• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI ANALISIS DAN PEMBAHASAN

6.2 Hasil Analisis Regresi Berganda

Ho : Bauran pemasaran jasa secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan memilih Politeknik Unggul LP3M Medan.

Ha : Bauran pemasaran jasa secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan memilih Politeknik Unggul LP3M Medan.

Analisis regresi berganda adalah analisis regresi yang memiliki satu variabel dependen dan lebih dari satu variabel independen.

a. Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen menjelaskan variabel dependen. Koefisien determinasi terletak pada Tabel model summaryb dan tertulis Adjusted R Square.

Nilai Adjusted R Square sebagai dasar penentuan koefisien determinasi karena pada penelitian menggunakan lebih dari 2 (dua) variabel, atau hanya memiliki 1 (satu) variabel X dan 1 (satu) variabel Y. Penelitian ini terdiri dari 7 (tujuh) variabel X atau variabel independen dan 1 (satu) variabel Y atau variabel dependen. Nilai koefisien determinasi dapat dilihat pada Tabel 6.8.

Tabel 6.8 Koefisien Determinasi

Model Summaryb

a. Predictors: (Constant), Proses, Bukti Fisik, Harga, Lokasi, Produk, Promosi, Partisipan b. Dependent Variable: Keputusan Memilih

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah), 2015

Tabel 6.8 terlihat nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,509. Artinya 50,9% variabel dependen Keputusan Memilih Kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan (Y) dipengaruhi bauran pemasaran, sedangkan sisanya sebesar 49,1% dijelaskan oleh variabel lain.

b. Uji Hipotesis Simultan (Uji F)

Uji Hipotesis Simultan atau Uji F bertujuan untuk mengetahui pengaruh bersama-sama variabel independen terhadap variabel dependen, hasilnya ada di Tabel 6.9.

Tabel 6.9 Hasil Uji F

ANOVAb Model

Sum of

Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 22.124 7 3.161 8.267 .000a

Residual 16.056 72 .382

Total 38.180 79

a. Predictors: (Constant), Proses, Bukti Fisik, Harga, Lokasi, Produk, Promosi, Partisipan b. Dependent Variable: Keputusan Memilih

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah), 2015

Tahap-tahap melakukan uji Simultan (Uji F) sebagai berikut : 1. Hipotesis

Ho : Tidak ada pengaruh yang signifikan dari produk, harga, lokasi, Partisipan, Bukti Fisik, serta proses secara bersama – sama terhadap keputusan memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan.

Ha : Ada pengaruh yang signifikan dari produk, harga, lokasi, Partisipan, Bukti Fisik, serta proses secara bersama – sama terhadap keputusan kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan.

2. Tingkat signifikansi

Tingkat signifikansi menggunakan a=5% (signifikansi 5% atau 0.05).

3. Nilai dari Fhitung

Dari hasil uji Fhitung pada Tabel 6.9. tersebut, didapat nilai Fhitung sebesar 8,267 dengan probabilitas pada kolom Sig yakni 0.000

4. Nilai dari Ftabel

Dengan menggunakan tingkat Distribusi 95%, a=5%, df-1 (jumlah variabel-1) =8-1=7, df-2 (n-k-1) =80-7-1=72, diperoleh hasil Ftabel = 2,1396. n= jumlah responden dan k= jumlah variabel independen.

5. Kriteria Pengujian

-Ho ditolak bila Fhitung > Ftabel

6. Membandingkan Fhitung dengan Ftabel

Nilai Fhitung > Ftabel (8,267 > 2,1396), maka Ho ditolak.

7. Kesimpulan

Karena nilai Fhitung > Ftabel (8,267 > 2,1396), maka Ho ditolak dan menerima Ha yaitu : Ada pengaruh yang signifikan dari produk, harga, lokasi, partisipan, bukti fisik, serta proses secara bersama – sama terhadap keputusan memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan .

c. Uji Hipotesis Parsial (Uji t)

Dari hasil output SPSS maka dapat dilihat hasil Uji t sesuai Tabel 6.10.

