• Tidak ada hasil yang ditemukan

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kabupaten Blora mempunyai program kerja (Progja), tujuan untuk mencapai tujuan dari Progja yang dibuat dalam MGMP Sejarah, Karena melalui pelatihan-pelatihan, jelajah situs, pembuatan soal dll mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang muncul didalam kegiatan belajar mengajar.sehingga dengan adanya peraturan pemerintah dalam hal MGMP sejarah memiliki fokus dan tujuan untuk memenuhi visi dan misi dan mendukung program pemerintah yang mana salah satunya adalah dengan adanya program MGMP sejarah dikabupaten Blora ini.

Pelaksanaan program kerja yang dimiliki oleh MGMP sejarah Kabupaten Blora, dijalankan dalam setiap kegiatan-kegiatan dalam MGMP sejarah yang diagendakan dalam pertemuan satu semester terdadap 6X pertemuan. Kegiatan-kegiatan MGMP sejarah yang dilakukan biasanya berupa pelatihan pembuatan soal, sharing, dan diskusi kemudian jelajah situs guna meningkatkan kompetensi guru-guru sejarah kabupaten Blora,

Kegiatan-kegiatan tersebut sudah diagendakan dalam pertemuan MGMP seperti kutipan wawancara berikut ini :

“Untuk pertemuan dari MGMP sejarah kabupaten Blora itu dilaksanakan setiap 1 semester itu kumpul 6X, biasanya juga membahas mengenai program kerja yang sebelumnya saya dengan bu esti sudah saya siapkan biasanya itu saya gunakan untuk rapat seperti itu, nah didalamnya juga sudah, mencangkup apa saja kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam melakukan pertemuan yang ada didalam pertemuan rutin yang dilakukan oleh musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) Sejarah di Kabupaten Blora. ”

Wawancara dengan ibu Dini Astari sebagai ketua MGMP sejarah Kabupaten Blora, Pada tanggal 8 Januari jam 11.00 tempat di SMAN 1 blora

Kutipan diatas merupakan hasil dari wawancara dengan ketua MGMP Sejarah Kabupaten Blora, berdasarkan kutipam diatas menunjukan bahwa program kerja (progja) sudah dibuat oleh ketua MGMP sejarah dengan sekertaris sebelum pertemuan perdana dimulai, dikarenakan sebelum para anggota MGMP sejarah mulai mengikuti pertemuan MGMP yang perdana. Sebagai sebuah organisasi tentunya mempunyai program kerja agar tujuan dari MGMP Sejarah Kabupaten Blora dapat tercapai, dimana program kerja tersebut sudah dijabarkan berdasarkan tujuan-tujuan dari MGMP Sejarah berdasarkan visi dan misi MGMP Sejarah Kabupaten Blora memiliki beberapa program kerja (progja) yang telah dibuat yaitu antara lain sebagai berikut:

a. Pembuatan soal

Program kerja dari MGMP ini adalah pembuatan soal yaitu kegiatan MGMP Sejarah Kabupaten Blora yang pertama adalah pembuatan soal. Kegiatan pembuatan soal ini dilaksanakan setelah MGMP Sejarah

Kabupaten Blora berdiri. Soal yang dibuat antara lain UTS (Ulangan Tengah Semester), PAS (Penilaian Akhir Semester), dan USBN (Ujian Sekolah). Pembuatan soal yang dilakukan oleh guru-guru mata pelajaran ini telah dibagi menjadi beberapa sub divisi, misalkan saja terdapat guru mata pelajaran yang ditugasi untuk sebagai ketua pembuatan soal, tim editor soal dan tim-tim yang lain yang nantinya digunakan dalam pembuatan soal karena dalam pembuatan soal merupakan program kerja dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kabupaten Blora.

b. Pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah

Dalam hal ini pertemuan MGMP Sejarah yang telah dibuat jadwal untuk nantinya digunakan dalam pertemuan rutin dari MGMP sejarah. Pertemuan yang dilaksanaan dalam setiap minggunya dalam satu semester. Pertemuan MGMP sejarah ini sudah ditentukan sebelum guru-guru sejarah sedang berkumpul. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa jadwal yang sudah ditentukan oleh sekertaris dari MGMP sejarah. Dalam pertemuan yang sudah ditentukan oleh MGMP ini telah dijadwalkan dalam pekan pertama misalkan saja membahas megenai pembuatan soal, atau pekan kedua membahas mengenai workshop dll. Dimaan pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah merupakan program kerja (proker) dari MGMP sejarah Kabupaten Blora.

