• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4. HASIL PENELITIAN

4.1 Hasil Analisis Univariat

Pada analisis univariat dalam penelitian ini distribusi pada data numerik dilakukan uji normalitas ini yang terdiri dari variabel umur dan variabel masa kerja. Pada variabel yang memiliki data kategorik dilakukan dengan menyajikan distribusi frekuensi variabel yang diteliti yaitu variabel independen dan variabel dependen yang meliputi variabel lama kontak, frekuensi hari kerja, dan APD yang digunakan serta dermatitis kontak. Berikut dijelaskan distribusi frekuensi masing–masing variabel.

4.1.1 Distribusi Responden Berdasarkan Umur

Berdasarkan umur responden, hasil uji normalitas data numerik menunjukkan variabel terdiri atas kondisi responden, yang menderita dermatitis kontak (DK) dan tidak menderita dermatitis kontak. Selanjutnya, hasil uji tersebut dijelaskan dalam tabel di bawah ini :

Tabel 4.1 Distribusi Responden Berdasarkan Umur Para Pekerja Penambang Emas di Desa Tamiang Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal

No Variabel DK Mean Median Min-Maks S.D p-value 1. Umur Positif 32,29 32 23-45 6,14 0,200

Negatif 30,73 30 20-48 6,64 0,008

Ket : p –value merupakan p-value pada uji normalitas Kolmogorof-Smirnof Dari tabel 4.1 tersebut diketahui bahwa pada hasil uji Kolmogorof-Smirnof yang dilakukan terhadap variabel umur responden yang menderita dermatitis kontak terdapat

mean 32,29 tahun, dan median 32 tahun. Usia terendah 23 tahun dan usia tertinggi mencapai 45 tahun, simpangan baku 6,14 tahun, serta nilai p sebesar 0,200 (>0,05). Nilai p tersebut menunjukkan bahwa distribusi data normal, sehingga yang dijadikan nilai tengah adalah mean (32,29 tahun).

Pada hasil uji Kolmogorof-Smirnof yang dilakukan terhadap variabel umur responden yang tidak menderita dermatitis kontak terdapat mean 30,73 dan median 30. Usia terendah 20 tahun dan usia tertinggi mencapai 48 tahun, simpangan baku 6,64, serta nilai p sebesar 0,008 (<0,05). Nilai p tersebut menunjukkan bahwa distribusi data tidak normal, sehingga yang dijadikan nilai tengah adalah median (30 tahun).

4.1.2 Distribusi Responden Berdasarkan Masa Kerja

Berdasarkan masa kerja, diketahui bahwa hasil uji normalitas pada data numerik menunjukkan variabel terdiri atas kondisi responden, yang menderita dermatitis kontak (DK) dan tidak menderita dermatitis kontak. Selanjutnya, hasil uji tersebut dijelaskan dalam tabel di bawah ini :

Tabel 4.2 Distribusi Responden Berdasarkan Masa Kerja Para Pekerja Penambang Emas di Desa Tamiang Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal

No Variabel DK Mean Median Min-Maks S.D p-value 1. Masa Kerja Positif 4,94 4 2-8 1,85 0,024 Negatif 4,82 4 1-8 1,94 0,000

Ket : p –value merupakan p-value pada uji normalitas Kolmogorof-Smirnof Uji Kolmogorof-Smirnof untuk variabel masa kerja yang menderita dermatitis kontak sebesar 0,024 (>0,05), hal tersebut menunjukkan bahwa distribusi data normal, sehingga yang dijadikan nilai tengah adalah mean. Rata-rata (mean) masa kerja adalah

4,94 tahun (dibulatkan menjadi 5 tahun), dengan simpangan baku 1.85 tahun. Masa kerja terendah 2 tahun dan masa kerja paling lama 8 tahun.

Sedangkan nilai p pada uji Kolmogorof-Smirnof untuk variabel masa kerja yang tidak menderita dermatitis kontak sebesar 0,000 (<0,05), hal tersebut menunjukkan bahwa distribusi data tidak normal, sehingga yang dijadikan nilai tengah adalah median. Rata-rata (mean) masa kerja adalah 4 tahun, dengan simpangan baku 1,94 tahun. Masa kerja terendah 1 tahun dan masa kerja paling lama 8 tahun.

