3.4 Harapan untuk RSUD Waluyo Jati Kraksaan
3.4.2 Harapan Terhadap Kondisi Kerja di Unit Kerja Saat Ini
Pada survei ini ditanyakan informasi mengenai harapan karyawan terhadap kondisi kerja di unit kerja saat ini di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tabel berikut menunjukkan persentase harapan karyawan terhadap kondisi kerja di unit kerja saat ini di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.23 Harapan Karyawan Terhadap Kondisi Kerja di Unit Kerja Saat Ini di RSUD Waluyo Jati Kraksaan
No Harapan Terhadap Kondisi Kerja Jumlah Responden
n %
1
Peningkatan kualitas pelayanan agar menjadi lebih
baik 64 52,46
2 Sarana dan prasarana dilengkapi lagi 18 14,75
3 Keamanan dan ketertiban ditingkatkan 13 10,66
4 Peningkatan mutu SDM 10 8,20
5 Kebersihan dan keindahan lingkungan diperhatikan 8 6,56
6 Proses pembangunan dipercepat 6 4,92
7 Penambahan SDM 3 2,46
Total 122 100,00
Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa harapan yang paling banyak disebutkan karyawan terhadap kondisi kerja di unit kerja saat ini adalah peningatan kualitas pelayanan agar menjadi lebih baik (52,46%), sarana dan prasarana dilengkapi lagi (14,75%) dan keamanan dan ketertiban yang lebih ditingkatkan (10,66%).
26 3.4.3 Harapan Terhadap Posisi Pekerjaan Saat Ini
Pada survei ini ditanyakan informasi mengenai harapan karyawan terhadap posisi pekerjaan saat ini di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tabel berikut menunjukkan persentase harapan karyawan terhadap posisi pekerjaan saat ini di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.24 Harapan Karyawan Terhadap Posisi Pekerjaan Saat Ini di RSUD Waluyo Jati Kraksaan
No Harapan Terhadap Posisi Pekerjaan
Jumlah Responden
n %
1 Sudah puas dan nyaman dengan posisi kerja sekarang 34 33,01 2 Menjadi karyawan yang lebih baik lagi kedepannya 29 28,16 3
Diadakan pelatihan dan peningkatan profesi untuk
meningkatkan pelayanan 13 12,62
4 Penambahan SDM 8 7,77
5 Kerjasama yang kompak antar pegawai 6 5,83
6 Difungsikan sesuai keahlian 5 4,85
7 Sarana dan prasarana dilengkapi 4 3,88
8 Kenaikan pangkat sesuai dengan masa bakti 2 1,94 9 Adanya pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS 2 1,94
Total 103 100,00
Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa harapan yang paling banyak disebutkan karyawan terhadap posisi pekerjaan saat ini adalah sudah puas dan nyaman dengan posisi kerja saat ini (33,01%), menjadi karyawan yang lebih baik lagi (28,16%) dan diadakan peningkatan pelatihan sesuai profesi untuk meningkatkan pelayanan (12,62%).
3.4.4 Harapan Terhadap Pendapatan yang Diterima
Pada survei ini ditanyakan informasi mengenai harapan karyawan terhadap pendapatan yang diterima saat bekerja di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tabel
27 berikut menunjukkan persentase harapan karyawan terhadap pendapatan yang diterima saat bekerja di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.25 Harapan Karyawan Terhadap Pendapatan yang Diterima dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan
No Harapan Terhadap Pendapatan yang Diterima
Jumlah Responden
n %
1 Gaji sudah sesuai dengan profesi dan beban kerja 42 41,18
2 Gaji dinaikkan lagi 31 30,39
3 Gaji disesuaikan dengan profesi dan beban kerja 21 20,59
4 Adanya tunjangan kinerja 4 3,92
5 Penerimaan gaji lebih tepat waktu 4 3,92
Total 102 100,00
Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa harapan yang paling banyak disebutkan karyawan terhadap pendapatan yang diterima adalah gaji sudah sesuai dengan profesi dan beban kerja (41,18%), gaji dinaikkan lagi (30,39%) dan gaji disesuaikan dengan profesi dan beban kerja (20,59%).
3.4.5 Harapan Terhadap Peluang Mendapatkan Promosi
Pada survei ini ditanyakan informasi mengenai harapan karyawan terhadap peluang mendapatkan promosi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Hal ini berkenaan dengan jenjang karir dan kesempatan keryawan dalam mengembangkan diri. Tabel berikut menunjukkan persentase harapan karyawan terhadap peluang mendapatkan promosi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.26 Harapan Karyawan Terhadap Peluang Mendapatkan Promosi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan
No Harapan Terhadap Peluang Promosi Jumlah Responden
n %
1 Menginginkan promosi jabatan 57 57
2 Sudah puas dengan jabatan yang ada 20 20
28 No Harapan Terhadap Peluang Promosi Jumlah Responden
n %
3 Tidak menginginkan promosi jabatan 19 19
4 Pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS 3 3
5 Beasiswa melanjutkan pendidikan 1 1
Total 100 100
Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan menginginkan promosi jabatan (57%), sudah puas dengan jabatan yang ada sekarang (20%) dan tidak menginginkan promosi jabatan (19%).
