• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fokus layanan Urusan Pilihan

Dalam dokumen Scanned by CamScanner (Halaman 78-86)

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

RS Jampang Kulon

2.3.2 Fokus layanan Urusan Pilihan

Layanan urusan pilihan merupakan urusan pemerintah yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi, kekhasan, dan potensi unggulan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Besarnya potensi kewilayahan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi menjadikan setiap fokus layanan pilihan memiliki integrasi yang cukup signifikan pada pelaksanaan pembangunan daerah. Berikut fokus layanan urusan pilihan yang merupakan bagian dari hasil pembangunan daerah dalam berbagai bidang.

5,238

12,561

11,346 9,432

8,185

10,927

TK/PAUD SD SMP SMU Mahasiswa Umum

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

a. Pertanian

Berdasarkan data tahun 2016, dapat dilihat dari segi produksi pertanian komoditas padi baik sawah maupun gogo, progress Kabupaten Sukabumi cukup baik mengingat produksi padi sawah mencapai 868,014 ton dengan luas tanam 157.490 Ha dan produksi padi gogo mencapai 95,911 ton dengan luas tanam 21.872 Ha.

Produktivitas padi sawah pada tahun 2016 sebesar 4,75 ton/ha, yaitu menurun dari nilai produktivitas pada tahun 2014 sebesar 6,44 ton/ha. Sedangkan produktivitas padi gogo pada tahun 2016 yaitu 3,76 ton/ha dan menurun daripada tahun 2014 yaitu sebesar 3,79 ton/ha.

Dapat dilihat bahwa nilai produksi tersebut bernilai tinggi, meskipun pada komoditas padi sawah dan padi gogo sempat menurun sedikit dari produksi tahun sebelumnya.

Tabel 18. Produktivitas Pertanian Komoditas Padi Kabupaten Sukabumi Tahun 2013-2016

Tahun Luas

Tanam

Luas Panen

Produksi (Ton)

Produktivitas (Ton/Ha) Kotor

(Ha)

Bersih (Ha)

Padi Sawah

2013 127.417 131.791 126.221 841.252 6,66 2014 139.009 135.935 130.199 838.534 6,44

2016 157.490 - 144.316 686.014 4,75

Padi Gogo

2013 23.987 22.973 22.973 87.551 3,81

2014 20.210 24.843 24.843 94.237 3,79

2016 21.872 - 25.539 95.911 3,76

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017

Tabel 19. Produktivitas Tanaman Palawija Kabupaten Sukabumi Tahun 2016

Komoditas Luas Tanam (Ha)

Luas Panen

(Ha) Produksi Produktivitas (Ton/Ha)

(1) (2) (3) (4) (5)

Jagung 19.595 17.484 112.603 6,44

Ubi Kayu 5.472 6.597 135.493 20,54

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

Komoditas Luas Tanam (Ha)

Luas Panen

(Ha) Produksi Produktivitas (Ton/Ha)

(1) (2) (3) (4) (5)

Ubi Jalar 687 669 10.712 0,02

Kacang Tanah 2.476 3.228 5.233 1,62

Kacang Kedelai 4.084 186 6.905 0,04

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017

Pada komoditas tanaman palawija, produksi unggulan Kabupaten Sukabumi adalah tanaman palawija ubi kayu yang mencapai produksi sebesar 135.493 ton dengan produktivitas mencapai 20,54 ton/ha. Sedangkan pada komoditas sayuran, produksi tertinggi komoditas sayuran adalah labu siam dengan produksi paling tinggi yakni sebanyak 661.08 kuintal pada tahun 2016. Tingginya produksi labu siam juga diiringi oleh tingginya produksi tomat (282.93 kuintal) dan kubis (269.79 kuintal).

Gambar 27. Produksi Sayuran Unggulan (Kw) Kabupaten Sukabumi, 2016 b. Peternakan

Pada subsektor peternakan, sapi potong merupakan komoditas yang paling tinggi produksi dagingnya yang mencapai 1.553.820 kg dengan jumlah populasi sebanyak 18.305 ekor pada tahun 2016. Selain itu, komoditas domba juga memiliki produksi cukup tinggi yakni mencapai 658.339 kg dengan populasi domba sebanyak 334.548 ekor.

