BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif dalam penelitian ini untuk merumuskan dan menginterpretasikan hasil penelitian berupa identitas responden dan distribusi jawaban terhadap masing-masing variabel.
4.2.1 Karakteristik Responden
Berikut ini adalah tabulasi mengenai karakteristik responden yang berjumlah 70 orang, di distribusikan sebagai berikut :
Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin Jumlah Presentase
Laki-Laki 49 70%
Perempuan 21 30%
T O T A L 70 100%
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Tabel 4.1 menunjukkan bahwa sebahagian besar responden adalah Laki - Laki dengan presentase sebesar 70%, dan Perempuan sebesar 30%.
70 Tabel 4.2
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Usia Jumlah Presentase
21 – 25 Tahun 11 15%
26 – 30 Tahun 21 30%
>30 Tahun 38 55%
T O T A L 70 100%
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Tabel 4.2 terlihat bahwa sebahagian besar responden berusia > 30 Tahundengan presentase sebesar 55%, sedangkan usia 26 - 30 Tahundengan presentase sebesar 30%, dan 21 - 25 Tahun sebesar 15%.
Tabel 4.3
Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja
Lama Bekerja Jumlah Presentase
1 – 5 Tahun 11 15%
6 – 10 Tahun 27 39%
>10 Tahun 32 46%
T O T A L 70 100%
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Tabel 4.3 terlihat bahwa sebahagian besar responden telah lama bekerja > 10 Tahun dengan presentase sebesar 46%, 6 - 10 Tahun dengan persentase sebesar 39%, dan 1 - 5 Tahun dengan persentase sebesar 15%.
Tabel 4.4
Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan
Pendidikan Jumlah Presentase
D-III 6 9%
S-1 51 73%
S-2 13 18%
T O T A L 70 100%
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Tabel 4.4 menunjukkan bahwa sebahagian besar pendidikan terakhir responden adalah S-1 dengan presentase sebesar 73%, S-2 dengan persentase sebesar 18%, dan D-III dengan persentase sebesar 9%.
71 4.2.2 Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Komunikasi,
Motivasi, dan Kinerja Karyawan Tabel 4.5
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Komunikasi (X1)
No. Item STS TS KS S SS T O T A L F % F % F % F % F % F % 1 0 0 0 0 3 4,3 29 41,4 38 54,3 70 100 2 0 0 0 0 3 4,3 39 55,7 28 40 70 100 3 0 0 1 1,4 6 8,6 42 60 21 30 70 100 4 0 0 0 0 10 14,3 50 71,4 10 14,3 70 100 5 0 0 4 5,7 10 14,3 32 45,7 24 34,3 70 100 6 0 0 4 5,7 9 12,9 32 45,7 25 35,7 70 100 7 1 1,4 1 1,4 12 17,1 35 50 21 30 70 100 8 2 2,9 2 2,9 9 12,9 34 48,6 23 32,9 70 100 9 3 4,3 0 0 6 8,6 41 58,6 20 28,6 70 100 10 2 2,9 3 4,3 16 22,9 33 47,1 16 22,9 70 100 Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Dari tabel 4.5 dapat dilihat bahwa:
1. Pada butir pernyataan 1 (Pimpinan selalu berusaha berkomunikasi dengan baik kepada para karyawan.) terlihat bahwa sebanyak 3 respoden (4,3%) menjawab kurang setuju, 29 respoden (41,4%) menjawab setuju, 38 responden (54,3%) menjawab sangat setuju . Hal ini menunjukan bahwa karyawan merasa pimpinan mereka sudah berusaha berkomunikasi dengan baik kepada mereka. 2. Pada butir pernyataan2(Pimpinan menjelaskan prosedur untuk setiap pekerjaan
yang dilaksanakan oleh bawahannya.) terlihat sebanyak 3 respoden (4,3%) menjawab kurang setuju, 39 respoden (55,7%) menjawab setuju, 28 responden (40%) menjawab sangat setuju . Hal ini menunjukkan bahwa karyawan telah mendapatkan penjelasan tentang prosedur dari pimpinan untuk setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh bawahannya.