3.4.6 Harapan Terhadap Kualitas Supervisi
Pada survei ini ditanyakan informasi mengenai harapan kualitas supervisi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tabel berikut menunjukkan persentase harapan karyawan terhadap kualitas supervisi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.27 Harapan Karyawan Terhadap Kualitas Supervisi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan
No Harapan Terhadap Kualitas Supervisi
Jumlah Responden
n %
1 Supervisi lebih ditingkatkan 42 42
2 Supervisi lebih sering dan terjadwal 18 18
3
Mengoptimalkan komunikasi dan koordinasi antara
atasan dan bawahan 16 16
4 Atasan sudah baik dalam memberikan bimbingan 8 8 5
Kebutuhan unit kerja diperhatikan dan segera
direspon 7 7
6 Atasan lebih disiplin 4 4
7
Memberi motivasi agar lebih semangat dalam
bekerja 4 4
8 Atasan tetap tinggal di RS 1 1
Total 100 100
29 Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa harapan yang paling banyak disebutkan karyawan terhadap kualitas supervisi adalah supervisi lebih ditingkatkan (42%), Supervisi lebih sering dan terjadwal (18%) dan mengoptimalkan komunikasi dan koordinasi antara atasan dan bawahan (16%).
3.4.7 Harapan Terhadap RSUD Waluyo Jati Kraksaan Secara Umum
Pada survei ini juga ditanyakan informasi mengenai harapan karyawan secara umum agar RSUD Waluyo Jati Kraksaan menjadi tempat kerja yang lebih baik. Tabel berikut menunjukkan persentase harapan karyawan agar RSUD Waluyo Jati Kraksaan menjadi tempat kerja yang lebih baik.
Tabel 3.28 Harapan Karyawan Secara Umum Terhadap RSUD Waluyo Jati Kraksaan
No Harapan Terhadap Rumah Sakit Jumlah Responden
n %
1 Sistem kerja RS ditingkatkan lagi 24 21,62
2
Rumah sakit sudah cukup baik,fasilitas lengkap dan
pelayanan lebih ditingkatkan lagi 17 15,32
3 Fasilitas dan sarana prasarana dilengkapi 10 9,01
4 Manajemen lebih tertata dengan baik 10 9,01
5
Sistem pelayanan menggunakan komputer atau
online 9 8,11
6 Difungsikan sesuai dengan keahlian 8 7,21
7 Alat-alat medis dilengkapi dan diperbarui 7 6,31
8 Penambahan SDM 6 5,41
9 Kedisiplinan pegawai ditingkatkan 5 4,50
10 Kekompakan dan kerjasama ditingkatkan 3 2,70
11 Manajemen keuangan diperbaiki lagi 3 2,70
12 Supervisi ditingkatkan 2 1,80
13 Pelatihan-pelatihan lebih ditingkatkan lagi 2 1,80
14 Pengadaan klinik laktasi 2 1,80
15 Cath lab 1 0,90
16 Tenaga honorer bisa diangkat menjadi PNS 1 0,90
17 Kebersihan dan keamanan ditingkatkan 1 0,90
Total 111 100,00
30 Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa terdapat empat harapan dengan persentase terbesar untuk RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sebagian besar karyawan menginginkan sistem kerja rumah sakit ditingkatkan lagi (21,62%), Rumah sakit sudah cukup baik,fasilitas lengkap dan pelayanan lebih ditingkatkan lagi (15,31%), fasilitas dan sarana prasarana dilengkapi lagi (9,01%), dan manajemen lebih ditata dengan baik (9,01%).