4.1.3 Distribusi Responden Berdasarkan Lama Kontak

Distribusi lama kontak responden yang dimaksudkan sebagai variabel dalam uji ini yaitu lama pekerja melakukan aktifitas dimana tangan pekerja bersentuhan secara langsung dengan bahan merkuri selama sehari yang berdasarkan lama waktunya, yaitu 2 jam dan 3 jam. Selanjutnya, hal tersebut dijelaskan dalam tabel di bawah ini :

Tabel 4.3 Distribusi Responden Berdasarkan Lama Kontak Para Pekerja Penambang Emas di Desa Tamiang Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal

Lama Kontak Jumlah (Orang) %

3 Jam/hari 25 50

2 Jam/hari 25 50

Jumlah 50 100

Berdasarkan tabel 4.3 tersebut diketahui bahwa pekerja penambang tersebut terdapat pekerja yang kontak dengan bahan merkuri selama 3 jam dalam sehari yaitu berjumlah 25 orang (50 %), dan yang kontak selama 2 jam dalam sehari berjumlah yang sama yaitu 25 orang (50 %) pekerja.

4.1.4 Distribusi Responden Berdasarkan Frekuensi Hari Kerja

Distribusi responden berdasarkan frekuensi hari kerja yang dimaksudkan adalah jumlah hari kerja dalam seminggu yang digunakan pekerja dalam menambang emas, hal tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.4 Distribusi Responden Berdasarkan Frekuensi Hari Kerja para Pekerja Penambang Emas di Desa Tamiang Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal

Frekuensi Hari Kerja Jumlah (Orang) %

6 Hari/minggu 19 38

5 Hari/minggu 31 62

Jumlah 50 100

Berdasarkan tabel 4.4 tersebut diketahui bahwa jumlah pekerja penambang emas lebih banyak yang bekerja selama 6 hari dalam seminggu yaitu sebanyak 19 orang (38 %), sedangkan yang bekerja selama 5 hari dalam seminggu berjumlah 31 orang pekerja (62 %).

4.1.5 Distribusi Responden Berdasarkan APD yang Digunakan

Distribusi responden berdasarkan alat pelindung diri yang digunakan oleh pekerja penambang emas dibagi dalam 2 kategori yaitu pekerja yang memakai APD (sarung tangan) dalam bekerja, dan pekerja yang tidak menggunakan APD (sarung tangan) dalam bekerja, hal tersebut dijelaskan dalam tabel berikut :

Tabel 4.5 Distribusi Responden Berdasarkan APD yang Digunakan Para Pekerja Penambang Emas di Desa Tamiang Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal

APD yang digunakan Jumlah (Orang) %

Tidak Pakai Sarung Tangan 35 70

Pakai Sarung Tangan 15 30

Jumlah 50 100

Berdasarkan tabel 4.5 diatas diketahui bahwa pekerja yang tidak menggunakan sarung tangan jumlahnya lebih banyak yaitu sebanyak 35 orang (70 %), sedangkan 15 orang pekerja (30 %) menggunakan sarung tangan.

4.1.6 Distribusi Dermatitis Kontak

Dalam hal Distribusi responden dermatitis kontak dibagi dalam dua kategori yaitu pekerja yang menderita penyakit dermatitis kontak (positif) dan pekerja yang tidak menderita penyakit dermatitis kontak (negatif), hal tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.6 Distribusi Dermatitis Kontak para Pekerja Penambang Emas di Desa Tamiang Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal

Dermatitis Kontak Jumlah (Orang) %

Positif 17 34

Negatif 33 66

Jumlah 50 100

Berdasarkan tabel 4.6 diatas diketahui bahwa pekerja yang tidak menderita penyakit dermatitis kontak lebih banyak yaitu 33 orang pekerja (66 %), sedangkan 17 orang (34 %) lainnya menderita penyakit dermatitis kontak.

Dokumen terkait