BAB V : PENUTUP
Diagram 4.7. Hasil Observasi Keterampilan Guru Siklus III
Pada siklus III ini terjadi peningkatan pada keterampilan guru dengan perolehan skor 34 atau dalam kategori baik sekali. Ini berarti, ketererampilan guru berada dalam kategori Baik Sekali.pemaparan hasil observasi keterampilan guru pada siklus III sebagai berikut:
1) Mengkondisikan Kelas
Pada indikator ini, skor yang diperoleh guru mengalami peningkatan yaitu 4 sesuai dengan indikator guru mengkondisikan kelas, siswa sudah tenang, duduk di bangku masing-masing dan menyiapkan perlengkapan belajar. Siklus III ini dilaksanakan pada jam pertama sehingga pengkondisian kelas lebih mudah. Dalam setiap kelompok sudah membawa tanah, gelas bening, dan pegaduk. Guru mengkondisikan alat dan bahan yang dibawa siswa sebelum pelajaran dimulai sehingga saat kegiatan eksplorasi, siswa sudah siap melakukan percobaan. Selain
4 4 4 4
3
4 4 4 4
Hasil Observasi Ketrampilan Guru
1 2 3 4 5 6 7 8 9 1. Mengkondisikan kelas
2. Memperlihatkan media pembelajaran 3. Memberikan motivasi
4. Menjelaskan cara membuat peta konsep 5. Membagi siswa dalam kelompok
6. Membimbing siswa membuat peta konsep secara berkelompok 7. Memberikan umpan balik
8. Membimbing siswa merangkum pelajaran 9. Memberikan evaluasi
itu, siklus III ini dilaksanakan pada hari sabtu bertepatan dengan adanya mata pelajaran SBK. Hal ini sangat menguntungkan karena siswa telah membawa perlengkapan mewarnai dan menggambar.
2) Memperlihatkan media pembelajaran
Perolehan skor guru meningkat menjadi 4 sesuai dengan indikator memperlihatkan media pembelajaran berupa peta konsep, gambar-gambar yang relevan, dan benda konkret. Pada siklus III, guru memperlihatkan gambar susunan tanah, siswa diminta mengamati susunan tanah yang telah mengendap, dan membawa contoh peta konsep dengan variasi bentuk dan warna.
3) Memberikan motivasi
Guru memperoleh skor 4 sesuai dengan indikator memberikan motivasi dengan menunjukkan keuntungan menggunakan peta konsep dengan contoh konkret, menunjukkan tujuan pembelajaran, dan menjelaskan manfaat mempelajari materi. Pada saat kegiatan awal, guru menjelaskan keuntungan menggunakan peta konsep dengan menunjukkan peta konsep tang telah disiapkan guru. selain itu, guru juga menyebutkan tujuan pembelajaran dan memberikan motivasi dengan menunjukkan keuntungan yang dapat diperoleh siswa setelah mempelajari materi tentang tanah.
4) Menjelaskan cara membuat peta konsep
Guru berada dalam kategori Baik Sekali atau memperoleh skor 4 dengan indikator menjelaskan cara membuat peta konsep, memberikan contoh, dan memberikan variasi bentuk dan warna. Pada siklus III, guru mengajak siswa menemukan konsep dari eksplorasi tentang susunan tanah. Setelah konsep
diperoleh, guru menjelaskan cara menyusunnya dan merubah peta konsep yang semula berbentuk kotak-kotak menjadi bervariasi. Kemudian, guru menjelaskan bahwa peta konsep dengan bentuk variasi yang telah dihasikan boleh dihias dengan berbagai warna.
5) Membagi siswa dalam kelompok
Skor yang diperoleh dalam indikator ini tetap yaitu 3 sesuai dengan deskriptor membagi siswa dalam kelompok secara merata antara yang pandai dan kurang pandai namun belum merata jenis kelaminnya. Guru tetap membagi kelompok dengan cara berhitung dari depan sebelah kanan. Pada siklus III, pembagian kelompok dilaksanakan dua kali. Pertama, pembagian kelompok untuk kegiatan eksplorasi yaitu berkelompok dengan bangku terdekat dan kedua, pembagian kelompok menurut hitungan untuk kegiatan elaborasi.
6) Membimbing siswa membuat peta konsep secara berkelompok
Skor yang diperoleh guru meningkat menjadi 4 sesuai dengan indikator membimbing siswa menemukan konsep penting, menjelaskan cara menyusunnya dan menjelaskan cara pemberian label di atas garis panah serta menjelaskan membuat peta konsep dengan variasi bentuk dan warna. Pada siklus III, guru mengawali dengan memperlihatkan peta konsep dengan bentuk dan warna yang bervariasi untuk memotivasi belajar siswa. Kemudian guru meminta perwakilan siswa maju ke depan menuliskan konsep penting yang ditemukannya saat kegiatan eksplorasi. Dari konsep-konsep tersebut guru membimbing siswa menyusun konsep sesuai hierarkinya dan membantu memberikan label. Setelah terbentuk peta konsep dengan bentuk kotak-kotak, guru menjelaskan cara
mengembangkannya dengan merubah konsep yang berbentuk kotak menjadi bervariasi seperti merubah bentuknya menjadi awan, lingkaran, segitiga, dan lain- lain.
