• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Hasil Penelitian

1. Gambaran Umum Koperasi

a. Sejarah Singkat Koperasi Karyawan Sabilal Muhtadin Banjarmasin

Kopkar Sabilal Muhtadin Banjarmasin merupakan salah satu jenis koperasi simpan pinjam yang beralamat Jl. Jenderal Sudirman No. 1 Komplek Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Koperasi Karyawan Sabilal Muhtadin Banjarmasin didirikan pertama kali pada tahun 1984 dengan Surat Izin Usaha Simpan Pinjam No. 09/412/SISP/Koperasi-Lembaga/IX/2014. Koperasi ini berdiri berdasarkan hasil dari kesepakatan karyawan yang pada saat itu berkumpul.

Koperasi memiliki anggota yang berasal dari seluruh karyawan, guru-guru, dan honorer yang termasuk dalam kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin dengan jumlah anggota 213 orang. Keanggotaan koperasi ini bersifat sukarela, artinya seluruh karyawan, guru-guru dan honorer dapat masuk ataupun keluar dari keanggotaan Koperasi tanpa paksaan dari pihak manapun.

Koperasi ini bertujuan untuk menunjang penghasilan para karyawan, guru-guru dan honorer pada saat itu mengalami krisis dana pinjaman. Sebanding dengan kebutuhan yang semakin meningkat dan gaji yang diterima oleh karyawan, guru-guru dan honorer saat itu belum dapat dikatakan mensejahterakan kehidupan mereka. Maka dari itu muncul kesepakatan untuk mendirikan Koperasi Karyawan Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Berdirinya Koperasi ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk masalah permodalan yang terjadi pada saat itu dan para karyawan, guru-guru

dan honorer dapat belajar untuk melakukan investasi dan memanfaatkan uang sebaik mungkin. Maka dari itu Koperasi Karyawan Sabilal Muhtadin Banjarmasin sangat bermanfaat bagi kesejahteraan para karyawan, guru-guru dan honorer saat itu.

b. Struktur Organisasi dan Uraian Tugas

Struktur organisasi perusahaan dapat diartikan sebagai sebuah garis yang bertingkat (hierarki), yang berisi komponen-komponen penyusun perusahaan. Struktur tersebut akan menggambarkan kedudukan, fungsi, hak dan kewajiban dari masing-masing posisi yang ada dalam lingkup perusahaan secara jelas. Hal ini bertujuan agar komponen dalam perusahaan dapat berfungsi secara optimal, dan roda perusahaan akan senantiasa bergerak secara efektif dan efisien.

Berikut adalah struktur organisasi Koperasi Karyawan Sabilal Muhtadin Banjarmasin:

Bagan 4.1 Struktur Organisasi

Sumber : Koperasi Karyawan Sabilal Muhtadin Banjarmasin

Adapun uraian tugas dan tanggung jawab dari masing-masing jabatan di struktur organisasi Koperasi Karyawan Sabilal Muhtadin Banjarmasin adalah sebagai berikut:

1) RAT (Rapat Anggota Tahunan)

RAPAT ANGGOTA

PENGAWAS Ketua : H.M.Idris Riady Anggota : H.Gt.A. Suhaimi PENGURUS

KETUA

Dr.H.Abd.Khair Amrullah, S.Sos., I, M.Pd.I

WAKIL KETUA Drs.H.M.Bayani WAKIL SEKRETARIS Aintayati, M.Pd SEKRETARIS H.Nasrullah, S.Ag, M.Pd BENDAHARA H.M.Sufyan Helmi MANAGER UNIT USAHA SPBU

MANAGER

UNIT SIMPAN PINJAM SYARIAH

MANAGER UNIT USAHA LAIN-LAIN

RAT merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi, sehingga seluruh anggota memiliki hak yang sama untuk meminta keterangan dan pertanggung jawaban dari pengurus dan pegawas mengenai pengelolaan koperasi selama satu tahun kepada anggota koperasi yang bersangkutan. Rapat anggota membahas dan menetapkan antara lain:

a) Laporan pertanggung jawaban pengurus atas pelaksanaan tugasnya. b) Neraca dan perhitungan laba rugi tahun buku yang berakhir 31

Desember.

c) Penggunaan dan pembagian Sisa Hasil Usaha

d) Pertanggung jawaban pelaksanaan tugas pengawas dalam satu tahun buku.