3.5 Penilaian Kepuasan Karyawan Secara Komposit Terhadap Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati Kraksaan
Berdasarkan hasil penilaian dari beberapa indikator, maka dihitung nilai kepuasan secara komposit terhadap Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tabel berikut menunjukkan persentase penilaian karyawan RSUD Waluyo Jati Kraksaan mengenai penilaian kepuasan karyawan secara komposit terhadap Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.29 Penilaian Kepuasan Karyawan Secara Komposit Terhadap Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati Kraksaan
No. Kategori Kepuasan Jumlah
N %
1. Tidak Puas 3 3
2. Puas 83 83
3. Sangat Puas 14 14
Total 100 100
Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa sebagian besar (83 %) karyawan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan puas terhadap Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Namun masih terdapat sebesar 3% responden menyatakan tidak puas pada Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
31
3.6 Penilaian Aspek JDI yang Masih Buruk Berdasarkan Unit Kerja
Dari beberapa aspek kepuasan yang dinilai mengenai tingkat kepuasan karyawan, maka berikut ini adalah rekapitulasi peniaian kepuasan karyawan berdasarkan unit kerja di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.30 Penilaian Aspek JDI yang Masih Buruk Berdasarkan Unit Kerja No Nama Unit Kerja Rekan Kerja
4 Bagian Perencanaan dan Pengembangan
32
33
Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa dari 16 unit kerja terdapat 10 unit kerja yang aspek JDI nya masih buruk antara lain Bagian umum dan perlengkapan, Bagian perencanaan dan pengembangan, Instalasi Farmasi, Instalasi Laboratorium, Instalasi Radiologi, Instalasi Rawat Inap, Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gizi dan Penunjang Non Medis dan Bidang pelayanan.
Pada unit kerja bagian umum dan perlengkapan aspek yang mendapatkan nilai kepuasan yang buruk adalah pada aspek pendapatan yang diterima sebanyak 20%, begitu pula pada unit kerja bagian perencanaan dan pengembangan aspek yang mendapat nilai kepuasan buruk adalah pendapatan yang diterima sebesar 50%.
Pada instalasi farmasi, aspek yang masih perlu diperhatikan untuk diperbaiki adalah dalam aspek pendapatan yang diterima (66%), rekan kerja saat ini (33,3%), dan peluang mendapatkan promosi (33,3%). Pada instalasi laboratorium aspek yang mendapat nilai kepuasan yang buruk adalah pada aspek peluang mendapatkan promosi (40%), rekan kerja saat ini (20%), pekerjaan pada posisi saat ini (20%), pendapatan yang diterima (20%). Pada instalasi radiologi, aspek yang perlu mendapat perhatian perbaikan adalah pada aspek rekan kerja saat ini (66,7%), pendapatan yang diterima (66,7%) dan peluang mendapatkan promosi (33,3%).
Pada instalasi rawat inap aspek yang mendapatkan nilai kepuasan buruk adalah pada aspek pendapatan yang diterima (56%), peluang mendapatkan promosi (20%), kondisi pekerjaan saat ini (8%), dan rekan kerja saat ini (4%). Pada Instalasi rawat jalan, aspek yang perlu diperbaiki adalah pada aspek pendapatan yang diterima (26,1%), rekan kerja saat ini (8,7%), dan peluang mendapatkan promosi (4,3). Pada instalasi gizi, aspek yang masih mendapat nilai kepuasan rendah adalah aspek
34
kondisi kerja di unit saat ini (33,3%) dan peluang mendapatkan promosi (33,3%).
Pada unit kerja penunjang non medis, semua aspek mendapatkan nilai kepuasan yang rendah. Antara lain pendapatan yang diterima (60%), pekerjaan pada posisi saat ini (30%), peluang medndapatkan promosi (30%), kondisi pekerjaan di unit kerja saat ini (20%), kualitas supervisi (20%), dan rekan kerja di unit kerja saat ini (10%). Sedangkan pada unit kerja bidang pelayanan, aspek yang mendapatkan nilai buruk adalah pendapatan yang diterima (40%), dan kondisi kerja di unit kerja saat ini (20%).
35
3.7 Penilaian Aspek JDI yang Masih Buruk Berdasarkan Kategori Profesi
Dari beberapa aspek kepuasan yang dinilai mengenai tingkat kepuasan karyawan, maka berikut ini adalah rekapitulasi peniaian kepuasan karyawan berdasarkan kategori profesi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Tabel 3.31 Penilaian Aspek JDI yang Masih Buruk Berdasarkan Kategori Profesi No Kelompok Profesi Rekan Kerja
2 Tenaga Keperawatan n 3,00 0,00 1,00 17,00 5,00 0,00
% 7,30 0,00 2,50 42,50 12,50 0,00
3 Tenaga Kesehatan Lainnya n 2,00 0,00 1,00 5,00 2,00 0,00
% 16,70 0,00 8,30 41,60 16,70 0,00
4 Tenaga Non Kesehatan n 1,00 3,00 4,00 9,00 6,00 2,00
% 5,00 15,00 20,00 45,00 30,00 10,00
5 Tenaga Administrasi dan Manajemen
n 1,00 1,00 0,00 4,00 0,00 0,00
% 5,90 5,90 0,00 23,50 0,00 0,00
36 Berdasarkan tabel di atas kategori profesi dikelompokkan menjadi lima kategori antara lain Tenaga Medis, Tenaga Keperawatan, Tenaga Kesehatan Lain, Tenaga non Kesehatan dan Tenaga Administrasi dan Manajemen. Yang termasuk ke dalam kategori profesi tenaga medis adalah dokter dan dokter gigi. Yang termasuk ke dalam profesi keperawatan adalah tenaga keperawatan dan kebidanan.
