HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.2 Hasil Estimasi Regresi Linear Berganda
Kedua model fixed effects dan random effects digunakan untuk
menunjukkan model mana yang terbaik digunakan dalam mengestimasi
faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sektor
makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode
2010-2012. Berikut ini adalah hasil estimasi dari kedua model dengan metode GLS :
Tabel 4.2
Hasil Estimasi Regresi Linear Berganda
Dependen Variabel : Pertumbuhan Laba (Y) Periode 2010-2012 Variabel Fixed Effects Random Effects
C -3.223.297 1.131.561
X1? -0.195829 -0.459921
X2? 1.474.354 0.017390
X4? -0.529503 -2.161.321 X5? 5.146.219 -1.314.952
X6? 1.460.191 6.562.733
Hasil regresi linear berganda dengan metode (REM) adalah sebagai berikut :
Y = 1.131.561 + 0.459921) (X1) + 0.017390 (X2) + 0.796873 (X3) +
(-2.161.321) (X4) + (-1.314.952) (X5) + 6.562.733 (X6)
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda tersebut, maka dapat di
interpretasikan untuk masing-masing variabel sebagai berikut :
a. Konstanta sebesar 1.131.561 menunjukkan konstanta dari pertumbuhan laba
(Y) dengan asumsi nilai dari masing-masing variabel bebas (X1, X2, X3,
X4, X5, X6) adalah konstan.
b. Koefisien regresi CR (X1) sebesar -0.459921 menyatakan bahwa setiap
perubahan sebesar 1 CR makan akan merubah pertumbuhan laba sebesar
-0.459921 dengan anggapan bahwa QR, Cash Ratio, GPM, ROA dan ROE
adalah konstan. Adanya hubungan yang negatif ini, berarti bahwa antara CR
dengan pertumbuhan laba menunjukkan hubungan yang berlawanan, artinya
setiap kenaikan CR akan diikuti oleh penurunan pertumbuhan laba.
c. Koefisien regresi QR (X2) sebesar 0.017390 menyatakan bahwa setiap
perubahan sebesar 1 QR makan akan merubah pertumbuhan laba sebesar
-0.017390 dengan anggapan bahwa CR, Cash Ratio, GPM, ROA dan ROE
adalah konstan. Adanya hubungan yang positif ini, berarti bahwa antara CR
dengan pertumbuhan laba menunjukkan hubungan yang searah, artinya
sebaliknya penurunan QR akan mengakibatkan penurunan pertumbuhan
laba pula.
d. Koefisien regresi Cash Ratio (X3) sebesar 0.796873 menyatakan bahwa
setiap perubahan sebesar 1 Cash Ratio makan akan merubah pertumbuhan
laba sebesar 0.796873 dengan anggapan bahwa CR, QR, GPM, ROA dan
ROE adalah konstan. Adanya hubungan yang positif ini, berarti bahwa
antara Cash Ratio dengan pertumbuhan laba menunjukkan hubungan yang
searah, artinya setiap kenaikan Cash Ratio akan diikuti oleh kenaikan
pertumbuhan laba, dan sebaliknya penurunan Cash Ratio akan
mengakibatkan penurunan pertumbuhan laba pula.
e. Koefisien regresi GPM (X4) sebesar -2.161.321 menyatakan bahwa setiap
perubahan sebesar 1 GPM makan akan merubah pertumbuhan laba sebesar
-2.161.321 dengan anggapan bahwa CR, QR, Cash Ratio, ROA dan ROE
adalah konstan. Adanya hubungan yang negatif ini, berarti bahwa antara
GPM dengan pertumbuhan laba menunjukkan hubungan yang berlawanan,
artinya setiap kenaikan GPM akan diikuti oleh penurunan pertumbuhan
laba.
