• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

D. Manfaat Penelitian

2. Hakikat Media Pembelajaran

Menurut Arsyad, 2013; Sadiman, dkk., 1990, mengatakan bahwa media (bentuk jamak dari kata medium), merupakan kata yang berasal dari bahasa latin medius, yang secara harfiah berarti „tengah‟, „perantara‟ atau „pengantar‟.

Oleh karena itu, media dapat diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan Daripengirimke penerima pesan.Media dapat berupa sesuatubahan (software) dan/atau alat (hardware).

Menurut Gerlach & Ely (dalam Arsyad, 2013), mengatakan bahwa media jika dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi, yang menyebabkan siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.Jadi menurut pengertian ini, guru, teman sebaya, buku teks, lingkungan sekolah dan luar sekolah, bagi seorang siswa merupakan media.

Dari dua pendapat ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa media adalah alat, sarana, perantara, dan penghubung untuk menyebar, membawa atau menyampaikan sesuatu pesan (message) dan gagasan kepada penerima. Sedangkan media pendidikan adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perbuatan, minat serta.perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar terjadi pada diri siswa. b. Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran adalah alat, sarana, perantara, dan penghubung untuk menyebar, membawa atau menyampaikan sesuatu pesan (message) dan gagasan, sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perbuatan, minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar terjadi pada diri siswa. Dalam media pembelajaran terdapat dua unsur yang terkandung , yaitu (a) pesan atau bahan pengajaran yang akan disampaikan atau perangkat lunak, dan (b) alat penampil atau perangkat keras.

Sementara dalam dunia pendidikan kata „media‟ disebut dengan media pembelajaran.Arsyad (2013: 10) menyampaikan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaiakan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa dalam belajar. Lebih lanjut Gagne dan Briggs (1975) dalam Arsyad (2013: 4) secara eksplisit mengatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran.Dari kedua pengertian tersebut media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan materi pembeljaraan.Alat ini

dapat berupa alat-alat grafis, visual, elektronis dan audio yang digunakan untuk mempermudah informasi yang disampaikan kepada siswa.

Adapun pengertian media pembelajaran menurut beberapa para ahli yaitu :Media pembelajaran adalah suatu alat bantu yang digunakan oleh guru agar kegiatan belajar berlangsung secara efektif. Sadiman (2006: 7) Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. Menurut Briggs (dalam Sadiman 2006: 6) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Menurut Trianto (2010: 199) Media sebagai komponen strategi pembelajaran merupakan wadah dari pesan yang oleh sumber atau penyalurnya ingin diteruskan kepada sasaran atau penerima pesan tersebut, dan materi yang ingin disampaikan adalah pesan pembelajaran, dan bahwa tujuan yang ingin dicapai adalah terjadinya proses belajar.

Jadi, beberapa definisi di atas, media pembelajaran dapat dipahami, sebagai sesuatu alat yang dapat digunakan sebagai sesuatu alat yang dapat digunakan sebagai perantara penyampaian pesan atau informasi kepada siswa yang bertujuan untuk menciptakan pembelajaran yang efesien dan kondusif serta pencapaian pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya.

c. Ciri-ciri Media Pembelajaran

Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan

kemampuan atau keterampilan pendidik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Media pembelajaran mempunyai beberapa ciri untuk dapat dikenali. Ciri-ciri umum media pembelajaran adalah:

a) Media pembelajaran identik dengan alat peraga langsung dan tidak langsung. b) Media pembelajaran digunakan dlm proses komunikasi.

c) Media pembelajaran merupakan alat yg efektif.

d) Media pembelajaran sangat berperan bagi kepentingan pendidikan. e) Media pembelajaran erat kaitannya dgn metode mengajar

Untuk mengenali beberapa ciri media pembelajaran berikut akan tersajikan beberapa ciri menurut Gerlach& Ely (2011) yang mengemukakan tiga ciri-ciri media yang merupakan alasan mengapa media digunakan. Yaitu :

1) Ciri fiksatif (fixative property), Ciri ini menggambarkan kemampuan merekam, menyimpulkan, melestarikan, dan mengkonstruksi suatu peristiwa atau obyek. Cara ini amat penting bagi guru karena kejadian-kejadian atau objek yang telah direkam atau disimpan dengan format media yang ada dapat digunakan setiap saat. Media yang dikembangkan seperti photography, video tape, audio tape, disket komputer, dan film. Maka media ini memungkinkan suatu rekaman kejadian yang terjadi pada satu waktu tertentu ditransportasikan tanpa mengenal waktu.

2) Ciri manipulatif (manipulatif property). Suatu kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada peserta didik dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar atau time-lapse recording. Kemampuan media dari ciri manipulatif memerlukan perhatian sungguh-sungguh karena apabila

terjadi kesalahan dalam pengaturan kembali urutan kejadian atau potongan bagian-bagian yang salah, maka akan terjadi pula kesalahan penafsiran yang tertentu saja akan membingungkan dan bahkan menyesatkan sehingga dapat mengubah sikap mereka kearah yang tidak diinginkan.