72 3. Pada butir pernyataan 3 (Saya selalu berkomunikasi dengan bagian lain yang terkait dengan kemajuan perusahaan.) terlihat sebanyak 1 responden (1,4%) menjawab tidak setuju, 6 respoden (8,6%) menjawab kurang setuju, 42 respoden (60%) menjawab setuju, 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan telah melakukan komunikasi antar bagian demi kemajuan perusahaannya.
4. Pada butir pernyataan 4 (Saya berdiskusi dengan karyawan lain untuk memecahkan masalah dalam pekerjaan.) terlihat sebanyak 10 respoden (14,3%) menjawab kurang setuju,50 respoden (71,4%) menjawab setuju, 10 respoden (14,3%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa para karyawan sering melakukan diskusi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di setiap bagian.
5. Pada butir pernyataan 5 (Komunikasi yang terjalin antara saya dan rekan kerja sangat baik.) terlihat sebanyak 4 respoden (5,7%) menjawab tidak setuju, 10 respode (14,3%) menjawab krg setuju, 32 respoden (45,7%) menjawab setuju, 24 responden (34,3%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan sebagian besar karyawan merasakomunikasi yang terjalin antar karyawan sangat baik tetapi ada beberapa karyawan yang merasa bahwa komunikasi yang terjalin antar rekan kerja masih harus diperbaiki.
6. Pada butir pernyataan 6 (Pegawai selalu melakukan Koordinasi tugas dengan bagian lain.) terlihat sebanyak 4 respoden (5,7%) menjawab tidak setuju, 9 respoden (12,9%) menjawab kurang setuju,32 respoden (45,7%) menjawab setuju, dan 25 responden (35,7%) menjawab sangat setuju. Hal ini
73 menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan selalu melakukan koordinasi tugas dengan bagian lain sebelum bekerja.
7. Pada butir pernyataan 7 (Saya selalu memberikan penjelasan kepada konsumen tentang perusahaan tempat saya bekerja) terlihat sebanyak 1 respoden (1,4%) menjawab sangat tidak setuju,1 respoden (1,4%) menjawab tidak setuju, 12 respoden (17,1%) menjawab kurang setuju,35 respoden (50%) menjawab setuju, 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwasebagian besar karyawan selalu memberikan penjelasan kepada konsumen tentang perusahaan tempatnya bekerja, tetapimasih ada beberapa karyawan yang merasa belum memberikan penjelasan tentang perusahaan tempatnya bekerja kepada konsumen.
8. Pada butir pernyataan 8 (Pimpinan selalu berkomunikasi dengan pimpinan perusahaan lain yang bergerak dalam bidang yang sama. ) terlihat sebanyak 2 respoden (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 2 respoden (2,9%) menjawab tidak setuju, 9 respoden (12,9%) menjawab kurang setuju,34respoden (48,6%) menjawab setuju, dan 23 responden (32,9%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan merasa pimpinan selalu berkomunikasi dengan pimpinan perusahaan lain, namun ada beberapa karyawan yang merasa pimpinan belum melakukan komunikasi dengan pimpinan perusahaan lain. 9. Pada butir pernyataan 9 (Perusahaan saya selalu berkoordinasi dengan
organisasi lain untuk meningkatkan informasi penting demi kemajuan perusahaan. ) terlihat sebanyak 3 respoden (4,3%) menjawab sangat tidak setuju, 6 respoden (8,6%) menjawab kurang setuju, 41 responden (58,6%)
74 menjawab setuju, dan 20 responden (28,6%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwaperusahaan harus selalu berkoordinasi dengan perusahaan lain untuk memperoleh info-info pentingdemi kemajuan perusahaan.Namun masih ada karyawan yang berpendapat bahwa perusahaan tidak perlu melakukan koordinasi dengan perusahaan lain.
10. Pada butir pernyataan 10 (Perusahaan selalu berkomunikasi dengan organisasi lain dalam hal peningkatan kinerja karyawannya.) terlihat sebanyak 2 respoden (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 3 respoden (4,3%) menjawab tidak setuju, 16 respoden (22,9%) menjawab kurang setuju,33respoden (47,1%) menjawab setuju, dan 16 responden (22,9%) menjawab sangat setuju. Hal ini menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan komunikasi dengan perusahaan lain untuk meningkatkan kinerja karyawan, Tetapi masih ada beberapa karyawan yang beranggapan bahwa perusahaan tidak harus selalu melakukan komunikasi dengan organisasi lainuntuk meningkatkan kinerja karyawan.