Tabel 6.10 Hasil Analisis Regresi Berganda

Coefficientsa

a. Dependent Variable: Keputusan Memilih Sumber : Hasil Penelitian (data diolah), 2015

Uji t bermanfaat untuk mengetahui apakah sebuah vairabel independen secara parsial (sendiri-sendiri/terpisah) memberikan pengaruh signifikan terhadap variabel dependen (keputusan mahasiswa memilih). Jika nilai Sig lebih kecil dari 0,05 maka variabel independen dinyatakan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih Politeknik Unggul LP3 Medan, begitu

juga sebaliknya jika nilai Sig lebih besar dari 0,05 maka dinyatakan tidak secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih.

Berdasarkan Tabel 6.10 pada kolom signifikansi (Sig.) , didapat hasil bahwa dari ketujuh variabel independen yang dimasukkan ke dalam model regresi, variabel Produk (X1), Harga (X2), Lokasi (X3), Promosi (X4), dan Bukti Fisik (X6) secara signifikan mempengaruhi secara parsial terhadap kepurusan memilih kuliah di Politeknik Unggil LP3M Medan karena nilai pada kolom Sig.

lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel keputusan mahasiwa (Y) secara parsial dipengaruhi oleh Produk (X1), Harga (X2), Lokasi (X3), Promosi (X4) dan Bukti Fisik (X6). Variabel Partisipan (X5) dan Proses (X7), Partisipan (X5) tidak signifikan mempengaruhi secara parsial (nilai pada kolom Sig. lebih kecil dari 0,05).

6.3 Implikasi Manjerial

Dari 7 (tujuh) variabel independen, terdapat 5 (lima) variabel yang berpengaruh secara parsial yakni produk, harga, lokasi. Promosi dan bukti fisik.

Untuk meningkatkan keputusan mahasiswa memilih Politeknik Unggul LP3M Medan maka dapat dilakukan dengan memperbaiki indikator dari kelima indikator variabel tersebut yang masih belum baik. Tabel 6.14. akan menguraikan nilai dari tiap indikator pada kelima variabel tersebut.

Dari Tabel 6.11 dapat dilihat terdapat 4 (empat) indikator pada kriteria Sangat Baik, 10 (sepuluh) indikator pada kriteria Baik, kemudian 7 (tujuh) indikator pada kriteria Cukup Baik dan 1 (satu) indikator pada kriteria Tidak Baik.

Tabel 6.11 Rekapitualasi Nilai Tiap Indikator Variabel Variabel Kode

Indikator Nilai Rata-Rata Kategori

Produk

Agar keputusan memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M meningkat, maka indikator pada kriteria Cukup Baik dan Tidak Baik harus dievaluasi,

2) Masih terdapat kurikulum perkuliahan yang belum sesuai dengan

b. Pada Variabel Harga, terdapat 3 (tiga) indikator yang harus diperbaiki yakni :

1) Biaya kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan tidak lebih murah dibanding Politeknik Swasta yang lain di Kota Medan (X2-1) 2) Biaya-biaya di luar biaya kuliah tidak murah (X2-3)

3) Politeknik Unggul LP3M Medan tidak banyak menyediakan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi (X2-4)

c. Pada Variabel Lokasi semua indikator berada pada kriteria yang sesuai harpaan.

d. Pada Variabel Promosi, terdapat 1 (satu) indikator yang harus diperbaiki yakni Promosi melalui korang yang dilakukan Politeknik Unggul LP3M Medan masih minim (X4-3).

e. Pada Variabel Bukti Fisik, terdapat 2 (dua) indikator yang harus diperbaiki yakni :

1) Parkir kendaraan yang tidak luas (X6-3)

2) LCD Proyektor tidak tersedia di seluruh ruang perkuliahan (X6-4)

BAB VII

KESIMPULAN DAN SARAN

7.1. Kesimpulan

Dari hasil analisis dan pembahasan, maka disimpulkan :

a. Bauran pemasaran mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan sebesar 50,9% , sedangkan sisanya 49,1% dipengaruhi oleh variabel.

b. Variabel bauran pemasaran yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap keputusan memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan adalah variabel produk.

c. Agar jumlah mahasiswa baru meningkat, maka pengelola Politeknik Unggul LP3M Medan perlu memprioritaskan kebijakan bauran pemasaran yang berorientasi pada variabel produk, harga, lokasi, promosi dan bukti fisik, yang terbukti menjadi faktor penting dalam mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih tempat perkuliahan.