3) Ciri disributif (distributive property). Ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditrasnspormasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada peserta didik dengan stimulas pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian ini. Sekali informasi direkam dalam format media apa saja, ia dapat direproduksi seberapa kali pun dan siap digunakan secara bersamaan di berbagai tempat atau digunakan secara berulang-ulang di suatu tempat. Konsistensi informasi yang telah direkam akan terjamin sama atau hampir sama dengan aslinya.

d. Fungsi Media Pembelajaran

Istilah media mula-mula dikenal dengan alat peraga, kemudian dikenal dengan istilah audio visual aids (alat bantu pandang/dengar). Selanjutnya disebut instructional materials (materi pembelajaran), dan kini istilah yang lazim digunakan dalam dunia pendidikan nasional adalah instructional media (media pendidikan atau media pembelajaran).Dalam perkembangannya, sekarang muncul istilah e-Learning.Huruf “e” merupakan singkatan dari “elektronik”.Artinya media pembelajaran berupa alat elektronik, meliputi CD Multimedia Interaktif sebagai bahan ajar offline dan Web sebagai bahan ajar online.

Levie & Lents (1982) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu:

1) Fungsi Atensi

Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.Seringkali pada awal pelajaran siswa tidak tertarik dengan materi pelajaran atau mata pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran yang tidak disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak memperhatikan. Media gambar khususnya gambar yang diproyeksikan melalui overhead projector dapat menenangkan dan mengarahkan perhatian mereka kepada pelajaran yang akan mereka terima. Dengan demikian, kemungkinan untuk memperoleh dan mengingat isi pelajaran semakin besar.

2) Fungsi Afektif

Media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar.Gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang menyangkut masalah social atau ras.

3) Fungsi Kognitif

Fungsi kognitif media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaiaan

tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.

4) Fungsi Kompensatoris

Fungsi kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.

Untuk memenuhi fungsi motivasi, media pembelajaran dapat direalisasikan dengan teknik drama atau hiburan.Hasil yang diharapkan adalah melahirkan minat dan merangsang para siswa atau pendengar untuk bertindak (turut memikul tanggung jawab, melayani secara sukarela, atau memberikan subangan material). Pencapaian tujuan ini akan memperngaruhi sikap, nilai, dan emosi.

e. Klasifikasi media pembelajaran

Media pembelajaran bahasa secara umum dapat digolongkan dalam dua kelompok besar, yaitu berupa media elektronik dan media nonelektronik. Menurut Suyanto, media pembelajaran bahasa dibagi dalam tiga kategori besar. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Dilihat dari segi jenisnya, media pembelajaran ada tiga macam. Diantaranya adalah sebagai berikut:

a) Media Audio (Auditif)

Media audio adalah media yang bentuk sarana penyampai, pembawa, dan pengantar pesannya ditangkap melalui indra pendengar. Diantara media audio ini adalah televisi, radio, MP3, tape recorder, piringan hitam, dan lain-lain.

b) Media Visual

Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Artinya, media ini terfokus hanya pada pancaindra penglihatan.Jenis media visual ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip film berangkai), slide (dilm bingkai), foto, gambar atau lukisan, dan cetakan.Ada pula jenis media yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak, seperti hanya film bisu dan film kartun.

c) Media Audiovisual

Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan gambar. Artinya, media ini didapatkan dari hasil penggabungan antara audio dan visual.Media jenis audiovisual dibagi kedalam dua bagian, diantaranya adalah sebagai berikut.

(1) Audiovisual Diam : film bingkai suara (sound slide), film rangkai suara, dan cetak suara.

(2) Audiovisual Gerak : film suara dan video-cassette.

f. Macam-macam Media Pembelajaran

Menurut Dr. Wina Sanjaya, M.Pd. media pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi beberapa klasifikasi tergantung dari sudut mana melihatnya.

1) Dilihat dari sifatnya, media dapat dibagi ke dalam:

(a)Media Auditif, yaitu media yang hanya dapat didengar saja atau media yang hanya memiliki unsur suara, seperti radio dan rekaman suara.

(b) Media Visual, yaitu media yang hanya dapat dilihat saja, tidak mengandung unsur suara. Yang termasuk ke dalam media ini adalah film slide, foto, tranparansi, lukisan, gambar, dan berbagai bentuk bahan yang dicetak seperti media grafis dan lain sebagainya.

(c) Media Audiovisual, yaitu jenis media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang bisa dilihat,misalnya rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara, dan lain sebagainya. Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan lebih menarik, sebab mengandung kedua unsur jenis media yang pertama dan kedua.

2) Dilihat dari kemampuan jangkauannya, media dapat pula dibagi kedalam:

(a) Media yang memiliki daya liput yang luas dan serentak sepertiradio dan televise. Melalui media ini siswa dapat mempelajari hal-halatau kejadian-kejadian yang aktual secara serentak tanpa harus menggunakan ruangan khusus.

