• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.12 Pipe Flow Expert Software

2.12.1 Fungsi Aplikasi Software Pipe Flow

Pipe flow ini dirancang untuk membantu insinyur untuk menggambar sistem jaringan pipa kompleks kemudian menganalisa dan memecahkan berbagai masalah di dalam sebuah jaringan pipa tersebut. Program ini juga bisa digunakan untuk melakukan simulasi perancangan terhadap sebuah jaringan pipa untuk mendapatkan sejumlah hasil yang nantinya akan menjadi acuan untuk melakukan perancangan yang sebenarnya di lapangan.

Sistem penggambaran pipa dengan menggambar titik sambungan dan pipa yang menjadi penghubung antar titik (node). Secara horizontal, vertikal atau diagonal dapat digunakan untuk menghubungkan satu titik ke titik lain. Data- data fisik yang dimasukkan oleh pengguna dan biasanya meliputi:

1. Diameter pipa, panjang pipa dan material pipa pada setiap pipa penghubung 2. Ketinggian (elevasi) masing-masing titik (node)

3. Aliran masuk dan aliran keluar pada setiap titik sambungan

4. Ketinggian tangki dan tinggi fuida di dalam tangki serta tekanan setiap tangki 5. Data kinerja untuk setiap pompa

Kotak input data terletak di sisi kiri panel gambar. kotak input ini akan menampilkan data untuk node yang sedang dipilih atau pipa dan dapat digunakan untuk mengubah data. Data untuk node, pipa, pompa dan lain-lain dapat diubah pada setiap saat selama proses desain.

Adapun hasil analisis sistem jaringan pipa dengan menggunakan pipe flow expert software ini meliputi :

1. Kapasitas aliran (Q) pada setiap pipa 2. Kecepatan Aliran (V) pada setiap pipa 3. Aliran massa pada setiap pipa

4. Reynold number (Re) 5. Nilai head loss Mayor 6. Nilai head loss Minor

7. Kehilangan tekanan pada setiap pipa

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Tempat dan Waktu Penelitian 3.1.1.Tempat Penelitian

Adapun tempat untuk penulis melakukan penelitian adalah di Kompleks Perumahan PT. Toba Pulp Lestari, Tbk.

3.1.2.Waktu Penelitian

Penelitian di Kompleks Perumahan PT. Toba Pulp Lestari, Tbk. dilakukan mulai 10 Mei 2017 – 15 Mei 2017.

3.2. Prosedur Penelitian

Dalam melakukan penelitian ini penulis langsung melakukan survey ke kompleks perumahan PT. Toba Pulp Lestari, Tbk untuk mengumpulkan data-data dalam menganalisa sistem pendistribusian aliran air bersih, dan kebutuhan air bersih total pada jam puncak yang dibutuhkan di perumahan PT. Toba Pulp Lestari, Tbk

Perhitungan dengan menggunakan program Pipe Flow Software menggunakan rumus Darcy-Weisbach. Perhitungan analisa dilakukan pada masing masing pipa. Adapun pemasukan data-data pada program disesuaikan melalui data dan gambar yang diperoleh dari pihak perusahaan, dan memasukan data data yang sama dengan penghitungan manual secara umumnya.

Langkah-langkah yang penulis lakukan dalam penelitian ini adalah : 1. Studi literatur

Studi literatur yang dilakukan adalah mencari bahan-bahan yang berkaitan dengan sistem distribusi air.

diperoleh data yang sistematis dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

b. Riset pustaka

Pengumpulan data-data yang diperoleh dari buku-buku referensi diberbagai tempat dan sumber-sumber yang ada kaitanya dengan objek yang diteliti, yang nantinya berguna untuk mengembangkan hasil interview dan observasi.

c. Metode Interview

Suatu metode pengumpulan data, melalui wawancara dengan pihak instansi/perusahaan yang bersangkutan untuk memperoleh data-data yang diperlukan.

3.3 Metode Analisa Dengan Menggunakan Pipe Flow Expert 1. Input data

Data yang diperoleh dari hasil survei kemudian dimasukan ke dalam input data pada program pipe flow expert, data meliputi :

- Diameter pipa - Material pipa - Panjang pipa

- Data-data pendukung pipa : valve, fitting, tee, reducer,dll - Nilai elevasi masing-masing komponen

- Sifat – sifat fluida : temperatur, densitas, massa jenis, viskositas, tekanan dll

Dengan menggunakan aplikasi Pipe Flow Expert data yang diperoleh kemudian dimasukkan sesuai dengan sistem pemipaan yang akan dianalisa dan kemudian akan didapat output berupa hasil perhitungan seperti terlihat pada gambar 3.1

Gambar 3.1 Proses Input Data

Gambar diatas merupakan proses input data, data-data seperti material pipa, panjang pipa, diameter pipa, kekasaran dinding pipa, dimasukkan sesuai dengan data-data yang dijumpai di lapangan.

2. Kalkulasi data

Melakukan perhitungan terhadap jaringan pipa sehingga dapat diketahui hasil akhirnya. Kalkulasi dapat berjalan jika data masukan lengkap dan sesuai dengan hukum-hukum fluida. Dimana perhitungan meliputi nilai kerugian faktor gesekan akibat kekasaran pipa, kerugian head mayor, dan kerugian head minor.

Gambar 3.2 Proses Kalkulasi Data

3. Hasil akhir analisa aliran fluida

Menampilkan hasil dari kalkulasi data yang merupakan tujuan akhir dari simulasi yang dilakukan.

