BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Objek Penelitian
1. Sejarah Program Studi Ekonomi Islam Unismuh Makassar
Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Makassar merupakan salah satu fakultas yang ada di Universitas Muhammadiyah Makassar yang didirikan oleh Bapak Drs. EK, H. Wahab Saleh berdasarkan SK Rektor Unismuh Makassar Nomor 021 Tahun 1978, Tanggal 07 Ramadhan 1398 H bertepatan Tanggal 11 Agustus 1978 M, dimana Bapak Drs. EK, Abd. Azis Sangkala sebagai sekretaris.
Sejak saat itu resmilah Fakultas Ekonomi dalam memulai aktivitas akademinya dengan jumlah keseluruhan mahasiswa awal hanya sebanyak 11 orang. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1980 jumlah mahasiswa terus bertambah menjadi 30 orang dimana pada saat itu jurusan yang ada hanya jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP). Pada tahun 1985, Bapak Drs. EK, H. Wahab Saleh kembali diangkat menjadi Dekan Fakultas Ekonomi.
Diawal berdirinya Fakultas Ekonomi, dalam upaya mendapatkan jenjang sarjana muda, mahasiswa dipersyaratkan terlebih dahulu menempuh jenjang pendidikan yang dikenal dengan istilah program sarjana muda. Namun beberapa tahun kemudian berdasarkan kebijakan pemerintah dengan keluarnya izin terdaftar untuk jenjang program sarjana muda yang secara otomatis ditingkatkan program sarjana muda menjadi program Strata Satu (S1) dengan kewajiban kelulusan mengikuti ujian Negara.
Pada tahun 1988, setelah masa kepemimpinan Bapak Drs. EK. H. Wahab Saleh sebagai Dekan fakultas ekonomi, terpilih Bapak Drs. EK, H. Hamma
38 Muhidin sebagai Dekan periode ke-3 fakultas ekonomi dengan masa jabatan sampai tahun 1992 dimana dimasa kepemimpinan beliau sebagai Dekan fakultasa ekonomi tidak banyak mengalami perkembangan dikarenakan keaktifan beliau di organisasi diluar kampus.
Pada tahun 1992, setelah kepemimpinan Bapak Drs. EK, H. Hamma Muhidin sebagai Dekan, terpilihlah Bapak Drs. Rasyid Abdullah sebagai Dekan periode ke-4 dari tahun 1992 sampai dengan tahun 1996. Selanjutnya pada tahun 1996 terpilihlah Bapak Muh. Amide Budi, SE sebagai Dekan periode ke-5 dan periode ke-6 fakultas ekonomi dengan masa jabatan hingga tahun 2004 yang dimana beliau menjabat sebagai Dekan selama 2 periode. Selanjutnya pada tahun 2004 diangkatlah Bapak Prof. Dr. H. Abd. Rahman Rahim, MM sebagai dekan periode ke-7 sejak periode 2004 sampai dengan 2005. Dalam masa jabatannya, beliau meningkatkan peringkat Akreditasi Nilai B dan beliau juga mengajukan adanya proposal program Strata Dua (S2) program studi magister manajemen.
Pada tahun 2005, setelah kepemimpinan Bapak Prof. Dr. H. Abd. Rahman Rahim, MM sebagai dekan fakultas ekonomi, digantikan Ibu Hj. Lily Ibrahim, SE., M.Si periode ke-8 dengan masa jabatan tahun 2005 sampai dengan tahun 2013.
Pada masa jabatannya beliau mendirikan program studi magister manajemen (S2) dan meningkatkan peringkat nilai Akreditasi prodi Akuntansi dari nilai C menjadi nilai B.
Pada tahun 2013 telah terpilih Bapak Dr. H. Mahmud Nuhung, MA sebagai dekan fakultas ekonomi unismuh Makassar. Pada masa jabatannya beliau mengganti nama fakultas ekonomi Unismuh Makassar menjadi fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar, meningkatkan peringkat nilai Akreditasi prodi
39 Manajemen dan IESP dari nilai C menjadi nilai B. Selanjutnya mendirikan prodi Ekonomi Islam dan prodi D3 Perpajakan, serta menjadikan fakultas ekonomi dan bisnis Unismuh Makassar berbasis syariah.
Pada tanggal 20 Maret 2015 prodi Ekonomi Islam di resmikan sebagai salah satu prodi pada fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar dengan SK Penyelenggaraan 40/M/Kp/III/2015 dan Bapak Dr. Agus Salim Harrang, SE., MM sebagai Ketua prodi Ekonomi Islam periode 2015 sampai dengan 2018, setelah beliau menjabat, beliau digantikan oleh Ibu Agusdiwana Suarni SE, M Acc yang menjabat pada tahun 2018 sampai tahun 2021, Beliau meningkatkan nilai akreditasi dari C menjadi B, lalu kemudian pada tanggal 24 November 2021 Bapak Dr. Muhammad Najib Kasim, S.E., M.Si dilantik menjadi ketua prodi ekonomi Islam.
A. Visi dan Misi Program Studi Ekonomi Islam
Visi
1) Melaksanakan proses pendidikan dan pengajaran yang mengutamakan peningkatan kualitas dan profesionalisme dalam bidang ekonomi islam.
2) Memfasilitasi para dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian serta pengabdian masyarakat dalam bidang ekonomi islam.
3) Melaksanakan proses pembelajaran ekonomi islam yang mengedepankan nilai-nilai keislaman.
4) Melaksanakan kerja sama dalam proses pembelajaran penelitian, dan pengabdian untuk masyarakat baik pada instansi pemerintah maupun instansi swasta.
