• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Pengembangan Pegawai Pada Variabel Promos

Dalam dokumen Contoh proposal s d m (Halaman 85-92)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

V.6 Gambaran Pengembangan Pegawai Pada Variabel Promos

86 Aspek pertama pada variabel promosi pegawai adalah promosi jabatan sesuai dengan kemampuan. Untuk mengukur aspek ini, maka pada kuesioner disajikan satu pertanyaan sehingga terdapat 54 jawaban. Distribusi jawaban responden disajikan pada tabel berikut:

Tabel 32.

Promosi Jabatan sesuai dengan kemampuan

NO. Kategori Skor

(x) Frek. (f) Nilai (x.f) Persentase(%) Ket. 1. Sangat Sesuai 4 5 20 9 tinggi 2. Sesuai 3 30 90 56 3. Kurang Sesuai 2 17 34 31 4. Tidak Sesuai 1 2 2 4 Jumlah 54 146 100 Rata-rata skor =∑F.X=146=3 N 54

Sumber : Hasil Olahan Data Primer, Juni 2011

Pada tabel 32 nampak bahwa sebanyak 30(56%) responden menjawab sesuai dengan adanya promosi jabatan yang sesuai dengan kemampuan pegawai, 17(31%) responden menjawab kurang sesuai, 5(9%) responden menjawab sangat sesuai, dan 2(4%) responden menjawab tidak sesuai.

Dari analisis diatas menunjukkan bahwa sebagian besar responden begitu antusias dengan adanya promosi jabatan yang tersedia di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan terlebih jika promosi jabatan tersebut sesuai dengan kemampuan pegawai.

Aspek kedua dari variabel promosi pegawai adalah promosi jabatan sesuai dengan minat yang dimiliki. Untuk mengukur aspek ini, maka pada kuesioner disajikan satu pertanyaan sehingga terdapat 54 jawaban. Distribusi jawaban responden disajikan pada tabel berikut:

Tabel 33.

87 N

O.

Kategori Skor (x) Frek. (f) Nilai (x.f) Persentase(%) Ket.

1. Sangat Sesuai 4 3 12 5 tinggi 2. Sesuai 3 27 81 50 3. Kurang Sesuai 2 23 46 43 4. Tidak Sesuai 1 1 1 2 Jumlah 54 140 100 Rata-rata skor =∑F.X=140=3 N 54

Sumber : Hasil Olahan Data Primer, Juni 2011

Pada tabel 33 diatas menunjukkan bahwa terdapat 27(50%) responden yang menjawab sesuai, 23(46%) responden menjawab kurang sesuai, 3(5%)responden menjawab sangat sesuai, dan 1(2%) responden menjawab tidak sesuai.

Dari analisis diatas dapat dilihat bahwa sebanyak 27(50%) responden mengatakan bahwa mereka senang dengan adanya promosi jabatan yang sesuai dengan minat yang dimiliki karena dapat mempermudah dalam mengembangkan karir.

Aspek ketiga pada variabel promosi pegawai adalah promosi jabatan pada unit kerja. Untuk mengukur aspek ini, maka pada kuesioner disajikan satu pertanyaan sehingga diperoleh 54 jawaban. Distribusi jawaban responden disajikan pada tabel berikut:

Tabel 34.

88

NO. Kategori Skor

(x) Frek. (f) Nilai (x.f) Persentase(%) Ket. 1. Sangatsetuju 4 6 24 11 tinggi 2. setuju 3 26 78 48 3. Kurang setuju 2 20 40 37 4. Tidak setuju 1 2 2 4 Jumlah 54 144 100 Rata-rata skor =∑F.X=144=3 N 54

Sumber : Hasil Olahan Data Primer, Juni 2011

Tabel 34 diatas nampak bahwa terdapat 26(48%) responden menjawab setuju, 20(37%) responden menjawab kurang setuju, 6(11%) responden menjawab sangat setuju, dan 2(4%) responden menjawab tidak setuju.

Pegawai pada umumnya memahami syarat-syarat jabatan, diantaranya syarat untuk menduduki jabatan eselon IV maka pegawai harus telah mengikuti diklat PIM IV. Selain itu, juga terdapat syarat kepangkatan sesuai dengan jabatan yang akan di tempati.

Aspek keempat pada variabel promosi pegawai adalah promosi jabatan dilakukan secara berkala dan tepat waktu. Untuk mengukur aspek ini, maka kuesioner disajikan 1 pertanyaan sehingga diperoleh 54 jawaban. Distribusi jawaban responden disajikan pada tabel berikut:

Tabel 35.

Promosi Jabatan dilakukan secara berkala dan tepat waktu

89 1. Sangat Setuju 4 5 20 9 Rendah 2. Setuju 3 4 12 7 3. Kurang Setuju 2 19 38 35 4. Tidak Setuju 1 26 26 48 Jumlah 54 96 100 Rata-rata skor =∑F.X=96=2 N 54

Sumber : Hasil Olahan Data Primer, Juni 2011

Tabel 35 nampak bahwa frekuensi tertinggi pada promosi jabatan dilakukan secara berkala dan tepat waktu terdapat 26(48%) menjawab tidak setuju, 19(35%) responden menjawab kurang setuju, 5(9%) responden menjawab sangat setuju, dan 4(7%) responden menjawab setuju.