Gambar 3.3 Proses Penampilan Data

Skema alur pengerjaan skripsi :

Gambar 3.4 Alur pengerjaan skripsi Mulai

Survey

Analisa data

Menghitung kebutuhan pada perumahan

Membuat estimasi pada beban puncak

Menghitung analisa kapasitas air

Menghitung jaringan pipa dengan metode Hazzen- Williams dan Darcy-Weisbach

Melakukan Simulasi pada jaringan pipa

Analisa di setiap pipa

Hasil

Kesimpulan

Selesai Ya Tidak

Study Literatur

Pengambilan Data

Tabel 3.1 Total Perumahan TPL

No Tipe Perumahan Jumlah

1 Rumah tipe C 19

2 Rumah tipe D 68

3 Rumah tipe E 36

4 Rumah tipe F 17

5 Mess 7

Total 147

Jadi total perumahan yang ada dalam kompleks perumahan ini adalah 1427 rumah dan mess. Untuk lebih jelasnya tentang perumahan dan bagaimana tipe tipe nya berikut kami paparkan gambar denah perumahan TPL :

Gambar 3.5 Peta perumahan TPL

pada perumahan ini terdiri dari 140 kepala keluarga dan 240 pekerja yang tingal didalam 7 mess.

4.2 Kebutuhan Air Bersih Pada Perumahan

Pada perumahan ini terdapat sekitar 140 kepala keluarga dan jika dirata ratakan setiap keluarga terdiri dari 5 orang yaitu 2 orang tua dan 3 anak. Jadi dapat kita hitung jumlah pengguna air bersih pada perumahan : 140 x 5 orang = 700 orang.

Tabel 4.1 Pemakaian Air Rata-Rata Pada Kompleks Perumahan No Jenis Gedung Pemakaia

n air rata

Dengan standard kebutuhan air setiap penghuni adalah sebesar 250 liter/hari.org (untuk keperluan rumah tangga)

penghuni didalam perumahan tpl dapat dihitung sebagai berikut :

Kebutuhan air penghuni perumahan = Total Penghuni x kebutuhan air rata rata = 700 org x 250 liter/hari.org

= 175.000 liter/hari

4.3 Kebutuhan Air Bersih Pada Mess

Pada perumahan ini terdapat 7 mess dimana 1 mess terdiri dari 20 kamar dan dalam 1 kamar terdapat masing masing 2 pekerja.Diperkirakan kebutuhan air tiap orang nya adalah sebesar 120 liter/hari. Maka kebutuhan air bersih pada mess pekerja dalam kompleks perumahan ini ialah :

Jumlah orang = 7 x 40 org = 280 org

Kebutuhan air per orang = 120 liter/hari.org

Total kebutuhan air per hari = 280 org x 120 liter/hari.org = 33.600 liter/hari

4.4. Kebutuhan Air Bersih Untuk Kantin

Pada kompleks perumahan ini terdapat 2 kantin dan jumlah orang yang berkunjung di kantin tersebut yaitu sekitar 200 orang perharinya dimana kebutuhan air pada setiap orang nya sebesar 30 liter/hari.Kebutuhan total kantin pada setiap harinya :

Jumlah pengunjung = 200 org

Kebutuhan air per orang = 30 liter/hari.org Kebutuhan air total per hari = 200 x 30 liter/hari.org

= 6000 liter/hari.org

4.5 Kebutuhan Air Untuk Fasilitas Lainnya

Pada kompleks perumahan terdapat 1 unit puskesmas dan diperkirakan jumlah kebutuhan air dalam puskesmas yaitu sekitar 400 liter/hari.

Adapun fasilitas lainnya seperti 1 lapangan bola kaki, 1 lapangan futsal dan juga 1 lapangan volley. Diperkirakan setiap harinya terdapat kurang lebih 60 pengunjung dan kebutuhan setiap orangnya sekitar 20 liter/hari.org. maka jumlah kebutuhan air bersih perharinya adalah :

Q total = 175.000 liter/hari + 33.600 liter/hari + 6000 liter/hari + 1600 liter/hari = 216.700 liter/hari

4.6 Kapasitas Aliran Pipa

Dalam merencanakan suatu jaringan pipa untuk pendistribusian air bersih hal yang penting dilakukan terlebih dahulu adalah menentukan besarnya kapasitas aliran fluida yang mengalir pada masing-masing pipa dan besarnya kapasitas aliran fluida yang keluar dari jaringan pipa tersebut dengan cara menaksir.

Untuk mengatasi losses berupa kebocoran yang terjadi selama pendistribusian air, maka kapasitas total tersebut harus ditambahkan sebesar 10%- 20%.

Besar kapasitas aliran keluar dari jaringan pipa setelah dilebihkan 10% adalah = Besar kapasitas aliran keluar dari jaringan pipa + (10% x Besar

kapasitas aliran keluar dari jaringan pipa)

Dalam perencanaan ini diambil faktor sebesar 10%, sehingga kapasitas total air bersih yang didistribusikan pada kompleks perumahan TPL adalah :

= 10% (216.700 liter/hari) + 216.700 liter/hari

= 237.820 liter/hari

Total kapasitas air yang di distribusikan adalah 237.820 liter = 0,0027525453 m3/s

4.7 Perkiraan Beban Puncak

Berikut tabel perkiraan kapasitas air ang digunakan pada tiap jam nya.