Yang termasuk ke dalam tenaga kesehatan lain adalah tenaga fisioterapis, terapis, analis medis/ kesehatan, tenaga kefarmasian, ahli gizi/ nutrisionis, sanitarian. Yang termasuk ke dalam tenaga non kesehatan adalah teknisi non medis dan satpam.
Yang termasuk ke dalam Tenaga Administrasi dan Manajemen adalah pejabat struktural dan staf manajemen.
Pada tabel di atas diketahui bahwa kepuasan terhadap rekan kerja pada kelompok profesi tenaga medis aspek yang masih mendapat penilaian kepuasan buruk adalah rekan kerja saat di unit kerja (9,1%) dan peluang mendapatkan promosi (9,1%). Penilaian kepuasan yang masih buruk pada kelompok profesi tenaga keperawatan adalah pendapatan yang diterima (42,5%), peluang mendapatkan promosi (12,5%), rekan kerja di unit kerja (7,3%), dan kondisi pekerjaan di posisi saat ini (2,5). Begitu pula pada kelompok profesi tenaga kesehatan lainnya, aspek yang masih memiliki nilai rendah adalah pendapatan yang diterima (41,6%), peluang mendapatkan promosi (16,7%), rekan kerja di unit kerja (16,7%), dan kondisi pekerjaan di posisi saat ini (8,3%). Pada kelompok profesi tenaga non kesehatan semua aspek mendapatkan nilai kepuasan yang rendah yaitu pendapatan yang diterima (45%), peluang mendapatkan promosi (30%), kondisi
37 pekerjaan di posisi saat ini (20%), kondisi kerja di unit saat ini (10%), kualitas supervisi (10%), dan rekan kerja di unit kerja (5%).
38 BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
1. Sebagian besar responden survei kepuasan karyawan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan (76%) adalah berstatus PNS.
2. Masih ada sebagian staf yang memberikan penilaian buruk untuk dimensi : a. Rekan kerja di unit kerja saat ini (8%);
b. Kondisi unit kerja saat ini (4%);
c. Pekerjaan pada posisi saat ini (6%);
d. Pendapatan yang diterima (35%);
e. Peluang mendapatkan promosi (14%);
f. Kualitas Supervisi (2%).
3. Sebanyak 21 % responden pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
4. Sebagian besar pengalaman tidak menyenangkan yang dialami responden ada pada aspek rekan kerja kurang kooperatif (20%), bekerja tidak sesuai SOP (20%) dan fasilitas kurang memadai (12%)
5. Sebagian besar usulan responden agar pengalaman tidak menyenangkan tidak terulang adalah rekan kerja lebih kooperatif (19%), pemerataan pendapatan dan adanya kebijakan (14%). dan SPO yang mendukung pekerjaan (14%).
39 6. Harapan sebagian besar responden untuk RSUD Waluyo Jati agar menjadi tempat kerja yang lebih baik adalah sistem kerja rumah sakit ditingkatkan lagi (21,62%).
7. Sebanyak 83% karyawan sudah puas terhadap Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati, bahkan 14% karyawan merasa sangat puas. Namun masih ada 3% karyawan yang tidak puas terhadap Sistem Manajemen di RSUD Waluyo Jati.
8. Dari 16 unit kerja terdapat 10 unit kerja yang aspek JDI nya masih buruk antara lain Bagian umum dan perlengkapan, Bagian perencanaan dan pengembangan, Instalasi Farmasi, Instalasi Laboratorium, Instalasi Radiologi, Instalasi Rawat Inap, Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gizi dan Penunjang Non Medis dan Bidang pelayanan.
4.2 Saran
Sesuai dengan hasil dan usulan dari responden agar RSUD Waluyo Jati Kraksaan dapat menjadi tempat kerja yang lebih baik, maka saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut :
1. Melakukan review kebijakan dan sosialisasi kebijakan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
2. Melakukan review mengenai remunerasi karyawan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
3. Memperbaiki sistem koordinasi baik dalam unit kerja maupun antar unit kerja di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
40 4. Memperbaiki kerapihan dan keamanan di tempat kerja di RSUD Waluyo Jati
Kraksaan.
5. Peningkatan kualitas sarana prasarana di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.