BAB III METODE PENELITIAN
4.1. Gambaran Umum Perusahaan
Bursa efek merupakan suatu lembaga perantara investor dengan perusahaan di Indonesia. Melalui bursa efek ini investor dapat membeli saham perusahaan yang diinginkan dan sebaliknya melalui bursa ini juga perusahaan dapat memperoleh sejumlah dana melalui sejumlah penjualan sahamnya. Hal-hal mengenai tata cara jual beli saham ini telah diatur oleh bursa efek dengan cara yang sistematis. Bursa Efek Indonesia berawal dari pendirian bursa di Batavia oleh pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 14 Desember 1912. Sekuritas yang diperdagangkan adalah saham dan obligasi yang diterbitkan pemerintah Hindia Belanda dan sekuritas lainnya. Perkembangan bursa efek di Batavia (Jakarta sekarang) sangat pesat sehingga mendorong pemerintah Belanda membuka Bursa Efek Surabaya pada tanggal 11 Januari 1925 dan Bursa Efek Semarang pada tanggal 1 Agustus 1925. Kedua bursa ini kemudian ditutup karena terjadinya gejolak politik di Eropa pada awal tahun 1939. Bursa Efek pun akhirnya ditutup karena terjadinya Perang Dunia II, sekaligus menandai berakhirnya aktivitas pasar modal di Indonesia.
Pasar modal di Indonesia kembali digiatkan dengan dibukanya kembali Bursa Efek Jakarta pada tanggal 3 Juni 1952. pada tahun 1958 kegiatan Bursa Efek Jakarta kembali dihentikan karena adanya inflasi dan resesi ekonomi. Hal ini
tidak berlangsung lama sebab Bursa Efek Jakarta buka kembali dan akhirnya mengalami kebangkitan pada tahun 1970. Kebangkitan ini disertai dengan dibentuknya Tim Uang dan Pasar Modal, disusul dengan tahun 1976 berdirinya BAPEPAM (Badan Pelaksana Pasar Modal) serta berdirinya perusahaan dan investasi PT Dana Reksa. Kebangkitan ini didukung dengan diresmikannya aktivitas perdagangan di Bursa Efek Jakarta oleh Presidan Soeharto pada tahun 1977.
Pemerintah mengeluarkan kebijakan paket deregulasi Desember 1987 dan Desember 1988 tentang diperbolehkannya swastanisasi Bursa Efek. Paket deregulasi ini kemudian mendorong Bursa Efek Jakarta berubah menjadi PT Bursa Efek Jakarta pada tanggal 13 Juli 1992. Pemilik saham adalah perusahaan efek yang menjadi anggota bursa. Pada tahun itu juga BAPEPAM yang awalnya sebagai Badan Pelaksana Pasar Modal berubah menjadi Badan Pengawas Pasar Modal.
Bursa Efek Jakarta berkembang dengan pesat sehingga kegiatannya semakin ramai dan kompleks. Hal ini ditandai dengan bertumbuhnya jumlah saham yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dari 24 saham pada tahun 1988 menjadi lebih dari 200 saham. Hal ini menyebabkan sistem perdagangan manual yang selama ini dilakukan di Bursa Efek Jakarta tidak lagi memadai. Pada tanggal 22 Mei 1995 diterapkanlah suatu sistem otomatis yang dinamakan dengan JATS (Jakarta Automatic Trading System). Dengan sistem yang baru ini para pialang dan juga investor dapat memonitor aktivitas perdagangan yang terjadi di bursa.
Penerapan JATS ini juga mendorong pelaksanaan order jual dan beli saham yang adil dan transparan. Pada tanggal 10 November 1995, Pemerintah mengeluarkan undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Undang-undang ini mulai diberlakukan mulai Januari 1996. Pada tahun 2000, sistem perdagangan tanpa warkat (scripless trading) mulai dipublikasikan di Pasar Modal Indonesia. Tahun 2002, Bursa Efek Jakarta mulai mengaplikasikan sistem perdagangan jarak jauh (remote trading) dan diawal tahun 2008, penggabungan Bursa Efek Surabaya ke Bursa Efek Jakarta dan berubah nama menjadi Bursa Efek Indonesia.