Table 4.2 Estimasi Pemakaian Air Per Hari (liter)

Jam Rumah Mess Kantin Fasilitas lainnya Total

00.00 - 01.00 1750 336 0 0 2086

Gambar 4.1 Grafik Perkiraan Pemakaian Air Pada Beban Puncak

Kebutuhan air jam puncak diartikan sebagai pemakaian air tertinggi pada jam-jam tertentu selama periode satu hari, besarnya 1,56 kali kebutuhan harian rata-rata. Kebutuhan air jam puncak (Qpeak)

Dengan rumus : Qpeak  (C1) (Q rata  rata)

Qpeak = (1,56 ) (0.009518889 m3/detik) = 0,014849466 m3/detik

0 0.001 0.002 0.003 0.004 0.005 0.006 0.007 0.008 0.009 0.01

00.00 - 01.00 - 02.00 - 03.00 - 04.00 - 05.00 - 06.00 - 07.00 -… 08.00 - 09.00 - 10.00 - 11.00 -… 12.00 - 13.00 - 14.00 - 15.00 - 16.00 - 17.00 - 18.00 -… 19.00 - 20.00 - 21.00 - 22.00 -… 23.00 -

Grafik Estimasi Beban Puncak

kapasitas air(m3/dtk)

Berikut gambar dari peta aliran pendistribusian perumahan :

lain nya adalah :

1. tahan pecah 2. tahan lama

3. sambungannya menggunakan ulir 4. permukaannya kuat

5. tahan terhadap tekanan/ beban dari luar

6. harga terjangkau dan banyak terdapat dipasaran

Ukuran pipa galvanis yang digunakan adalah pipa dengan diameter 2 inci, 3 inci dan 4 inci.

Pipa ini diletakkan dengan posisi diatas tanah dengan beberapa tujuan seperti berikut ini :

1. jenis tanah yang berada dekat dengan sumber air 2. untuk mempermudah perawatan

4.9 Analisa Kapasitas Aliran Fluida

Setelah menentukan besarnya kapasitas aliran fluida yang mengalir dalam pipa – pipa pada suatu jaringan pipa dengan cara menaksirnya, maka persoalan di atas belum dapat dianggap selesai begitu saja. Langkah selanjutnya ialah dengan mencari harga kerugian head ( head loses ) perpanjang pipa untuk memoeroleh kesetimbangan aliran fluida pada setiap pipa

Head loses ( kerugian head ) yang terjadi dapat dihitung Dengan menggunakan rumus empiris.

Yaitu :

Misalnya Untuk pipa no. 1 pada loop I diperoleh :

Q = laju aliran ( ditaksir dari Q beban puncak yang telah diperoleh sebesar 0,014849466 m3/detik , diasumsikan nilai Q

= 0.005124562 m3/detik

C = koefisien kekasaran pipa Hazen – Williams = 120 ( untuk pipa galvanize iron )

L = Panjang Pipa = 34 m

d = Diameter pipa = 0,1016 m Sehingga diperoleh :

= 0.196076569 m3/s

Perhitungan secara manual :

Gambar 4.3 Loop I literasi 1

3 70 0.0508 0.001777909 0.023464424 1.642509678 923.8435025 4 70 0.0508 0.000627497 0.003417109 0.239197628 381.193262 5 20 0.0762 -0.003241635 -0.009975812 -0.199516247 61.5480297 6 106 0.1016 -0.009724904 -0.018865557 -1.999749068 205.6317542

0.34402924 1701.317777

Gambar 4.4 Loop II literasi 1 LOOP 2

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

3 70 0.0508 -0.001777909 -0.023464424 -1.642509678 923.8435025 7 32 0.0762 0.003346652 0.010581913 0.338621218 101.1820824 8 32 0.0762 -0.001150412 -0.001467619 -0.046963822 40.82348101 9 70 0.0508 0.001673326 0.020974968 1.46824775 877.4427398

0.117395468 1943.291806

Gambar 4.5 Loop III literasi 1

LOOP 3

Pipa

Panjang (L)

Diameter (d)

Laju Aliran

(Q₀) Unit head Loss

Head Loss

(hl) hl/Q

no (m) (m) (m³/s) Hf (m)

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

9 70 0.0508 -0.001673326 -0.020974968 -1.46824775 877.4427398 10 38 0.0762 0.001673326 0.002935342 0.111542993 66.65945139 11 70 0.0508 0.001673326 0.020974968 1.46824775 877.4427398 12 38 0.0762 -0.000737795 -0.000645232 -0.024518806 33.23254575

0.087024187 1854.777477

Gambar 4.6 Loop IV literasi 1

15 70 0.0508 0.000973096 0.007694232 0.538596257 553.4872791 16 38 0.0762 -0.000894881 -0.000922148 -0.035041609 39.15784239

0.205330798 1063.319851

Gambar 4.7 Loop V literasi 1 LOOP 5

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

4 70 0.0508 -0.000627497 -0.003417109 -0.239197628 381.193262 8 32 0.0762 0.001150412 0.001467619 0.046963822 40.82348101 13 70 0.0508 0.000737795 0.004610609 0.322742656 437.442184 14 32 0.0762 -0.00210182 -0.004475447 -0.14321429 68.13822778

-0.01270544 927.5971547

Gambar 4.8 Loop VI literasi 1 LOOP 6

Pipa

Panjang (L)

Diameter (d)

Laju Aliran

(Q₀) Unit head Loss

Head Loss

(hl) hl/Q

no (m) (m) (m³/s) Hf (m)

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

14 32 0.0762 0.00210182 0.004475447 0.14321429 68.13822778 19 60.4 0.0508 0.000596586 0.003112235 0.187979013 315.0912239 20 32 0.0762 -0.00154829 0.002542503 -0.081360089 52.54835243 21 60.4 0.0508 -0.000700606 0.004189902 -0.253070099 361.216003

