• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.2. Top Down Analysis

2.2.4. Valuasi Perusahaan

2.2.4.3. Free Cash Flow To Equity

FCFE adalah arus kas yang diterima oleh pemegang saham setelah perusahaan memenuhi seluruh kewajibannya, termasuk pembayaran pajak, melunasi utang dan berinvestasi ke dalam perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain, FCFE adalah potensi dividen yang dapat diterima oleh pemegang saham.

Untuk keperluan penelitian tesis ini, peneliti memilih menggunakan metode Free Cash Flow To Equity, dimana yang akan dijadikan acuan adalah nilai ekuitas (nilai seluruh aktiva dikurangi seluruh kewajiban).

Rumus untuk menghitung FCFE adalah (Damodaran,2006) :

dimana :

NI = Net Income

Nat Capex = Capital Expenditure - Depreciation ΔNCWC = Change in Net Working Capital Net Debt = New Debt Raised - Debt Repayment FCFE = NI - Net CapEx - Δ NCWC + Net Debt

Dalam menghitung nilai suatu perusahaan, FCFE yang digunakan dalam model Discounted FCFE bukanlah FCFE di masa lalu, namun FCFE yang akan diterima di masa depan. Oleh karena itu perlu dilakukan estimasi terhadap FCFE di masa yang akan datang. Dalam penelitian ini estimasi FCFE akan dilakukan sampai dengan tahun 2025 atau sebanyak 10 tahun ke depan.

Beberapa penelitian sebelumnya melakukan proyeksi dengan menyusun kembali laporan keuangan (Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi) dengan jumlah banyak tahun yang berbeda-beda. Penelitian yang dilakukan oleh Diana Mardiana pada Bank DKI proyeksi dilakukan hanya selama 5 tahun ke depan. Penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Reza Benaji pada Perum Pegadaian proyeksi dilakukan selama 6 tahun ke depan. Penelitian yang dilakukan oleh Maria Magdalena (2012) pada PT. Bukit Asam, proyeksi dilakukan sebanyak 12 tahun ke depan, sementara penelitian yang dilakukan oleh Gillis Benyamin Panjaitan (2014) proyeksi dilakukan

Ada dua pendekatan yang digunakan dalam mengestimasi FCFE yang dihasilkan oleh PTPN IV dimasa depan. Pendekatan yang pertama adalah menghitung pertumbuhan fundamental dari FCFE itu sendiri. Pendekatan kedua adalah mengestimasi masing-masing komponen FCFE dengan menghitung pertumbuhan masing-masing komponen.

Rumus dasar yang digunakan adalah sebagai berikut (Damodaran,2006) E(Growth Rate = RR X ROE

dimana :

RR = Retention Rate ROE = Return On Equity

Untuk keperluan perhitungan tingkat pertumbuhan FCFE, Retention Rate digantikan dengan Equity Reinvestment Rate yang dihitung menggunakan rumus berikut : (Damodaran, 2006)

ERR = Net Capex + Δ WC - Net Debt NI

Dimana :

ERR = Equity Reinvestment Rate

Net CapEx = Capital Expenditure - Depreciation ΔWC = Change In Net Working Capital Net Debt = New Debt Raised - Debt Repyament

NI = Net Income

1-Sementara ROE yang digunakan dalam perhitungan pertumbuhan FCFE adalah non-cash ROE, yaitu ROE yang mengeluarkan unsur pendapatan yang dihasilkan dari uang kas dan surat – surat berharga, yang dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut : (Damodaran,2006)

Non Cash ROE = NI - CI - MI

BV of Equity - Cash - MS Dimana :

NI = Net Income

CI = Income From Cash

MI = Income From Marketable Securities BV of Equity = Book Value of Equity

MS = Marketable Securities

Pendekatan FCFE yang kedua adalah dengan mengestimasi masing – masing komponen dari FCFE. Ada empat komponen utama dari FCFE, yaitu Net Income, Net Capital Expenditure, Change In Non-Cash Working Capital dan Net Debt.

