Muatan Pendidikan Agama Kristen kelas 10-12 berfokus seputar penyataan Allah kepada seluruh ciptaan-Nya, kemitraan laki-laki dan perempuan, menjadi saksi Kristus dengan melaksanakan tanggung jawab sebagai orang Kristen dalam kehidupan bangsa yang majemuk, pandangan iman Kristen tentang IPTEK dan modernisasi, serta melakukan tugas dan panggilan gereja di Indonesia. Muatan-muatan tersebut akan diolah dalam proses pembelajaran yang mendorong siswa terlibat aktif dan kritis dengan melakukan observasi terhadap realitas sosialnya, merumuskan dan memecahkan masalah, menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan literasi, baik literasi keagamaan maupun umum, serta menerapkan nilai/ajaran iman di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, muatan Pendidikan Agama Kristen tidak hanya membentuk pengetahuan siswa akan nilai/ajaran imannya, tetapi juga membiasakan siswa melakukan penghayatan imannya dalam sikap hidup sehari-hari, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat.
Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas 10
Allah menyatakan diri-Nya sebagai Pencipta, Pemelihara, Penyelamat, serta Pembaru manusia dan seluruh ciptaan-Nya
Melalui pembelajaran ini, siswa memahami makna penyataan kasih Allah, baik secara umum maupun khusus, kepada manusia dan seluruh ciptaan-Nya.
Penyataan Allah sebagai Pencipta:
• Aspek keimanan, siswa menyakini bahwa Allah menyatakan dirinya melalui alam semesta.
• Aspek sejarah, siswa mendiskusikan tokoh-tokoh di Indonesia maupun dunia (bisa juga lembaga, seperti Green Peace, World Wildlife Fund, dan lainnya) yang memiliki kepedulian terhadap kerusakan alam dan lingkungan hidup. Diskusi meliputi visi, kendala yang dihadapi, dan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menjaga lingkungan hidup.
• Aspek kitab suci, siswa mengekplorasi teks-teks Alkitab yang menunjukkan penyataan Allah sebagai Pencipta alam semesta. Siswa juga melakukan studi literatur tentang alam semesta untuk membuktikan bahwa seluruh alam semesta merupakan bukti dari penyataan Allah (ciptaan Allah).
• Aspek akhlak mulia/moral, siswa melakukan penilaian kritis terhadap lingkungannya (alam) pada saat ini. Siswa melakukan kampanye menjaga alam ciptaan Allah dan juga proyek menjaga alam yang ada di sekitarnya sebagai wujud syukur dan tanggung jawabnya atas ciptaan Allah.
Penyataan Allah sebagai Pemelihara:
• Aspek keimanan, siswa mengimani kehadiran dan pemeliharan Allah dalam setiap peristiwa kehidupannya.
• Aspek kitab suci, siswa mengeskplorasi teks-teks Alkitab yang menunjukkan Pemeliharaan Allah dalam sejarah kehidupan manusia (tokoh-tokoh Alkitab).
• Aspek akhlak mulia/moral, siswa menunjukkan sikap yang tepat dalam setiap peristiwa hidup yang dialami sebagai ungkapan syukur atas pemeliharaan Allah.
Penyataan Allah sebagai Penyelamat:
• Aspek keimanan, siswa mengimani bahwa Allah menyatakan dirinya melalui karya penyelamatan Yesus Kristus.
32 | F o k u s P e m b e l a j a r a n P e n d i d i k a n A g a m a K r i s t e n
• Aspek kitab suci, siswa melakukan eksplorasi teks-teks Alkitab tentang penyataan kasih Allah di dalam diri Yesus Kristus.
• Aspek ibadah dan akhlak mulia/moral, siswa menunjukkan ungkapan syukurnya atas penyataan kasih Allah yang menyelamatkan melalui doa dan ibadah serta perbuatan yang tepat.
Penyataan Allah sebagai Pembaru:
• Aspek keimanan, siswa meyakini bahwa Allah adalah Pembaru dalam kehidupan manusia dan alam semesta.
• Aspek kitab suci, siswa melakukan eksplorasi teks-teks Alkitab tentang Allah sebagai Pembaru dalam kehidupan manusia dan juga alam semesta.
• Aspek akhlak mulia/moral, siswa mengidentifikasi perbuatan-perbuatan sebagai hidup baru, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Siswa menunjukkan perbuatan-perbuatan sebagai pelopor pembaru di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Alkitab adalah sumber pengajaran iman bagi orang Kristen
Melalui pembelajaran ini, siswa memahami bahwa Alkitab bukanlah buku ilmu pengetahuan maupun buku sejarah, melainkan firman Allah yang menjadi dasar kehidupan orang percaya.
• Aspek keimanan, siswa mengimani bahwa Alkitab merupakan sumber pengajaran iman bagi orang Kristen dan dasar utama untuk pembangunan karakter Kristiani.
• Aspek kitab suci, siswa menelaah teks-teks Alkitab yang mengatakan bahwa firman Allah merupakan dasar kehidupan bagi orang percaya.