-0.003236885 796.9938071

Gambar 4.9 Loop VII literasi 1

18 38 0.0762 -0.000710904 -0.000602400 -0.022891199 32.20012621 19 60.4 0.0508 -0.000596586 -0.003112235 -0.187979013 315.0912239

-0.073277305 624.9672071

Gambar 4.10 Loop VIII literasi 1 LOOP 8

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

18 38 0.0762 0.000710904 0.000602400 0.022891199 32.20012621 24 39.6 0.0508 0.000062337 0.000047682 0.001888219 30.29050184 25 38 0.0762 -0.000656675 -0.000520155 -0.019765903 30.09997744 26 39.6 0.0508 -0.000355452 -0.001194049 -0.04728433 133.0259207

-0.042270815 225.6165262

Gambar 4.11 Loop IX literasi 1 LOOP 9

Pipa

Panjang (L)

Diameter (d)

Laju Aliran

(Q₀) Unit head Loss

Head Loss

(hl) hl/Q

no (m) (m) (m³/s) Hf (m)

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

20 32 0.0762 0.00154829 0.002542503 0.081360089 52.54835243 22 39.6 0.0508 -0.000774145 -0.005039629 -0.1995693 257.7931788 23 28 0.0762 -0.00123213 -0.001666285 -0.046655976 37.86611475 26 39.6 0.0508 0.000355452 0.001194049 0.04728433 133.0259207 27 4 0.0762 -0.001020235 -0.001175249 -0.004700998 4.607759891

-0.122281856 485.8413265

Gambar 4.12 Loop X literasi 1

29 28 0.0762 -0.000561774 -0.000389694 -0.010911431 19.4231688 30 58.6 0.0508 -0.000479162 -0.002074769 -0.121581436 253.7376418

-0.058965002 437.8439291

Gambar 4.13 Loop XI literasi 1

LOOP 11

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

29 28 0.0762 0.000561774 0.000389694 0.010911431 19.4231688 31 55.4 0.0508 0.000150435 0.000243317 0.01347977 89.60527791 32 28 0.0762 -0.000539245 -0.000361276 -0.010115725 18.75905265 33 55.4 0.0508 -0.00024076 -0.000580776 -0.032174963 133.6391543

-0.017899487 261.4266537

Gambar 4.14 Loop XII literasi 1 LOOP 12

Pipa

Panjang (L)

Diameter (d)

Laju Aliran

(Q₀) Unit head Loss

Head Loss

(hl) hl/Q

no (m) (m) (m³/s) Hf (m)

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

33 55.4 0.0508 0.00024076 0.000580776 0.032174963 133.6391543 34 20 0.0762 -0.00041768 -0.000225214 -0.004504281 10.78404737 37 8 0.1016 -0.000991161 -0.000276025 -0.002208201 2.227893118 40 47.4 0.1016 -0.001524864 -0.000612434 -0.029029375 19.03735362 41 20 0.0762 0.000593003 0.000430715 0.008614298 14.52656781

0.005047404 180.2150163

Gambar 4.15 Loop XIII literasi 1

37 8 0.1016 0.000991161 0.000276025 0.002208201 2.227893118 38 58 0.0762 -0.000533702 -0.000354436 -0.020557272 38.51826019 39 47 0.0762 -0.000380559 -0.000189590 -0.008910729 23.41484131

-0.007454632 98.69599888

Gambar 4.16 Loop XIV literasi 1 LOOP 14

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

38 58 0.0762 0.000533702 0.000354436 0.020557272 38.51826019 40 47.4 0.1016 0.001524864 0.000612434 0.029029375 19.03735362 42 14.6 0.1016 0.002117868 0.001124591 0.016419034 7.752623647 43 83 0.0762 -0.000907657 -0.000946651 -0.078572037 86.56578122 44 56 0.0762 -0.000907657 -0.000946651 -0.053012459 58.40582829

Gambar 4.17 Loop XV literasi 1 LOOP 15

Pipa

Panjang (L)

Diameter (d)

Laju Aliran

(Q₀) Unit head Loss

Head Loss

(hl) hl/Q

no (m) (m) (m³/s) Hf (m)

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

30 58.6 0.0508 0.000479162 0.002074769 0.121581436 253.7376418 41 20 0.0762 -0.000593003 -0.000430715 -0.008614298 14.52656781 42 14.6 0.1016 -0.002117868 -0.001124591 -0.016419034 7.752623647 45 20 0.0762 0.001296654 0.001831299 0.03662598 28.24653284 46 44 0.1016 -0.003025526 -0.002175522 -0.095722958 31.63845177

0.037451125 335.9018178

45 20 0.0762 -0.001296654 -0.001831299 -0.03662598 28.24653284 47 20 0.0762 0.002161089 0.004711716 0.094234313 43.60501234 48 39.6 0.1016 -0.00432218 -0.004208546 -0.166658415 38.55887892

0.090519218 368.2036029

Gambar 4.19 Loop XVII literasi 1 LOOP 17

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

5 20 0.0762 0.003241635 0.009975812 0.199516247 61.5480297 21 60.4 0.0508 0.000700606 0.004189902 0.253070099 361.216003 47 20 0.0762 -0.002161089 -0.004711716 -0.094234313 43.60501234 49 60.4 0.1016 -0.006483269 -0.008910473 -0.53819258 83.01253273