Susunan komisaris dan direksi pada Bursa Efek Indonesia periode 2010 antara lain sebagai berikut:
1. Komisaris Utama : I Nyoma Tjager
2. Komisaris : Mustofa
Chaeruddin Berlian Johnny Darmawan Felix Oentoeng Subagjo 3. Direktur Utama : Ito Warsito
4. Direktur Penilaian Perusahaan : Eddy Sugito
5. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa : Wan Wei Yiong 6. Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuha : Uriep Budhy Prasetyo 7. Direktur Pengembangan : Friderica Widya Sari
8. Direktur Teknologi Informasi : Adikin Basirun 9. Direktur Keuangan dan SDM : Supandi
4.1.2. Profil Reksa Dana Saham yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
1. Reksa Dana AAA Blue Chip Value Fund
AAA Blue Chip Value Fund adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif sebagaimana termaktub dalam Akta Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana AAA Blue Chip Value Fund No. 04 tanggal 15 Maret 2006 yang dibuat di hadapan Ny. Leolin Jayayanti, SH, notaris di Jakarta, dan telah mengalami beberapa kali addendum yaitu: Addendum KIK Nomor: 7 tanggal 25 Februari 2008 yang dibuat di hadapan Ny. Sri Hastuti, SH, Notaris di Jakarta, Addendum KIK No.36 tanggal 27 Maret 2009 .yang dibuat di hadapan Ny. Atina Indira, SH Notaris di Jakarta antara PT AAA Sekuritas sebagai Manajer Investasi dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. sebagai Bank Kustodian.
2. CIMB Principal Equity Aggressive
CIMB Principal Equity Aggressive adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif sebagaimana termaktub dalam Akta Kontrak Investasi Kolektif No.7 tanggal 4 Mei 2005 yang telah diubah berdasarkan Addendum No.04, tanggal 4 Agustus 2008 yang dibuat dihadapan Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta, antara PT CIMB-Principal Asset Management sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
3. First State Indoequity Divided Yield Fund
FS Indoequity Dividend Yield Fund adalah Reksa Dana yang berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dituangkan dalam akta No. 19 tanggal 26 Juli 2005 dibuat di hadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH. Notaris di Jakarta
antara PT First State Investments Indonesia sebagai Manajer Investasi dan The HSBC Limited, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian. FS Indoequity Dividend Yield Fund memperoleh pernyataan Efektif dari BAPEPAM & LK sesuai dengan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK No. S-2203/PM/2005 tanggal 11 Agustus 2005. KIK FS Indoequity Dividend Yield Fund mengalami beberapa kali perubahan yang dituangkan dalam: Akta No. 8 tanggal 5 Juni 2007, Akta No. 20 tanggal 18 Desember 2008, Akta No. 9 tanggal 18 Mei 2009, ketiganya dibuat dihadapan Sri Hastuti, SH, Notaris di Jakarta, antara PT First State Investments Indonesia sebagai Manajer Investasi dan The HSBC Limited, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
4. First State Indoequity Value Select Fund
FS Indoequity Value Select Fund adalah Reksa Dana yang berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dituangkan dalam akta No.27 tanggal 15 Februari 2008 dibuat di hadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH. Notaris di Jakarta antara PT First State Investments Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutche Bank AG, sebagai Bank Kustodian.
FS Indoequity Value Select Fund memperoleh pernyataan Efektif dari BAPEPAM & LK sesuai dengan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK No. S-1222/BL/2008 tanggal 29 Februari 2006. KIK FS Indoequity Value Select Fund mengalami perubahan yang dituangkan dalam Akta No. 11 tanggal 18 Mei 2009, yang dibuat dihadapan Sri Hastuti, SH, Notaris di Jakarta, antara PT First State Investments Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutche Bank AG, Cabang
5. First State Indoequity Peka Fund
FS Indoequity Peka Fund adalah Reksa Dana yang berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dituangkan dalam No. 15 tanggal 25 Agustus 2006 dibuat di hadapan Ny. Sri Hastuti, SH Notaris di Jakarta antara PT First State Investments Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Citibank, sebagai Bank Kustodian. FS Indoequity Peka Fund memperoleh pernyataan Efektif dari BAPEPAM & LK sesuai dengan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK No. S-9588/BL/2006.