Adapun promosi jabatan di Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan. Dalam hal ini promosi jabatan tidak dilakukan secara berkala. Pegawai yang memenuhi persyaratan promosi jabatan yang akan dilaksanakan, kemudian mengusul ke Gubernur dan selanjutnya ditetapkan berdasarkan surat keputusan Gubernur. Promosi jabatan disesuaikan dengan kebutuhan ada tidaknya formasi jabatan yang tersedia.

Aspek kelima dari variabel promosi pagawai adalah kenaikan pangkat dilakukan dengan mudah dan tepat waktu, untuk mengukur aspek ini maka kuesioner disajikan satu pertanyaan sehingga terdapat 54 jawaban. Distribusi jawaban responden disajikan pada tabel berikut.

Tabel 36.

Promosi Jabatan dilakukan secara berkala dan tepat waktu

NO. Kategori Skor

(x)

Frek. (f)

90 1. Sangat Setuju 4 10 40 19 Setuju 2. Setuju 3 27 81 50 3. Kurang Setuju 2 11 22 20 4. Tidak Setuju 1 6 6 11 Jumlah 54 149 100 Rata-rata skor =∑F.X=149=3 N 54

Sumber : Hasil Olahan Data Primer, Juni 2011

Pada tabel 36 diatas menunjukkan bahwa terdapat 27(50%) responden menjawab setuju, 11(20%) responden menjawab kurang setuju, 10(19%) menjawab sangat setuju, dan 6(11%) menjawab tidak setuju.

Kenaikan pangkat Di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan dilakukan dengan mudah dan tepat waktu dimana pegawai yang disulkan dari dinas tersebut akan dsampaikan ke gubernur dalam hal ini ke badan kepegawaian Sulawesi Selatan dan melalui prosedur dan tepat pada waktunya.

Tabel 37.

Tabel Kesimpulan Pengembangan Pegawai pada variabel Promosi

NO. Kategori Rata-rata skor persentase Rata-rata 1. Promosi Jabatan sesuai dengan kemampuan 3 75% 2. Promosi Jabatan sesuai dengan minat yang

dimiliki

3 75%

3. Kebijakan Promosi Jabatn pada Unit Kerja 3 75% 4 Promosi Jabatan dilakukan secara berkala

dan tepat waktu

2 50%

5 Kenaikan pangkat dilakukan dengan mudah dan tepat waktu

3 75%

Rata-rata skor dan Rata-rata persentase 2,8 70% Sumber : Hasil Olahan Data Primer, Juni 2011

Dari tabel di atas nampak bahwa terdapat satu aspek yang memiliki skor 2 (50%) yaitu promosi jabatan dilakukan secara berkala dan tepat waktu, hal ini menunjukkkan bahwa promosi jabatan yang dilakukan pada instansi tersebut masih kurang karena tidak adanya jadwal yang ditetapkan dan promosi tersebut

91 hanya dilakukan sesuai dengan kebutuhan instansi. Selanjutnya terdapat empat aspek yang memilki skor 3 (75%) yaitu Promosi jabatan sesuai dengan kemampuan, Promosi jabatan sesuai dengan minat yang dimiliki, Kebijakan promosi jabatan pada unit kerja, serta kenaikan pangkat dilakukan dengan mudah dan tepat waktu.

Untuk melihat lebih jelas perbandingan pengembangan pegawai pada variabel promosi dengan variabel mutasi dapat dilihat dalam tabel dibawah ini:

Tabel 38.

Tabel Kesimpulan Pengembangan Pegawai pada variabel Mutasi

NO. Kategori Rata-rata

skor

Rata-rata persentase

1. Mutasi untuk peningkatan motivasi pegawai 2 50% 2. Mutasi sesuai dengan minat kerja yang dimiliki 2 50% 3. Kebijakan Mutasi tidak menganggu kelancaran tugas 3 75% 4 Penempatan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki 3 75% 5 Kebijakan Mutasi mendukung pengembangan

pegawai

3 75%

Rata-rata skor dan Rata-rata persentase 2,6 65%

NO. Kategori Rata-rata

skor

Rata-rata persentase

1. Promosi Jabatan sesuai dengan kemampuan 3 75% 2. Promosi Jabatan sesuai dengan minat yang dimiliki 3 75% 3. Kebijakan Promosi Jabatn pada Unit Kerja 3 75% 4 Promosi Jabatan dilakukan secara berkala dan tepat

waktu

2 50%

5 Kenaikan pangkat dilakukan dengan mudah dan tepat waktu

3 75%

Rata-rata skor dan Rata-rata persentase 2,8 70%

92 BAB VI

Dalam dokumen Contoh proposal s d m (Halaman 85-92)