HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Hasil Analisis Statistik Inferensial
a. Pengujian Prasyarat 1) Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji/mengetahui apakah data dalam penelitian ini berdistribusi normal atau tidak. Uji
66 normalitas dalam penelitian ini digunakan dengan melihat tabel uji kolmogrov-smirnov dengan ketentuan taraf signifikansi . Adapun hasil yang diperoleh dari uji normalitas ditunjukkan pada tabel berikut ini :
Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Kecerdasan Interpersonal Task Commitment Prestasi Belajar Matematika N 67 67 67
Normal Parametersa Mean 80.82 82.03 81.70
Std. Deviation 9.558 8.303 7.828 Most Extreme Differences Absolut .152 .162 .141 Positive .095 .085 .088 Negative -.152 -.162 -.141 Kolmogrov-Smirnov Z 1.247 1.327 1.153
Asymp. Sig. (2-tailed) .089 .059 .140
Berdasarkan tabel 4.7, hasil yang diperoleh dari analisis output uji normalitas data dengan menggunakan SPSS versi 16 dijelaskan sebagai berikut :
Pengambilan keputusan :
- Jika nilai signifikansi maka data tersebut berdistribusi normal.
- Jika nilai signifikansi maka data tersebut tidak berdistribusi normal.
Kesimpulan :
1) Pada tabel 4.7 diperoleh nilai signifikansi pada variabel kecerdasan interpersonal ( ) sebesar . Karena
67 nilai signifikansinya lebih besar dari taraf signifikan , maka disimpulkan bahwa data kecerdasan interpersonal ( ) berdistribusi normal.
2) Pada tabel 4.7 diperoleh nilai signifikansi pada variabel task commitment ( ) sebesar . Karena nilai signifikansinya lebih besar dari taraf signifikan , maka disimpulkan bahwa data task commitment ( ) berdistribusi normal.
3) Pada tabel 4.7 diperoleh nilai signifikansi pada variabel prestasi belajar matematika ( ) sebesar . Karena nilai signifikansinya lebih besar dari taraf signifikan , maka disimpulkan bahwa data prestasi belajar matematika ( ) berdistribusi normal.
2) Uji Linearitas
Dasar pengambilan keputusan dari uji linearitas dapat ditunjukkan dari nilai signifikansi pada Deviation from Linearity. Adapun hasil yang diperoleh dari uji linearitas dapat ditunjukkan pada tabel berikut ini:
68
Tabel 4.8 Hasil Uji Linearitas Y Dengan ANOVA Table Sum Of Squares df Mean Square F Sig. Prestasi Belajar *Kecerdasan Interpersonal Between Groups (Combined) 3375.246 8 421.906 36.590 .000 Linearity 3345.495 1 3345.495 290.137 .000 Deviation Linearity 29.751 7 4.250 .369 .917 Within Groups 955.646 58 11.531 Total 4044.030 66
Tabel 4.9 Hasil Uji Linearitas Y Dengan ANOVA Table Sum Of Squares df Mean Square F Sig. Prestasi Belajar *Task commitment Between Groups (Combined) 3779.147 19 198.902 35.293 .000 Linearity 3663.257 1 3663.257 649.996 .000 Deviation Linearity 115.890 18 6.438 1.142 .345 Within Groups 959.692 47 5.636 Total 4044.030 66
Berdasarkan tabel 4.8 dan 4.9, berikut hasil analisis output uji linearitas data dengan menggunakan SPSS versi 16 :
Pengambilan keputusan :
- Jika signifikansi 0,05 maka terdapat hubungan yang bersifat linear.
- Jika signifikansi 0,05 maka tidak terdapat hubungan yang bersifat linear.
Kesimpulan :
1) Linearitas prestasi belajar matematika dengan kecerdasan interpersonal
69 Pada tabel 4.8 diperoleh nilai signifikansi pada tabel deviation from linearity sebesar Karena nilai signifikansi yang diperoleh lebih besar dari taraf signifikan , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bersifat linear.
2) Linearitas prestasi belajar matematika dengan kecerdasan interpersonal
Pada tabel 4.9 diperoleh nilai signifikansi pada tabel deviation from linearity sebesar . Karena nilai signifikansi yang diperoleh lebih besar dari taraf signifikan , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bersifat linear.
