HASIL PENELETIAN
4.2. Gambaran Karatereristik Responden
Berdasarkan hasil penelitian Gambaran Pengetahuan Wanita Pekerja Seks (WPS) tentang penyakit Human Immuno deficiency Virus /Acquired Immuno Deficiency Sindrome (HIV/AIDS) di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014, maka diperoleh Hasil Sebagai berikut Karateristik responden sebagai berikut :
4.2.1. Umur
Tabel 4.1 Distribusi frekuensi WPS berdasarkan Kategori umur di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014
Dari hasil tabel 4.2 diatas menujukan bahwa Karateristik WPS (Wanita Pekerja Seks) di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014 berdasarkan Kategori umur menunjukan kelompok Umur terbanyak adalah umur 20 sampai 35 Tahun sebanyak 37 orang (66,1%) dan selanjutnya di ikuti oleh kelompok umur Lebih dari 35 Tahun
No Umur Jumlah (orang) Persentase
1 Kurang dari 20 tahun 6 10,7
2 20 sampai 35 Tahun 37 66,1
3 Lebih dari 35 Tahun 13 23,2
Sebanyak 13 Orang (23,2%), dan kemudian umur kurang dari 20 Tahun yang berjumlah 6 orang (10,7%).
4.2.2. Tingkat Pendidikan
Tabel 4.2 Distribusi frekuensi WPS berdasarkan Pendidikan di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014
Dari hasil tabel 4.1 diatas menujukan bahwa Karateristik WPS (Wanita Pekerja Seks) di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014 berdasarkan Pendidikan menunjukan kelompok pendidikan terbanyak adalah lulus SMP sebanyak 23 orang (41,1%) dan di ikuti oleh kelompok pendidikan Lulus SD Sebanyak 15 Orang (26,8%), Lulus SMA 14 Orang (25,0 %), tidak Lulus SD sebanyak 3 Orang (5,4%) serta yang lulus Perguruan Tinggi berjumlah 1 orang (1,8%).
No Pendidikan Terakhir Jumlah (orang) Persentase
1 Tidak Lulus SD 3 5,4
2 Lulus SD 15 26,8
3 Lulus SMP 23 41,1
4 Lulus SMA 14 25,0
5 Lulus Perguruan Tinggi 1 1,8
4.2.3. Lama Bekerja
Tabel 4.3 Distribusi frekuensi WPS berdasarkan Kategori Lama Bekerja di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014
Dari hasil tabel 4.3 diatas menujukan bahwa Karateristik WPS (Wanita Pekerja Seks) di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014 berdasarkan lama bekerja menunjukan kelompok lama bekerja terbanyak adalah lebih dari 3 tahun sebanyak 35 orang (62,5%) dan selanjutnya di ikuti oleh lama bekerja 1 tahun s.d 3 tahun sebanyak 18 orang (32,1%), serta kurang dari 1 tahun yang berjumlah 3 orang (5,4%).
4.3. Tingkat Pengetahuan Wanita Pekerja Seks (WPS) 4.3.1. Pengetahuan WPS Tentang Pengertian HIV/AIDS
Tabel 4.4 Distribusi frekuensi Pengetahuan WPS Berdasarkan Defenisi HIV/AIDS di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014
No Lama Bekerja Jumlah (orang) Persentase
1 Kurang dari 1 Tahun 3 5,4
2 1 Tahun s.d 3 Tahun 18 32,1
3 Lebih dari 3 Tahun 35 62,5
Jumlah 56 100,0
No Tingkat Pengetahuan Tentang Definisi HIV/AIDS
Jawaban
Benar Salah Jlh % Jlh %
1 Penyebab HIV/AIDS adaah Virus 52 92,9 4 7,1 2 Human Imuno Deficiency Virus Adalah
penyebab Penyakit AIDS 54 96,4 2 3,6
3 HIV/AIDS adalah penyakit yang
menyerang system kekebalan tubuh 30 53,6 26 46,6 4 Untuk Mengetahui HIV dalam tubuh
dilakukan Tes? 26 46,4 30 53,6
Dari tabel diatas terlihat 52 orang responden (92,9%) menjawab Penyebab HIV/AIDS adalah Virus dan 54 orang responden (96,6%) Human Imuno Deficiency Virus Adalah Penyakit AIDS, 30 orang responden (53,6%) menjawab HIV/AIDS adalah penyakit yang menyerang system kekebalan tubuh, serta 30 orang responden (53,6%) menjawab HIV/AIDS termasuk penyakit IMS.