6. Manulife Dana Saham
Manulife Dana Saham adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) sebagaimana termaktub dalam Akta Nomor 6 tanggal 4 Juli 2003, Nomor 87 tanggal 30 September 2003, Nomor 55 tanggal 31 Mei 2004, Nomor 2 tanggal 5 Januari 2005, Nomor 06 tanggal 3 Juni 2005 kesemuanya dibuat di hadapan, Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta, dan Nomor 12 tanggal 12 Juni 2007 dibuat dihadapan Sri Hastuti, SH antara PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank, AG, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian. Reksa Dana Manulife Dana Saham telah memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM & LK melalui surat no. S-1687/PM/2003 tanggal 16 Juli 2003.
7. Manulife Saham Andalan
Manulife Saham Andalan adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) sebagaimana termaktub dalam Akta Nomor 4 tanggal 23 Juli
2006, Akta Nomor 2 tanggal 16 November 2007, Akta Nomor 14 tanggal 28 Maret 2008, dan Akta Nomor 7 tanggal 15 Desember 2008, kesemuanya dibuat dihadapan Sri Hastuti SH, Notaris di Jakarta, antara PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebagai Manajer Investasi dan The Hongkong & Shanghai Banking Corporation Ltd, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian. Reksa Dana Manulife Saham Andalan telah memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam &LK melalui surat No. S-3934/BL/2007 tanggal 6 Agustus 2006.
8. Phinisi Dana Saham
Phinisi Dana Saham adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya di bidang Reksa Dana. Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Reksa Dana Phinisi Dana Saham dibuat sebagaimana termaktub dalam Akta Nomor 35 tanggal 23 April 1998 dibuat di hadapan Ny. Poerbaningsih
Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta, juncto akta nomor 41 tanggal 20 Juli 1998 dibuat di hadapan Karlita Rubianti SH, notaris pengganti Ny Poerbaningsih Adi Warsito SH, notaris di Jakarta, antara PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah diubah dengan Addendum Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Phinisi, sebagaimana termaktub dalam Akta Nomor 17 tanggal 10 Juli 2000 dan Akta nomor 23 tanggal 17 Oktober 2000, dibuat dihadapan Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta, Akta
2001, dibuat dihadapan Ny Doktoranda Raden Roro Hariyanti Poerbiantari, Sarjana Hukum, Notaris pengganti dari Ny Poerbaningsih Adi Warsito, Notaris di Jakarta, Akta nomor 63 tanggal 23 April 2002 dan Akta nomor 118 tanggal 28 Juni 2002, Akta no. 1 tanggal 1 Oktober 2002 dan Akta nomor 31 tanggal 18 Desember 2003 dibuat dihadapan Ny Poerbaningsih Adi Warsito SH, Notaris di Jakarta, antara PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
9. Reksa Dana Millenium Equity
Millenium Equity adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif antara PT Millenium Danatama Indonesia sebagai Manajer Investasi dan PT Bank Niaga Tbk. sebagai Bank Kustodian. Kontrak Investasi Kolektif Millenium Equity dibuat di hadapan Emmy Yatmini, SH, notaris di Jakarta, antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana termaktub dalam Akta Notaris Nomor 20, tanggal 21 September 2007 dan Perubahan Atas Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Millenium Equity yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 7, tanggal 27 Februari 2008.