75 Tabel 4.6
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Motivasi (X2)
No. Item STS TS KS S SS T O T A L F % F % F % F % F % F % 1 0 0 1 1,4 5 7,1 43 61,4 21 30,0 70 100 2 0 0 4 5,7 11 15,7 41 58,6 14 20,0 70 100 3 0 0 3 4,3 9 12,9 47 67,1 11 15,7 70 100 4 0 0 2 2,9 8 11,4 48 68,6 12 17,1 70 100 5 0 0 6 8,6 25 35,7 27 38,6 12 17,1 70 100 6 1 1,4 7 10,0 17 24,3 34 48,6 11 15,7 70 100 7 1 1,4 1 1,4 9 12,9 41 58,6 18 25,7 70 100 8 2 2,9 2 2,9 23 32,9 33 47,1 10 14,3 70 100 9 0 0 7 10,0 16 22,9 39 55,7 8 11,4 70 100 10 2 2,9 1 1,4 17 24,3 32 45,7 18 25,7 70 100 11 0 0 5 7,1 21 30,0 30 42,9 14 20,0 70 100 12 2 2,9 5 7,1 8 11,4 45 64,3 10 14,3 70 100 13 0 0 2 2,9 7 10,0 36 51,4 25 35,7 70 100 14 1 1,4 5 7,1 19 27,1 34 48,6 11 15,7 70 100 15 2 2,9 2 2,9 7 10,0 36 51,4 23 32,9 70 100 16 0 0 3 4,3 9 12,9 37 52,9 21 30,0 70 100 17 0 0 6 8,6 15 21,4 39 55,7 10 14,3 70 100 18 1 1,4 7 10,0 15 21,4 34 48,6 13 18,6 70 100 19 0 0 3 4,3 16 22,9 35 50,0 16 22,9 70 100 20 0 0 1 1,4 9 12,9 39 55,7 21 30,0 70 100 21 0 0 2 2,9 26 37,1 31 44,3 11 15,7 70 100 22 0 0 7 10,0 15 21,4 34 48,6 14 20,0 70 100
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Dari Tabel 4.6 dapat dilihat bahwa:
1. Pada butir pernyataan 1 (Saya selalu menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab.) terlihat sebanyak 1 respoden (1,4%) menjawab tidak setuju, 5 respoden (7,1%) menjawab kurang setuju,43respoden (61,4%) menjawab setuju, dan 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa para karyawan selalu menyelesaikan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
76 2. Pada butir pernyataan 2 (Saya mampu mengambil inisiatif sendiri dalam
melaksanakan tugas.) terlihat sebanyak 4 respoden (5,7%) menjawab tidak setuju, 11 respoden (15,7%) menjawab kurang setuju,41respoden (58,6%) menjawab setuju, dan 14 responden (20%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian karyawan telah mampu mengambil inisiatif sendiri untuk melaksanakan tugasnya, namun masih ada beberapa karyawan yang belum bisa mengambil inisiatif sendiri dalam melaksanakantugasnya. 3. Pada butir pernyataan 3 (Saya selalu berupaya memenuhi target yang telah
ditetapkan perusahaan.) terlihat sebanyak 3 respoden (4,3%) menjawab tidak setuju, 9 respoden (12,9%) menjawab kurang setuju,47respoden (67,1%) menjawab setuju, dan 11 responden (15,7%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa setiap karyawan selalu berupaya untuk memenuhi target yang ditetapkan perusahaan, tetapi masih ada beberapa karyawan yang merasa belum mampu memenuhi target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
4. Pada butir pernyataan 4 (Saya selalu mengerjakan tugas dengan tepat waktu) terlihat sebanyak 2 respoden (2,9%) menjawab tidak setuju, 8 respoden (11,4%) menjawab kurang setuju,48respoden (68,6%) menjawab setuju, dan 12 responden (17,1%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan selalu mengerjakan tugasnnya tepat waktu..