4.3.2. Tingkat Pengetahuan WPS Berdasarkan Keberadaan Virus HIV/AIDS Tabel 4.5 Distribusi frekuensi Pengetahuan WPS berdasarkan Keberadaan
Virus HIV/AIDS Dalam Tubuh di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa pada umumnya WPS telah memiliki pengetahuan cukup baik mengenai keberadaan virus HIV didalam tubuh terlihat dari 50 orang responden (89,3%) menjawab virus HIV terdapat pada darah, 43 orang responden (78,8%) menjawab bahwa virus HIV terdapat pada cairan sperma, 38 orang responden (67,9) menjawab bahwa virus HIV terdapat pada cairan vagina serta
No
Tingkat Pengetahuan Keberadaan Virus HIV
Dalam Tubuh
Jawaban
Ya Tidak Tidak Tahu Jlh % Jlh % Jlh % 1 Air Mata 0 0 53 94,6 3 5,4 2 Cairan Sperma 43 78,8 11 19,6 2 3,6 3 Cairan Vagina 38 67,9 10 17,9 8 14,3 4 Darah 50 89,3 2 3,6 4 7,1 5 Keringat 2 3,6 49 87,5 5 8,9 6 Urine 4 7,1 51 91,1 1 1,8
7 ASI Air Susu Ibu 33 58,9 21 37,5 2 3,6
8 Air liur 23 41,1 33 58,9 0 0
9 Feces (Tinja) 2 3,6 51 91,1 3 5,4
33 orang responden (58,9%) juga menjawab bahwa Virus HIV/AIDS terdapat pada air susu ibu (ASI).
4.3.4. Tingkat Pengetahuan WPS Berdasarkan Cara Penularan HIV/AIDS Tabel 4.6. Distribusi frekuensi Pengetahuan WPS berdasarkan Cara Penularan
HIV/AIDS di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014.
Tabel diatas menunjukan bahwa pada umumnya responden memiliki pengatahuan baik tentang cara penularan HIV/AIDS, , 53 (94,6) orang responden menjawab penularan HIV/AIDS reaktif ke bayi pada saat melahirkan, 52 orang responden (92,2%) menjawab pemakain narkoba suntik, 50 orang responden (89,3%) menjawab bahwa HIV/AIDS ditularkan melalui hubungan sex, 48 orang ( 85,7%) menjawab penularan HIV/AIDS melalui jarum tato dan tindik, namun terdapat 45 orang responden (75%) menjawab penularan HIV/AIDS melalui gigitan nyamuk.
No Tingkat Pengetahuan Cara Penularan HIV/AIDS
Jawaban
Ya Tidak Tidak Tahu Jlh % Jlh % Jlh %
1 Hubungan Sex dengan
penderita HIV 50 89,3 3 5,4 3 5,4
2 Ibu dengan HIV/Reaktif Ke
Bayi Pada Saat Melahirkan 53 94,6 3 5,4 0 0 3 Pemakain Narkoba Suntik 52 92,9 3 5,4 1 1,8 4 Jarum Tato & Tindik 48 85,7 5 8,9 3 5,4
5 Gigitan Nyamuk 45 75 12 21.4 2 3,6
6 Transfusi darah Tercemar HIV 27 48,2 26 46,4 3 5,4 7 Berpelukan dengan penderita
HIV 2 3,6 50 94,6 4 7,1
8 Berciuman (Mouth to mouth) 35 62,5 18 32,1 3 5,4
9 Berenang bersama 1 1,8 50 89,3 5 5,9
4.3.5. Tingkat Pengetahuan WPS Berdasarkan Gejala Dini HIV/AIDS
Tabel 4.7 Distribusi frekuensi Pengetahuan WPS berdasarkan Gejala Dini Penderita HIV/AIDS di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa pada umumnya WPS telah memiliki pengetahuan cukup baik mengenai gejala dini penyakit HIV/AIDS, 51 orang responden (91,1%) menjawab bahwa gejala dini penyakit HIV/AIDS adalah selalu merasa lelah, dan 50 orang responden (89,3%) menjawab gejala dini HIV/ AIDS adalah mengalami pusing yang sering, namun hanya 20 orang responden (35,7%) yang menjawab gejala penyakit HIV/AIDS adalah diare berat yang berlangsung lama.