7.2. Saran

Dari hasil kesimpulan, maka disarankan :

a. Politeknik Unggul LP3M Medan pada masa yang akan datang lebih memprioritaskan kebijakan bauran pemasaran produk, harga, lokasi, promosi dan bukti fisik serta proses karena memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih tempat perkuliahan.

b. Agar jumlah mahasiswa Politeknik LP3M Medan meningkat, sesuai dengan variabel yang berpengaruh, dilakukan langkah-langkah berikut : 1) Variabel Produk

a. Materi praktek agar lebih banyak dari materi teori, sesuai dengan jenis perguruan tinggi politeknik yang merupakan pendidikan vokasi.

b. Mata kuliah yang terdapat pada kurikulum agar disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

2) Variabel Harga

a. Melakukan evaluasi terhadap besaran biaya kuliah agar dapat bersaing dengan perguruan tinggi swasta sejenis di Kota Medan.

b. Biaya-biaya lain selain biaya perkuliahan agar diturunkan besarannya.

c. Melakukan berbagai kerjasama dengan pihak ketiga dalam merancang program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

3) Variabel Promosi

a. Lebih intensif melakukan promosi melalui media koran yang masih menjadi sumber informasi masyarakat di Sumatera Utara.

4) Variabel Bukti Fisik

a. Mendesain ulang parkir agar lebih optimal dalam menampung jumlah mahasiswa.

b. Menyediakan LCD Proyektor yang sudah tersedia dan posisi siap pakai di setiap ruangan.

DAFTAR PUSTAKA

Alma, Buchari, 2007, Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa, Alfabeta, Bandung

Barnett, Ronald, 2002, Improving Higher Education : Total Quality Care.

Backingham : SRHE and Open University Press

Bawono, Icuk Rangga, dkk., 2009, Persepsi Mahasiswa S1 Akuntansi Reguler Tentang Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA) (Studi Kasus pada Perguruan Tinggi Negeri di Purwokerto Jawa Tengah), Jurnal Akuntansi UNS, Solo

Ghozali, Imam, 2011, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang

Hasan, M. Iqbal, 2009, Pokok-Pokok Materi Statistik 1 ; Statistik Deskriptif, Edisi Kedua, Bumi Aksara, Jakarta

Kotler, Philip, 2005, Manajemen Pemasaran, Edisi kesembilan belas, Jilid-2, Indeks. Jakarta

Kotler, Phillip dan Gary Amstrong, 2010, Prinsip-Prinsip Pemasaran, Jilid 1, Edisi Kedelapan, Alih Bahasa Damos Sihombing, Erlangga, Jakarta Kotler, Phillip dan Kevin Lane Keller, 2012, Marketing Management, Edisi 14,

Global Edition. Pearson Prentice Hall

Lamb, Charles W., Joseph F. Hair, Carl Mcdaniel, 2001, Pemasaran, Penerjemah Basu Swastha, Edisi. Pertama, Salemba Empat, Jakarta

Lovelock, Christopher, Jochen Wirtz, Jacky Mussry, 2010, Pemasaran Jasa ; Manusia, Teknologi, Strategi, Perspektif Indonesia, Alih Bahasa oleh Dian Wulandari dan Devri Barnadi Putera, Erlangga, Jakarta

Ridwansyah, Iwan, 2012, Pengaruh Komunikasi Pemasaran Jasa Pendidikan Tinggi Terhadap Keputusan Mahasiswa Untuk Kuliah di Universitas Widyatama Bandung, Digital Library Universitas Widyatama, Bandung

Santoso, Apridh dan Nunik Kusnilawati, 2011, Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Mahasiswa Dalam Memilih Pendidikan Diploma III (Studi Kasus Mahasiswa Reguler Pagi Prodi D3 Manajemen Perusahaan FE USM), Jurnal Dinamika Sosial Budaya Issn 1410-9859 Vol. 13 No. 1

Sekaran, Uma, 2010, Metodologi Penelitian Bisnis, Edisi 4, Buku 1, Penerjemah : Kwan Men Yon, Salemba Empat, Jakarta

Sinulingga, Sukaria, 2011, Metode Penelitian, USU Press, Medan

Situmorang, Syafrizal Helmi dan Muslich Lufti, 2011, Analisis Data Penelitian (Menggunakan Program SPSS), USU Press, Medan

