HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Sejarah Bursa Efek Indonesia
4.2. Gambaran umum masing masing perusahaan 1.Duta Pertiwi Tbk (DUTI) 1.Duta Pertiwi Tbk (DUTI)
PT Duta Pertiwi Tbk didirikan dengan Akta No. 237 tanggal 29
Desember 1972 dari Mohamad Said Tadjoedin, S.H, notaris di Jakarta.
Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.Y.A.5/116/20
tanggal 4 Mei 1973 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 94 Tambahan No. 1441 tanggal 25 November 1986.
Perusahaan berkedudukan di Jakarta Utara dengan proyek real
estatnya meliputi pusat perbelanjaan ITC Mangga Dua, Ruko Textil Mangga
Dua, Dusit Arkade Belanja Mangga Dua, Mangga Dua Mall, Mangga Dua
Court Apartment, Wisma Eka Jiwa, Jembatan Niaga I, II dan III, perumahan
Taman Duta Mas, Mega ITC Cempaka Mas, Pusat Niaga Duta Mas
Fatmawati, Ruko Roxy Mas, ITC Fatmawati, Harcomas Mangga Dua,
Jembatan Harcomas Mangga Dua dan Terowongan Harcomas Mangga Dua,
ITC Roxy Mas dan Apartemen, dan Roxy II, yang seluruhnya berlokasi di
Jakarta dan pusat perbelanjaan Mangga Dua Center di Surabaya. Kantor
Perusahaan beralamat di Gedung ITC Mangga Dua Lt. 8, Jalan
Mangga Dua Raya, Jakarta.Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, ruang
lingkup kegiatan utama Perusahaan meliputi usaha konstruksi dan
pembangunan real estat serta perdagangan umum.Perusahaan mulai
beroperasi komersial pada tanggal 1 Oktober 1988 dalam bidang real estat,
sebelumnya Perusahaan bergerak dalam bidang kontraktor.Grup termasuk
dalam kelompok usaha PT Paraga Artamida.Pemegang saham akhir Grup
adalah Sinarmas Land Limited yang berkedudukan di Singapura.
4.2.2. Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII)
PT Fortune Mate Indonesia Tbk (Entitas) didirikan dalam rangka
Undang-Undang Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967 berdasarkan
aktanotaries No. 44, tanggal 24 Juni 1989 dari Rika You Soo Shin, S.H.,
Notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
C2-9241.HT.01.01 TH. 94, tanggal 16 Juni 1994dan telah diumumkan dalam
Berita Negara No. 82 Tambahan No. 7947 pada tanggal14 Oktober 1994.
Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar entitas, ruang lingkup kegiatan
entitas meliputi usaha pembangunan, manufaktur, perdagangan dan jasa.Saat
ini kegiatan utama entitas adalah pembangunan real estate. Entitas mulai
beroperasi sejak tahun 1989 di bidang produksi sepatu yang berlokasi di
Sidoarjo, Jawa Timur dan meghentikan operasi komerisal produksi sepatu
sejak pertengahan bulan maret 2004. Kantor dan real estate entitas berlokasi
Pada tanggal 16 Juni 2000, Entitas memperoleh pernyataan efektif
dari Ketua Badan PengawasPasar Modal dan Lembaga Keuangan
(BAPEPAMLK) dengan suratnya No.S1440/PM/2000 untukmelakukan
penawaran umum atas 66.000.000 saham Entitas kepada masyarakat melalui
Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada tanggal 15
Mei 2002, Entitas melakukan pemecahan nilai nominal saham dari Rp 500
persaham menjadi Rp 100 per saham yang mengakibatkan jumlah saham
beredar menjadi sebanyak 1.600.000.000 saham. Berdasarkan surat dari
Bursa Efek Jakarta No. Peng-07/BEJ-PSR/SPT/03-2004 tanggal 25 Maret
2004, kegiatan perdagangan sahamEntitas dihentikan sementara (suspend)
oleh Bursa Efek Jakarta dan berdasarkan surat dari Bursa Efek Jakarta No.
S-0921/BEJ/-PSR/06-2005, pada tanggal 29 Juni 2005 bursa memutuskan
untuk melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan Efek
Entitas terhitung sejak tanggal 30 Juni 2005.