No Tingkat Pengetahuan Gejala dini Penyakit HIV/AIDS
Jawaban
Ya Tidak Tidak Tahu
Jlh % Jlh % Jlh %
1 Flu selama 3-6 minggu 32 57,1 21 37,5 3 5,4 2 Bisul dengan bercak merah 23 41,1 33 58,9 0 0 3 Sakit Kepala yang sering 50 89,3 1 1,8 5 8,9
4 Sakit pada otot 35 62,5 19 33,9 2 3,6
5 Pembengkakan kelenjar pada
lipatan paha/leher 45 80,4 8 14,3 3 5,4
6 Diare Berat Berlangsung Lama 20 35,7 23 41,1 13 23,2
7 Mual dan muntah 41 73,2 15 26,8 0 0
8 Selalu merasa lelah 51 91,1 3 5,4 2 3,6
9 Panas berlangsung lebih dari 10
hari 42 75,0 11 19,6 3 5,4
10 Bercak keuunguan pada kulit
yang tidak hilang 30 48,2 25 44,6 1 1,8
11 Pernafasan memendek 36 64,3 20 35,7 0 0
12 Infeksi jamur (candida) pada
4.3.5. Tingkat Pengetahuan WPS Berdasarkan Cara Pencegahan HIV/AIDS Tabel 4.8. Distribusi frekuensi Pengetahuan WPS berdasarkan Cara
Pencegahan HIV/AIDS di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014.
tabel diatas menunjukan bahwa sebanyak 56 orang responden (100%) menjawab penularan HIV/AIDS dapat di cegah dengan tidak melakukan hubungan sex, 54 orang responden (96,4%) menjawab setia pada pasangan mencegah penularan HIV/AIDS, 53 orang responden (94,6%) pakai kondom saat berhubungan sex mencegah penularan HIV/AIDS, serta 52 orang responden (92,9%) menjawab tidak menggunakan Narkoba Suntik mencegah penularan HIV/AIDS.
4.3.6. Kategori Pengetahuan WPS Tentang Pengertian HIV/AIDS
Tabel 49. Distribusi frekuensi Kategori Pengetahuan WPS Terhadap Penyakit HIV/AIDS di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Tahun 2014.
Dari tabel ditas dapat diketahui bahwa kecendrugan tingkat Pengetahuan WPS Terhadap Penyakit HIV/AIDS di lokalisasi di Bukit Maraja Desa Marihat Bukit
No Tingkat Pengetahuan Cara Penularan HIV/AIDS
Jawaban
Ya Tidak Tidak Tahu
Jlh % Jlh % Jlh %
1 Tidak melakuakan Hubungan
sex 56 100 0 0 0 0
2 Setia pada pasangan 54 96,4 1 1,8 1 1,8
3 Pakai kondom saat berhubungan
sex beresiko 53 94,6 2 3,6 1 1,8
4 Tidak menggunakan Narkoba
Suntik 52 92,9 2 3,6 2 3,6
No Prilaku Jumlah (orang) Persentase
1 Kurang 1 1,8
2 Cukup 13 23,2
3 Baik 42 75
Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun adalah pada kategori baik yakni 42 orang (75%) tingkat pengetahuan cukup 13 orang (23,2%) dan tingkat pengetahuan buruk1 orang ( 1,8%).