Pada dasarnya sejak diciptakan Allah SWT manusia sudah dikaruniai ilmu energi ilahiah atau tenaga dalam luhur.Dari pengkajian tentang ilmu ini sebenarnya banyak yang pro dan kontra,dengan banyaknya aliran perguruan beladiri,tenaga dalam,reiki, energi prana,bio energi dan lain sebagainya yang diolah dan dikembangkan menjadi bermacam-macam nama dan sebutan.Sains ilmu energi ini hanya akan dikaji berdasarkan energi yang murni saja.
Penelitian modern ternyata menemukan dua bagian terpenting dalam diri manusia yang berpotensi secara alamiah menghasilkan medan energi.Dua bagian itu adalah didalam kepala dan bagian tulang ekor yaitu ujungnya(sulbi).
a.Bagian dalam kepala
Dalam penelitian modern menemukan kelenjar pineal diotak dan ujung dari pada saraf tunjangnya ternyata berbentuk prisma.Prisma ini menghasilkan muatan-muatan energi bersifat negatif yang disebut netron.Muatan energi yang
dipancarkan dari prisma diujung syaraf kelenjar pineal ini membuat seperti lingkaran kecil yang memancar dari kepala hingga daerah pusar.
b.Bagian tulang ekor(sulbi)
Dibagian tulang sulbi ini pada ujung tulang ekor ditemukan berbentuk Kristal kecil yang hampir mirip dengan berlian.Kristal tulang sulbi ini menghasilkan muatan-muatan energi bersifat positif atau dikenal sebagai proton.Muatan energi yang dipancarkan Kristal sulbi pun membentuk semacam lingkaran dalam bentuk yang besar,yaitu dari sulbi hingga keatas kepala atau ubun-ubun.
Dalam pembelajaran energi ilahiah atau tenaga dalam luhur yang bersifat murni banyak dilatih dengan pernafasan perut,hal ini untuk membuat lingkaran energi netron yang melewati sekitar perut agar meluas sehingga menyentuh lingkaran besar proton.Dengan bertemunya dua muatan positif dan negatif maka akan menghasilkan kontak energi yang hampir mirip dengan cara kerja listrik PLN.Kontak energi yang dihasilkan ini orang biasa menyebutnya sebagai aura yang berbentuk menyerupai cahaya.Karena pemahaman setiap orang berbeda ada yang tahu pengolahannya dan ada yang masa bodoh saja maka aura seseorang ini timbul dalam berbagai macam warna tebal dan tipis.
Dalam kebathinan islam yang dikaji dari thoriqoh 40 yang bernasab ke Sayyidina Ali Bin Abi Tholib kw,rata-rata membangkitkan kekuatan ini dari bawah keatas yaitu jalur proton dinaikkan untuk bersentuhan dengan jalur netron.Sedangkan satu aliran thoriqoh yang bernasab ke Sayyidina Abu Bakar ra(Naqshabandiyyah) justru kebalikannya yaitu dari atas kebawah atau menurunkan jalur netron untuk bersentuhan dengan jalur proton.
Dari dua cara berbeda dalam kebathinan islam ini memiliki keistimewaan sendiri-sendiri.Jalur dari bawah keatas ternyata lebih sering menimbulkan efek kegaiban yang cenderung bersinggungan rawan dengan makhluk halus,maka murid-murid aliran ini yang dijalurkan dari bawah keatas banyak mengenal asmak,hizib,rajah,wifiq,haikal dan lain sebagainya yang rata-rata percaya dengan adanya khodam ilmu.Sedangkan jalur atas kebawah relatif lebih aman dengan bersinggungan fenomena dari makhluk halus.
Dalam ilmu Peluruh Karang memakai kedua cara tersebut,hanya sedikit mengalami modifikasi untuk meredam beberapa efek yang ditimbulkan dari jalur bawah keatas hanya untuk membuang si Kundalini(ular api)tanpa asmak,hizib,rajah,wifiq,haikal dan melepas dari ketergantungan khodam,dari jalur atas kebawah untuk memperkuat sehingga menjadi komplit tentang pembelajaran energi ilahiah.
Mudah-mudahan penggabungan dua cara ini mampu memenuhi khasanah pengembangan energi ilahiah keislaman ditengah ramainya praktisi energi reiki dan yoga yang gencar mempromosikan simbol-simbol energi keagamaan non muslim mereka.
“Dia(Allah) mengeluarkan kamu dari kegelapan menuju cahaya…”(QS.Al-Hadid:9)
Apa bukti nyata bahwa energi ilahiah secara islami sudah ada dalam diri manusia? Kenalilah tanda-tanda kebesaran-Nya pada badanmu.Hal pertama yang kamu lihat adalah pada telapak tanganmu.Karena disana tersimpan rahasia kekuatan Ilahiah pada diri manusia.