10. NISP Indeks Saham Progresif
Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal, yang termaktub dalam akta No.75 tanggal 29 November 2007, dibuat dihadapan Benny Kristianto, S.H., Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta antara PT NISP Sekuritas sebagai Manajer Investasi dengan Citibank, N.A. Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian (selanjutnya disebut “Kontrak”). Nisp Indeks Saham Progresif telah
memperoleh Pernyataan Efektif dari BAPEPAMLK melalui surat nomor S6319/BL/2006 tanggal 14 Desember 2006.
11. BNI Reksa Dana Berkembang
BNI Reksa Dana Berkembang adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang – Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, serta peraturan pelaksanaannya dibidang Reksa Dana. Kontrak Investasi Kolektif BNI Reksa Dana Berkembang dibuat berdasarkan Akta No. 60, tanggal 16 Maret 2004 yang dibuat dihadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH., Notaris di Jakarta, antara PT BNI Securities sebagai Manajer Investasi dan PT. Bank Niaga Tbk sebagai Bank Kustodian. Mendapat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal sesuai dengan surat keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (“BAPEPAM”) No. S-1003/PM/2004 tanggal 21 April 2004.
12. Reksa Dana Jisawi Saham
Jisawi Saham adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif sebagaimana termaktub dalam akta Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Jisawi Saham Nomor 112 tanggal 30 Mei 2007 (selanjutnya disebut "Kontrak Investasi Kolektif") yang dibuat dihadapan Notaris Yurisa Martanti, SH., Notaris di Jakarta. Antara PT Jisawi Finas sebagai Manajer Investasi dan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai Bank Kustodian.
13. Reksa Dana BNP Paribas Ekuitas
Reksa Dana BNP Paribas Ekuitas (dahulu bernama Citi Reksa Dana Ekuitas) adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya yang terkait dengan Reksa Dana sebagaimana termaktub dalam Kontrak Investasi Kolektif beserta addendum-addendumnya yaitu Akta Kontrak Investasi Kolektif No. 11 tanggal 7 Agustus 2000, Akta Addendum Kontrak Investasi Kolektif No. 45 tanggal 20 Desember 2000, keduanya dibuat dihadapan Djedjem Widjaja, SH., MH, Notaris di Jakarta, Akta Addendum Kontrak Investasi Kolektif No. 60 tanggal 27 Juni 2003, dibuat dihadapan Amrul Partomuan Pohan SH, LLM, Notaris di Jakarta, Akta Addendum I Kontrak Investasi Kolektif No. 90 tanggal 27 Januari 2004, dibuat dihadapan Maria Theresia Suprapti, SH, pengganti dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta, Akta Addendum II Kontrak Investasi Kolektif No. 91 tanggal 31 Maret 2004, Akta Addendum III Kontrak Investasi Kolektif No. 81 tanggal 30 Maret 2005 keduanya dibuat dihadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, dan Akta Addendum IV Kontrak Investasi Kolektif No. 05 tanggal 8 Juli 2005 dibuat dihadapan Ny. Indah Fatimah, SH, pengganti dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta, antara PT Citigroup Securities Indonesia dahulu sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank A.G, Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
Keseluruhan Akta tersebut di atas selanjutnya diubah dengan Akta Addendum V Kontrak Investasi Kolektif No. 12 tanggal 5 Juni 2006 dibuat
dihadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H. tersebut di atas antara PT. Citigroup Securities Indonesia dahulu sebagai Manajer Investasi, Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta dan PT. BNP Paribas Investment Partners (dahulu PT. Fortis Investments) sebagai Manajer Investasi Pengganti. Perubahan berikutnya termaktub dalam Akta Pengubahan VI Kontrak Investasi Kolektif No. 36 tertanggal 16 Agustus 2007 yang dibuat dihadapan Notaris Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, Akta Pengubahan VII dan Pernyataan Kembali Kontrak Investasi Kolektif No. 83 tertanggal 30 Oktober 2008 yang dibuat dihadapan Notaris Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, Akta Pengubahan VIII Kontrak Investasi Kolektif No. 51 tertanggal 22 Juni 2010 yang dibuat dihadapan Notaris Winanto Wiryomartani, S.H., M.Hum, Notaris di Jakarta dan terakhir diubah dengan Akta Pengubahan IX Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana BNP Paribas Ekuitas No. 05 tanggal 28 September 2010 yang dibuat dihadapan Notaris Andalia Farida, SH., M.Hum., Notaris di Jakarta antara PT. BNP Paribas Investment Partners sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
Reksa Dana BNP Paribas Ekuitas memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM sesuai dengan Surat Keputusan BAPEPAM No. S-53/PM/2001 tanggal 16 Januari 2001.