f. Koefisien regresi ROA (X5) sebesar -1.314.952 menyatakan bahwa setiap
perubahan sebesar 1 ROA makan akan merubah pertumbuhan laba sebesar
-1.314.952 dengan anggapan bahwa CR, QR, Cash Ratio, GPM dan ROE
adalah konstan. Adanya hubungan yang negatif ini, berarti bahwa antara
artinya setiap kenaikan ROA akan diikuti oleh penurunan pertumbuhan
laba.
g. Koefisien regresi ROE (X6) sebesar 6.562.733 menyatakan bahwa setiap
perubahan sebesar 1 ROE makan akan merubah pertumbuhan laba sebesar
-6.562.733 dengan anggapan bahwa CR, QR, Cash Ratio, GPM dan ROA
adalah konstan. Adanya hubungan yang positif ini, berarti bahwa antara
ROE dengan pertumbuhan laba menunjukkan hubungan yang searah,
artinya setiap kenaikan ROE akan diikuti oleh kenaikan pertumbuhan laba,
dan sebaliknya penurunan ROE akan mengakibatkan penurunan
pertumbuhan laba pula.
4.2.3 Pengujian dan Pemilihan Model
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen
yaitu Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), Cash Ratio, Gross Profit Margin
(GPM), Return on Asset (ROA), dan Return on Equity (ROE) terhadap variabel
dependen yaitu pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sektor makanan
dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2012. Dan
untuk mengetahui pengaruh tersebut, penelitian ini menggunakan metode
Generalized Least Squares (GLS) dengan dua pendekatan yaitu pendekatan efek
tetap (fixed effect model) dan pendekatan efek acak (random effect model).
Tabel 4.3
Hasil Regresi dengan Menggunakan Model Fixed Effect
Sumber: Output Eviews (2014) Sumber : Output Eviews, 2014
Fixed Effect Model diatas menunjukkan variabel pertumbuhan laba yang
dipengaruhi oleh variabel CR, QR, Cash Ratio, GPM, ROA dan ROE. Dari 12
perusahaan yang diteliti diketahui fixed effect paling tinggi terjadi pada Dependent Variable: Y?
Method: Pooled Least Squares Date: 05/26/14 Time: 12:25 Sample: 2010 2012
Included observations: 3 Cross-sections included: 12
Total pool (balanced) observations: 36
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C -3.223297 3.363496 -0.958318 0.3506 X1? -0.195829 1.722377 -0.113697 0.9107 X2? 1.474354 2.522640 0.584449 0.5662 X3? -2.326834 2.884409 -0.806693 0.4304 X4? -0.529503 3.994138 -0.132570 0.8960 X5? 5.146219 6.974637 0.737848 0.4701 X6? 14.60191 10.89369 1.340401 0.1968
Fixed Effects (Cross)
_ADES--C -0.728394 _AISA--C 1.810827 _CEKA--C 1.017535 _DLTA--C -3.581015 _ICBP--C 3.117379 _INDF--C 1.436570 _MLBI--C -5.151197 _MYOR--C -0.038494 _ROTI--C -1.304622 _SKLT--C 1.030058 _STTP--C 1.147482 _ULTJ--C 1.243871 Effects Specification
Cross-section fixed (dummy variables)
R-squared 0.401808 Mean dependent var 0.549681 Adjusted R-squared -0.163150 S.D. dependent var 1.302995 S.E. of regression 1.405273 Akaike info criterion 3.825193 Sum squared resid 35.54627 Schwarz criterion 4.616953 Log likelihood -50.85348 Hannan-Quinn criter. 4.101539 F-statistic 0.711217 Durbin-Watson stat 2.213297
perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yaitu sebesar 3.117379.
