• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fungsi Masyarakat

Dalam dokumen Pendidikan Luar Sekolah (Halaman 82-100)

BAB VI LEMBAGA PENDIDIKAN

B. Fungsi Masyarakat

1. Mengawasi jalannya nilai-nilai sosio-budaya bangsa

Masalah Pendidikan tidak akan lepas dari nilai-nilai kebudayaan yang dijunjung tinggi oleh semua lapisan masyarakat dan bangsa. Bahkan sesuai dengan sifat masyarakatnya ada yang berkehendak melestarikan dan mengembangkannya. Untuk dapat lestari dan berkembangnya nilai-nilai luhur budaya itu diperlukan kewibawaan dalam melakukan pengawasan. Tanpa kewibawaan seringkali sebagian anggotanya yang kurang memahami arti nilai budaya yang terdapat dalam adat, kebiasaan, aturan sosial yang berlaku dan aturan agama cenderung mengabaikannya bahkan melanggarnya.

Apabila nilai-nilai luhur ini tidak dikenal atau dihormati oleh anggotanya terutama generasi muda, maka kualitas masyarakat tersebut secara

kultural dikatakan menurun karena aturan-aturan yang dianggap luhur selama ini yang menjadi pengikat dan pengendali tingkah laku warganya tidak berfungsi lagi. Maka sebagian masyarakat akan berbuat semaunya sehingga masyarakat itu akan kacau. Misalnya pergaulan bebas tanpa pengawasan akan melahirkan tingkah laku yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat di lingkungan seperti perkelahian, pemerkosaan, perampokan, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, Islam sangat memperhatikan tingkah laku anggota masyarakatnya. Sebagaimana sabda Nabi dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh muslim yang artinya sebagai berikut:

“Barang siapa kamu melihat kemungkaran

maka ubahlah dengan kekuatanmu. Apabila tidak dapat dengan kekuatan maka cegahlah dengan lisan, jika tidak dapat dengan lisan maka dengan hati. Maka memberantas kemungkaran dengan hati ini adalah selemah-lemahnya iman”.

(HR.Muslim).

Pendidikan masyarakat tidak hanya kepada generasi kepada generasi muda tetapi juga generasi tua seperti pemberantasan buta aksara, diadakan penataran pedoman penghayatan pancasila. Penataran ini dilaksanakan untuk menjelaskan kembali kepada masyarakat bahwa Negara

Indonesia ini ada nilai-nilai luhur bangsa yang telah ada sejak zaman dahulu kala, jalur ini termasuk ke dalam tanggungjawab pemimpin bangsa untuk menanamkan nilai-nilai luhur sosial-kultural bangsa melalui pelestarian nilai-nilai luhur pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Tanggungjawab yang dilakukan oleh pemimpin tidak resmi oleh masyarakat Indonesia adalah pendidikan agama dalam masyarakat seperti ceramah agama, melalui kuliah subuh, dengan menggunakan berbagai macam media, masjid, majelis taklim dan pengajian keluarga. Pemikir-pemikir pendidikan juga cenderung memikirkan masyarakat sebagai salah satu lembaga pendidikan, bahwa pendidikan adalah produk atau hasil dari kehidupan dan bertumbuh dalam masyarakat.

2. Menyalurkan aspirasi Masyarakat

Keinginan masyarakat untuk hidup bahagia dan sejahtera serta aman sejak pemerintah orde baru, makin besar. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah antara lain dengan menggalakkan transmigrasi, sistem keamanan lingkungan, posyandu, program PKK, karang Taruna, dan sebagainya. Keberhasilan usaha ini tidak terlepas dari peran serta pemimpin informal dalam masyarakat.

3. Membantu dan meningkatkan kualitas keluarga

Kegiatan yang agak menonjol bagi kaum ibu adalah melalui program pendidikan keluarga, berkat motivasi yang dilakukan oleh istri-istri lurah dan camat serta wanita karir dalam masyarakat serta kesadaran kaum wanita. Banyak ilmu dan keterampilan yang diperoleh oleh kaum ibu dalam upaya meningkatkan kualitas dirinya dan kualitas keluarganya, sebab yang dipelajari dalam kegiatan ini bukan hanya keterampilan rumah tangga saja, tetapi juga kadangkala organisasi masyarakat keagamaan dan pembangunan masyarakat desa.