5. Pada butir pernyataan 5 (Saya mampu menyelesaikan pekerjaan dengan target yang telah ditentukan pimpinan) terlihat sebanyak 6 respoden (8,6%) menjawab tidak setuju,25 respoden (35,7%) menjawab kurang setuju,27respoden (38,6%) menjawab setuju, dan 12 responden (17,1%)
77 menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian karyawan telah mampu memenuhi target yang telah di tentukan oleh pimpinan, namun ada sebagian karyawan yang belum mampumenyelesaikan pekerjaannya sesuai target yang telah ditentukan oleh pimpinannya.
6. Pada butir pernyataan 6 (Saya selalu meyelesaikan tugas dengan baik) terlihat sebanyak 1 respoden (1,4%) menjawab sangat tidak setuju, 7 respoden (10%) menjawab tidak setuju, 17 respoden (24,3%) menjawab kurang setuju,34respoden (48,6%) menjawab setuju, dan 11 responden (15,7%) menjawab sangat setuju. Halini menunjukkan bahwa walaupunsebagian besar karyawan dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik, tetapi masih ada sebagian karyawan belum dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.
7. Pada butir pernyataan 7 (Mendapat pengakuan dan penghargaan dari pimpinan dan rekan kerja saat melakukan perkerjaan sesuai target.) terlihatsebanyak 1 respoden (1,4%) menjawab sangat tidak setuju, 1 respoden (1,4%) menjawab tidak setuju, 9 respoden (12,9%) menjawab kurang setuju,41respoden (58,6%) menjawab setuju, dan 18 responden (25,7%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan merasa telah mendapat pengakuan dari atasan ataupun rekan kerja saat melakukan pekerjaan sesuai dengan target perusahaan. Tetapi masih ada beberapa karyawan yang merasa belum mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari atasan dan rekan kerja saat melakukan perkerjaan sesuai target.
8. Pada butir pernyataan 8 (Upah yang saya terima sesuai dengan target yang saya capai.) terlihat sebanyak2 respoden (2,9%) menjawab sangat tidak setuju,2
78 respoden (2,9%) menjawab tidak setuju, 23 respoden (32,9%) menjawab kurang setuju,33respoden (47,1%) menjawab setuju, dan 10 responden (14,3%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian karyawan merasa bahwa upah yang diterimanya sudah sesuai dengan target yang mereka capai. Tetapi masih ada sebagian karyawan yang beranggapan bahwa upah yang mereka terima masih belum sesuai dengan target yang mereka capai. 9. Pada butir pernyataan 9 (Saya tidak pernah mengeluh dalam melaksanakan
pekerjaan.) terlihat sebanyak 7 respoden (10%) menjawab tidak setuju, 16 respoden (22,9%) menjawab kurang setuju,39respoden (55,7%) menjawab setuju, dan 8 responden (11,4%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwasebagian besar karyawan tidak pernah mengeluh dalam melakukan pekerjaanya. Tetapi masih ada sebagian karyawan yang masih mengeluh dalam melakukan pekerjaannya .
10. Pada butir pernyataan 10 (Saya selalu merasa senang melakukan setiap pekerjaan yang diberikan kepada saya.) terlihat sebanyak2 respoden (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 1 respoden (1,4%) menjawab tidak setuju,17 respoden (24,3%) menjawab kurang setuju,32respoden (45,7%) menjawab setuju, dan 18 responden (25,7%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besarkaryawan merasa senang dengan pekerjaan yang diberikan kepada mereka. Walaupun masih ada beberapa karyawan yang kurang senang dalam melakukan pekerjaannya tetapi sebagian besar karyawan senang melakukan pekerjaan yang diberikan kepada mereka.
79 11. Pada butir pernyataan 11 (Saya giat bekerja karena adanya kesempatan dari
perusahaan untuk menduduki posisi tertentu.)terlihat sebanyak 5 respoden (7,1%) menjawab tidak setuju, 21 respoden (30%) menjawab kurang setuju,30 respoden (42,9%) menjawab setuju, dan 14 responden (20%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan giat bekerja karena adanya kesempatan untuk mendudukiposisi yang lebih tinggi di perusahaan. Tetapi masih ada beberapa karyawanyang merasa tidak termotivasi untuk bekerja lebih giat untuk mencapai posisi tertentu.
