• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN ANALISA DATA

4.1 Gambaran Objek Penelitian

Berdasarkan data-data yang diperoleh dari divisi humas PT. Megasari Makmur, diperoleh gambaran sebagai berikut :

4.1.1 Sejarah PT. Megasari Makmur

PT Megasari Makmur didirikan pada tanggal 1 Februari tahun 1996 berdasarkan akte notaries Harvey T. Sondak dengan nomor C2 / 11375 / HT.01.01. TH 96. Perusahaan ini bergerak sebagai produsen berbagai macam kebutuhan rumah tangga, seperti pengharum ruangan dan mobil, anti insektisida, tissue bayi, pengharum lemari, anti sumbat, pengisi gas, lem tikus, serta produk perawatan mobil untuk pangsa pasar dalam negeri, dan merupakan pemegang merk dagang dari Hit, Stell, Fogo, Wetties, Mitu, Klinpak, Polytex, Wonder Fuel, Shock, Carerra, Autosol, Cap Gajah.

Dalam perkembangannya, PT.Megasari Makmur berkomitmen untuk menghasilkan produk yang bermutu serta unggul agar dapat memuaskan konsumennya. PT.Megasari Makmur berkantor pusat di Jl.H.Ung E 65 Kemayoran Jakarta Pusat 10650, sementara pabriknyaberada di Jalan Pancasila V Cicadas, Gunung Putri, Bogor.

Dengan jumlah karyawan yang mencapai 1800 orang (termasuk bagian produksi), PT.Megasari Makmur bertekad untuk memproduksi setiap lini produknya tepat waktu dan aman bagi konsumen. Hal ini merupakan salah satu

tujuan utama perusahaan untuk selalu menjadi perusahaan yang dikenal masyarakat dan berwawasan lingkungan.

4.1.2 Visi dan Misi Perusahaan

Visi PT. Megasari Makmur adalah menjadi perusahaan terdepan dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Sedangkan untuk misi, PT Megasari Makmur memiliki misi yaitu bagaimana perusahaan bisa membuat satu kategori produk yang bisa dinikmati semua lapisan masyarakat, tidak hanya segmen menengah atas saja. Dalam hal ini, PT Megasari Makmur mencoba mengisi ceruk pasar disegmen menengah-bawah.

4.1.3 Struktur Organisasi PT. Megasari Makmur

Struktur organisasi PT. Megasari Makmur pada saat penulis mengadakan penelitian adalah sebagai berikut :

1. Komisaris

Komisaris adalah pemegang saham terbesar PT. Megasari Makmur yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan kontrol tehadap manajemen perusahaan yang dikepalai oleh Direktur Utama.

2. General Manager : Fenny Alimin

Posisi ini adalah posisi yang paling tinggi dalam perusahaan ini, dalam tugasnya ia bertanggung jawab penuh atas manajemen perusahaan, tugas dan wewenangnya adalah :

a) Bertanggung jawab penuh atas maju mundurnya perusahaan. b) Bertanggung jawab memimpin seluruh manajer untuk mencapai

c) Menyiapkan dan mengorganisasikan laporan perusahaan kepada pemegang saham.

d) Berhak mengadakan perjanjian bisnis dengan pihak lain, misalnya dalam hal peminjaman uang dari bank atau kontrak bisnis.

e) Berwenang penuh mengangkat dan memberhentikan karyawan. f) Mempunyai wewenang penuh memberikan tunjangan kepada

karyawan.

g) Bertugas untuk mengadakan pemberian bahan baku yang dianggap sangat menentukan dalam proses produksi.

h) Mempunyai hak untuk menandatangani pengeluaran uang dari perusahaan baik berupa tunai maupun cek.