3) Uji Multikolinearitas
Uji multikolinearitas dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya multikolinearitas tiap variabel bebas. Jika dalam penelitian ini tidak terjadi multikolinearitas, maka analisis data dapat dilanjutkan. Untuk itu, hasil uji multikolinearitas dapat ditunjukkan pada tabel berikut ini :
Tabel 4.10 Hasil Uji Multikolinearitas Variabel Bebas Coefficientsa Model Collinearity Statistics Tolerance VIF 1 (Constant) Kecerdasan Interpersonal .254 3.934 Task Commitment .254 3.934
70 Berdasarkan tabel 4.10, hasil yang diperoleh dari analisis output uji multikolinearitas data dengan menggunakan SPSS versi 16 yakni sebagai berikut :
Pengambilan keputusan :
- Jika nilai pada tolerance value 0,10 atau nilai VIF (Variance Inflation Factor) 10 maka terjadi multikolinearitas.
- Jika nilai pada tolerance value 0,10 atau nilai VIF (Variance Inflation Factor) 10 maka tidak terjadi multikolinearitas.
Kesimpulan :
Berdasarkan tabel 4.10 terlihat bahwa tidak terjadi masalah multikolinearitas antara variabel bebas. Dari tabel hasil uji multikolinearitas diketahui variabel kecerdasan interpersonal ( ) dengan nilai VIF (Variance Inflation Factor) = dan nilai tolerance value, yaitu . Begitupun dengan variabel task commitment ( ). Artinya bahwa berdasarkan hasil tersebut nilai VIF (Variance Inflation Factor) lebih kecil dari 10 yakni dan nilai teolerance value lebih besar dari 0,10 yakni maka disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas.
71 b. Pengujian Hipotesis
Tabel 4.11 Hasil Analisis Uji-t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 8.303 2.457 3.379 .001 Kecerdasan Interpersonal .282 .051 .345 5.497 .000 Task Commitment .617 .059 .654 10.433 .000
Berdasarkan hasil analisis data pada tabel 4.11, diperoleh persamaan regresi yakni :
1) Uji hipotesis pertama
Hipotesis pertama menyatakan bahwa “terdapat pengaruh kecerdasan interpersonal dan task commitment secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa”. Data yang dianalisis sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 67 siswa. Adapun hasil analisis uji-f dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4.12 Hasil Analisis Uji-f secara bersama-sama
ANOVAb Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. 1 Regression 3785.380 2 1892.690 468.325 .000a Residual 258.650 64 4.041 Total 4044.030 66
72 Berdasarkan tabel 4.12 dapat dijelaskan nilai sebesar 468.325 dan nilai signifikansi bernilai . Adapun untuk menentukan digunakan rumus : ( ) ( ) ( ) ). Karena nilai ( ) dan nilai signifikansi maka disimpulkan bahwa kecerdasan interpersonal dan task commitment secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa.
2) Uji hipotesis kedua
Hipotesis kedua menyatakan bahwa “terdapat pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa”. Data yang dianalisis sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 67 siswa. Adapun pengujian uji-t di analisis dengan teknik statistik uji-t dengan bantuan SPSS versi 16.
Berdasarkan tabel 4.11 diperoleh nilai sebesar 5,497 dan nilai signifikansi bernilai untuk variabel kecerdasan interpersonal. Adapun untuk menentukan digunakan rumus : ( ) ( ) ( ) . Karena nilai
73 maka disimpulkan bahwa kecerdasan interpersonal memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa.
3) Uji hipotesis ketiga
Hipotesis ketiga menyatakan bahwa “terdapat pengaruh task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa”. Data yang dianalisis sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 67 siswa. Adapun pengujian uji-t di analisis dengan teknik statistik uji-t dengan bantuan SPSS versi 16.
Berdasarkan tabel 4.11 diperoleh nilai sebesar dan nilai signifikansi bernilai untuk variabel task commitment. Adapun untuk menentukan digunakan rumus : ( ) ( ) ( ) Karena nilai
( ) dan nilai signifikansi , maka dapat disimpulkan bahwa task commitment memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungguminasa.
74