• Tidak ada hasil yang ditemukan

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1. Gambaran Umum Perusahaan

5.1.1. Sejarah, Visi dan Misi Perusahaan

PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) merupakan sebuah perusahaan perseroan terbatas yang bergerak dalam bidang perakitan kendaraan bermotor jenis niaga dan bagian dari Krama Yudha Mitsubshi Group (KYMG). Awal berdirinya PT. KYMG bermula dari banyaknya kendaraan bermotor dari Eropa yang diimpor ke Indonesia. Untuk mengurangi impor kendaraan tersebut, maka para pengusaha melakukan pertemuan dan sepakat untuk mendirikan suatu perusahaan perakitan kendaraan bermotor di Indonesia dengan menggunakan lisensi Mitsubishi Motor Corporation (MMC) yang berada di Jepang.

PT. KYMG terbagi atas PT. Krama Yudha Holding yang berdiri pada tahun 1969 di Jakarta. Kemudian perusahaan ini menjadi induk dari beberapa perusahaan di bidang produksi kendaraan bermotor merk Mitsubishi. Krama Yudha Mitsubishi Group yang terdiri dari:

1. PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) merupakan pabrik perakitan kendaraan bermotor Mitsubishi jenis niaga yang berdiri pada tanggal 1 Juni 1973.

2. PT. Mitsubishi Krama Yudha Motor and Manufacturer (MKM) I dan II didirikan pada tahun 1975 dan 1981. PT. MKM ini merupakan pabrik pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor merk Mitsubisi yang dirakit dari dalam negeri.

3. PT. Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) berdiri pada tahun 1972, bertindak sebagai importir serta distributor tunggal kendaraan bermotor merk Mitsubisi.

4. PT. Krama Yudha Mojopahit Motor (KSMM) didirikan pada 1975 dan ditutup pada tahun 1986. PT. KSMM ini merakit kendaraan bermotor merk Mitsubisi jenis Colt Diesel FE 101 dan Colt Diesel FE 114.

5. PT. Krama Yudha Kesuma Motor (KKM) didirikan pada tahun 1981, bergerak di bidang perakitan kendaraan bermotor jenis sedan dan penumpang serta sedan Galant II type 1800 salon, Lancer type 1400 salon F 1400 Hack Back.

6. PT. Colt Engine Manufacturer (CEM) merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perakitan mesin kendaraan bermotor merk Mitsubisi yang didirikan pada tahun 1974 dan mulai berproduksi tahun 1975.

Tujuan awal berdirinya Group Mitsubisi di Indonesia pada tahun 1970 adalah mengurangi impor kendaraan jenis niaga dari Eropa serta mengurangi beban ekonomi negara pada saat itu untuk memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri sendiri dan membuka lapangan kerja. Guna meningkatkan kualitas dan mutu produknya, perusahaan ini memiliki visi dan misi sebagai berikut:

1. Visi: Menjadi perusahaan perakitan terunggul dan sanggup bersaing di tingkat regional maupun global.

2. Misi: Menjadi perusahaan yang paling menguntungkan dalam kalangan industri yang sama, menghasilkan keuntungan yang cukup memuaskan bagi shareholders dan kesejahteraan yang baik bagi seluruh karyawan, memperlakukan seluruh karyawan dengan cara yang adil dan terhormat, menjadi perusahaan yang kuat dan bertumbuh serta siap untuk menghadapi persaingan regional maupun global.

5.1.2. Struktur Organisasi

Struktur organisasi PT. Krama Yudha Ratu Motor terdiri dari Direktur Utama sebagai pemegang tanggung jawab tertinggi dalam perusahaan. Direktur Utama ini membawahi langsung Direktur Keuangan, Direktur Operasi serta Direktur Umum dan

PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia). Direktur Keuangan membawahi bagian akuntansi, keuangan dan anggaran. Direktur Operasi membawahi Departemen Teknik yang terdiri dari Quality Assurance, Quality Inspection, bagian teknik produksi, maintenance dan part control. Departemen Produksi yang berada di bawah tanggung jawab Direktur Operasi, terdiri dari bagian PPC, trimming, painting dan welding. Sedangkan Direktur Umum dan PSDM membawahi Departemen Umum dan Departemen PSDM. Departemen PSDM terdiri dari bagian legal dan K3, bagian payroll dan kesejahteraan, bagian seleksi dan evaluasi serta bagian pendidikan dan pengembangan. Departemen Umum terdiri dari bagian limbah dan building maintenance serta bagian perlengkapan izin, administrasi kantin, tamu dan sekretaris. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Lampiran 2 dan Lampiran 3.

5.1.3. Sistem Penilaian Kinerja

Sistem penilaian kinerja karyawan membutuhkan standar kinerja yang dapat menunjukkan keberhasilan pekerjaan yang akan dicapai. Standar kinerja karyawan pada PT. Krama Yudha Ratu Motor adalah karyawan mempunyai kompetensi untuk memeriksa kecacatan yang terdapat pada kendaraan. Selain itu, karyawan juga memiliki modul kompetensi yang berisi tentang kinerja yang harus dimiliki oleh karyawan seperti, pengetahuan tentang tekhnik produksi, kemampuan untuk memahami prosedur kerja, bekerja tanpa diawasi, bertanggungjawab untuk menyelesaikan tugas, inisiatif dalam menyelesaikan masalah, keinginan untuk belajar, bekerjasama dalam tim dan keterampilan dalam menyelesaikan tugas.