14. First Indoequity Sectoral Fund
FS Indoequity Sectoral Fund adalah Reksa Dana yang berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dituangkan dalam akta No. 27 tanggal 9 Desember 2004
PT First State Investments Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian. FS Indoequity Sectoral Fund memperoleh pernyataan Efektif dari BAPEPAM & LK sesuai dengan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK No. S-3843/PM/2004 tanggal 24 Desember 2004. KIK FS Indoequity Sectoral Fund mengalami beberapa kali perubahan yang dituangkan dalam: Akta No. 12 tanggal 7 April 2005, dibuat dihadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH. Notaris di Jakarta; dan Akta No. 6 tanggal 5 Juni 2007, Akta No. 14 tanggal 24 Oktober 2007, Akta No. 19 tanggal 18 Desember 2008, Akta No. 8 tanggal 18 Mei 2009, keempatnya dibuat dihadapan Sri Hastuti, SH, Notaris di Jakarta, antara PT First State Investments Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
15. Reksa Dana AXA Citradinamis
AXA Citradinamis adalah Reksa Dana yang berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dituangkan dalam akta Nomor 194 tanggal 25 Juni 1997,dibuat di hadapan Sutjipto SH., Notaris di Jakarta, dan akta perubahannya dengan Nomor 116 tertanggal 24 Juni 1998, dibuat dihadapan Sutjipto SH., Notaris di Jakarta, dan akta perubahannya dengan Nomor 6 tanggal 01 Mei 2001, dibuat dihadapan HM Afdal Gazali SH., Notaris di Jakarta; dan akta perubahannya dengan Nomor 17 tanggal 26 Oktober 2004, akta perubahaan dengan Nomor 18 tanggal 26 Oktober 2004, akta perubahan dengan Nomor 7 tanggal 17 Juli 2006; ketiganya dibuat dihadapan Siti Safarijah, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta; akta perubahan Nomor 24 tanggal 11 Desember 2008, dan akta perubahan Nomor 6 tanggal 15 Pebruari 2010, dibuat di hadapan Sri Hastuti, SH, Notaris di Jakarta antara PT. AXA Asset Management Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian. AXA Citradinamis memperoleh pernyataan Efektif dari BAPEPAM & LK sesuai dengan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK No.S-1722/PM/1997 tanggal 29 Juli 1997.