Stanton, William J., 2002, Prinsip Pemasaran, Edisi 7, Jilid 1., Erlangga. Jakarta

Sugiyono, 2012, Metode Penelitian Bisnis, Bandung, PenerbitAlfabeta

Simanullang, Subur, 2008, Analisis Pengaruh Strategi Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Memilih Kuliah di Program D-III Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Darma Agung Medan, Tesis Magister Ilmu Manajemen, Universitas Sumatera Utara, Medan

Sinulingga, Sukaria, 2011, Metode Penelitian. USU Press. Medan

Susanto, Riski, 2012, Analisis Pengaruh Citra Merek dan Bauran Promosi Terhadap Keputusan Konsumen Menggunakan Jasa Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Diponegoro, Semaran

Swastha, Basu dan T. Hani Handoko, 2000, Manajemen Pemasaran ; Analisa Perilaku Konsumen, Edisi Pertama, BPFE UGM. Yogyakarta

Syarbaini, Syahrial, 2009, Pendidikan Pancasila Di Perguruan Tinggi. Bogor : Ghalia Indonesia

Wijaya, David, 2012, Pemasaran Jasa Pendidikan, Salemba Empat, Jakarta Undang-Undang RI No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

Lampiran 1

Kuesioner kepada Mahasiswa Kepada Yth :

Mahasiswa Politeknik Unggul LP3M Medan di -

Tempat

Dengan hormat, dalam upaya menyelesaikan pendidikan di Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjan USU, saya harus melakukan penelitian untuk menyusun Geladikarya. Agar penelitian dapat diselesaikan, saya memerlukan jawaban terhadap pertanyaan di kuesioner yang saya ajukan.

Untuk itu saya mohon kesediaan mahasiswa/i mengisi kuesioner yang terlampir. Kami sangat mengharapkan mahasiswa/i mengisi semua pertanyaan yang ada dengan benar dan baik. Data-data isian kuesioner ini hanya digunakan untuk penelitian ini, dan tidak akan dipublikasikan. Terima kasih.

Hormat Saya,

Peneliti

A. Profil Responden

Umur : ______ Tahun

Program Studi/Jurusan : ________________________________________

Semester : ____________________

Alasan Utama Memilih Kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan

________________________________________________________________

B. Petunjuk Pengisian Kuesioner

Perhatikan pertanyaan pada kuesioner dibawah ini, pilihlah satu jawaban yang sesuai dengan kenyataan yang dirasakan dengan memberi tanda silang (x) pada kolom jawaban yang tersedia.

SS : Sangat Setuju (5)

Politeknik Unggul LP3M Medan menghasilkan alumni dengan keahlian terapan yang membuat saya siap untuk kerja

4 Akreditasi program studi pilihan saya, sesuai Politeknik Unggul LP3M Medan lebih murah dibanding Politeknik Swasta yang lain di Kota Medan

17,5% 15% 42,5% 20% 5%

7 Sistem pembayaran uang kuliah dapat dibayar secara kredit atau cicilan

45% 55% 0% 0% 0%

8 Biaya-biaya di luar biaya

kuliah cukup murah 5% 28,75% 36,25% 17,5% 12,5%

9

Politeknik Unggul LP3M Medan menyediakan banyak beasiswa untuk mahasiswa berprestasi

3,75% 11,25% 18,75% 40% 26,25%

Tempat (X3)

10 Lokasi kampus Politeknik

Unggul LP3M Medan 28,75% 70% 1,25% 0% 0%

No Pertanyaan SS S N TS STS Tempat (X3)

11

Di sekitar kampus Politeknik Unggul LP3M Medan terdapat restoran atau warung makan

31,25% 42,5% 18,75% 16,25% 3,75%

12

Di sekitar kampus Politeknik Unggul LP3M Medan terdapat rumah sewa atau tempat kos

36,25% 30% 13,75% 13,75% 6,25%

13 Lokasi kampus Politeknik Unggul LP3M Medan mudah diketahui

17,5% 61,25% 7,5% 13,75% 0%

Promosi (X4) 14

Politeknik Unggul LP3M Medan menyediakan informasi lengkap kampus melalui Website