40 Misi
1) Menghasilkan sarjana yang menguasai ilmu ekonomi islam secara komprehensif.
2) Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan jiwa kewirausahaan yang islami.
3) Menghasilkan penelitian dalam bidang pengembangan teori kebijakan, system, praktik ekonomi dan keuangan islam.
4) Mengembangkan model ekonomi umat dalam bentuk lembaga keuangan mikro syariah untuk menumbuhkan bisnis berbasis syariah.
5) Melakukan kerjasama dengan instansi pemerintah maupun swasta dalam memperkuat pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian dalam bidang ekonomi islam.
B. Kompetensi Program Studi Ekonomi Islam
Berdasarkan standar kompetensi yang ditetapkan oleh program studi Ekonomi Islam, lulusan diarahkan menjadi profesional di bidang ekonomi yang berprinsip syariah. Misalnya: Lembaga Keuangan Syariah, Lembaga Keuangan Syariah yang berupa Perbankan Syariah, Lembaga Keuangan Syariah non Bank yang berupa Asuransi Syariah, Pegadaian Syariah, Lembaga Investasi Syariah, Lembaga Pengelolaan Dana dan Sedekah, Baitul Mal wat tamwil, Koperasi Jasa Keuangan Syariah dan juga diarahkan di bidang akademisi, Praktisi, Penelitian/Konsultan, Birokrasi (perkantoran), Pengamat Ekonomi Islam, Pengusaha dan sebagainya.
Program Studi Ekonomi Islam memiliki peran penting dan strategis bagi perkembangan Ekonomi Islam, Perbankan Syariah, Koperasi Jasa Keuangan
41 Syariah dan Bisnis Islam lainnya diseluruh dunia. Inilah peluang dan tantangan Program Studi Ekonomi Islam untuk terus terlibat dan memberi peran dalam mensosialisasikan, menanamkan nilai-nilai Ekonomi Islam bagi masyarakat luas melalui sarjana-sarjana berkualitas yang dilahirkan.
Gambar 4.1 Bagan Struktur
Program Studi Ekonomi Islam
GALERI INVESTASI
HIMPUNAN MAHASISWA EKONOMI ISLAM (HIMAKIS)
KELOMPOK
42
2. Sejarah Perkembangan Situs Jual Beli Online Shopee 1. Profil Shopee
Gambar 4.2 Instagram situs Shopee
Shopee merupakan perusahaan e-commerce yang berada di bawah naungan Garena (berubah nama menjadi SEA Group), perusahaan internet di Asia Tenggara. Menjalankan bisnis C2C mobile marketplace, Shopee resmi diperkenalkan di Singapura pada tahun 2015 yang diikuti dengan negara Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Mengusung visi
"Menjadi C2C Mobile Marketplace Nomor 1 di Asia Tenggara", Shopee yang berada di bawah naungan CEO, Chris Feng, pria lulusan terbaik dari Universitas Nasional Singapura yang memungkinkan para penggunanya membeli atau menjual barang melalui aplikasi yang tersedia di platform iOS dan Android.
Shopee adalah aplikasi Marketplace online untuk jual beli di ponsel dengan mudah dan cepat. Shopee menawarkan berbagai macam produk produk mulai dari produk fashion sampai dengan produk untuk kebutuhan sehari-hari. Shopee hadir dalam bentuk aplikasi mobile untuk memudahkan penggunanya dalam
43 melakukan kegiatan belanja online tanpa harus membuka website melalui perangkat komputer.
Shopee mulai masuk ke pasar Indonesia pada akhir bulan Mei 2015 dan Shopee baru mulai beroperasi pada akhir Juni 2015 di Indonesia. Shopee merupakan anak perusahaan dari Garena yang berbasis di Singapura. Shopee telah hadir di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Shopee Indonesia beralamat di Wisma 77 Tower 2, Jalan Letjen. S. Parman, Palmerah, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11410, Indonesia.
Shopee hadir di Indonesia untuk membawa pengalaman berbelanja baru.
Shopee memfasilitasi penjual untuk berjualan dengan mudah serta membekali pembeli dengan proses pembayaran yang aman dan pengaturan logistik yang terintegrasi. Saat ini, angka unduhan Shopee telah mencapai lima puluh juta lebih unduhan di Google Play Store. Sasaran pengguna Shopee adalah kalangan muda yang saat ini terbiasa melakukan kegiatan dengan bantuan gadget termasuk kegiatan berbelanja. Untuk itu Shopee hadir dalam bentuk aplikasi mobile guna untuk menunjang kegiatan berbelanja yang mudah dan cepat. Kategori produk yang ditawarkan Shopee lebih mengarah pada produk fashion dan perlengkapan rumah tangga.
2. Sejarah Shopee
Shopee Indonesia adalah salah satu pusat perbelanjaan yang dikelola oleh Garena (berubah nama menjadi SEA Group). Bisnis C2C (customer to customer) mobile marketplace yang diusung Shopee memungkinkan kehadirannya dapat
44 dengan mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk di Indonesia.
Shopee Indonesia resmi diperkenalkan di Indonesia pada Desember 2015 di bawah naungan PT Shopee International Indonesia. Sejak peluncurannya, Shopee Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat, bahkan hingga Mei 2019 aplikasinya sudah di download oleh lebih dari 50 juta pengguna.
Menawarkan one stop mobile experience, Shopee menyediakan fitur live chat yang memudahkan para penjual dan pembeli untuk saling berinteraksi dengan mudah dan cepat.