4.2.3. Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD)
PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk didirikan pada
tanggal 14 Mei 1991 berdasarkan akta notaris Haji Abdullah Ashal, S.H
No.34 yang kemudian diubah dengan akta notaris Dorcas latannam S.H No.
5 tanggal 7 Agustus 1998 dan telah disetujui oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia dalam suratnya No. C-2288 HT.01.01.Th 99 tanggal 3
Februari 1999 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No.44 tanggal 1 Juni 1999, tambahan No.3221 Juni 2000
dari setiap lima tahun menjadi setiap tahun. Akta pendirian dan
perubahannya tersebut telah diterima oleh Menteri Kehakiman dalam
suratnya No.C-1431.Th.2001 tanggal 27 November 2001.
Perubahan terakhir anggarn dasar perusahaan dinyatakandalam akta
No.09 tanggal 19 maret 2008 oleh Maria Josefina Grace Tandiari, S.H
notaris di Makassar mengenai penyesuaian UU No. 40 Tahun 2007 tentang
perseroan Terbatas. Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan,
ruang lingkup kegiatan perusahaan terutama bergerak dalam bidang
investasi dan pengembangan real estate dan property. Perusahaan
berkedudukan di Makassar, Sulawesi Selatan dengan kantor pusat
perusahaan berlokasi di Jalan Metro Tanjung bunga Mall GTC GA-9 No 1B.
4.2.4. Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA)
PT Greenwood Sejahtera Tbk ("Perusahaan"), didirikan berdasarkan
Akta No. 20 tanggal 16 April 1990 yang dibuat dihadapan Hendra Karyadi,
S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
C2-5277.HT.01.01.TH’91 tanggal 30 September 1991 dan telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 74 tanggal 15 September 1995,
Tambahan No. 7706 Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa
kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 27 tanggal 9 Maret 2012 yang
dibuat dihadapan Yulia, S.H., notaris di Jakarta, sehubungan peningkatan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat
No. AHU-AH.01.10-11849 tanggal 5 April 2012.
Perusahaan berdomisili di Jakarta Pusat dengan kantor pusat
beralamat di Gedung TCC Batavia -Tower 1 Lantai 45, Jl. K.H. Mas
Mansyur Kav. 126, Tanah Abang, Jakarta Pusat.Sesuai dengan pasal 3
anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
berusaha dalam bidang pembangunan dan pengembangan, investasi,
perdagangan, perindustrian, jasa dan angkutan.Bidang usaha utama
Perusahaan adalah aktivitas pengembangan real estat.Perusahaan memulai
kegiatan operasi komersialnya pada tahun 2010.Proyek yang sedang
dikembangkan Perusahaan adalah TCC Batavia serta melakukan investasi
pada entitas anak dan asosiasi. Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas
anak (Grup) rata-rata 82 karyawan pada 31 Desember 2013 dan 63
karyawan pada 31 Desember 2012.
4.2.5. Intiland Development Tbk (DILD)
PT Intiland Development Tbk (Perusahaan) didirikan dalam rangka
Undang-Undang Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967, juncto
Undang-Undang No. 11 tahun 1970, berdasarkan akta No. 118 tanggal 10
Juni 1983 dari Kartini Muljadi, S.H., notaris di Jakarta dengan nama PT
Wisma Dharmala Sakti. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No.C2-6668-HT.01.01Th.83 tanggal 10 Oktober 1983. Anggaran dasar Perusahaan telah
29 Juni 2010 dari Saniwati Suganda, S.H, notaris di Jakarta, sehubungan
dengan pemecahan saham Perusahaan. Akta perubahan ini telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan surat No. AHU-41809.AH. 01.02.Tahun 2010
tanggal 24 Agustus 2010.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup
kegiatan Perusahaan terutama meliputi bidang usaha pembangunan dan
persewaan perkantoran.Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak
1 Oktober 1987 dengan aktivitas utamanya adalah industri real estate.
4.2.6. Jaya Real Property Tbk (JRPT)
PT Jaya Real Property Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Indonesia
berdasarkan Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri pada tanggal
25 Mei 1979 dengan akta No. 36 dari Hobropoerwanto, SH, pada waktu itu
notaris di Jakarta, yang diubah dengan akta No. 14 dari notaris yang sama
pada tanggal 6 Desember 1979. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.Y.A.