Artinya perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk lebih mampu
menghasilkan laba dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Sedangkan
perusahaan yang paling kecil fixed effect-nya adalah perusahaan Mayora Indah
Tbk (MYOR) yaitu sebesar -0.038494. Artinya perusahaan Mayora Indah Tbk
tidak mampu menghasilkan pertumbuhan laba dengan baik. Individual effect
untuk setiap perusahaan sebagai contoh perusahaan ADES adalah sebesar
-3.951691 ((-0.728394) + (-3.223297)). Artinya jika terjadi perubahan
pertumbuhan laba, baik antarperusahaan maupun antarwaktu, maka perusahaan
ADES akan mendapatkan pengaruh terhadap pertumbuhan laba sebesar
-3.951691. Dari hasil tabel diatas dapat dilihat juga nilai R2 sebesar 0.401808
dengan nilai Durbin-Watson sebesar 2.213297.
Bentuk persamaan yang diperoleh dari metode FEM untuk 12 perusahaan
sampel manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode 2010-2012 adalah sebagai berikut :
1. Y_ADES = -0.728394437557 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_ADES + 1.47435438781*X2_ADES - 2.32683361564*X3_ADES - 0.529502739318*X4_ADES + 5.14621872522*X5_ADES + 14.6019101716*X6_ADES
2. Y_AISA = 1.81082723144 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_AISA + 1.47435438781*X2_AISA - 2.32683361564*X3_AISA - 0.529502739318*X4_AISA + 5.14621872522*X5_AISA + 14.6019101716*X6_AISA
3. Y_CEKA = 1.01753495384 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_CEKA + 1.47435438781*X2_CEKA - 2.32683361564*X3_CEKA - 0.529502739318*X4_CEKA + 5.14621872522*X5_CEKA + 14.6019101716*X6_CEKA
4. Y_DLTA = -3.58101455572 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_DLTA + 1.47435438781*X2_DLTA - 2.32683361564*X3_DLTA - 0.529502739318*X4_DLTA + 5.14621872522*X5_DLTA + 14.6019101716*X6_DLTA
5. Y_ICBP = 3.11737932672 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_ICBP + 1.47435438781*X2_ICBP - 2.32683361564*X3_ICBP - 0.529502739318*X4_ICBP + 5.14621872522*X5_ICBP + 14.6019101716*X6_ICBP
6. Y_INDF = 1.43657013257 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_INDF + 1.47435438781*X2_INDF - 2.32683361564*X3_INDF - 0.529502739318*X4_INDF + 5.14621872522*X5_INDF + 14.6019101716*X6_INDF
7. Y_MLBI = -5.15119730068 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_MLBI + 1.47435438781*X2_MLBI - 2.32683361564*X3_MLBI - 0.529502739318*X4_MLBI + 5.14621872522*X5_MLBI + 14.6019101716*X6_MLBI
8. Y_MYOR = -0.0384940280407 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_MYOR + 1.47435438781*X2_MYOR - 2.32683361564*X3_MYOR - 0.529502739318*X4_MYOR + 5.14621872522*X5_MYOR + 14.6019101716*X6_MYOR
9. Y_ROTI = -1.30462240202 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_ROTI + 1.47435438781*X2_ROTI - 2.32683361564*X3_ROTI - 0.529502739318*X4_ROTI + 5.14621872522*X5_ROTI + 14.6019101716*X6_ROTI 10. Y_SKLT = 1.03005792545 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_SKLT + 1.47435438781*X2_SKLT - 2.32683361564*X3_SKLT - 0.529502739318*X4_SKLT + 5.14621872522*X5_SKLT + 14.6019101716*X6_SKLT 11. Y_STTP = 1.14748199237 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_STTP + 1.47435438781*X2_STTP - 2.32683361564*X3_STTP - 0.529502739318*X4_STTP + 5.14621872522*X5_STTP + 14.6019101716*X6_STTP 12. Y_ULTJ = 1.24387116164 - 3.22329701074 - 0.195828823615*X1_ULTJ + 1.47435438781*X2_ULTJ - 2.32683361564*X3_ULTJ - 0.529502739318*X4_ULTJ + 5.14621872522*X5_ULTJ + 14.6019101716*X6_ULTJ
Dari hasil diatas dapat disimpulkan yaitu :
1. Perusahaan Akasha Wira International Tbk (ADES) dipengaruhi oleh faktor
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
2. Perusahaan Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dipengaruhi oleh faktor
CR (X1) dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
3. Perusahaan Cahaya Kalbar Tbk (CEKA) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
4. Perusahaan Delta Djakarta Tbk (DLTA) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
5. Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dipengaruhi oleh
faktor CR (X1) dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan
koefisien 1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien -
dengan koefisien 5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien
14.6019101716.
6. Perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dipengaruhi oleh faktor
CR (X1) dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
7. Perusahaan Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) dipengaruhi oleh faktor
CR (X1) dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
8. Perusahaan Mayora Indah Tbk (MYOR) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
CR (X1) dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
9. Perusahaan Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) dipengaruhi oleh
faktor CR (X1) dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan
koefisien 1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien -
2.32683361564, GPM (X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5)
dengan koefisien 5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien
10. Perusahaan Sekar Laut Tbk (SKLT) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
dengan koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien
1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM
(X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien
5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
11. Perusahaan Sintar Top Tbk (STTP) dipengaruhi oleh faktor CR (X1) dengan
koefisien - 0.195828823615, QR (X2) dengan koefisien 1.47435438781,
Cash Ratio (X3) dengan koefisien - 2.32683361564, GPM (X4) dengan
koefisien - 0.529502739318, ROA (X5) dengan koefisien 5.14621872522,
dan ROE (X6) dengan koefisien 14.6019101716.
12. Perusahaan Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk (ULTJ)
dipengaruhi oleh faktor CR (X1) dengan koefisien - 0.195828823615, QR
(X2) dengan koefisien 1.47435438781, Cash Ratio (X3) dengan koefisien -
2.32683361564, GPM (X4) dengan koefisien - 0.529502739318, ROA (X5)
dengan koefisien 5.14621872522, dan ROE (X6) dengan koefisien
14.6019101716.
Berdasarkan model persamaan di atas, faktor yang memberikan nilai positif
adalah QR, ROA dan ROE. Sedangkan yang memberikan nilai negatif adalah
faktor CR, Cash Ratio dan GPM. Berikut merupakan hasil output dengan model
Tabel 4.4
Hasil Regresi dengan Menggunakan Model Random Effect
Dependent Variable: Y?
Method: Pooled EGLS (Cross-section random effects) Date: 05/26/14 Time: 12:27
Sample: 2010 2012 Included observations: 3 Cross-sections included: 12
Total pool (balanced) observations: 36
Swamy and Arora estimator of component variances
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 1.131561 0.892411 1.267982 0.2149 X1? -0.459921 0.980895 -0.468879 0.6427 X2? 0.017390 1.271224 0.013680 0.9892 X3? 0.796873 0.986455 0.807815 0.4258 X4? -2.161321 2.867927 -0.753618 0.4572 X5? -1.314952 2.772210 -0.474334 0.6388 X6? 6.562733 8.792995 0.746359 0.4615
Random Effects (Cross)
_ADES—C 0.024189 _AISA—C 0.012774 _CEKA—C -0.016451 _DLTA—C -0.012053 _ICBP—C 0.041764 _INDF—C -0.021340 _MLBI—C -0.010623 _MYOR—C 0.002472 _ROTI—C -0.012652 _SKLT—C -0.007966 _STTP—C -0.007256 _ULTJ—C 0.007142 Effects Specification S.D. Rho Cross-section random 0.142628 0.0102 Idiosyncratic random 1.405273 0.9898 Weighted Statistics
R-squared 0.075253 Mean dependent var 0.541379 Adjusted R-squared -0.116073 S.D. dependent var 1.297301 S.E. of regression 1.370526 Sum squared resid 54.47188 F-statistic 0.393324 Durbin-Watson stat 1.797626
Prob(F-statistic) 0.877212
Unweighted Statistics
R-squared 0.076902 Mean dependent var 0.549681 Sum squared resid 54.85317 Durbin-Watson stat 1.785130
Random Effect Model diatas menunjukkan variabel pertumbuhan laba
yang dipengaruhi oleh variabel CR, QR, Cash Ratio, GPM, ROA dan ROE. Dari
12 perusahaan yang diteliti diketahui random effect paling tinggi terjadi pada
perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yaitu sebesar 0.041764.