Ada beberapa manajer yang membantu General Manager dalam melakukan tugas-tugasnya, yang terdiri dari :

1. Direktur Keuangan, yaitu Aminthon Pakpahan dengan wewenang sebagai berikut :

a) Bertanggung jawab penuh atas pengelolaan uang perusahaan.

b) Bertanggung jawab memimpin dan mengkordinasikan seluruh staff yang berada dibawah departemen keuangan untuk mencapai tujuan perusahaan.

c) Berhak menandatangani cek ataupun uang tunai untuk tujuan pengeluaran perusahaan.

d) Bertugas membuat laporan keuangan perusahaan.

e) Bertugas mengatur keuangan perusahaan dengan sebaik-baiknya.

f) Bertugas mencari karyawan menengah ke atas seperti supervisor, akuntan.

g) Bertugas mengawasi keuangan perusahaan dari kemungkinan penipuan dan inefisiensi.

h) Bertanggung jawab penuh atas harta perusahaan seperti mesin, kendaraan dari kemungkinan pencurian dan kebakaran dengan cara mengasuransikannya.

2. Direktur Produksi dan Administrasi, yaitu Budi Satrio, dengan tugas dan wewenang sebagai berikut:

a) Bertugas memimpin pabrik baik berupa produksi, administrasi maupun pergudangan.

b) Bertugas mengontrol kapasitas produksi yang terpasang dan memproses bahan-bahan yang akan diproduksikan.

c) Bertanggung jawab penuh atas seluruh karyawan yang bekerja di pabrik / di bagian produksi.

d) Mempunyai wewenang untuk merekrut dan mengurangi jumlah karyawan yang bekerja di bagian produksi.

e) Berhak mengadakan komitmen pembelian dengan batas-batas yang telah digariskan perusahaan.

f) Menghitung biaya produksi, apakah itu akan menguntungkan atau tidak.

g) Berhak menentukan pengeluaran berupa pembelian bahan baku. 3. Direktur Pemasaran / Marketing yaitu Fransisca Hermanto

a) Membawahi Departemen Marketing dan divisi dibawahnya b) Merencanakan target penjualan untuk disampaikan kepada

c) Mengembangkan kualitas produk agar dapat diterima baik oleh pasar.

d) Meningkatkan angka penjualan.

4.1.4 Struktur Organisasi Divisi Humas PT. Megasari Makmur

Sebelum krisis terjadi pada Bulan Juni 2006, Megasari tidak mempunyai divisi humas tersendiri, melainkan hanya suatu divisi komunikasi yang digabungkan dengan divisi Marketing dengan nama Departemen Marketing dan Komunikasi. Tugas divisi komunikasi pada saat itu lebih terfokus pada kegiatan pemasaran saja, perannya pun belum terlihat jelas. Tetapi setelah krisis terjadi, PT. Megasari memutuskan untuk membuat divisi humas tersendiri yang terdiri dari 4 (empat) orang dengan latar pendidikan minimal Diploma 3 (tiga). Divisi humas tersebut berada di bawah Direktur Pemasaran atau Marketing. Manager Humas PT. Megasari sebelumnya menjabat sebagai Direktur Departemen Marketing dan Komunikasi pada saat krisis Hit terjadi. Anggota divisi humas terdiri dari:

1. 1 (satu) orang Manager humas yaitu Bapak Ahmad Bedah Istigfar 2. 1 (satu) orang Asisten Manager Humas yaitu Bapak Untung 3. 2 (dua) orang staff divisi humas

Tugas-tugas divisi humas PT. Megasari Makmur adalah sebagai berikut : 1. Membangun dan memelihara citra perusahaan. 2. Mengupayakan capaian high profile perusahaan

dalam setiap liputan media massa. 3. Memelihara dan meningkatkan jaringan.

4. Membina hubungan yang harmonis dengan publik ektern dan intern.

5. Melakukan kegiatan yang dapat menunjang akegiatan divisi pemasaran khususnya dalam pemasaran produk.

6. Memelihara kesadaran merk dan citra perusahaan/ produk secara menyeluruh melalui kegiatan publikasi secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan.

7. Menyelenggarakan kegiatan yang menunjukan kepekaan dan kepekaan terhadap masalah sosial dan ekonomi yang terjadi di lingkungan perusahaan khususnya.