Dari perhitungan iterasi I di atas, diperoleh koreksi kapasitas jaringan untuk setiap loop, Dengan menggunakan persamaan ini :

∑ ∑

Dimana untuk harga n diambil sebesar 1,85 untuk persamaan Hazen – Williams. Maka diperoleh koreksi loop nya yaitu :

Loop hl hl/Q ΔQ

1 0.34402924 1701.317777 -0.000109305 2 0.117395468 1943.291806 -0.000032654 3 0.087024187 1854.777477 -0.000025362 4 0.205330798 1063.319851 -0.000104380 5 -0.01270544 927.5971547 0.000007404 6 -0.003236885 796.9938071 0.000002195 7 -0.073277305 624.9672071 0.000063378 8 -0.042270815 225.6165262 0.000101274 9 -0.122281856 485.8413265 0.000136049 10 -0.058965002 437.8439291 0.000072795 11 -0.017899487 261.4266537 0.000037010 12 0.005047404 180.2150163 -0.000015139 13 -0.007454632 98.69599888 0.000040828 14 -0.065578815 210.279847 0.000168575 15 0.037451125 335.9018178 -0.000060267 16 0.090519218 368.2036029 -0.000132887 17 -0.179840546 549.3815778 0.000176946

Selanjutnya dapat dicari koreksi kapasitas pada setiap loop nya, kemudian setelah koreksi kapasitas ditemukan kemudian dilakukan penjumlahan kapasitas tiap pipa dengan koreksi kapasitas tiap loop sehingga diperoleh laju aliran yang baru.

2 0.005124562 -0.000109305 0.005015257

3 0.001777909 -0.000076651 0.001701258

4 0.000627497 -0.000116709 0.000510788

5 -0.003241635 -0.000286251 -0.003527886

6 -0.009724904 -0.000109305 -0.009834209

Loop 2

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

3 -0.001777909 0.000076651 -0.001701258

7 0.003346652 -0.000032654 0.003313998

8 -0.001150412 -0.000040058 -0.00119047

9 0.001673326 -0.000007292 0.001666034

Loop 3

Pipa

Laju Aliran (Q₀)

m³/s Koreksi Kapasitas (∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

9 -0.001673326 0.000007292 -0.001666034

10 0.001673326 -0.000025362 0.001647964

11 0.001673326 -0.000025362 0.001647964

12 -0.000737795 0.000079018 -0.000658777

Loop 4

Pipa

Laju Aliran (Q₀)

m³/s Koreksi Kapasitas (∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

12 0.000737795 -0.000079018 0.000658777

13 -0.000737795 -0.000111784 -0.000849579

15 0.000973096 -0.00010438 0.000868716

16 -0.000894881 -0.000167758 -0.001062639

Loop 5

Pipa

Laju Aliran (Q₀)

m³/s Koreksi Kapasitas (∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

4 -0.000627497 0.000116709 -0.000510788

8 0.001150412 0.000040058 0.00119047

13 0.000737795 0.000111784 0.000849579

14 -0.00210182 0.000005209 -0.002096611

Loop 6

Pipa

Laju Aliran (Q₀)

m³/s Koreksi Kapasitas (∆Q)

Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

14 0.00210182 -0.000005209 0.002096611

19 0.000596586 -0.000061183 0.000535403

20 -0.00154829 -0.000133854 -0.001682144

21 -0.000700606 -0.000174751 -0.000875357

19 -0.000596586 0.000061183 -0.000535403

Loop 8

Pipa

Laju Aliran (Q₀)