• Aspek akhlak mulia/moral, siswa merefleksikan sikap dan perbuatanya apakah sudah sesuai dengan firman Allah. Siswa membuat gambar dirinya (bukan gambar secara fisik, tetapi karakter dirinya) apakah sudah sesuai dengan firman Allah. Siswa menunjukkan perubahan perilaku yang sesuai dengan firman Allah dalam kehidupan sehari-hari, seperti bertindak jujur, bersikap adil kepada siapapun, menunjukkan kesetiaan terhadap tanggung jawab, dan sebagainya.
Kemitraan laki-laki dan perempuan
Melalui pembelajaran ini, siswa memahami bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peran dan tanggung jawab yang sama karena keduanya adalah gambar dan rekan sekerja Allah.
• Aspek keimanan, siswa mengimani bahwa laki-laki dan perempuan merupakan gambar Allah yang diciptakan sejajar.
• Aspek kitab suci, siswa mengeksplorasi teks-teks Alkitab yang menggambarkan kesejajaran dan kemitraan antara laki-laki dan perempuan dalam melakukan peranan dan tanggung jawabnya.
• Aspek sejarah, siswa mengeskplorasi peranan laki-laki dan perempuan di dalam sejarah pertumbuhan gereja. Siswa juga melakukan studi literatur (bisa mencari lewat internet atau guru membawa artikel ke dalam kelas) tentang kedudukan laki-laki dan perempuan di masa kini, baik dalam kehidupan agama, sosial, budaya, maupun politik.
• Aspek akhlak mulia/moral, siswa memberikan penilaian kritis tentang praktik-praktik ketidakadilan antara laki-laki dan perempuan, baik dalam kehidupan keluarga,
sekolah, maupun masyarakat. Siswa mengkampanyekan kemitraan antara laki-laki dan perempuan dalam melaksanakan peran dan tanggung jawabnya. Siswa menunjukkan pola pikir, sikap, dan perbuatan bahwa laki-laki maupun perempuan adalah sejajar dan mitra kerja.
Sasaran Kompetensi yang Diharapkan
• Topik 1 mengantarkan siswa untuk percaya pada penyataan diri Allah sebagai Pencipta, Pemelihara, Penyelamat, serta Pembaru kehidupan manusia dan seluruh ciptaan lainnya.
• Topik 2 mengantarkan siswa untuk mengimani bahwa Alkitab adalah sumber pengajaran iman bagi orang Kristen dan menolong siswa untuk berlaku sesuai dengan kehendak Allah di dalam kehidupannya.
• Topik 3 mengantar siswa untuk melakukan ajaran agamanya dengan menunjukkan pemahaman dan sikapnya terkait kesejajaran laki-laki dan perempuan.
Fokus Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas 11 Iman dan ilmu pengetahuan
Melalui pembelajaran ini, siswa memahami pandangan iman Kristen tentang ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dapat menolong orang percaya untuk semakin mengenal Allah dan menyatakan kehendak Allah di dunia demi kesejahteraan seluruh ciptaan Allah.
• Aspek keimanan, siswa meyakini bahwa Allah adalah sumber dari ilmu pengetahuan,
• Aspek kitab suci, siswa mengeksplorasi teks-teks Alkitab tentang sumber dari ilmu pengetahuan dan sikap yang tepat terhadap pengetahuan.
• Aspek sejarah, siswa melakukan studi literatur (bisa mencari lewat internet atau guru membawa artikel ke dalam kelas) tentang sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dalam dunia kekristenan (termasuk sikap tokoh-tokoh Kristen yang memiliki minat dalam pengembangan ilmu pengetahuan). Siswa juga mendiskusikan manfaat ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia dan seluruh ciptaan dari masa ke masa.
• Aspek akhlak mulia/moral, siswa menunjukkan motivasi yang tinggi, positif, kritis, dan kreatif dalam mencari ilmu pengetahuan. Perlu ditekankan bahwa manusia memerlukan hikmat Allah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan supaya manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan bagi kemanusiaan dan keadilan.
Modernisasi dan kemajuan IPTEK
Melalui pembelajaran ini, siswa memahami modernisasi dan kemajuan IPTEK serta dampaknya bagi kehidupan orang percaya.
• Aspek kitab suci, siswa mengeksplorasi pandangan Alkitab tentang modernisasi dan kemajuan IPTEK.
• Aspek akhlak mulia/moral, siswa memberikan penilaian kritis tentang dampak modernisasi dan kemajuan IPTEK bagi kehidupan manusia. Siswa juga memberikan penilaian kritis tentang sikap orang Kristen terhadap perubahan/modernisasi dan kemajuan teknologi. Siswa menunjukkan sikap yang tepat terhadap modernisasi dan kemajuan teknologi, termasuk dalam penggunaan alat komunikasi dan media sosial.
Alat komunikasi dan media sosial digunakan secara bertanggung jawab. Kemajuan teknologi digunakan untuk memuliakan Allah di dunia, seperti memberitakan firman Allah, berjuang melawan kemiskinan, ketidakadilan, dan lainnya.