Artinya perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk lebih mampu
menghasilkan laba dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Sedangkan
perusahaan yang paling kecil random effect-nya adalah perusahaan Siantar Top
Tbk (STTP) yaitu sebesar -0.007256. Artinya perusahaan Siantar Top Tbk hanya
mampu menghasilkan pertumbuhan laba sebesar -0.007256. Dari tabel diatas
dapat dilihat juga nilai R2 sebesar 0.075253 lebih kecil dibandingkan dengan nilai
R2 model fixed effect dengan nilai Durbin-Watson 1.785130.
Bentuk persamaan yang diperoleh dari metode REM untuk 12 perusahaan
sampel manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode 2010-2012 adalah sebagai berikut :
1. Y_ADES = 0.0241891503148 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_ADES + 0.0173903478652*X2_ADES + 0.796873051191*X3_ADES - 2.16132066618*X4_ADES - 1.31495217896*X5_ADES + 6.56273292115*X6_ADES
2. Y_AISA = 0.0127738745919 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_AISA + 0.0173903478652*X2_AISA + 0.796873051191*X3_AISA - 2.16132066618*X4_AISA - 1.31495217896*X5_AISA + 6.56273292115*X6_AISA
3. Y_CEKA = -0.0164509917409 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_CEKA + 0.0173903478652*X2_CEKA + 0.796873051191*X3_CEKA - 2.16132066618*X4_CEKA - 1.31495217896*X5_CEKA + 6.56273292115*X6_CEKA
4. Y_DLTA = -0.0120527957184 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_DLTA + 0.0173903478652*X2_DLTA + 0.796873051191*X3_DLTA - 2.16132066618*X4_DLTA -
5. Y_ICBP = 0.041763688361 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_ICBP + 0.0173903478652*X2_ICBP + 0.796873051191*X3_ICBP - 2.16132066618*X4_ICBP - 1.31495217896*X5_ICBP + 6.56273292115*X6_ICBP
6. Y_INDF = -0.0213398615056 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_INDF + 0.0173903478652*X2_INDF + 0.796873051191*X3_INDF - 2.16132066618*X4_INDF - 1.31495217896*X5_INDF + 6.56273292115*X6_INDF
7. Y_MLBI = -0.0106231077499 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_MLBI + 0.0173903478652*X2_MLBI + 0.796873051191*X3_MLBI - 2.16132066618*X4_MLBI - 1.31495217896*X5_MLBI + 6.56273292115*X6_MLBI
8. Y_MYOR = 0.0024715168242 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_MYOR + 0.0173903478652*X2_MYOR + 0.796873051191*X3_MYOR - 2.16132066618*X4_MYOR - 1.31495217896*X5_MYOR + 6.56273292115*X6_MYOR
9. Y_ROTI = -0.0126519224211 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_ROTI + 0.0173903478652*X2_ROTI + 0.796873051191*X3_ROTI - 2.16132066618*X4_ROTI - 1.31495217896*X5_ROTI + 6.56273292115*X6_ROTI 10. Y_SKLT = -0.00796559216008 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_SKLT + 0.0173903478652*X2_SKLT + 0.796873051191*X3_SKLT - 2.16132066618*X4_SKLT - 1.31495217896*X5_SKLT + 6.56273292115*X6_SKLT 11. Y_STTP = -0.00725558650151 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_STTP + 0.0173903478652*X2_STTP + 0.796873051191*X3_STTP - 2.16132066618*X4_STTP - 1.31495217896*X5_STTP + 6.56273292115*X6_STTP 12. Y_ULTJ = 0.00714162770568 + 1.13156119935 - 0.459921197365*X1_ULTJ + 0.0173903478652*X2_ULTJ + 0.796873051191*X3_ULTJ - 2.16132066618*X4_ULTJ - 1.31495217896*X5_ULTJ + 6.56273292115*X6_ULTJ
Dari hasil diatas dapat disimpulkan yaitu :
1. Perusahaan Akasha Wira International Tbk (ADES) dipengaruhi oleh faktor
CR (X1) dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
2. Perusahaan Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dipengaruhi oleh faktor
CR (X1) dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien
0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191,
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
3. Perusahaan Cahaya Kalbar Tbk (CEKA) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien
0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191,
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