661,08

282,93 269,79

188,82

172,18

157,42

0 100 200 300 400 500 600 700

Labu Siam Tomat Kubis Ketimun Buncis Kacang Panjang

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

Tabel 20. Jumlah dan Produksi Ternak Besar dan Ternak Kecil Kabupaten Sukabumi Tahun 2016

Komoditas Jumlah (Ekor) Produksi daging (kg)

(1) (2) (3)

Ternak besar

Sapi Potong 18.305 1.553.820

Sapi Perah 3.743 45.220

Kerbau 8.148 127.490

Kuda 213 0

Ternak Kecil

Kambing 84.143 157.449

Domba 334.548 658.339

Kelinci 11..962 2.093

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017

Pada komoditas peternakan unggas, pada tahun 2016 produksi daging didominasi oleh ayam pedaging sebanyak 10.096.368 ekor dengan produksi daging sebanyak 51.964.926 kg. Sedangkan produksi telur didominasi oleh ayam ras petelur yang menghasilkan telur sebanyak 1.532.558 kg sebanyak 3.234.199 ekor.

Tabel 21. Jumlah, Produksi Daging dan Telur Unggas Kabupaten Sukabumi Tahun 2016

Komoditas Jumlah (Ekor) Daging (kg) Telur (kg)

(1) (2) (3) (4)

Ayam Kampung (Buras) 1.373.538 0 654.570

Ayam Ras Petelur 3.234.199 0 29.298.156

Ayam Pedaging 10.096.368 51.964.926 0

Itik 74.281 78.423 201.645

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017

c. Kehutanan

Pada subsektor kehutanan, dilihat terkait luas hutan rakyat yang menurun signifikan hingga mencapai 34.795,30 ha. Selain itu, terlihat pula lahan kritis yang mencapai 196.468 ha dengan rincian 146.800 ha lahan agak kritis; 41.700 ha lahan kritis; dan 7.968 ha lahan sangat kritis.

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

Gambar 28. Luas Hutan Rakyat (Ha) Kabupaten Sukabumi, 2014 (Sumber : Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017)

Gambar 29. Persentase Luas Lahan Kritis Menurut Statusnya (%) Kabupaten Sukabumi, 2014. (Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017) d. Pariwisata

Pariwisata di daerah Kabupaten Sukabumi didominasi oleh obyek pantai, berdasarkan data tahun 2016 terdapat 19 pantai sebagai objek pariwisata di wilayah Kabupaten Sukabumi. Objek wisata lainnya yaitu terdapat air terjun, goa, hutan, situ dan air panas.

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

Jumlah wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Sukabumi untuk menikmati obyek wisata meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 jumlah wisatawan di Kabupaten Sukabumi sebanyak 3.600.613 wisatawan, meningkat daripada tahun 2014 yaitu sebanyak 2.917.660 wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara berlibur di Kabupaten Sukabumi. Mereka mengunjungi obyek wisata di Kabupaten Sukabumi yang tercatat sebanyak 50 obyek wisata dengan rincian sebanyak 34 obyek wisata alami, 8 obyek wisata buatan, dan 8 obyek wisata minat khusus.

Gambar 30. Jumlah Wisatawan Kabupaten Sukabumi, 2013-2016 (Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017)

Tabel 22. Jumlah Obyek WIsata Menurut Jenisnya Kabupaten Sukabumi Tahun 2013-2016

Jenis Wisata 2013 2014 2016

(1) (2) (3) (4)

Alami 34 34 34

Buatan 8 8 8

Minat Khusus 8 8 8

Total 50 50 50

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017

e. Kelautan dan Perikanan

Subsektor Kelautan dan perikanan merupakan salah satu potensi sumber daya yang akan memberikan dampak signifikan pada perekonomian Kabupaten Sukabumi.