Dalam pendekatan ini masing-masing dari komponen tersebut diestimasi berapa nilainya di masa depan untuk mendapatkan estimasi FCFE di masa depan.

Proyeksi laba bersih (Net Income) dilakukan dengan menghitung expected growth dari laba bersih perusahaan. Rumus dasar menghitung expected growth rate adalah (Damodaran,2006)

Net Income Growth = RR x ROE Dimana :

RR = Equity Reinvestment Rate

ROE = Return On Equity

Rumus ini digunakan bila ROE perusahaan diasumsikan sama dari tahun ke tahun. Jika ROE perusahaan berubah maka rumus yang digunakan adalah : (Damodaran,2006)

ROEt - ROEt-1 ROEt-1 RR x ROE +

= Net Income Growth

Equity Reinvestement Rate dihitung dengan rumus (Damodaran,2006) Equity Reinvested t-1

Net Income t-1 Equity Reinvestment Ratet =

Equity Reinvested adalah jumlah modal yang diinvestasikan kembali ke dalam perusahaan yang dihitung dengan rumus berikut : (Damodaran, 2006)

Equity Reinvestment = Net CapEx + Δ NCWC - Net Debt

ΔNoncash Working Capital atau perubahan modal kerja didapat dari selisih

antara Noncash Current Asset dan Nondebt Current Liabilities. Noncash Current Asset adalah aset lancar dikurangi uang kas dan surat berharga. Nondebt Current Liabilitis adalah kewajiban lancar dikurangi utang-utang yang memiliki bunga.

Return On Equity adalah kemampuan perusahaan menghasilkan laba dengan menggunakan modal sendiri yang dimilikinya yang dapat dihitung dengan rumus : (Damodaran,2006)

D E Dimana :

ROC = Return On Capital D = Book Value Of Debt E = Book Value Of Equity i = Interest Rate

t = Tax Rate

=

ROE ROC + (ROC - i (1-t))

ROC dihitung dengan menggunakan rumus berikut : (Damodaran,2006) EBIT (1-t)

D + E ROC =

Sementara i dihitung menggunakan rumus berikut : (Damodaran, 2006) Interet expense On Debt

i = D

Noncash Working Capital dapat diestimasi dengan membuat Noncash Working Capital sebagai persentase dari pendapatan usaha (Damodaran,2006).

Capital Ependitures perusahaan merupakan pengeluaran perusahaan yang cenderung volatil sehingga harus dinormalisasi terlebih dahulu dengan membuatnya sebagai persentase dari laba usaha setelah pajak (Damodaran,2006).

Setelah rata-rata persentase Capital Expenditure didapat, langkah selanjutnya adalah membuat proyeksi dari laba usaha. Untuk dapat melakukan ini harus diketahui dulu Expected Growth dari laba usaha dengan rumus : (Damodaran,2006)

Expected GrowthEBIT = RR x ROC Dimana :

RR = Reinvestment Rate

ROC Return On Capital

Reinvestment Rate dihitung dengan menggunakan rumus berikut (Damodaran,2006;173)

Reinvestment Rate = Net CapEx + Δ NCWC EBIT (1-t) Dimana :

Net CapEx = Net Capital Expenditure

ΔNCWC = Changes In Non Cash Working Capital EBIT = Earnings Before Interest And Tax

t = Tax Rate

Return On Capital dihitung dengan menggunakan rumus : (Damodaran,2006;173)

EBIT (1-t) D + E - Cash Return On Capital =

Dengan asumsi bahwa perusahaan mendanai sebagian Capital Expenditure dan Working Capital dengan utang, maka rumus Free Cash Flow To Equity dapat dirubah menjadi : (Damodaran,2006)

FCFE = Net Income - (NetCapEx)(1-δ) - (ΔNCWC)(1-δ)

Dimana δ adalah persentase Capital Expenditure dan perubahan modal kerja yang didanai dengan utang. Nilai δ didapat dengan menghitung Debt To Aset Ratio menggunakan rumus :

Book Value Of Debt Book Value Of Assets Debt To Assets Ratio =

Dokumen terkait