12. Pada butir pernyataan 12 (Saya berusaha keras untuk menonjolkan kemampuan saya dalam melakukan pekerjaan.)terlihat sebanyak 2 respoden (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 5 respoden (7,1%) menjawab tidak setuju, 8 respoden (11,4%) menjawab kurang setuju,45 respoden (64,3%) menjawab setuju, dan 10 responden (14,3%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa para karyawan selalu berusaha menonjolkan kemampuannya dalam bekerja.
13. Pada butir pernyataan 13 (Perusahaan peduli atas prestasi kerja karyawan yang dicapai.)terlihat sebanyak 2 respoden (2,9%) menjawab tidak setuju 7 respoden (10%) menjawab kurang setuju , 36 respoden (51,4%) menjawab setuju, dan 25 responden (35,7%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap prestasi yang dicapai karyawan.
14. Pada butir pernyataan 14 (Prestasi karyawan selalu dinilai dengan tingkatan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan tugas)terlihat sebanyak 1
80 respoden (1,4%) menjawab sangat tidak setuju, 5 respoden (7,1%) menjawab tidak setuju, 19 respoden (27,1%) menjawab kurang setuju,34 respoden (48,6%) menjawab setuju, dan 11 responden (15,7%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan sebagian besar karyawan setuju bahwa perusahaan menilai prestasi kerjakaryawan melalui kemampuannya dalam menyelesaikan pekerjaannya. Tetapi masih ada beberapa karyawan yang berpendapat bahwa prestasinya tidakdinilai dengan melihat kemampuannya dalam menyelesaikan tugas ataupun pekerjaan yang diberikan kepadanya.
15. Padabutir pernyataan15(Gaji yang diberikan perusahaan cukup memenuhi kebutuhan saya.)terlihat sebanyak 2 respoden (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 2 respoden (2,9%) menjawab tidak setuju, 7 respoden (10%) menjawab kurang setuju, 36 respoden (51,4%) menjawab setuju, dan 23 responden (32,9%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa gaji yangdiberikan oleh perusahaan cukup memenuhi kebutuhan para karyawan. 16. Pada butir pernyataan 16(Perusahaan memberikan jaminan keselamatan dalam
melakukan pekerjaan) terlihat sebanyak 3 respoden (4,3%) menjawab tidak setuju, 9 respoden (12,9%) menjawab kurang setuju, 37 respoden (52,9%) menjawab setuju, dan 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan berpendapat bahwa perusahaan telah memberikan jaminan keselamatan dalam bekerja.
17. Pada butir pernyataan 17 (Pimpinan selalu memberikan respon yang baik terhadap hasil kerja karyawan.) terlihat sebanyak 6 respoden (8,6%) menjawab tidak setuju, 15 respoden (21,4%) menjawab kurang setuju,39
81 respoden (55,7%) menjawab setuju, dan 10 responden (14,3%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besarkaryawan beranggapan bahwa atasan mereka telah memberikan respon yang baik terhadap karyawannya. Namun masih ada beberapa karyawan yang merasa bahwa atasan mereka belum memberikan respon yang baik terhadap hasil kerja mereka.
18. Pada butir pernyataan 18 (Rekan kerja selalu memberikan pujian ketika saya mencapai target yang telah ditentukan perusahaan.)terlihatsebanyak 1 respoden (1,4%) menjawab sangat tidak setuju, 7 respoden (10%) menjawab tidak setuju,15 respoden (21,4%) menjawab kurang setuju,34 respoden (48,6%) menjawab setuju, dan 13 responden (18,6%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwasebagian besar karyawansaling memberikan pujian terhadap rekan kerjanya jika dapat mencapai target yang diberikan oleh perusahaan. Tetapi masih ada juga beberapa karyawan yang merasa bahwa rekan kerjanya tidak memberikan pujian terhadap hasil kerjanya.
19. Pada butir pernyataan 19 (Tunjangan hari tua diberikan untuk meningkatkan kinerja karyawan)terlihat sebanyak 3 respoden (4,3%) menjawab tidak setuju, 16 respoden (22,9%) menjawab kurang setuju,35 respoden (50%) menjawab setuju, dan 16 responden (22,9%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besarkaryawan setuju bahwa tunjangan hari tua yang diberikan kepada karyawan dapat meningkatkan kinerja mereka. Namun masih ada beberapa karyawan yang berpendapat bahwa tunjangan hari tua yang diberikan perusahaan belum bisa meningkatkan kinerja mereka.