m³/s Koreksi Kapasitas (∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

18 0.000710904 0.000037896 0.000748800

24 0.000062337 0.000101274 0.000163611

25 -0.000656675 0.000101274 -0.000555401

26 -0.000355452 -0.000034775 -0.000390227

Loop 9

Pipa

Laju Aliran (Q₀) m³/s

Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

20 0.00154829 0.000133854 0.001682144

22 -0.000774145 0.000268936 -0.000505209

23 -0.00123213 0.000063254 -0.001168876

26 0.000355452 0.000034775 0.000390227

27 -0.001020235 0.000136049 -0.000884186

Loop 10

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

23 0.00123213 -0.000063254 0.001168876

28 0.000211895 0.000072795 0.00028469

29 -0.000561774 0.000035785 -0.000525989

30 -0.000479162 0.000133062 -0.0003461

Loop 11

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

29 0.000561774 -0.000035785 0.000525989

31 0.000150435 0.00003701 0.000187445

32 -0.000539245 0.00003701 -0.000502235

33 -0.00024076 0.000052149 -0.000188611

Loop 12

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

33 0.00024076 -0.000052149 0.000188611

34 -0.00041768 -0.000015139 -0.000432819

37 -0.000991161 -0.000055967 -0.001047128

40 -0.001524864 -0.000183714 -0.001708578

41 0.000593003 0.000045128 0.000638131

38 -0.000533702 -0.000127747 -0.000661449

39 -0.000380559 0.000040828 -0.000339731

Loop 14

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

38 0.000533702 0.000127747 0.000661449

40 0.001524864 0.000183714 0.001708578

42 0.002117868 0.000228842 0.00234671

43 -0.000907657 0.000168575 -0.000739082

44 -0.000907657 0.000168575 -0.000739082

Loop15

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

30 0.000479162 -0.000133062 0.0003461

41 -0.000593003 -0.000045128 -0.000638131

42 -0.002117868 -0.000228842 -0.00234671

45 0.001296654 0.00007262 0.001369274

46 -0.003025526 -0.000060267 -0.003085793

Loop16

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

22 0.000774145 -0.000268936 0.000505209

45 -0.001296654 -0.00007262 -0.001369274

47 0.002161089 -0.000309833 0.001851256

48 -0.00432218 -0.000132887 -0.004455067

Loop17

Pipa Laju Aliran (Q₀) m³/s Koreksi Kapasitas

(∆Q) Laju Aliran (Q) m³/s

No mula-mula m³/s akhir

5 0.003241635 0.000286251 0.003527886

21 0.000700606 0.000174751 0.000875357

47 -0.002161089 0.000309833 -0.001851256

49 -0.006483269 0.000176946 -0.006306323

Dari table diatas dapat lihat bahwa koreksi kapasitas laju aliran belum mendekati atau sama dengan nol, maka kita akan melanjutkan ke iterasi selanjutnya sampai koreksi kapasitas nya sampai mendekati atau sama dengan nol.

Adapun iterasi yang dilakukan yaitu sampai pada iterasi 10

Berikut nilai kapasitas dan head losses yang diperoleh setelah melakukan 10 kali iterasi :

3 70 0.0508 0.001733944 0.022402276 1.568159322 904.3886779 4 70 0.0508 0.000541978 0.002605814 0.182406948 336.5578455 5 20 0.0762 -0.003761316 0.013134494 -0.262689872 69.83988362 6 106 0.1016 -0.009970428 0.01975615 -2.094151942 210.0363136

-0.002131627 1644.647113

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

3 70 0.0508 -0.001733944 0.022402276 -1.568159322 904.388677934 7 32 0.0762 0.003145093 0.009433147 0.301860719 95.978312462 8 32 0.0762 -0.001191966 0.001567194 -0.050150215 42.073527849 9 70 0.0508 0.001596324 0.019224329 1.345703058 843.001206608

0.029254240 1885.441725

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

9 70 0.0508 -0.001596324 0.019224329 -1.345703058 843.0012066 10 38 0.0762 0.001548769 0.002543958 0.096670409 62.41757761 11 70 0.0508 0.001548769 0.018178271 1.272478951 821.6066765 12 38 0.0762 -0.000687103 0.00056562 -0.021493576 31.28144654

Loop 4

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

12 38 0.0762 0.000687103 0.00056562 0.021493576 31.28144654 13 70 0.0508 -0.000753039 0.004788391 -0.335187356 445.1128767 15 70 0.0508 0.000797847 0.005328789 0.373015261 467.5273087 16 38 0.0762 -0.001219079 0.001633780 -0.062083642 50.92667621

-0.002762161 994.8483082

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

4 70 0.0508 -0.000541978 0.002605814 -0.182406948 336.5578455 8 32 0.0762 0.001191966 0.001567194 0.050150215 42.07352785 13 70 0.0508 0.000753039 0.004788391 0.335187356 445.1128767 14 32 0.0762 -0.00243676 0.005883534 -0.188273086 77.263697

0.014657536 901.0079471

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

14 32 0.0762 0.00243676 0.005883534 0.188273086 77.263697 19 60.4 0.0508 0.000622572 0.003367658 0.203406553 326.7197251 20 32 0.0762 -0.001655221 0.002876857 -0.092059417 55.61759829 21 60.4 0.0508 -0.000799828 0.005353293 -0.323338876 404.2605116

-0.023718654 863.8615321

18 38 0.0762 -0.000795195 0.000741158 -0.028164010 35.41774072 19 60.4 0.0508 -0.000622572 0.003367658 -0.203406553 326.7197251

0.008313245 720.1981188

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

18 38 0.0762 0.000795195 0.000741158 0.028164010 35.41774072 24 39.6 0.0508 0.000295577 0.000848825 0.033613453 113.7214784 25 38 0.0762 -0.000423435 0.000230988 -0.008777559 20.72941278 26 39.6 0.0508 -0.000404078 0.001513693 -0.059942256 148.3432811

-0.006942351 318.211913

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

20 32 0.0762 0.001655221 0.002876857 0.092059417 55.61759829 22 39.6 0.0508 -0.000557288 0.002743625 -0.108647537 194.9576105 23 28 0.0762 -0.001058045 0.001257093 -0.035198597 33.26758022 26 39.6 0.0508 0.000404078 0.001513693 0.059942256 148.3432811 27 4 0.0762 -0.000738369 0.000646161 -0.002584643 3.500475893

Loop 10

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

23 28 0.0762 0.001058045 0.001257093 0.035198597 33.26758022 28 58.6 0.0508 0.000319676 0.000981275 0.057502728 179.8781503 29 28 0.0762 -0.00052635 0.000345456 -0.009672768 18.37706399 30 58.6 0.0508 -0.000403062 0.00150666 -0.088290265 219.0488426

-0.005261708 450.5716372

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

29 28 0.0762 0.00052635 0.000345456 0.009672768 18.37706399 31 55.4 0.0508 0.000222792 0.000503143 0.027874127 125.1127839 32 28 0.0762 -0.000466888 0.000276744 -0.007748831 16.5967671 33 55.4 0.0508 -0.000231452 0.000539921 -0.029911609 129.2346085

-0.000113545 289.3212235

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

33 55.4 0.0508 0.000231452 0.000539921 0.029911609 129.2346085 34 20 0.0762 -0.000354631 0.000166388 -0.003327757 9.383715907 37 8 0.1016 -0.001054741 0.000309672 -0.002477374 2.348798342 40 47.4 0.1016 -0.001672655 0.000726748 -0.034447834 20.59470376 41 20 0.0762 0.000624371 0.000473809 0.009476189 15.17717611