Tak kalah pentingnya adalah kegiatan yang dapat meningkatkan dan membantu ekonomi keluarga. Tujuan kegiatan ini adalah membantu penghasilan keluarga, misalnya dengan jalan memasarkan produk yang dihasilkan oleh PKK. Keterlibatan pemimpin masyarakat dalam upaya memajukan taraf kehidupan para anggotanya dewasa ini nampaknya lebih besar. Dalam lingkungan masyarakat terdapat sejumlah lembaga kemasyarakatan dan kelompok sosial yang mempunyai peran dan fungsi edukatif yang besar antara lain:

Kelompok sebaya organisasi kepemudaan, pramuka, karang taruna, remaja masjid, organisasi keagamaan, orgaisasi ekonomi, organisasi politik,

organisasi kebudayaan, media massa, dan sebagainya. Lembaga atau kelompok sosial tersebut memberi kontribusi bukan hanya dalam proses sosialisasi tetapi juga dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggotanya.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi., Abu dan Nur Uhbiyati, 1991, Ilmu Pendidikan, Jakarta: PT Rineka Cipta.

Azra, Azyumardi, Pendidikan Islam: Tradisi dan

Modernisasi Menuju Millenium Baru, (Jakarta: Logos

Wacana Ilmu, 1999).

Arifin, HM, Rasyad, Aminuddin,1991, Dasar-dasar

Kependidikan, (Jakarta: Dirjen Binbaga Islam dan

Universitas Terbuka.

Afina Wivi, 2014, Tugas Pengantar Ilmu Hukum. Surabaya, Universitas Airlangga.

Boediono, 2012, Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Bintang Indonesia.

Bambang Sarwoko, Konsep Dasar Pendidikan Luar

Sekolah. Bandung. IKIP Semarang Press

Faisal Sanapiah, 1981, Pendidikan Luar Sekolah. Surabaya: CV. Usaha Nasional.

Joesoef Soelaiman, 2004, Konsep Dasar Pendidikan Luar

Sekolah. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Joesoef, Sulaiman – Santoso, Slamet, 1981, Pendidikan

Luar Sekolah, Surabaya:Usaha Nasional.

Kurdie Syuaeb, 2002, Pendidikan Luar Sekolah. Cirebon: CV. Alawiyah.

Ilma, naufal. 2016. Efektivitas PKBM dalam Pemberdayaan

Masyarakat.Junal Manajemen Pendidikan Islam.

4(1): 55-62

Rosdiana A. Bakar, 2009, Pendidikan Suatu Pengantar, Bandung Cita Pustaka Media Printis.

Fajar, Marhaeni. 2009. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Feisal Amir Jusuf. 1995. Reorientasi Pendidikan Islam. Jakarta: Gema Insani

Fuad Ihsan. 2001. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Fahmi, Asma Hasan, Sejarah dan Filsafat Pendidikan

Islam, (Mabadi al-Tarbiyah al-Islamiyah), (terj.)

Ibrahim Husein, (Jakarta:Bulan Bintang, 1979). Hasbullah, 2001, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta:PT

Raja Grafindo Persada,

Hermawan, luthfi. 2013. Pelaksanaan Pendidikan Agama

Islam Luar Sekolah Melalui Siaran Radio (Studi Terhadap Pelaksanaan Program Siaran ”Lentera Rohani” di Radio, Retjo Buntung.

Idris Zahara.H, Jamal. Lisman. H, 1992, Pengantar

Pendidikan, PT. Gramedia Widiasarana Indonesia,

Jakarta.

Mujib, Abdul, et., al, 2006, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta:Prenada Media, cet. I

Nata, Abuddin,2009, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Prenada Media, cet. I

Nurkholis, Majid. 1985, “Merumuskan Kembali Tujuan

Pesantren”. Jakarta: P3M

Roqib Moh. 2009. Ilmu Pendidikan Islam Pengembangan

Pendidikan Integratif disekolah, Keluarga dan Masyarakat. Yogyakarta: LKIS Yogyakarta.

Sutarto, Joko. 2007. Pendidikan Nonformal (konsep dasar,

proses pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat) : Semarang, UNNES press.

S. D. Sudjana, 2004, Pendidikan Non formal (Non formal

Education): Wawasan Sejarah Perkembangan Filsafat Teori Pendukung Asas, Bandung: Falah

Production.

Soelaiman Joesoef. 1992. Konsep Dasar Pendidikan Luar

Sekolah, Bumi Aksara, Jakarta.

Sudjana, Djudju, 2006, Evaluasi Program Pendidikan Luar

Sekolah, untuk pendidkan nonformal dan pengembangan sumber daya manusia, Bandung:PT

Remaja Rosda Karya.

Sudjana, 2001, Pendidikan luar sekolah wawasan

sejarah-perkembangan-Falsafah, Bandung: Darul Falah.

Tanlain, Wens, dkk, 1989, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta:Gramedia.