82 20. Pada butir pernyataan20(Karyawan yang mencapai target dengan cepat akan memperoleh bonus.)terlihat sebanyak 1 respoden (1,4%) menjawab tidak setuju, 9 respoden (12,9%) menjawab kurang setuju,39 respoden (55,7%) menjawab setuju, dan 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa para karyawan bekerja dengan giat untuk mendapatkan bonus dari pencapaian target yang mereka raih.
21. Pada butir pernyataan 21 (Saya bekerja dengan gigih untuk mendapat perhatian dari pimpinan.)terlihat sebanyak 2 respoden (2,9%) menjawab tidak setuju, 26 respoden (37,1%) menjawab kurang setuju,31 respoden (44,3%) menjawab setuju, dan 11 responden (15,7%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan yang bekerja dengan gigih untuk memperoleh perhatian dari pimpinan mereka. Namun ada beberapa karyawanyang berpendapat bahwa mereka bekerja dengan gigih bukan untuk mendapat perhatian dari pimpinan.
22. Pada butir pernyataan 22 (Saya berupaya melakukan pekerjaan dengan baik agar mendapat pujian.) terlihat sebanyak 7 respoden (10%) menjawab tidak setuju, 15 respoden (21,4%) menjawab kurang setuju,34respoden (48,6%) menjawab setuju, dan 14 responden (20%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa kebanyakan karyawan mengharapkan pujian atas hasil pekerjaan yang mereka lakukan. Namun ada beberapa karyawan yang berpendapat bahwa mereka melakukan pekerjaan dengan baik bukan untuk mendapatkan pujian.
83 Tabel 4.7
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Kinerja Karyawan (Y)
No. Item STS TS KS S SS T O T A L F % F % F % F % F % F % 1 1 1,4 2 2,9 12 17,1 34 48,6 21 30,0 70 100 2 0 0 4 5,7 8 11,4 29 41,4 29 41,4 70 100 3 8 11,4 8 11,4 24 34,3 11 15,7 19 27,1 70 100 4 10 14,3 6 8,6 18 25,7 27 38,6 9 12,9 70 100 5 0 0 1 1,4 7 10,0 41 58,6 21 30,0 70 100 6 0 0 2 2,9 11 15,7 39 55,7 18 25,7 70 100 7 2 2,9 2 2,9 25 35,7 22 31,4 19 27,1 70 100 8 5 7,1 3 4,3 23 32,9 32 45,7 7 10,0 70 100 9 0 0 0 0 3 4,3 29 41,4 38 54,3 70 100 10 0 0 0 0 3 4,3 39 55,7 28 40,0 70 100 11 0 0 1 1,4 6 8,6 42 60,0 21 30,0 70 100 12 0 0 0 0 11 15,7 49 70,0 10 14,3 70 100 Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Dari tabel 4.7 dapat dilihat bahwa:
1. Pada butir pernyataan 1 (Saya bekerja sesuai standart kerja dari perusahaan.) terlihat sebanyak 1 responden (1,4%) menjawab sangat tidak setuju, 2 responden (2,9%) menjawab tidak setuju, 12 responden (17,1%) menjawab kurang setuju,34responden (48,6%) menjawab setuju, dan 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa para karyawan tersebut telah bekerja sesuai dengan standart kerja yang ditentukan oleh perusahaan. Tetapi masih ada beberapa karyawan yangmerasa bekerja belum sesuai dengan standart perusahaan.
2. Pada butir pernyataan 2 (Saya melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur yang telah di tetapkan perusahaan) terlihat sebanyak 4 responden (5,7%) menjawab tidak setuju, 8 responden (11,4%) menjawab kurang setuju, 29responden (41,4%) menjawab setuju, dan 29responden (41,4%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan telah
84 melakukan pekerjaannya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan perusahaan.
3. Pada butir pernyataan 3(Saya selalu dapat mencapai target yang diberikan perusahaan ) terlihat sebanyak 8 responden (11,4%) menjawab sangat tidak setuju, 8 responden (11,4%) menjawab tidak setuju, 24 responden (34,3%) menjawab kurang setuju,11responden (15,7%) menjawab setuju, dan 19 responden (27,1%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagiankaryawan belum mampu mencapai target yang diberikan perusahaan. Walaupun terdapat beberapa karyawan yang telah mampu mencapai target perusahaan.