17,5% 42,5% 25% 8,75% 6,25%

15

Brosur informasi tentang Politeknik Unggul LP3M Medan yang selalu

Semua dosen Politeknik Unggul LP3M Medan sudah menyelesaikan S-2

37,5% 48,75% 13,75 0% 0%

19

Dosen yang mengajar berdasarkan SAP (Satuan Acara Perkuliahan)

43,75% 25% 31,25 10% 2,5%

20

Pegawai akademik yang

cekatan dalam

22 Setiap ruang perkuliahan

memiliki AC 42,5% 45% 1,25% 7,5% 3,75%

23 Fasilitas Wi-Fi yang selalu

aktif 25% 37,5% 12,5% 16,25% 8,75%

No Pertanyaan SS S N TS STS

Jadwal kuliah diterima mahasiswa sebelum perkuliahan dimulai

17,5% 45% 26,25% 7,5% 3,75%

28 Proses pengurusan

administrasi cepat 56,25% 3,75% 6,25% 10% 2,5% Politeknik Unggul LP3M Medan karena Akreditasi sesuai harapan

31,25% 42,5% 18,75% 16,25% 3,75%

32

Saya memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan karena waktu kuliah singkat

36,25% 30% 13,75% 13,75% 6,25%

33

Saya memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan karena uang kuliah terjangkau

17,5% 61,25% 7,5% 13,75% 0%

34

Saya memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan karena lokasi yang strategis

31,25% 42,5% 18,75% 16,25% 3,75%

35

Saya memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan karena promosi yang menarik

31,25% 42,5% 18,75% 16,25% 3,75%

36

Saya memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan karena kualitas dosen yang bagus

36,25% 30% 13,75% 13,75% 6,25%

No Pertanyaan SS S N TS STS Bukti Fisik (X6)

37

Saya akan

merekomendasikan kepada teman dan keluarga untuk memilih kuliah di Politeknik Unggul LP3M Medan sebagai tempat kuliah yang berkualitas

17,5% 61,25% 7,5% 13,75% 0%

Lampiran 2 Tabel R

df = (N-2)