5/498/24 tanggal 22 Desember 1979 dan diumumkan dalam Berita Negara
No. 23 tanggal 18 Maret 1980, Tambahan No. 148. Anggaran Dasar
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, secara keseluruhan
melalui akta No. 52 tanggal 4 Juni 2009, yang dibuat oleh Aulia Taufani,
SH,sebagai pengganti Sutjipto, SH, pada waktu itu notaris di Jakarta, yang
telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
tanggal 20 Oktober 2009 dan terakhir dengan akta No. 03 tanggal 1 Juni
2010 oleh Aulia Taufani, SH, sebagai pengganti dari Sutjipto, SH, notaris di
Jakarta, mengenai perubahan tempat kedudukan Perusahaan. Perubahan
anggaran dasar Perusahaan tersebut telah memperoleh persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No.AHU-40349.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 16 Agustus 2010.
Ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah pengembangan kota
(urban development) yang meliputi pengembangan kawasan perumahan dan
industri, pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum, penyediaan
jasa-jasa pendukung, serta melakukan investasi, baik langsung dan tidak
langsung melalui entitas anak maupun patungan dengan pihak-pihak lain.
Pada saat ini kegiatan Perusahaan terutama adalah pembangunan perumahan
di daerah Jakarta Selatan dan Tangerang dan pengelolaan usaha properti.
Kegiatan usaha tersebut meliputi pembebasan tanah, pengembang real estat,
persewaan pusat perbelanjaan dengan proyek Bintaro Jaya, Graha Raya,
Bintaro Trade Center, Plaza Bintaro Jaya, Plaza Slipi Jaya, Pasar Senen V,
Pusat Grosir Senen Jaya, Jembatan Multiguna Senen Jaya, Bintaro Jaya
Xchange, Pasar Modern dan Pengelola Kawasan Bintaro serta melakukan
investasi pada entitas anak dan asosiasi.
Kantor Perusahaan terletak di CBD Emerald Blok CE/A No. 1,
Boulevard Bintaro Jaya Tangerang – 15227, Banten, Indonesia.Perusahaan
mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1980. PT Pembangunan Jaya,
sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 60%
sahamnya dimiliki oleh pihak swasta. Perusahaan adalah anggota kelompok
usaha Pembangunan Jaya.
4.2.7. Lippo Cikarang Tbk (LPCK)
PT Lippo Cikarang Tbk (Perusahaan) didirikan di Indonesia
berdasarkan Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri pada tanggal
20 Juli 1987 dengan Akta No. 43 dari Hendra Karyadi, S.H, yang diubah
dengan Akta No. 63 dari notaris yang sama pada tanggal 22 April 1988.
Akta pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No.C2-4701.HT.01.01.TH.88 tanggal 30
Mei 1998 diumumkan dalam Berita Negara No. 94 tanggal 23 Nopember
1990, Tambahan No. 4719. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 38 tanggal 8 Agustus
2008, dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H, mengenai penyesuaian
anggaran dasar Perusahaan dengan Undang-undang Perseroan Terbatas No.
40 tanggal 16 Agustus 2007. Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut
telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No.AHU-83894.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 11
Nopember 2008.
Ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah pengembangan kota
(urban development) yang meliputi pengembangan kawasan perumahan dan
industri, pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum, penyediaan
langsung melalui Entitas Anak maupun patungan dengan pihak-pihak lain.
Pada saat ini kegiatan Perusahaan terutama adalah pembangunan kawasan
industri, perumahan dan penyediaan jasa-jasa penunjang lainnya.
Kantor Perusahaan terletak di Easton Commercial Center, Jalan Gn.
Panderman Kav.05, Lippo Cikarang,Bekasi - 17550, Jawa Barat,
Indonesia.Perusahaanmulai beroperasi secara komersial sejak tanggal 20
Mei1989. PT Kemuning Satiatama, pemegang saham mayoritasPerusahaan,
merupakan perusahaan yang 95%sahamnya dimiliki oleh PT Lipposindo
Abadi. Perusahaanadalah anggota kelompok usaha Lippo.