4. Pada butir penyataan 4 (Saya tidak pernah menunda-nunda pekerjaan yang diberikan kepada saya) terlihat sebanyak 10 responden (14,3%) menjawab sangat tidak setuju, 6 responden (8,6%) menjawab tidak setuju, 18 responden (25,7%) menjawab kurang setuju,27responden (38,6%) menjawab setuju, dan 9 responden (12,9%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian karyawan masih menunda nunda pekerjaannya. Walaupun sebagian lagi tidak menunda nunda pekerjaan yang diberikan kepadanya
5. Pada butir pernyataan 5 (Saya selalu bekerja sesuai dengan standart oprasional perusahaan) terlihat sebanyak 1 responden (1,4%) menjawab tidak setuju , 7 responden (10%) menjawab kurang setuju,41responden (58,6%) menjawab setuju, dan 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan selalu bekerja sesuai dengan standart operasional yang ditetapkan oleh perusahaan.
85 6. Pada butir pernyataan 6 (Saya mengerjakan pekerjaan saya dengan tidak terburu-buru) terlihat sebanyak 2 responden (2,9%) menjawab tidak setuju, 11 responden (15,7%) menjawab kurang setuju,39responden (55,7%) menjawab setuju, dan 18 responden (25,7%) menjawab sangat setuju. Hal inimenunjukkan bahwa karyawan selalu mengerjakan pekerjaannya dengan tidak terburu-buru. Walaupun ada beberapa karyawan yang mengerjakan pekerjaannya dengan teruburu buru.
7. Pada butir pernyataan 7(Saya berusaha mengurangi tingkat kesalahan kerja saya.) terlihat sebanyak 2 responden (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 2 responden (2,9%) menjawab tidak setuju, 25 responden (35,7%) menjawab kurang setuju, 22responden (31,4%) menjawab setuju, dan 19 responden (27,1%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagiankaryawan selalu berusaha untuk mengurangi tingkat kesalahan kerja mereka.Walaupun masih ada beberapa karyawan yang tidak berusaha untuk mengurangi tingkat kesalahannya dalam bekerja.
8. Pada butir pernyataan 8 (Saya mampu mengatasi masalah yang timbul dalam melakukan pekerjaan.) terlihat sebanyak 5 responden (7,1%) menjawab sangat tidak setuju, 3 responden (4,3%) menjawab tidak setuju, 23 responden (32,9%) menjawab kurang setuju,32responden (45,7%) menjawab setuju, dan7 responden (10%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagiankaryawan mampu mengatasi masalah yang timbul dalam melakukan pekerjaan mereka. Walaupun masih adasebagian karyawan yang belum bisa mengatasi masalah yang timbul pada pekerjaannya.
86 9. Pada butir pernyataan 9 ( saya tidak suka menunda nunda pekerjaan yang
seharusnya dapat saya selesaikan dengan cepat. ) terlihat sebanyak 3 responden (4,3%) menjawab kurang setuju,29responden (41,4%) menjawab setuju, dan 38 responden (54,3%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan selalu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu agar pimpinan mereka lebih menghargai mereka.
10. Pada butir pernyataan 10 (Saya mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditentukan perusahaan.) terlihat sebanyak 3 responden (4,3%) menjawab kurang setuju, menjawab kurang setuju,39 responden (55,7%) menjawab setuju, dan 28 responden (40%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan selalu bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan waktu yang ditentukan oleh perusahaan. Namun masih ada sebagian kecil karyawan yang belum bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh perusahaan.
11. Pada butir pernyataan 11 (Saya menyelesaikan laporan tepat waktu.) terlihat sebanyak 1 responden (1,4%) menjawab tidak setuju, 6 responden (8,6%) menjawab kurang setuju,42 respoden (60%) menjawab setuju, dan 21 responden (30%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa rata rata responden menjawab mereka selalu menyelesaikan laporan dengan tepat waktu.
12. Pada butir pernyataan 12 (saya selalu datang ke kantor tepat waktu untuk memberikan laporan pekerjaan.) terlihat sebanyak 11 respoden (15,7%) menjawab kurang setuju,49 respoden (70%) menjawab setuju, dan 10 responden (14,3%) menjawab sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar
87 karyawan selalu datang tepat waktu ke kantor untuk memberikan laporan pekerjaan kepada pimpinan. Walaupun masih ada juga beberapa karyawan yang memberikan laporan pekerjaannya dengan terlambat.