-0.000865167 176.7390026

37 8 0.1016 0.001054741 0.000309672 0.002477374 2.348798342 38 58 0.0762 -0.000617913 0.000464783 -0.026957414 43.6265519 39 47 0.0762 -0.00025393 0.000089692 -0.004215542 16.6011981

-0.000048793 103.4941033

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

38 58 0.0762 0.000617913 0.000464783 0.026957414 43.6265519 40 47.4 0.1016 0.001672655 0.000726748 0.034447834 20.59470376 42 14.6 0.1016 0.002297027 0.001306890 0.019080596 8.306648461 43 83 0.0762 -0.000696817 0.000580503 -0.048181733 69.14546194 44 56 0.0762 -0.000696817 0.000580503 -0.032508157 46.65235986 -0.000204047 188.3257259

Loop 15

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

30 58.6 0.0508 0.000403062 0.00150666 0.088290265 219.0488426 41 20 0.0762 -0.000624371 0.000473809 -0.009476189 15.17717611 42 14.6 0.1016 -0.002297027 0.001306890 -0.019080596 8.306648461 45 20 0.0762 0.001263326 0.001745172 0.034903438 27.62821188 46 44 0.1016 -0.002993845 0.002133566 -0.093876890 31.35663005

0.000760028 301.5175091

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

22 39.6 0.0508 0.000557288 0.002743625 0.108647537 194.9576105 45 20 0.0762 -0.001263326 0.001745172 -0.034903438 27.62821188 47 20 0.0762 0.001951941 0.003902995 0.078059907 39.99091512 48 39.6 0.1016 -0.004257171 0.004092190 -0.162050734 38.06535701

-0.010246729 300.6420945

Ditentukan Diketahui Diketahui Ditaksir

Rumus

Empiris hf x L

5 20 0.0762 0.003761316 0.013134494 0.262689872 69.83988362 21 60.4 0.0508 0.000799828 0.005353293 0.323338876 404.2605116 47 20 0.0762 -0.001951941 0.003902995 -0.078059907 39.99091512 49 60.4 0.1016 -0.006209112 0.008225955 -0.496847710 80.01912515

0.011121131 594.1104355

4 0.182406948

37 0.002477374 38 0.026957414 39 0.004215542 40 0.034447834 41 0.009476189 42 0.019080596 43 0.048181733 44 0.032508157 45 0.034903438 46 0.093876890 47 0.078059907 48 0.162050734 49 0.496847710 50 2.229156695 51 1.898911259 52 0.577929514 Total 15.834057201

Gambar 4.20 Grafik Perhitungan Head Loss Dengan Manual Tabel 4.3 Perhitungan Head Loss Dengan Manual

P1 P6 P11 P16 P21 P26 P31 P36 P41 P46

Hl Manual 0.179 2.094 1.272 0.062 0.323 0.060 0.028 0.023 0.009 0.094

dibagi berdasarkan jumlah unit bangunan / gedung. Sehingga di dapat kapasitas kebutuhan air bersih tiap-tiap unit. Adapun data-data yang akan dimasukkan ke dalam Simulasi adalah sebagai berikut :

Tabel 4.4 Kapasitas Aliran Air Pada Beban Puncak

No Unit Jumlah Kapasitas Puncak Konstanta(C ) Kapasitas Kapasitas Kapasitas

(Liter) m³/jam Jam Puncak

Total (m³/s)

Total (m³/jam)

per Unit (m³/s)

1 Rumah 135 28000 28 1.56 0.01213333 43.68 0.00008988

2 Mess 7 5712 5.712 1.56 0.0024752 8.91072 0.00035360

3 Kantin 1 300 0.3 1.56 0.00013 0.468 0.00013000

4 Puskesmas 1 256 0.256 1.56 0.00011093 0.39936 0.00011093

Total 144 34268 34.268 0.01484947 53.45808 0.00068441

Tabel 4.5 Kebutuhan Total Air Per Loop

No No Loop Rumah Mess Kantin Fasilitas Lain Q Total (m³/s)

Q Total (m³/jam)

1 Loop 1 4 2 0 0 0.001066706 3.8401

2 Loop 2 15 0 0 0 0.001348148 4.8533

3 Loop 3 16 0 0 0 0.001438025 5.1769

4 Loop 4 16 0 0 0 0.001438025 5.1769

5 Loop 5 15 0 0 0 0.001348148 4.8533

6 Loop 6 12 0 0 0 0.001078519 3.8827

7 Loop 7 12 0 0 0 0.001078519 3.8827

8 Loop 8 8 0 0 0 0.000719012 2.5884

9 Loop 9 8 0 0 0 0.000719012 2.5884

10 Loop 10 3 1 0 0 0.000623230 2.2436

11 Loop 11 6 0 0 0 0.000539259 1.9413

12 Loop 12 3 0 0 0 0.000269630 0.9707

13 Loop 13 4 1 1 1 0.000954040 3.4345

14 Loop 14 0 3 0 0 0.001060800 3.8189

15 Loop 15 3 0 0 0 0.000269630 0.9707

16 Loop 16 4 0 0 0 0.000359506 1.2942

17 Loop 17 6 0 0 0 0.000539259 1.9413

Total 135 7 1 1 0.014849467 53.4581

Gambar 4.21 Jaringan Distribusi pada Pipe Flow Expert

4.2.1. Hasil Perhitungan Dengan Mengggunakan Simulasi Pipe Flow Expert Setelah memasukkan semua data-data yang dibutuhkan maka simulasi menggunakan program Pipe Flow Expert akan didapatkan total head loss pada jaringan pemipaan seperti pada gambar 4.22 berikut :