4.2.8. Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
PT Lippo Karawaci Tbk didirikan dengan nama PT Tunggal
Reksakencana pada tanggal 15 Oktober 1990 berdasarkan akta pendirian
No. 223 yang dibuat dihadapan Misahardi Wilamarta, S.H, Notaris di
Jakarta. Akta pendirian ini disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dalam surat Keputusannya No. C2-6974.HT.01.01.TH.91 tanggal
22 November 1991 serta diumumkan dalam berita Negara Republik
Indonesia No. 62 Tambahan No. 3593 tanggal 4 Agustus 1992.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup
kegiatan usaha perusahaan adalah dalam bidang real estate, pengembangan
perkotaan (urban development), pembebasan/pembelian, pengolahan,
pematangan, pengurungan dan penggalian tanah, membangun sarana dan
prasarana/infrastrukutur, merencanakan, membangun, menyewakan,
perindustrian, perhotelan, rumah sakit, pusat perbelanjaan, pusat sarana
olahraga dn sarana penunjang, termasuk tapi tidak pada lapangan golf,
klub-klub, restoran, tempat-tempat hiburan lain, laboratorium medik, apotek
beserta fasilitasnya baik secara langsung maupun secara penyertaan
(investasi) ataupun pelepasan (divestasi) modal; menyediakan pengelolaan
kawasan siap bangun, membangun jaringan prasarana lingkungan dan
pengelolaannya, membangun dan mengelola fasilitas umum, serta jasa
akomodasi, menjalankan usaha di bidang jasa antara lain transportasi, jasa
keamanan berikut jasa penunjang lainnya kecuali jasa dalam bidang hokum
dan pajak.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1993
sampai dengan tanggal pelaporan, kegiatan uatam perusahaan adalah dalam
bidang urban development, retail malls, healthcare, hospitalityand
infrastructure, dan property and portofolio management. Area kerja
perusahaan dan entitas anak (grup) meliputi Sumatera, Jawa, Bali,
Kalimantan, Sulawesi, dan beberapa entitas anak yang berdomisili di
Singapura, Malaysia dan Seychelles.
Perusahaan berkantor di Jl. Boulevard Palem Raya No.7, Menara
Matahari Lantai 22-23, Lippo Karawaci Central, Tangerang 15811, Banten –
Indonesia. Perusahaan adalah salah satu perusahaan yang tergabung dalam
kelompok usaha Lippo Group.
PT Megapolitan Developments (Megapolitan Developments
Corporation) (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta No. 24 tanggal 10
September 1976 oleh Soeleman Ardjasasmita, S.H., Notaris di Jakarta.Akta
pendirian ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.Y.A.5/513/4, tanggal 5
November 1976, serta telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara
Republik Indonesia No. 94 tanggal 23 November 1976 dan tambahan Berita
Negara No. 855.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.9 tanggal 4
Oktober 2010 yang dibuat di hadapan Notaris Misahardi Wilamarta, S.H.,
M.H., M.Kn., LL.M, mengenai :
1) Persetujuan perubahan status Perusahaan dari Perseroan Terbatas
Tertutup/NonPublik menjadi Perseroan Terbuka/Publik,
2) Persetujuan melakukan Penawaran Umum Perdana kepada masyarakat di
Indonesia.
3) Persetujuan penjualan saham dalam simpanan Perusahaan
sebanyak-banyaknya850.000.000 saham atau sebesar Rp 85.000.000.000 melalui
Penawaran Umumdengan memperhatikan Peraturan Perundangan yang
berlaku termasuk PeraturanPasar Modal,
4) Persetujuan pemberian kuasa kepada Direksi Perusahaan untuk
menyatakan dalam akta notaris tersendiri mengenai peningkatan modal
5) Persetujuan perubahan seluruh Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan
dengan perubahan status Perusahaan.
Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sesuai dengan SuratKeputusan No.AHU-48137.AH.01.02. Tahun 2010
tanggal 13 Oktober 2010. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami
beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 91 tanggal 27 September 2012 yang dibuat di hadapan Notaris DR.