RIWAYAT PENULIS

SYARBAINI SALEH, S.Sos, M.Si

dilahirkan di Medan pada tanggal 19 Februari 1972. Seluruh aktivitas pendidikan formal ditempuh di kota Medan. Pendidikan Strata Satu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Sosiologi Angkatan 1991 di Universitas Sumatera Utara dan Strata Dua diselesaikan pada program Antropologi Sosial di Pascasarjana Universitas Negeri Medan. Sekarang lagi menyelesaikan Program Doktoral pada Program Studi Pendidikan Dasar di Universitas Negeri Medan.

Aktivitas edukasi dilakukan sebagai dosen tetap pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Medan kemudian saat ini penulis merupaka sekretaris Jurusan Prodi tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Pengalaman penulis dalam dunia akademisi mengajar pada beberapa perguruan tinggi swasta antara lain; Sekolah Tinggi Teknologi Sinar Husni, STMIK Potensi Utama dan STMIK Budi Darma. Sedangkan mata kuliah yang tetap diasuh adalah Civic Education (Kewarganegaraan), Filsafat Umum, Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, Ilmu Alamiah Dasar, Pendidikan Pancasila.Sementara untuk pengembangan kemampuan akademis pada mata kuliah, penulis mengikuti beberapa pelatihan antara lain; Workshop

Sawangan Bogor (2001), Up Grading Dosen Civic

Education di Padang (2002 dan 2003), Pertemuan Dosen

Kewarganegaraan se-Sumatera Utara di UNIMED Medan (2007) dan Workshop Dosen Civic Education di Bogor (2008).

Dari beberapa hasil pertemuan dan pelatihan yang penulis ikuti, muncul keinginan penulis untuk menuangkannya dalam sebuah buku. Buku sederhana ini diharapkan mampu bantu dan memnuhi keinginan mahasiswa dan peminat dalam Kajian Pendidikan Luar Sekolah, serta untuk mendapat tambahan rujukan. Buku ini jauh dari sempurna dan perlu perbaikan dan pengayaan sejalan dengan perkembangan keilmuan yang selalu dinamis bergerak sesuai dengan kehidupan masyarakat.

Toni Nasution, M.Pd Merupakan

anak keempat dari 5 bersaudara dari pasangan Maradian Nasution dan Masnila Harahap. Penulis lahir pada tanggal 12 Maret 1991 di kelurahan Palopat Maria, kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru. Hp. 085361305340. Alamat Email Penulis: [email protected]. Sekolah Dasar diselesaikan tahun 2004, Madrasah Tsanawiyah tahun 2007, Madrasah Aliyah tahun 2010 di Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan, kemudian menyelesaikan kuliah pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Program

Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah strata satu (S-1) tahun 2015, menyelesaikan pendidikan strata dua (S-2) Program Studi Pendidikan IPS meraih gelar Magister Pendidikan pada Program Pascasarjana Universitas Negeri Padang tahun 2017.

Saat ini penulis bekerja sebagai Dosen tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Ittihadiyah (STIT) Labuhanbatu Utara kemudian dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Medan. Selain mengabdi sebagai dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan kampus UIN Sumatera Utara Medan penulis juga sebagai guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sekaligus sebagai Kepala Sekolah di SMP Islam Terpadu Al-Afkari Desa Baru dusun III Kec. Batang Kuis.

Karya Penulis yang sudah terbit berupa Jurnal Ijtimaiyah Prodi Tadris IPS Fak.Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN SU Medan, Jurnal Al-Fatih, Jurnal Ittihad, kemudian memiliki karya buku yang berjudul Konsep Dasar IPS, yang diterbitkan oleh penerbit Samudra Biru Jakarta Pendidikan Pancasila yang diterbitkan oleh Widiya Puspita, Suatu Pengantar Ilmu Pengetahuan Sosial (Konsep Dasar) yang diterbitkan oleh penerbit Perdana Publishing. Penulis pernah mengikuti Pelatihan Praktik Baik Pembelajaran Untuk Guru SMP/MTS Sekolah Mitra UMSU dan UIN SU Oleh Tanoto Foundation pada 2-5 November 2018, kemudian pernah sebagai Penulis Artikel pada International Conference UIN SU Medan (Indonesia-Malaysia) Tentang Counseling Psychology & Education

initiatives meet the callanges of the industrial Revolution 4.0. Pada tanggal 24-25 November 2018 yang berjudul

(Inovasi Pembelajaran Pancasila Era Milenial) dan mengikuti International Conference and Seminar dengan tema The Innovative Strategy Of Guidance Counselling at

School and Madrasah in Industrial Age 4.0 Context. Pada tahun Pada 31 September 2019. Prociding International Conference on Islamic Educational Management. Desember 2019. Judul: Class Management In Increasing Student Interests.