c. Jelajah Situs

Kegiatan studi lapangan adalah kegiatan mengunjungi tempat-tempat bersejarah untuk mengamati secara langsung

peninggalan-peninggalan bersejarah agar dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran sejarah untuk siswa. Adanya kegiatan ini dimaksudkan agar guru-guru sejarah tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teoritis tetapi dapat melihat dengan nyata dan secara langsung. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru-guru sejarah sekabupaten Blora yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah. Kegaiatan jelajah situs atau bisa dikatakan mengunujungi suatu peninggalan sejarah baik itu didalam wilayah kabupaten Blora maupun diluar wilayah kabupaten Blora termasuk dalam program kerja (proker) yang ada di MGMP kabupaten Blora.

Dalam jelajah situs ini guru-guru yang tergabung dalam MGMP sejarah kabupaten Blora, menyematkan waktunya dalam mengunjungi tempat-tempat bersejarah disamping dapat mengetahui objek itu secara langsung guru-guru sejarah juga dapat saling bertukar pendapat dengan orang-orang yang berkecimpung didalamnya. Karena biasanya dalam kunjungan situs ke suatu tempat memungkin untuk bertemu dengan banyak pihak salah satunya adalah dengan pihak BPCP dan sebagainya sehingga pertemuan tersebut akan membekas dan akhirnya menjadikan pengalaman baru bertemu dengan orang-orang yang baru dimana sudah ahli dalam bidangnya (bidang dalam mengetahui cagar budaya atau peninggalan-peninggalan masa lampau).

Melalui kegiatan yang ada MGMP Sejarah Kabupaten Blora dapat dilakukan pelatihan. Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran, serta mengatasi solusi dalam mengatasi permasalahan yang sering kali muncul dalam kegiatan belajar mengajar karena dapat kita ketahui bahwa permasalahan yang berkembang itu sangat bervariasi dan tidak ada masalah yang sama karena terus mengalami suatu perkembangan sehingga harus di selesaikan, untuk itu dilakukan pelatihan dan sosialisai untuk meningkatkan kompetensi guru dan professional guru, kegiatan pelatihan-pelatihan yang pernah dilaksanakan oleh MGMP Sejarah kabupaten Blora.

Pelatihan bagi guru-guru sejarah di Kabupaten Blora ini merupakan salah satu cara untuk megoptipmalkan potensi yang dimiliki oleh guru-guru sejarah bidangnya. Misalkan saja dalam hal ini guru yang mengikuti pelatihan pembuatan soal dalam hal ini guru yang mengikuti pelatihan tersebut akan mengetahaui cara pembuatan soal yang baik dan benar dengan demikian guru-guru tersebut akan lebih baik dalam pembuatan soal untuk kedepannya. Atau misalkan saja terdapat pelatihan dalam pembelajaran interaktif yang ada pembelajaran sehingga guru tersebut langsung bisa mengaplikasikannya didalam pembelajaran yang ada didalam kelas.

e. Pembuatan perangkat pembelajaran.

Pembuatan Perangkat pembelajaran atau bisa dikatakan sebagai RPP merupakan suatu hal yang sudah tidak asing lagi bagi setiap guru pasalnya (Perangkat pembelajaran) merupakan suatu kewajiban sebelum guru dalam

melakukan pembelajaran didalam kelas. Dari perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru ini, guru dapat memiliki pegangan dalam melakukan pembelajaran didalam kelas. Karena didalam pembuatan perangkat pembelajaran terdapat aktivitas yang akan dilakukan oleh guru dari awal pembelajaran pertengahan pembelajaran hingga akhir pembelajaran yang ada didalam kelas.

Pembuatan perangkt pembelajaran biasanya dibuat secara bersama adapula yang setiap guru membuatnya sendiri. Akan tetapi terdapat pembuatan perangkat pembelajaran secara bersama. Sehingga dengan adanya pembahasan silabus yang dilakukan dalam rangka untuk menjadikan guru mengerti dan paham mengenai silabus, hal ini dikarenakan dalam pembuatan RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran), seorang guru harus berpedoman terhadap silabus.

Dokumen terkait