4. Perusahaan Delta Djakarta Tbk (DLTA) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien
0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191,
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
5. Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dipengaruhi oleh
faktor CR (X1) dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan
koefisien 0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien
0.796873051191, GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5)
dengan koefisien -1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien
6. Perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dipengaruhi oleh faktor
CR (X1) dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien
0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191,
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
7. Perusahaan Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) dipengaruhi oleh faktor
CR (X1) dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien
0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191,
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
8. Perusahaan Mayora Indah Tbk (MYOR) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien
0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191,
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
9. Perusahaan Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) dipengaruhi oleh
faktor CR (X1) dengan koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan
koefisien 0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien
0.796873051191, GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5)
dengan koefisien -1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien
6.56273292115.
10. Perusahaan Sekar Laut Tbk (SKLT) dipengaruhi oleh faktor CR (X1)
0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191,
GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien
-1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
11. Perusahaan Sintar Top Tbk (STTP) dipengaruhi oleh faktor CR (X1) dengan
koefisien - 0.459921197365, QR (X2) dengan koefisien 0.0173903478652,
Cash Ratio (X3) dengan koefisien 0.796873051191, GPM (X4) dengan
koefisien - 2.16132066618, ROA (X5) dengan koefisien -1.31495217896,
dan ROE (X6) dengan koefisien 6.56273292115.
12. Perusahaan Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk (ULTJ)
dipengaruhi oleh faktor CR (X1) dengan koefisien - 0.459921197365, QR
(X2) dengan koefisien 0.0173903478652, Cash Ratio (X3) dengan koefisien
0.796873051191, GPM (X4) dengan koefisien - 2.16132066618, ROA (X5)
dengan koefisien -1.31495217896, dan ROE (X6) dengan koefisien
6.56273292115.
Berdasarkan model persamaan di atas, faktor yang memberikan nilai positif
adalah QR, Cash Ratio, dan ROE. Sedangkan yang memberikan nilai negatif
adalah faktor CR, GPM, dan ROA. Untuk menentukan model mana yang akan
Tabel 4.5
Hasil Regrsi dengan Haussman Test
Sumber : Output Eviews, 2014
Berdasarkan hasil Haussman Test diatas, diketahui bahwa probabilitas dari
Chi Square statistiknya adalah sebesar 0.5982. Pada bab sebelumnya telah
dijelaskan bahwa hipotesis dalam pengujian ini adalah:
H0 =Random Effect Model
H1 = Fixed Effect Model
Dengan tingkat keyakinan 95% (α = 0,05), profitabilitas Haussman Test lebih besar dibandingkan dengan α. Diperoleh hasil pro.cross section random sebesar 0.5982 lebih besar dari Alpha 0,05 sehingga dengan demikian peneliti
menerima hipotesis nol sehingga model terbaik yang digunakan adalah Random
Effect Model.
Tabel 4.6
Hasil Perbandingan Uji Haussman Chi Square Hitung (Haussman Test) Sign Chi-Square Tabel Kesimpulan 4.583596 < 12.59 H1 ditolak
Dengan demikian model yang dipilih adalah random effect. Correlated Random Effects - Hausman Test
Pool: RE
Test cross-section random effects
Test Summary
Chi-Sq.
Statistic Chi-Sq. d.f. Prob.
P-value