Adapun aktivitas organisasi yang pernah diikuti penulis seperti Pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) selaku Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah UIN SU Medan periode 2014-2015, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan PGMI, Ketua Ikatan Alumni Pesantren Baharuddin, Ketua Umum Perhimpunan Pemerhati Pendidikan Sumatera Utara (P3SU), Sekretaris Umum DPP PEMAPASID, Ketua Umum Persatuan Pendidikan IPS Indonesia. Ketua Umum Lembaga Pusat Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Demokrasi (LP4D) serta pernah menjadi Pengurus Pemuda Al-Ittihadiyah Prov. Sumatera Utara, Anggota Asosiasi Dosen Pendidiakn Kewarganegaraan dan Pancasila (ADPK).

PARIDA HARAHAP, M.Si.

dilahirkan di Gunung Tua pada tanggal 27 Agustus 1992 dari pasangan Bapak Yusuf Harahap dan Ibu Nur Annisa Siregar. penulis menamatkan pendidikan di TK YPIPL pada tahun 1999, setelah itu melanjutkan pendidikan ke SD Negri Gunung Tua dan lulus tahun 2005 kemudian melanjutkan pendidikan ke MTs. Pesantren Modern Baharuddin dan lulus tahun 2008 kemudian melanjutkan pendidikan ke MAs. Pesantren Modern Baharuddin dan lulus tahun 2011. Kemudian di tahun 2011 memasuki Perguruan Tinggi Universitas Islam Negri Sumatera Utara Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Program Studi Prodi Pendidikan Matematika dan lulus Strata Satu (S-1) tahun 2015. Pada tahun 2016 penulis melanjutkan pendidikan pada Program Studi Magister Matematika Universitas Sumatera Utara (USU).

Penulis memiliki pengalaman kerja pernah mengajar di sekolah SMP Membangun tahun 2016, kemudian pada tahun 2017 pernah mengajar sebagai guru Matematika di SD Al-Jamaiyah Medan dan sekarang bekerja sebagai tenaga pendidik atau Dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN SU Medan.

IDENTITAS EDITOR

MUHAMMAD SHALEH ASSINGKILY, S.Pd, M.Pd. Lahir di

Lawe Kersik, Kutacane, Kab. Aceh Tenggara pada tanggal 27 April l997 M/19 Dzulhijjah 1417 H. Putra sulung dari Sabaruddin Ahmad, S.Pd,I dan Siti Patimah. Mengawali pendidikannya di RA Ummul Yatama (Tahun 2001-2002), MIN Kutacane (Tahun 2002-2008), MTsN Kutacane (Tahun 2008-2011), MA Raudhatusshalihin (Tahun 2011-2014), Menyelesaikan Studi S1 Prodi Pendidikan Agama Islam pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Tahun 2018 (dan menjadi Wisudawan Terbaik pada wisuda ke-68 UIN SU Medan dengan IPK 4,00), menyelesaikan studi S-2 nya pada program Magister PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2020 selama kurun waktu 1 Tahun 4 Bulan dengan IPK, 3,98 (Menjadi wisudawan terbaik pada wisuda periode III Tahun 2020). Dan sekarang sedang diamanahkan sebagai Dosen STIT Al Ittihadiyah Labuhanbatu Utara dan Staf pengajar di UIN Sumatera Utara Medan.

Ia aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan keislaman; Ketua Remaja Islam Mushola Taufiq (RIMUT) masa bakti 2014-2015, Pengurus dan Anggota

Bidang Humas HMJ-PAI FITK UIN-SU (2015-2016), Ketua Bidang Pendidikan HMJ-PAI FITK UIN-SU (2016-2017), Wakil Sekretaris Umum Bidang Pembinaan Anggota HMI Tarbiyah UIN-SU (2016-2017), Ketua Bidang Litbang HMI Tarbiyah UIN-SU (2016-2017), Sekretaris Bidang Pelatihan dan Pendidikan DPW Barisan Muda Al Ittihadiyah Prov. Sumatera Utara (2018-2023) dan Ketua Umum FKMPM FITK UIN Sunan Kalijaga Periode 2018-2019.

Ia juga pernah mengikuti beberapa pelatihan, di antaranya: Basic Training (Latihan Kader I) HMI Cab. Medan (Panitia UISU Medan) Tahun 2016., Intermediate

Training (Latihan Kader II) Tingkat Nasional HMI Cab.