Misahardi Wilamarta, S.H., M.H., M.Kn., mengenai pengunduran diri
Komisaris Independen Perusahaan dan penegasan susunan anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perusahaan.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, Perusahaan
terutama bergerak dalam bidang pembangunan real estat.Pada saat ini ruang
lingkup kegiatan Perusahaan adalah pembangunan pertokoan dan
pemukiman.Proyek-proyek yang dikembangkan Perusahaan adalah Graha
Cinere yang berlokasi di Cinere, Depok dan Tatya Asri yang berlokasi di
Bogor.Perusahaan memulai aktivitas usaha komersialnya sejak tahun
1978.Perusahaan berdomisili di Bellagio Residence, Jl. Kawasan Mega
Kuningan Barat Kav. E4 No.3, Kuningan Timur, Setia Budi, Jakarta Selatan
12950.
4.2.10. Modernland Realty Tbk (MDLN)
PT Modernland Realty Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan
pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No.C2-7390.HT.01.01.Th.83 tanggal 12 November 1983
dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 100 tanggal
16 Desember 1983, Tambahan No. 1073.
Pada tahun 2008, anggaran dasar Perusahaan diubah berdasarkan
akta Notaris Wahyu Nurani, S.H. No. 32 tanggal 27 Juni 2008 untuk
menyesuaikan seluruh anggaran dasar sesuai dengan Undang-Undang No.
40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas. Perubahan tersebut telah
diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No.AHU-69149.AH.01.02.Th.08 tanggal 24
September 2008 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 10917 tanggal 16 Agustus 2010, Tambahan No. 65.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali
perubahan. Perubahan anggaran dasar Perusahaan yang terakhir dimuat
dalam akta Notaris No. 94 tanggal 27 September 2013, yang dibuat oleh
F.X. Budi Santoso Isbandi, S.H., Notaris di Jakarta mengenai pemecahan
nilai nominal saham (stock split) pada modal ditempatkan dan disetor
dengan rasio 1:2 serta perubahan anggaran dasar Perseroan mengenai
maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan. Perubahan tersebut telah
diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No.AHU-AH.01.10-44353 tanggal 25 Oktober 2013
serta telah didaftarkandalam Daftar Perusahaan di bawah
tanggal laporan keuangan konsolidasian Berita Negara Republik Indonesia
atas akta tersebut masih dalam proses.
Perusahaan memulai kegiatan usaha komersialnya pada bulan
November 1989.Perusahaan berkedudukan di Jalan Matraman Raya No. 12,
Kelurahan Kebun Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.Kantor
utama Perusahaan berlokasi di Green CentralCity, Commercial Area 5th
Floor, Jalan Gajah Mada No. 188, Jakarta Barat.
4.2.11. Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA)
PT Perdana Gapuraprima pada mulanya didirikan dengan nama PT
Perdana Gapura Mas berdasarkan Akta Notaris Chufran Hamal, S.H., No.
99, tanggal 21 Mei 1987. Nama Entitas Induk berubah dari PT Perdana
Gapura Mas menjadi PT Perdana Gapuraprima berdasarkan Akta Notaris
Esther Mercia Sulaiman, S.H., No. 33, tanggal 1 Maret 1999. Akta tersebut
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Perundang-undangan
Republik Indonesia melalui surat keputusan No.C-9258 HT.01.04.Th.2000,
tanggal 25 April 2000, dan telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran
Kodya Jakarta Timur di bawah agenda Pendaftaran No.
816/BH.09-04/X/2000, tanggal 26 Oktober 2000 serta diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 3, tanggal 15 Mei 2001, Tambahan Berita Negara
Republik Indonesia No. 3063.
Anggaran Dasar Etitas Induk telah mengalami beberapa kali
perubahan; terakhir dengan Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H, No. 24
Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia melalui surat keputusan No. AHU-AH.01.10-34871 tanggal
26 September 2012.
Sesuai pasal 3 Anggaran Dasar Entitas Induk, ruang lingkup kegiatan
Entitas Induk bergerak dalam bidang pemborongan bangunan (kontraktor)
dengan memborong, melaksanakan, merencanakan, serta mengawasi
pekerjaan pembangunan rumah-rumah dan gedung-gedung serta real estate
termasuk pembangunan perumahan, jual beli bangunan, dan hak atas
tanahnya.