4.3 Uji Asumsi Klasik 4.3.1 Uji Normalitas
Tujuan uji normalitas adalah ingin menguji apakah dalam model regresi distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal, yakni distribusi data dengan bentuk lonceng. Kalau asumsi ini dilanggar maka uji statistik menjadi tidak valid. Ada dua cara untuk mendeteksi apakah data berdistribusi normal atau tidak, yaitu dengan pendekatan grafik dan pendekatan Kolmogorv-Smirnov. 1. Analisis Grafik
Salah satu cara untuk melihat normalitas adalah dengan melihat grafik histogram, dan grafik normal p-p plot, yang membandingkan antara dua observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal. Hasil output SPSS terlihat seperti Gambar 4.3, dan Gambar 4.4.
88 Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Gambar 4.3
Pengujian Normalitas Histogram
Pada hasil uji normalitas histogram dapat dilihat grafik tidak melenceng ke kiri maupun ke kanan, data berbentuk kurva yang seimbang sehingga membentuk gambar lonceng. Pada gambar 4.3 terlihat bahwa bentuk kurva tidak melenceng ke kiri maupun ke kanan sehingga dapat dinyatakan normal.
89 Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Gambar 4.4
Pengujian Normalitas P-P Plot
Pada P-P plot terlihat bahwa titik-titik menyebar disekitar garis diagonal dan cenderung mengikuti arah garis diagonal. Hal ini menunjukkan bahwa data yang dipergunakan dalam penelitian ini memenuhi asumsi normalitas sehingga layak untuk diuji dengan model regresi.
2. Analisis Statistik
Uji normalitas dengan grafik bisa saja terlihat berdistribusi normal, padahal secara statistik tidak berdistribusi ormal. Jika nilai sig probability lebih besar dari 0,05 maka Ho ditolak dengan pengertian bahwa data yang dianalisis berdistribusi normal. Demikian juga sebaliknya jika nilai sig probability lebih
90 kecil dari 0,05 maka Ho diterima dengan pengertian bahwa data yang dianalisis tidak berdistribusi normal. Berikut ini pengujian normalitas yang didasarkan dengan uji statistik nonparametik Kolmogorv-Smirnov (K-S).
Tabel 4.8
Uji Kolmogrov Smirnov
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 70
Normal Parametersa Mean .0000000
Std. Deviation 3.22520853 Most Extreme Differences Absolute .072
Positive .059
Negative -.072
Kolmogorov-Smirnov Z .600
Asymp. Sig. (2-tailed) .864
a. Test distribution is Normal.
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 4.8, terlihat bahwa nilai Asymp.Sig. (2-tailed) adalah 0,864, ini berarti nilainya diatas nilai signifikan 5% (0.05). dengan kata lain variabel tersebut berdistribusi normal.
4.3.2 Uji Heteroskedastisitas
Uji ini bertujuan untuk menguji apakah didalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians. Jika varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas atau
91 tidak terjadi heteroskedastisitas. Ada beberapa cara untuk mendeteksi ada atau tidaknya heteroskedastisitas, yaitu:
1. Analisis Grafik
Dasar analisis adalah tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas, sedangkan jika ada pola tertentu, seperti titik-titik yang membentuk pola tertentu yang teratur, maka mengindikasikan telah terjadi heteroskedastisitas.
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)
Gambar 4.5
Pengujian Heteroskedastisitas Scatterplot
Berdasarkan Gambar 4.5 dapat terlihat bahwa tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka berdasarkan metode grafik tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi.
92 2. Analisis Statistik
Dasar analisis metode statistik adalah jika variabel bebas signifikan secara statistik mempengaruhi variabel terikat, maka ada indikasi terjadi heteroskedastisitas. Tabel 4.9 Uji Glejser Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) 10.163 7.183 1.415 .162
KOMUNIKASI .298 .097 .318 3.084 .003 .999 1.001 MOTIVASI .291 .068 .440 4.265 .000 .999 1.001 a. Dependent Variable:
KINERJA
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (data diolah)