“Apabila Allah ingin memperagakan diri-Nya,Dia memandang pada ciptaan-Nya.Perhatian pertama-Nya kepada manusia karena mereka menyerupai-Nya.Mereka yang paling menyerupai-Nya diantara manusia itu adalah para wali.Maka nabi SAW bersabda tentangnya:”mereka mengingatkanmu akan Ilahi”.
“Kami juga menyayangkan kamu karena manusia tidak mau membuka diri mereka untuk menarik kekuatan malaikati yang dengannya mereka mencapai tahap ilmu surgawi yang adalah ilmu warisan mereka.Itulah yang membuat Kami muncul dalam bentuk kamu,manusia dalam berbagai bentuk dan derajat cahaya,dalam tempat berbeda dan masa yang berbeda pula dari kehidupan manusia.Untuk mengingatkan kamu bahwa kamu telah dimuliakan dengan sebuah kekuatan malaikati dan sebuah kemiripan Ilahiah.Pertahankanlah
kemiripan itu!Gunakan kekuatan malaikati itu yang akan mengangkatmu kepada tingkat gemerlap ‘cahaya diatas cahaya’.”
“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”(QS.Al-Mulk:1)
Setiap orang pasti mempunyai garis sebagaimana yang ada pada gambar. Perhatikan tapak tangan anda, dengan ibu jari di sebelah atas, maka akan terlihat garis berbentuk I/\ & /\I (dalam angka arab, yang berarti: 18 & 81). Apa bila dijumlah 18 + 81 = 99. Kita tahu bahwa 99 adalah Asma ul Husna (Nama-nama Allah).
Pada tangan kanan akan didapati angka I/\ (18) sebenarnya ini adalah bentuk peringatan atas 1 jembatan (shirotol mustaqim)yang menuju ke 8 buah surga yang telah dipersiapkan Allah SWT kepada hambanya yang bertaqwa.
“Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar”.(QS.Al-Fath:10)
Juga angka 1 dan delapan ditangan kanan bermakna 1 arsy dijunjung 8 malaikat yang pertemuannya akan kita lihat diakhirat.
“Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka”.(QS.Al-Haqqoh:17)
Pada tangan kiri terdapat angka /\I(81) ini pun juga sebagai peringatan 8 buah neraka menanti dibawah satu jembatan penyeberangan(sirothol mustaqim) bagi manusia yang ingkar yang mendustakan tentang hari berbangkit sebagaimana orang kafir tidak mempercayainya.
“Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan kembali jasad-jasad mereka yang sudah hancur itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui”.(QS.Yasin:81)
Masih banyak lagi kalau mau diuraikan namun saya ambil pokok bahasan yang penting saja.
Selain pada garis telapak tangan jumlah lima jari tangan menunjukkan lima macam bentuk hubungan.Jempol hubungan dengan diri sendiri(hablum minafsi),telunjuk hubungan sesama manusia(hablum minannas),jari tengah hubungan dengan Allah(hablum minallah),jari manis hubungan dengan makhluk
gaib malaikat dan jin(hablum minal gaib),jari kelingking hubungan dengan alam(hablum minal alam).Dimana jempol adalah sebagai pengunci utama.Tanpa jempol tidak bisa memegang sesuatu.Sekaligus sebagai perlambang sholat 5 waktu dan rukun islam yang lima.Dalam berhubungan dengan Allah hendaknya tidak diberitahukan kesesama manusia atau makhluk makanya dalam sholat menelunjuk seperti dibawah ini.Jari tengah ditekuk dan dihimpit dengan jempol yang bermakna hanya diri sendiri dan Allah yang mengetahui.
Maka nama Allah yang 99 jumlahnya(asmaul husna)sudah berada dalam tangan kita.Itulah energi kekuasaan Allah yang dititipkan buat manusia secara sempurna dalam tangan kita.
“sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri..”(QS.Al-Anfal:53)
Kerangka tubuh manusia terdiri dari susunan berbagai macam tulang yang satu sama lainnya saling berhubungan, terdiri dari:
Tulang kepala: 8 buah
Tulang kerangka dada: 25 buah
Tulang wajah: 14 buah
Tulang belakang dan pinggul: 26 buah
Tulang telinga dalam: 6 buah
Tulang lengan: 64 buah
Tulang lidah: 1 buah
Kalau dijumlahkan keseluruhan menjadi 206 buah.Hal ini sangat istimewa dalam Al-Qur’an diperjelas angka 206 ini dalam ayat antara manusia yang buruk dengan manusia yang baik, firman-Nya:
Dan apabila dikatakan kepadanya:"Bertakwalah kepada Allah", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahanam. Dan sungguh neraka Jahanam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.(QS.Al-Baqoroh:206)
Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka(QS.As-Syura:206)
Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nya lah mereka bersujud.(QS.Al-A’raf:206)
Kalau pun para praktisi non muslim mendapatkan juga energi-Nya,hanya karena sifat-Nya yang Maha belas kasih dan Maha Pemurah di alam dunia belaka.