Entitas Induk berkedudukan di Jakarta, dan memiliki perumahan
Bukit Cimangu Villa dan Taman Raya Citayam berlokasi di Bogor dan
perumahan Metro Cilegon, Taman Raya Cilegon, dan Anyer Pallazo yang
berlokasi di Cilegon, serta apartemen Kebagusan City yang berlokasi di
Jakarta. Dalam kegiatan pelaksanaan usahanya, Entitas Induk telah
memperoleh ijin lokasi seluas kurang lebih 175 hektar di Bogor,
berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bogor,
persetujuan ijin lokasi seluas kurang lebih 115 hektar di Cilegon
berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang,
dan persetujuan izin lokasi seluas kurang lebih 7,7 hektar di DKI Jakarta,
berdasarkan Surat Izin Mendirikan Bangunan yang diterbitkan oleh Kepala
Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Provinsi Daerah
Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1661/IMB/2011 dan
Hijau, Jl. Arteri Permata Hijau No. 34, Jakarta 12210 dan mulai beroperasi
secara komersial pada tahun 1994.
4.2.12. Pikko Land Development Tbk (RODA)
PT Pikko Land Development Tbk ( PT Royal Oak Development
Asia Tbk) (Perusahaan) didirikan dengan nama PT Roda Panggon Harapan
berdasarkan Akta No. 83 tanggal 15 Oktober 1984 dariBenny Kristianto,
S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No.C2-2260.HT.01.01.Th.85 tanggal 24
April 1985 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 72, Tambahan No. 1098 tanggal 6 September 1985. Anggaran Dasar
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 8 tanggal 5 Oktober 2012 dari Rudy Siswanto, S.H., notaris di Jakarta
mengenai perubahan nama dan tempat kedudukan, semula PT Royal Oak
Development Asia Tbk menjadi PT Pikko Land Development Tbk dan
semula di Jakarta Selatan menjadi Jakarta Pusat. Perubahan Anggaran Dasar
tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No.AHU-62923.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal 7 Desember 2012.
Perusahaan dan entitas anak (selanjutnya disebut Grup) tergabung
dalam kelompok usaha PT Pikko Land Development Tbk (d/h PT Royal
Oak Development Asia Tbk).Perusahaan memulai usahanya secara
SudirmanResidence Lt. 3 Jl. Jend.Sudirman No. 86, Jakarta Pusat.Pemegang
saham akhir Grup adalah Pikko Land Corporation yang berkedudukan di
British Virgin Island.
4.2.13. Sentul City Tbk (BKSL)
PT Sentul City Tbk (Perusahaan) didirikan pertama kali dengan
nama PT Sentragriya Kharisma denganakta Notaris Misahardi Wilamarta,
S.H., Notaris di Jakarta No. 311 tanggal 16 April 1993. Akta pendirian ini
telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. C2-4350.HT.01.01.Th.93 tanggal 8 Juni 1993 dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 65 tanggal 13
Agustus 1993, Tambahan No. 3693. Sejak didirikan, nama Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir menjadi PT Sentul City
Tbk berdasarkan akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 26 tanggal 19 Juli
2006. Perubahan nama Perusahaan ini disetujui oleh Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
C21373.HT.01.04.Th.2006 tanggal 20 Juli 2006 dan telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 34 tanggal 25 April 2008,
Tambahan No. 4949.
Perusahaan telah menyesuaikan anggaran dasarnya sesuai dengan
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007tentang Perseroan Terbatas dengan
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 1, tanggal 15 Januari 2009, yang
dibuat oleh Sherley Ikawati Tambunan, S.H., Notaris di Kabupaten Bogor,
Manusia Republik Indonesia sebagaimana dinyatakan pada Surat Keputusan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-36025.AH.01.02.Th 2009 tanggal 29 Juli 2009
sedangkan dokumen Berita Negara Republik Indonesia masih dalam proses.
Akta tersebut kemudian diubah untuk disesuaikan dengan Peraturan
Badan Pengawas Pasar Modaldan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK)
sebagaimana dimuat dalam akta Notaris No. 93 tanggal 15 Februari 2010,