2) Pengurus

Pengurus adalah orang-orang yang dipilih dalam Rapat Anggota Tahunan. Pada tahap awal bisa saja pengurus dipilih dari Badan Pendiri. Tata cara pemilihan pengurus biasanya dicantumkan secara detail dalam anggaran dasar. Pengurus terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris dan Bendahara. Tugas pengurus adalah sebagai berikut:

a) Melaksanakan program dan keputusan yang dihasilkan pada rapat anggota.

b) Mengevaluasi dan menilai kinerja koperasi selama satu tahun. c) Mengajukan laporan keuangan dan pertanggung jawaban.

d) Menyelenggarakan pembukuan keuangan, inventaris, administrasi dan RAT.

e) Memilih, menerima anggota dan pemberhentian anggota koperasi f) Bertanggung jawab atas segala upaya yang berhubungan dengan

tugas kewajiban dan wewenangnya. 3) Pengawas

Pengawas memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari pengurus. Pengawas wajib diadakan dan dioperasikan untuk lembaga keuangan

yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi. Pengawas harus terdiri dari orang yang memiliki pemahaman terhadap pengetahuan umum di bidang koperasi. Tugas pengawas adalah sebagai berikut: a) Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan

pengelolaan koperasi.

b) Meneliti catatan dan pembukuan yang ada pada koperasi.

c) Memberi koreksi, saran teguran dan peringatan kepada pengurus koperasi.

4) Ketua

a) Sebagai pengurus dan selaku pimpinan koperasi b) Mengoordinasi kegiatan seluruh anggota pengurus. c) Menangani tugas pengurus yang berhalangan. d) Memimpin rapat

e) Mewakili koperasi didalam maupun diluar koperasi.

f) Berwenang melakukan segala kegiatan sesuai dengan keputusan rapat anggota.

g) Menandatangani surat-surat bersama sekretaris, serta surat-surat berharga bersama Bendahara.

h) Bertanggung jawab atas rapat anggota.

i) Memerintahkan kepada pengurus lain untuk melaksanakan tugas-tugas lain.

5) Wakil Ketua

a) Mengevaluasi kinerja manager dan karyawan. b) Mengevaluasi pentahapan pinjaman.

c) Mengevaluasi nilai kontrak pengadaan sarana-prasarana.

d) Mengawasi pekerjaan sarana dan prasarana yang sedang dilaksanakan.

e) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

f) Menerima konsultasi dari pihak manapun demi kemajuan organisasi.

6) Sekretaris

a) Berfungsi sebagai pengurus selaku sekretaris.

b) Berwenang menentukan kebijaksanaan dan melakukan segala perbuatan yang berhubungan dengan bidang sesuai keputusan rapat pengurus.

c) Menandatangani surat bersama ketua koperasi.

d) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

e) Melakukan pembinaan dan pengembangan dibidang kesekretariatan, keanggotaan dan pendidikan.

7) Wakil Sekretaris

a) Melaksanakan administrasi kepegawaian dan umum.

b) Menyeleksi surat-surat masuk untuk disampaikan kepada pimpinan. c) Mengetik dan mengedit surat-surat keluar dan mengarahkan

distribusi nya.

d) Merencanakan, merealisasikan dan memelihara barang inventaris. e) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

8) Bendahara

a) Mengelola keuangan menerima, menyimpan dan melakukan pembayaran setiap anggota.

b) Melaksanakan administrasi keuangan dan pembukuan c) Berfungsi sebagai pengurus, selaku Bendahara.

d) Menandatangani surat-surat berharga bersama ketua koperasi. e) Bertanggung jawab kepada rapat pengurus lengkap melalui ketua. f) Berwenang menentukan kebijakan dan melakukan segala perbuatan

yang berhubungan dengan bidangnya.

9) Manager (Unit Usaha SPBU/ Simpan Pinjam Syariah / Usaha Lain-Lain Manager merupakan pengelola koperasi, dimana manager diangkat dan diberhentikan oleh pengurus. Secara umum tugas dan tanggung jawab manager antara lain:

a) Melaksanakan kebijakan operasional yang telah ditetapkan pengurus.

b) Bertanggung jawab atas administrasi kegiatan usaha dan organisasi koperasi.

c) Melaksanakan tugas sehari-hari di bidang usaha masing-masing. d) Mengembangkan dan mengelola usaha untuk mencapai tujuan

secara efektif dan efisien.

2. Penerapan Sistem Akuntansi Simpan Pinjam Koperasi Karyawan

Dokumen terkait