Evaluasi kinerja karyawan pada PT. Krama Yudha Ratu Motor dilakukan setiap enam bulan sekali. Kinerja karyawan khususnya tenaga pelaksana dievaluasi oleh asistant foreman dengan menggunakan formulir yang berisi tentang kompetensi masing-masing karyawan pada saat menyelesaikan tugas untuk memenuhi

target produksi. Peningkatan kinerja karyawan pada saat menyelesaikan tugas dapat meningkatkan kompensasi serta pengembangan karir.

5.1.4. Produk yang ditawarkan

Pada tahun 1975 PT. KRM mulai merakit dan menghasilkan produksi komersilnya berupa kendaraan bermotor jenis niaga berjumlah 7882 unit yang terdiri dari:

1. Kendaraan niaga tipe T120 pick up sebanyak 1368 unit. 2. Kendaraan niaga tipe T210 CN sebanyak 968 unit. 3. Kendaraan niaga tipe 200 CU sebanyak 1566 unit. 4. Kendaraan niaga tipe T210 FZ sebanyak 1992 unit. 5. Kendaraan niaga tipe 633 E sebanyak 1988 unit.

Tipe kendaraan yang dirakit di PT. Krama Yudha Ratu Motor, yaitu

1. Jenis Fuso yang terdiri dari tipe FM-H, FM-517, 517, FN-527.

2. Jenis Colt Diesel Maru- T dengan tipe 304 Bus Chassis, tipe 304, tipe 334, tipe 347, tipe 349, tipe 349 HD.

3. L-300 dengan tipe DPU dan DMB.

4. CJ-M terdiri dari model CJ-M 1.3 dan CJ-M 1.5.

5.1.5. Ketenagakerjaan

Tenaga Kerja merupakan orang-orang yang terlibat di dalam proses produksi serta menggunakan tenaga dan pikiran untuk melakukan proses produksi. Oleh karena itu, tenaga kerja dapat dikatakan sebagai salah satu faktor produksi yang sangat berpengaruh terhadap kemajuan perusahaan. Ditinjau dari aktifitasnya, tenaga kerja PT. Krama Yudha Ratu Motor terbagi atas bidang pekerjaannya yang terdiri dari:

1. Tenaga Kerja Perencana

Tenaga kerja yang memiliki keahlian untuk menyusun dan merumuskan perencanaan yang diperlukan perusahaan dalam kaitannya dengan proses produksi.

2. Tenaga Kerja Pelaksana

Tenaga kerja yang secara langsung melaksanakan aktifitas yang sudah direncanakan baik dalam masalah produksi, pemasaran, maupun administrasi.

3. Tenaga Pengawas (Foreman/ ass. Foreman)

Tenaga kerja yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pekerja pelaksana dan memberikan informasi apabila dibutuhkan. Untuk menjaga keefektifan dan keefisienan kerja, maka perusahaan telah menetapkan jadwal kerja yang berlaku di perusahaan tersebut:

1. Waktu Pelaksanaan Kerja

a. Senin : Jam 08.00 WIB s/d 16.20 WIB b. Selasa s/d Kamis : Jam 07.10 WIB s/d 16.20 WIB c. Jumat : Jam 07.10 WIB s/d 16.20 WIB d. Sabtu : Dihitung sebagai lembur wajib 2. Waktu Istirahat

a. Senin s/d Kamis : Jam 11.35 WIB s/d 12.25 WIB b. Jum’at : Jam 11.45 WIB s/d 13.00 WIB Adapun sistem penggajian yang diberikan perusahaan yaitu disesuaikan dengan jabatan atau golongan masing-masing tenaga kerja serta disesuaikan dengan standar gaji di Jakarta. Cara pembayarannya dilakukan secara rutin tiap bulan sesuai dengan jam kerja plus lembur yang mereka lakukan.

Tenaga kerja juga diberikan hak, tunjangan dan fasilitas oleh perusahaan untuk kesejahteraan karyawan. Tunjangan yang didapat oleh para karyawan yaitu tunjangan transportasi, makan, JAMSOSTEK, Tunjangan Hari Raya, tunjangan shift, rekreasi, tunjangan pernikahan untuk satu kali pernikahan, tunjangan kematian yang diberikan kepada karyawan maupun setiap anggota keluarga yang meninggal dunia dan tunjangan kelahiran yang diberikan kepada karyawan wanita. Sedangkan fasilitas yang didapat adalah tempat ibadah, kantin, poliklinik, seragam kerja, koperasi dan SPSI

(Serikat Pekerja Seluruh Indonesia). Hak yang diberikan untuk tenaga kerja yaitu hak atas kesehatan dalam bentuk pengobatan apabila ada karyawan yang sakit.

5.2. Karakteristik Responden

Dokumen terkait