000 8.000.000 10.000.000 12.000.000
2 0 1 3 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6
Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing
f. Perindustrian
Industri formal di Kabupaten Sukabumi mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 5.695 tenaga kerja, sedangkan pada industri non formal mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak yakni mencapai 43.661 tenaga kerja. Selain itu, nilai investasi pada industri non formal juga jauh lebih besar yakni mencapai Rp.619,21 milyar jika dibandingkan nilai investasi pada industri formal yang sebesar Rp.102,39 milyar.
Tabel 24. Tenaga Kerja dan Nilai Investasi Industri Kabupaten Sukabumi Tahun 2014
Uraian Jumlah
(1) (2)
Industri Formal
Tenaga Kerja 5.695
Nilai Investasi (000 Rp) 102.394.946
Industri Non Formal
Tenaga Kerja 43.661
Nilai Investasi (000 Rp) 619.214.125
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017
g. Ketransmigrasian
Jumlah transmigran yang ditempatkan di Unit Pemukiman Transmigrasi Lokal hingga tahun 2016 sebanyak 853 KK yang merupakan transmigran Peduduk Setempat dan 284 KK transmigran eksodan. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahu 2014 yang hanya sebanyak 514 KK untuk Transmigran Penduduk Setempat dan 61 KK transmigran eksodan.
Tabel 25. Jumlah Transmigran yang Ditempatkan di UPT Lokal Kabupaten Sukabumi Tahun 2016
UPT TPS Eksodan
KK Jiwa KK Jiwa
(1) (2) (3) (4) (5)
Curug Luhur (SP.Ps. Gembor) 165 610 102 428
Curug Luhur (SP.Gr. Gedogan) 121 471 24 91
Cikopeng 150 647 29 115
Cikarang 38 104 75 345
Cimanggu II 50 189 20 90
Balewer 120 484 10 52
Total 853 3.331 284 1.242
Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017