(b) Media yang mempunyai daya liput yang terbatas oleh ruangdan waktu seperti film slide, film, video, dan lain sebagainya.

3) Dilihat dari cara atau teknik pemakaiannya, media dapat dibagi kedalam:

(a) Media yang diproyeksikan seperti film, slide, film strip, transparansi, dan lain sebagainya. Jenis media yang demikian memerlukan alat proyeksi khusus seperti film projector untuk memproyeksikan film, slide projector untuk memproyeksikan film slide, operhead projector (OHP) untuk memproyeksikan tranparansi. Tanpa dukungan alat proyeksi semacam ini, maka media semacam ini, maka media semacam ini tidak akan berfungsi apa-apa.

(b) Media yang tidak diproyeksikan seperti gambar, foto, lukisan,radio, dan lain sebagainya.

g. Macam-macam Media Audio Visual dan Pemanfaatannya Media ini dibagi dalam:

1) Audio visual murni yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar berasal dari satu sumber seperti video kaset.

2)Audio visual tidak murni yaitu unsur suara dan unsur gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Misalnya filmbingkai suara yangunsur gambarnya berasal dari slides proyektor dan unsur suaranyaberasal dari tape recorder.

(a) Media dengan daya liput luas dan serentak.Penggunaan media initidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat menjangkau jumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama. Seperti radio dan televise sertainternet. (b) Media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempatmedia ini dalam

penggunaannya membutuhkan ruang dan tempatyang khusus seperti film sound slides filmrangkai, yang harusmenggunakantempat tertutupdangelap. (c) Mediauntukpembelajaraninvidual. Media ini penggunaannya hanya untuk

seorang diri termasuk media ini adal a h modul berprogram dan pengajaran melalui komputer

Adapun beberapa alat-alat atau media yang termasuk dalam mediaaudio visual dan kelebihan serta kelemahannya, yaitu:

1. Audiotape

Kelebihan-kelebihan Audiotape

a)Baik untuk siswa yang sedang belajar mendengar. b)Pengisi waktu saat menunggu

c)Mendengarsambil melakukan mobilitas (kegiatan lain)

d)Merupakan alternatif bagi yang tidak senang membaca atau yangmempunyai kesulitan membaca

e)Pendengar dapat mereviewnya sambil menunggu atau melakukanatau melakukan kegiatan lain.

Kelemahan Audiotape

dengan komponen lain yaitu adanya tape dan aliranlistrik

b) Tidak memungkinkan melakukan penjelajahan terhadap isi buku terlebih dahulu

c) Bila ingin mencermati kembali isi buku, harus mereviewnyakembali sampai menemukan yang dimaksudkan, baru kemudianmemutarnya kembali

d) Hal-hal penting tidak bisa digarisbawahi atau diberi tanda khusus. e) Tidak ada grafik, diagram, atau gambar sebagai bahan klarifikasi. Optimalisasi Audiotape

a)Matikan tape dan ulangi hal-hal yang perlu dihafalkan b)Buatlah catatan selama atau setelah selesai mendengarkan c)Dengarkan hal-hal penting atau hal-hal yang sulit beberapa kali.

d)Kalau ada buku manualnya, lihat dan cermatilah terlebih dahulusebelummendengarkan kaset.

2.Video dan Videotape Kelebihan Videotape

a) Baik untuk semua yang sedang belajar mendengar dan melihat b) Bisa menampilkan gambar, grafik atau diagram

c) Bisa dipergunakan di rumah, di luar kelas maupun dalamperjalanan dalam kendaraan

d) Bisa diperlambat dan diulang

e) Dapat dipergunakan tidak hanya untuk satu orang f) Dapat dipergunakan untuk memberikan umpan balik

Kelemahan Videotape

a) Sering dianggap sebagai hiburan TV

b) Kegiatan melihat videotape adalah kegiatan pasif

c) Menggunakan video berarti memerlukan dua unit alat, yaitu videotape dan monitor TV

d) Dibandingkan dengan kaset recorder, harganya relatif lebih mahal

e) Pemirsa tidak bisa melihat secara cepat bagian-bagian yang sudahtayangan yang sudah terlewatkan.

Optimalisasi Videotape

a) Kualitas videotape sangat variatif, pilihlah yang menghasilkangambar dan suara yang jelas

b) Jangan mempergunakan waktu dengan melihat video yang tidaksesuai dengan yang diinginkan

c) Anggaplah melihat video seperti dalam prosespembelajaran dikelas dengan membuat catatan, menjawab pertanyaan-pertanyaan.

d) Terlibat secara aktif

e) Lengkapilah dengan buku petunjuk dan buku-buku latihan f) Cermatilah semua buku yang menyertai videotape

g) Janganlah menjadi penonton yang pasif

h) Beristirahatlah ketika anda mulai kehilangan konsentrasi

i) Jangan ragu-ragu bertanya kepada guru atau instruktur, apabila ada sesuatu yang kurang jelas.

3. Hakikat Keterampilan Berbahasa

Dokumen terkait