Medan Tahun 2017, Latihan Kepemimpinan Mahasiswa FITK Tahun 2016, Latihan Kepemimpinan mahasiswa pengurus ormawa FITK Tahun 2017, dan Latihan Da’i/ah Al Ittihadiyah DPW Al Ittihadiyah Sumatera Utara Tahun 2017.

Beberapa karya ilmiah penulis yakni terdiri dari Buku dan Artikel Ilmiah. Buku Analisis Kebijakan

Pendidikan MI (Yogyakarta: K-Media, 2019), Buku Integrasi Ilmu Ke-PGMI-an dengan Ilmu Islam

(Yogyakarta: K-Media, 2019), Buku Desain Pembelajaran

Tematik Integratif Jenjang MI/SD (Yogyakarta: K-Media,

2019), Buku Studi Ilmu Pendidikan (Yogyakarta: K-Media, 2019), Buku Pengembangan Lembaga Pendidikan Al

2020) dan terbaru Buku Tuntutlah Ilmu Sampai ke

Yogyakarta (Yogyakarta: K-Media, 2020).

Adapun artikel yang telah dipublikasikan sejumlah jurnal nasional yakni; Artikel Living Qur’an as A Model of

Islamic Basic Education in the Industrial Era 4.0 (Jurnal

Al-Ibtida’: Juni 2019- Jurnal SINTA 2), The Analysis of

Social and Emotional Development of Mentally Disabled Children (MILD) on Grade 2 of Muhammadiyah Banguntapan Primary School Yogyakarta (Al-Bidayah:

Jurnal Pendidikan Dasar Islam, Desember 2019, Jurnal SINTA 2), Peran Program Tahfiz dan Tahsin Al-Qur’an

dalam Meningkatkan Literasi Al-Qur’an Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta

(Jurnal Mudarrisuna: Juni 2019, Jurnal SINTA 3),

Karakteristik Kepemimpinan Transformasional di Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta Relevansinya dengan Visi Pendidikan Abad 21 (Jurnal Manageria: Mei 2019, Jurnal

SINTA 3), Edupreneurship dalam Pendidikan Dasar Islam (Jurnal Ilmiah PGMI, Desember 2019, Jurnal SINTA 4),

Analisis Perkembangan Sosial-Emosional Tercapai dan Tidak Tercapai Siswa Usia Dasar (Jurnal Al-Aulad:

September 2019, Jurnal SINTA 5), Kearifan Menyikapi

Anak Usia Dasar di Era Generasi Alpha: Ditinjau dari Perspektif Fenomenologi (Attadib, Desember 2019, Jurnal

SINTA 5), Implementasi Metode Iqro’ dalam Pembelajaran Membaca Alquran (Ta’dibuna, Desember

2019), Pembelajaran Tematik Bagi Anak Usia Dasar:

Metodologi dalam Islam (Nizhamiyah, Desember 2019), Ajar-ajaren Simehuli of Karo Tribe to Elementary Age

Children (Proceeding International Conference on Islamic

Education 4th, November 2019), Prototipe Living Qur’an

Pendidikan Dasar di Madrasah Ibtidaiyah: Studi Kasus di MI Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta (Journal of Islamic

Education Studies, Juni 2017), Ibnu Miskawaih Perspective

of Character Education (International Conference on

Islamic Educational Management/ICIEM, Desember 2019),

Tradisi Rasulan: Nilai Pendidikan dari Kearifan Lokal Desa Selang Wonosari Gunungkidul (MIDA: Jurnal

Pendidikan Dasar Islam, Januari 2020), Persepsi Mahasiswa Terhadap Radikalisme (Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, Maret 2020, SINTA 4),

Urgensitas Pendidikan Akhlak Bagi Anak Usia Dasar (Studi Era Darurat Covid-19) (Jurnal Bunayya, April

2020), Living Qur’an dan Hadis di MI Nurul Ummah

(Rutinitas, Ritual Ibadah, dan Pembinaan Akhlak)

(Ar-Riayah: Jurnal Pendidikan Dasar, Mei 2020, SINTA 4),

Kebijakan Internal Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MI Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta

(Magistra: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman, Juni 2020, SINTA 5), Analisis Kemampuan

Intelektual Anak Tunagrahita Ringan di SD Negeri Demakijo 2 (MIDA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, Juni

2020), Manajemen Pembelajaran PAI di SDIT Bunayya

Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Auladuna: Jurnal

Pendidikan Dasar Islam, Juni 2020, SINTA 3), dan Quo

Vadis Materi Pesawat Sederhana dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar di Era Disrupsi (Edusains: Jurnal

Dalam dokumen Pendidikan Luar Sekolah (Halaman 82-100)

Dokumen terkait