Tingkat signifikansi untuk uji satu arah

0.05 0.025 0.01 0.005 0.0005

Tingkat signifikansi untuk uji dua arah

0.1 0.05 0.02 0.01 0.001

1 0.9877 0.9969 0.9995 0.9999 1.0000

10 0.4973 0.5760 0.6581 0.7079 0.8233

11 0.4762 0.5529 0.6339 0.6835 0.8010

12 0.4575 0.5324 0.6120 0.6614 0.7800

13 0.4409 0.5140 0.5923 0.6411 0.7604

14 0.4259 0.4973 0.5742 0.6226 0.7419

15 0.4124 0.4821 0.5577 0.6055 0.7247

16 0.4000 0.4683 0.5425 0.5897 0.7084

17 0.3887 0.4555 0.5285 0.5751 0.6932

18 0.3783 0.4438 0.5155 0.5614 0.6788

19 0.3687 0.4329 0.5034 0.5487 0.6652

20 0.3598 0.4227 0.4921 0.5368 0.6524

21 0.3515 0.4132 0.4815 0.5256 0.6402

22 0.3438 0.4044 0.4716 0.5151 0.6287

23 0.3365 0.3961 0.4622 0.5052 0.6178

24 0.3297 0.3882 0.4534 0.4958 0.6074

25 0.3233 0.3809 0.4451 0.4869 0.5974

26 0.3172 0.3739 0.4372 0.4785 0.5880

27 0.3115 0.3673 0.4297 0.4705 0.5790

28 0.3061 0.3610 0.4226 0.4629 0.5703

29 0.3009 0.3550 0.4158 0.4556 0.5620

30 0.2960 0.3494 0.4093 0.4487 0.5541

31 0.2913 0.3440 0.4032 0.4421 0.5465

32 0.2869 0.3388 0.3972 0.4357 0.5392

33 0.2826 0.3338 0.3916 0.4296 0.5322

34 0.2785 0.3291 0.3862 0.4238 0.5254

35 0.2746 0.3246 0.3810 0.4182 0.5189

36 0.2709 0.3202 0.3760 0.4128 0.5126

37 0.2673 0.3160 0.3712 0.4076 0.5066

38 0.2638 0.3120 0.3665 0.4026 0.5007

39 0.2605 0.3081 0.3621 0.3978 0.4950

40 0.2573 0.3044 0.3578 0.3932 0.4896

50 0.2306 0.2732 0.3218 0.3542 0.4432

Lampiran 3

Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Scale: ALL VARIABLES

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.868 5

Case Processing Summary

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.909 4

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.758 4

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

.925 4

Item Statistics

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.925 4

Item-Total Statistics

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.896 5

Item-Total Statistics

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.972 4

Scale: ALL VARIABLES

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.895 7

Lampiran 4

Hasil Korelasi dan Regresi

Descriptive Statistics

Mean Std. Deviation N

Keputusan Memilih 3.4200 .88271 80

Produk 4.0300 .37335 80

Memilih Produk Harga Lokasi Promosi Partisipan Bukti

Variables Entered/Removed

Model Variables Entered

Variables

Removed Method

1 Proses, Bukti Fisik, Harga, Lokasi, Produk, Promosi, Partisipana

. Enter

a. All requested variables entered.

Model Summaryb

a. Predictors: (Constant), Proses, Bukti Fisik, Harga, Lokasi, Produk, Promosi, Partisipan b. Dependent Variable: Keputusan Memilih

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 22.124 7 3.161 8.267 .000a

Residual 16.056 72 .382

Total 38.180 79

a. Predictors: (Constant), Proses, Bukti Fisik, Harga, Lokasi, Produk, Promosi, Partisipan b. Dependent Variable: Keputusan Memilih

Coefficientsa

a. Dependent Variable: Keputusan Memilih

Dependent Variable : Keputusan Memilih

Dependent Variable : Keputusan Memilih

Dependent Variable : Keputusan Memilih

Lampiran 5

Penjelasan Hasil Pengolahan Data SPSS 1. Hasil Uji Instrumen Penelitian 1.1 Hasil Uji Validitas

Pengujian validitas digunakan untuk mengukur valid suatu pertanyaan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Kuesioner dinyatakan valid jika pertanyaan kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang dapat diukur oleh kuesioner tersebut. Sedangkan pengujian realibilitas merupakan metode untuk mengukur jawaban pertanyaan, suatu kuesioner dikatakan reliabel jika jawaban terhadap pertanyaan adalah konsisten. Pengujian validitas dan reliabilitas yang dilakukan terhadap 30 responden yang tidak termasuk 80 responden untuk analisis data regresi berganda.

Pengujian menggunakan uji dua sisi dengan taraf signifikansi 0.05.

Kriteria pengujian adalah sebagai berikut :

- Jika rhitung ≥ rtabel (uji 2 sisi dengan sig 0.05) maka instrumen atau variabel pertanyaan berkorelasi signifikan terhadap skor total variabel (dinyatakan valid).

- Jika rhitung < rtabel (uji 2 sisi dengan sig 0.05) maka instrumen atau variabel pertanyaan tidak berkorelasi signifikan terhadap skor total variabel (dinyatakan tidak valid).

Tabel 1. Hasil Pengujian Validitas Variabel X dan Y Variabel Pertanyaan Corrected Item

Total Correlation

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah dengan SPSS), 2015

Berdasarkan Tabel 1. semua pertanyaan item pertanyaan adalah valid. Hal ini ditunjukkan oleh nilai r hitung (Corrected Item Total Correlation) lebih besar dari rtabel yang memiliki nilai 0,361 sesuai yang tertera pada Lampiran 2.

1.2 Hasil Uji Reliabilitas

Setelah dilakukan uji validitas terhadap variable-variabel dalam penelitian ini, selanjutnya dilakukan uji reliabilitas. Reliabilitas berhubungan dengan kepercayaan terhadap alat tes (Sekaran, 2006).

Dalam penelitian ini akan digunakan batasan tertentu sebesar 0.60 (Arikunto, 2006), hasil dari output software SPSS dapat dilihat pada Tabel 6.22.