Gambar 4.22 Hasil Simulasi Menggunakan Pipe Flow Expert

Gambar 4.20 Hasil simulasi menggunakan Pipe Flow Expert

4.11 Pembahasan Hasil Perhitungan

4.11.1 Perhitungan Head Loss menggunakan Simulasi

Perhitungan head loss dengan Simulasi digambarkan dalam suatu grafik dengan 10 (sepuluh) titik sample perbandingan. Adapun grafik perbandingan dengan 10 titik sampel adalah sebagai berikut

Gambar 4.23 Grafik Perhitungan Head Loss Dengan Simulasi

Tabel 4.6 Perhitungan Head Loss Dengan Simulasi

P1 P6 P11 P16 P21 P26 P31 P36 P41 P46

Hl Simulasi 0.155 1.805 1.076 0.046 0.256 0.048 0.023 0.021 0.007 0.078

perbandingan dengan 10 titik sampel tersebut adalah sebagai berikut

Gambar 4.24 Grafik Perhitungan Head Loss Dengan Manual dan Simulasi

Tabel 4.7 Perhitungan Total Head Loss Manual dan Simulasi

P1 P6 P11 P16 P21 P26 P31 P36 P41 P46

Hl Manual 0.179 2.094 1.272 0.062 0.323 0.060 0.028 0.023 0.009 0.094 Hl Simulasi 0.155 1.805 1.076 0.046 0.256 0.048 0.023 0.021 0.007 0.078

Dengan menggunakan program, dari grafik didapati bahwa perbedaan head loss yang tidak terlalu signifikan. Pada pipa distribusi 6 terdapat peningkatan head loss, karena pada pipa 6 kapasitas aliran lebih besar serta panjang pipa lebih besar dibandingkan dengan pipa-pipa lainnya yang terdapat pada jaringan distribusi tersebut.

Persentase perbedaan antara perhitungan dengan manual dan dengan menggunakan simulasi pada program didapati tidak terlalu signifikan. Adapun persentase perbedaan nya adalah sebagai berikut

Tabel 4.8 Perbandingan Perhitungan Head Loss Manual dan Simulasi

P1 P6 P11 P16 P21 P26 P31 P36 P41 P46

4.11.3 Perbandingan Perhitungan Total Head Loss Manual dan Simulasi

Setelah melakukan perhitungan secara manual maupun secara simulasi maka didapat perbandingan hasil total head losses secara manual dan secara simulasi sebagai berikut.

Tabel 4.9 Perbandingan Perhitungan Total Head Loss Manual dan Simulasi

Perhitungan Total Head loss

Manual (m.hd) 15.834057

Simulasi (m.hd) 13.670999

% Perbedaan 13,66 %

PT.Toba Pulp Lestari,Tbk adalah sebesar 0,014849466 m³/detik

2. Analisa perancangan pendistribusian secara manual digunakan dengan metode Hazzen – Williams, sedangkan untuk simulasi program menggunakan metode Darcy-Weisbach

3. Total kerugian head loss berdasarkan perhitungan simulasi pada program adalah:

Total Head loss : 13,670 m.hd 4. Ukuran pipa yang digunakan yaitu :

 Diameter : 2 inchi , 3 inchi , 4 inchi

 Material Pipa : galvanis iron

5.2 Saran

Untuk penelitian selanjutnya maka penulis menyarankan berapa hal sebagai berikut :

1. Hendaknya ada mahasiswa berikutnya yang mengembangkan perencanaan untuk perancangan lain yang lebih baik.

2. Untuk analisa selanjutnya hendaknya mahasiswa melakukan analisa dengan menggunakan program software yang lain, agar dapat diketahui perbandingannya.

3. Hendaknya konsumen menggunakan air sesuai dengan kebutuhan, kran air segera dimatikan apabila air sudah tidak digunakan lagi.

DAFTAR PUSTAKA

Bruce R. Munson, Donald F. Young, Theodore H. Okiishi. Mekanika Fluida jilid I. PT. Erlangga. Jakarta,2002.

Bruce R. Munson, Donald F. Young, Theodore H. Okiishi. Mekanika Fluida s II.

PT. Erlangga. Jakarta,2002.

Raswari. 1986. Teknologi Dan Perencanaan Sistem Perpipaan, Jakarta : Universitas Indonesia

Sofyan M. Noerbambang. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plumbing. PT Pradnya Paramitha. Jakarta. 2000.

Kodoatie J. Robert. Hidrolika Terapan Pada Saluran Terbuka dan Pipa, ANDI Yogyakarta

Victor L. Streeter, Benjamin E. Wylie, Keith W. Bedford. Fluid Mechanics Ninth Edition. McGraw-Hill.Singapore.1998

Sularso, Haruo Tahara. Pompa dan Kompressor: Pemilihan, Pemakaian dan Pemeliharaan. PT. Pradnya Paramitha, Jakarta,2000.

Jack Evett Ph.D & Cheng Liu M.S. Mechanics and Hydraulics.The University Of Carolina.Charlotte

http://www.purewatercare.com/cara_menghitung_kebutuhan_air_dan_kapasitas_t angki.php

http://www.engineeringtoolbox.com/hazen-williams-coefficients-d_798.html http://jurnalpengairan.ub.ac.id/index.thp/jtp/article/download/166/162

LAMPIRAN

Dokumen terkait