16. Reksa Dana BNP Paribas Solaris
Reksa Dana BNP Paribas Solaris adalah Reksa Dana Terbuka berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal beserta
peraturan pelaksanaannya sebagaimana termaktub dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Fortis Solaris No. 34 tanggal 6 Maret 2006 beserta perubahannya Addendum I Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Fortis Solaris No.150 tanggal 22 April 2006, keduanya dibuat dihadapan Notaris Sutjipto SH, notaris di Jakarta, Akta Addendum II Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Fortis Solaris No. 53 tertanggal 22 Juni 2010 yang dibuat dihadapan Notaris Winanto Wiryomartani, S.H., M. Hum, Notaris di Jakarta, dan Akta Addendum III Kontrak Investasi kolektif reksa dana fortis solaris No. 29 tanggal 28 September 2010 yang dibuat dihadapan Notaris Winanto Wiryomartani, S.H., M. Hum, Notarisdi Jakarta, antara PT. BNP Paribas Investment Partners (dahulu PT. Fortis Investments) sebagai Manajer Investasi dan Citibank N.A., Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
17. Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
Reksa Dana Schroder Dana Prestasi adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya di bidang Reksa Dana sebagaimana termaktub dalam Akta Kontrak Investasi Kolektif No 122 tanggal 21 Mei 1997 dibuat di hadapan Poerbaningsih Adi Warsito, SH Notaris di Jakarta, yang telah diubah masing-masing dengan Akta No. 2 tanggal 4 Desember 2000 yang dibuat dihadapan Doktoranda Raden Roro Hariyanti Poerbiantari, SH, CN, pengganti
dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris dan yang terakhir berdasarkan Akta No.44 tanggal 16 April 2003, yang dibuat di hadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito SH., Notaris di Jakarta, antara PT Schroder Investment Management Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian. Schroder Dana Prestasi memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-1068/PM/1997
18. Reksa Dana Bahana Dana Prima
Reksa Dana Bahana Dana Prima adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dibuat berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya di bidang Reksa Dana, sebagaimana termaktub dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Bahana Dana Abadi dan Reksa Dana Bahana Dana Prima Nomor 102 tanggal 25 Juli 1996, Addendum Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Bahana Dana Abadi dan Reksa Dana Bahana Dana Prima Nomor 95 tanggal 23 November 2001, Akta Pembubaran dan Likuidasi Reksa Dana Bahana Dana Abadi Nomor 76 tanggal 25 Juni 2003, Addendum I Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Bahana Dana Abadi dan Reksa Dana Bahana Dana Prima Nomor 77 tanggal 25 Juni 2003, Addendum II Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Bahana Dana Abadi dan Reksa Dana Bahana Dana Prima Nomor 2 tanggal 01 Juli 2004, Addendum III Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Bahana Dana Prima Nomor 66 tanggal 27 Maret 2008 yang keenamnya dibuat di hadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta dan Addendum IV Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana
Bahana Dana Prima Nomor 237 tanggal 31 Juli 2009 yang dibuat di hadapan Arry Supratno, SH, Notaris di Jakarta, antara PT Bahana TCW Investment Management sebagai Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
19. Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund
Schroder 90 Plus Equity Fund adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya di bidang Reksa Dana sebagaimana termaktub dalam Akta Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund No. 5 tanggal 11 Maret 2005 yang dibuat di hadapan Ny. Sri Hastuti, SH, Notaris di Jakarta, antara PT Schroder Investment Management Indonesia sebagai Manajer Investasi dan Citibank, N.A. sebagai Bank Kustodian. Schroder 90 Plus Equity Fund memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM & LK sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-2880/BL/ 2005 tanggal 1 April 2005.
20. Batavia Dana Saham Agro
PT. Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) didirikan pada bulan Januari 1996 dan telah mendapatkan izin manajer investasi dari Bapepam LK dengan no. KEP- 03/PM/MI/1996 pada bulan Juni 1996. BPAM merupakan salah satu pionir manajemen investasi di Indonesia dengan pegalaman lebih dari 12 tahun dan masuk dalam peringkat 10 besar manajer invetasi di Indonesia berdasarkan dana kelolaan.
21. Reksa Dana BNP Paribas Infrastruktur Plus
Reksa Dana BNP Paribas Infrastruktur Plus adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya di bidang Reksa Dana sebagaimana termaktub dalam akta Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana Fortis Infrastruktur Plus beserta addendumnya, yaitu Akta no. 30 tanggal 20 Februari 2006. Akta Pengubahan I no. 38 tanggal 21 Mei 2006. Akta Pengubahan II no. 13 tanggal 6 Agustus 2006 Akta Pengubahan III no. 124 tanggal 29 November 2006, keempatnya dibuat dihadapan notaris Imas Fatimah, SH., notaris di Jakarta. Akta Pengubahan IV dan Pernyataan Kembali No.10 tanggal 3 April 2007 yang dibuat dihadapan notaris Sutjipto, SH., notaris di Jakarta, dan Akta Pengubahan IV No.28 tanggal 28 September 2010 dibuat dihadapan Wiannto Wiryomartani, SH.,