Tabel 2.. Hasil Uji Reliabilitas

Variabel Alpha Batasan Keterangan

Produk (X1) 0,868 0,60 Reliabel

Harga (X2) 0,909 0,60 Reliabel

Lokasi (X3) 0,758 0,60 Reliabel

Promosi (X4) 0,925 0,60 Reliabel

Partisipan (X5) 0,925 0,60 Reliabel

Bukti Fisik (X6) 0,896 0,60 Reliabel

Proses (X7) 0,972 0,60 Reliabel

Keputusan Memilih (Y) 0,895 0,60 Reliabel

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah), 2015

Berdasarkan Tabel 2. semua variabel yang digunakan adalah reliabel, dan dinyatakan baik, artinya semuanya pertanyaan reliabel/berkesinambungan karena memiliki nilai alpha diatas 0,60. Nilai ini menunjukan bahwa variabel yang digunakan mempunyai ketepatan, keakuratan, kestabilan atau konsistensi yang tinggi.

Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Histogram 2. Hasil Uji Penyimpangan Asumsi Klasik

Pada penelitian ini uji asumsi klasik terdiri dari Uji Normalitas dan Uji Multikolinearitas, serta Uji Heterokedastisitas.

2.1 Uji Normalitas

Untuk mencek apakah hasil pengamatan menyebar normal atau tidak, dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan uji histogram, uji normal P Plot, uji Chi Square, Skewness dan Kurtosis atau uji Kolmogorov Smirnov (SitumPartisipan dkk, 2008). Pada penelitian ini normalitas data dilakukan dengan uji histogram dan uji normal P Plot. Hasil dari output SPSS dengan menggunakan Uji Histogram dapat dilihat pada Gambar 1. yang menunjukkan Grafik histogram menunjukkan pola distribusi normal sebab memperlihatkan grafik mengikuti sebaran kurva normal (ditunjukkan dengan kurva berbentuk lonceng).

Grafik normal probability plot pada Gambar 2. menunjukkan pola distribusi normal dimana data menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti

Dependent Variable : Keputusan Memilih

Gambar 2. Hasil Uji Normalitas P Plot

2.2 Uji Multikolinearitas

Uji asumsi klasik berikutnya adalah uji multikolinearitas, digunakan untuk mengetahui ada tidaknya penyimpangan asumsi klasik multikolinearitas, yaitu adanya hubungan linear antar variabel independen dalam model regresi. Prasyarat yang harus terpenuhi dalam model regresi adalah tidak adanya Multikolinearitas.

Pada riset ini akan dilakukan uji Multikolinearitas dengan melihat nilai Inflation Factor (VIF) pada model regresi. Menurut Santoso (2001), pada umumnya jika

VIF lebih besar dari 5, maka variabel tersebut mempunyai persoalan Multikolinearitas dengan variabel bebas lainnya, hasil uji multikolinearitas dapat dilihat pada Tabel 3.

Dependent Variable : Keputusan Memilih

Tabel 3. Hasil Uji Multikolinearitas

a. Dependent Variable: Keputusan Memilih Sumber : Hasil Penelitian (data diolah), 2015

Dari Tabel 3. terlihat bahwa nilai pada kolom VIF dibawah 5 , variabel produk (2,745), variabel harga (1,316), variabel lokasi (1,549), variabel Partisipan (3,450), variabel Bukti Fisik (1,515), serta variabel proses (3,340) . Semua variabel independen memiliki nilai Variance Inflation Factor (VIF) lebih kecil dari 5, sehingga dapat disimpulkan bahwa antar variabel tersebut tidak terjadi persoalan Multikolinearitas.

2.3 Uji Heterokedastisitas

Uji Heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui ada tidaknya penyimpangan asumsi klasik heteroskedastisitas, yaitu adanya ketidaksamaan varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi. Prasyarat yang harus terpenuhi dalam model regresi adalah tidak adanya gejala Heteroskedastisitas. Pengujian apakah terdapat gejala heteroskedastisitas, yaitu dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada gambar hasil output SPSS (Situmorang, 2008). Selanjutnya, pengujian dengan pengambilan keputusan didasarkan pada : (a). Apabila ada pola tertentu, seperti titik-titik (point-point)

Gambar 3. Hasil Uji Heterokedastisitas

yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit), maka telah terjadi Heteroskedastisitas; dan (b). Apabila tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi Heteroskedastisitas. Pada Gambar 3. dapat dilihat hasil uji Heterokedastisitas.

Dari Gambar 3. terlihat tidak ada pola yang jelas, titik-titik juga menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi Heteroskedastisitas.

Dependent Variable : Keputusan Memilih