7) Memberikan umpan balik
Dalam indikator ini, perolehan skor sesuai dengan deskriptor yaitu 3 sesuai dengan indikator memberikan umpan balik dengan mengevaluasi peta konsep siswa dan memilih peta konsep terbaik untuk diberi bintang penghargaan. Setelah waktu diskusi berakhir, perwakilan kelompok diminta maju untuk menempelkan hasil peta konsepnya. Guru menunjuk perwakilan dari tiga kelompok untuk menjelaskan peta konsep yang telah dihasilkan. Kelompok yang lain memberikan tanggapan. Setelah presentasi selesai, perwakilan siswa membacakan bahan ajar dan guru menjelaskan label yang sesuai. Dari penjelasan benar. Kedua kelompok ini mendapatkan bintang penghargaan. Kelompok ketiga yang memperoleh bintang penghargaan adalah kelompok dengan hiasan terbaik. 8) Membimbing siswa merangkum pelajaran
Tidak terjadi peningkatan pada indikator ini. Guru tetap memperoleh skor 3 sesuai dengan deskriptor membimbing siswa merangkum pelajaran dengan bantuan peta konsep, curah pendapat dengan teman satu kelas dan membantu menyusun kalimatnya. Di akhir pembelajaran, guru bertanya kepada siswa tentang hal-hal apa saja yang diperoleh Siswa-Siswa selama mengikuti pembelajaran. Dari pendapat Siswa-Siswa, guru membantu menyusun kalimatnya dan Siswa-Siswa diberi kesempatan untuk menulis.
9) Memberikan evaluasi
Skor yang diperoleh guru tetap 4 sesuai dengan indikator melakukan evaluasi sesuai materi dengan tingkat kognitif C1-C6. Soal telah disiapkan guru sebelumnya. Soal yang diberikan kepada siswa terdiri dari tingkatan kognitif C1- C6 dengan kategori mudah hingga sulit.
4.1.3.3.2. Deskripsi Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus Ketiga
Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus III terlihat dalam tabel 4.15 berikut:
Tabel 4.15
Hasil Observasi Aktivitas Subjek Penelitian Siklus III
No Nama Siswa
Skor pada Indikator Rata-
Rata Kategori 1 2 3 4 5 6 7 8
1. AP 4 1 4 3 4 3 3 4 3,25 Baik Sekali 2. AOS 4 4 4 3 4 4 4 4 3,87 Baik Sekali 3. APA 4 3 4 4 4 4 4 4 3,87 Baik Sekali 4. ARH 4 3 4 4 4 4 4 4 3,87 Baik Sekali 5. AH 4 3 4 3 4 3 3 4 3,5 Baik Sekali 6. RAPS 4 3 3 3 3 4 3 4 3,37 Baik Sekali 7. ALR 3 1 3 3 3 3 2 3 2,62 Baik 8. GPT 4 3 4 4 4 4 3 4 3,75 Baik Sekali 9. MNK 3 4 3 3 3 3 2 3 3 Baik Sekali 10. LAP 4 3 4 4 4 4 4 4 3,87 Baik Sekali 11. SKP 4 3 4 4 4 4 4 4 3,87 Baik Sekali 12. TDA 4 3 4 4 4 4 4 4 3,87 Baik Sekali
Dari dua belas subjek penelitian di atas, terdapat satu siswa berada dalam kategori cukup, satu siswa berada dalam kategori baik dan sepuluh siswa berapa dalam kategori baik sekali. Sedangkan perolehan rata-rata skor pada setiap indikator dapat diketahui melalui tabel 4.16 berikut:
Tabel 4.16
Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus III
No Indikator
Tingkat
Kemampuan Jumlah Rata- Rata
Kate gori 1 2 3 4
1. Kesiapan siswa dalam
mengikuti pembelajaran - - 2 10 46 3,83 Baik Sekali 2. Menjawab, berpendapat, atau mengajukan pertanyaan 2 - 8 2 34 2,83 Baik 3. Melakukan pengamatan - - 3 9 45 3,75 Baik Sekali 4. Menyimak penjelasan guru
- - 6 6 42 3,5 Baik
Sekali 5. Bekerjasama membuat peta
konsep - - 3 9 46 3,83
Baik Sekali 6. Mengevaluasi hasil peta
konsep - - 4 8 44 3,66 Baik Sekali 7. Merangkum Pelajaran - 2 4 6 40 3,33 Baik Sekali 8. Mengerjakan evaluasi - - 2 10 46 3,83 Baik Sekali
Jumlah Skor 28,56 Baik
Sekali
Kemudian, tabel 4.16 di atas dapat diperjelas dengan diagram 4.8 di bawah ini.