Potensi tersebut harus dioptimalkan secara baik dengan tetap mengindahkan aspek berkelanjutan bagi generasi mendatang. Pengembangan pelabuhan laut merupakan langkah maju dalam pengembangan wilayah Kabupaten Sukabumi. Pelabuhan laut dibutuhkan untuk membantu kelancaran distribusi barang dan jasa (sebagai fishing base) untuk mempercepat pengembangan wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Dimulainya pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) menjadi

2.708.478

2.917.660

3.495.741 3.600.613

0 500.000 1.000.000 1.500.000 2.000.000 2.500.000 3.000.000 3.500.000 4.000.000

2013 2014 2015 2016

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) di Palabuhanratu diharapkan akan mampu menjadi penggerak dan pendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan khususnya di sektor perikanan.

Jumlah produksi perikanan di Kabupaten Sukabumi mengalami fluktuasi dengan tren meningkat di setiap tahunnya. Pada tahun 2016, produksi perikanan mencapai 3.839.057 kg dengan nilai produksi sebesar Rp. 106.224.971.000,-. Namun jumlah pada tahun 2016 tersebut mengalami penurunan dari tahun 2014 yaitu 10.357.023 kg produksi perikanan dengan nilai produksi sebesar RP.288.233.337.400,-. Maka dari itu untuk tahun-tahun selanjutnya perlu ditingkatkan kembali jumlah produksinya, guna meningkatkan nilai produksinya.

Gambar 31. Jumlah Produksi Perikanan (Kg) Kabupaten Sukabumi, 2013-2016 (Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017)

Tabel 23. Produksi dan Nilai Produksi Komoditas Perikanan Kabupaten Sukabumi Tahun 2010-2014

Tahun Produksi (Kg) Nilai Produksi

(000 Rp)

(1) (2) (3)

2010 6.744.292 144.701.150.000

2011 6.539.133 120.339.550.319

2012 8.846.526 183.439.608.741

2013 7.929.076 213.439.504.947

2014 10.357.023 288.233.337.400

2016 3.839.057 106.224.971.000

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017 7.929.076

10.357.023

9.122.320

3.839.057

0 2.000.000 4.000.000 6.000.000 8.000.000 10.000.000 12.000.000

2 0 1 3 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

f. Perindustrian

Industri formal di Kabupaten Sukabumi mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 5.695 tenaga kerja, sedangkan pada industri non formal mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak yakni mencapai 43.661 tenaga kerja. Selain itu, nilai investasi pada industri non formal juga jauh lebih besar yakni mencapai Rp.619,21 milyar jika dibandingkan nilai investasi pada industri formal yang sebesar Rp.102,39 milyar.

Tabel 24. Tenaga Kerja dan Nilai Investasi Industri Kabupaten Sukabumi Tahun 2014

Uraian Jumlah

(1) (2)

Industri Formal

Tenaga Kerja 5.695

Nilai Investasi (000 Rp) 102.394.946

Industri Non Formal

Tenaga Kerja 43.661

Nilai Investasi (000 Rp) 619.214.125

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017

g. Ketransmigrasian

Jumlah transmigran yang ditempatkan di Unit Pemukiman Transmigrasi Lokal hingga tahun 2016 sebanyak 853 KK yang merupakan transmigran Peduduk Setempat dan 284 KK transmigran eksodan. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahu 2014 yang hanya sebanyak 514 KK untuk Transmigran Penduduk Setempat dan 61 KK transmigran eksodan.

Tabel 25. Jumlah Transmigran yang Ditempatkan di UPT Lokal Kabupaten Sukabumi Tahun 2016

UPT TPS Eksodan

KK Jiwa KK Jiwa

(1) (2) (3) (4) (5)

Curug Luhur (SP.Ps. Gembor) 165 610 102 428

Curug Luhur (SP.Gr. Gedogan) 121 471 24 91

Cikopeng 150 647 29 115

Cikarang 38 104 75 345

Cimanggu II 50 189 20 90

Balewer 120 484 10 52

Total 853 3.331 284 1.242

Sumber: Kabupaten Sukabumi Dalam Angka, 2017

Membangun Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing

Dalam dokumen Scanned by CamScanner (Halaman 78-86)