BAB IV DESKRIPSI, ANALISIS DATA DAN
B. Hasil Observasi
1. Hasil Observasi Siklus I
Berikut hasil deskripsi hasil observasi yang diambil pada saat pembelajaran berlangsung dari lembar observasi aktivitas siswa dan guru serta materi pada siklus I.
Aktivitas yang dilakukan siswa pada saat pembelajaran: tidak adanya respon dari siswa berupa pernyataan tentang gambar teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi yang disajikan, siswa agak sedikit ribut saat
pembagian kelompok karena sempitnya ruangan yang tidak sesuai dengan jumlah siswa.
Aktivitas yang dilakukan guru pada saat pelajaran sebagai berikut; guru menggali pengetahuan awal serta memotivasi siswa dengan cara menampilkan gambar teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi. Guru memberikan penjelasan umum tentang materi, dan proses pembelajaran dilaksanakan sesuai strategi pembelajaran yang direncanakan, guru memberikan stimulan dengan menentukan kelompok ahli dan kelompok asal. Guru menyimpulkan materi dalam memberi penguatan. Guru tidak memberi tugas rumah sebagai penguatan, tapi guru melakukan evaluasi dengan cara memberikan lembar soal yang berupa soal essay dan pilihan ganda.
Pada tahap perencanaan tindakan, peneliti telah merancang langkah-langkah pembelajaran secara maksimal. Pada tahap siklus I ini siswa sudah menunjukkan kepahaman terhadap teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi yang telah disajikan guru. Sebagian besar siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam bentuk isian dan essay.
Siswa lebih cepat memahami materi pelajaran dengan teknik Jigsaw. Pencapaian nilai rata-rata yang ditunjukkan pada tabel cukup membuktikan bahwa teknik Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang materi teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi. Melihat hasil yang sudah mencapai
indikator penilaian ≥ 70 di atas KKM (70) 60% dengan nilai rata-rata 73, dan sesuai harapan. Tapi peneliti ingin melanjutkan ke siklus II untuk membuktikan target yang ingin dicapai benar-benar maksimal.
Berdasarkan hasil observasi yang diperoleh dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa, catatan lapangan, hasil dokumentasi pada siklus I, dan wawancara/komunikasi dengan observer, mulai dari pertemuan ke-1 dan pertemuan ke-2 yang dikumpulkan dan dianalisis terdapat kelebihan dan kelemahan yang ditemukan dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan pada pertemuan ke-1 maupun pertemuan ke-2. Kelebihan dalam proses pembelajaran menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw terdapat beberapa hal yang dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel IV.4 Kelebihan/keberhasilan proses pembelajaran siklus I (pertemuan ke-1 dan pertemuan ke-2)
No Kelebihan/Keberhasilan Keterangan
1 Siswa belajar sangat antusias dan semangat
Penyampaian materi teknologi produksi, komunikasi, dan
transportasi, menggunakan gambar peraga serta penghargaan (reward) berupa hadiah untuk siswa sebagai prestasi belajar siswa
2 Beban belajar siswa menjadi lebih ringan
Dalam proses pembelajaran, siswa menggunakan media pembelajaran berupa gambar teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi dan siswa merasakan media ini membantu sekali siswa dalam memahami materi pelajaran IPS
3 Penggunaan bahan belajar dan alat peraga membuat siswa semakin mampu memahami materi pelajaran IPS
Penggunaan alat peraga berupa gambar teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi yang digunakan dalam belajar membuat siswa lebih mudah dalam
memahami materi sehingga kemampuan belajar siswa meningkat
Selain kelebihan terdapat kelemahan yang ditemukan pada pembelajaran serta rencana perbaikan yang akan diperbaiki pada siklus berikutnya yang terdapat pada tabel berikut:
Tabel IV.5 Kelemahan/kekurangan dan rencana perbaikan proses pembelajaran Siklus I
No Aktivitas yang diamati Data dari Observer Rencana Perbaikan 1 Pertemuan ke-1
Guru
Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai sesuai rencana kegiatan
Guru tidak menyampaikan kompetensi yang akan dicapai sesuai dengan rencana kegiatan
Guru akan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai pada pertemuan
No Aktivitas yang diamati Data dari Observer Rencana Perbaikan Memberikan instruksi
dengan jelas dan berurutan
Guru belum memberikan instruksi/perintah yang jelas kepada siswa, sehingga siswa masih bingung memahami perintah sehingga harus diulang Guru akan memberikan instruksi dengan jelas dan berurutan pada pertemuan berikutnya, sehingga siswa tidak bingung lagi Mengelola waktu pembelajaran Membimbing siswa membuat rangkuman Guru membiarkan siswa mengobrol di luar materi pelajaran sehingga waktu belajar menjadi lebih lama Guru membuat rangkuman tanpa melibatkan siswa terhadap materi pelajaran Guru akan mengingatkan siswa agar tidak mengobrol di luar materi pelajaran Guru akan membimbing siswa bersama-sama membuat rangkuman pelajaran sehingga siswa paham tentang pelajaran yang mereka pelajari
Siswa
Mengikuti instruksi guru dengan baik
Menarik kesimpulan
Siswa tidak konsentrasi mendengarkan instruksi guru karena mengobrol
Siswa belum bisa menarik kesimpulan/membuat rangkuman sendiri terhadap materi pelajaran Guru akan meningkatkan siswa agar tidak mengobrol ketika materi
berlangsung agar siswa lebih konsentrasi
Guru akan lebih aktif membimbing siswa dalam menarik kesimpulan pelajaran
No Aktivitas yang diamati Data dari Observer Rencana Perbaikan 2 Pertemuan ke-2
Guru
Memberikan instruksi dengan jelas dan berurutan
Membimbing siswa membuat rangkuman
Siswa
Mengikuti instruksi guru dengan baik
Menarik kesimpulan
Guru tidak memberikan instruksi/perintah yang jelas kepada siswa Guru membuat rangkuman tidak melibatkan siswa (lupa) terhadap materi pelajaran Siswa tidak konsentrasi mendengarkan instruksi guru karena mengobrol
Siswa belum bisa menarik kesimpulan/membuat rangkuman sendiri terhadap materi pelajaran Guru akan memberikan instruksi dengan jelas dan berurutan pada pertemuan berikutnya
Guru akan lebih aktif membimbing siswa dalam menarik kesimpulan pelajaran
Guru akan
mengingatkan siswa agar tidak mengobrol ketika materi
berlangsung agar siswa lebih berkonsentrasi Guru akan lebih aktif
membimbing siswa dalam menarik kesimpulan pelajaran 3 Alat peraga, penggunaan gambar dan pengamatan
aktivitas guru dan siswa
Alat peraga Siswa belum pernah menggunakan gambar dalam pembelajaran sebelumnya, sehingga ketika mereka pertama kali
Guru mengingatkan siswa agar
memperhatikan alat peraga sesuai perintah guru untuk belajar
No Aktivitas yang diamati Data dari Observer Rencana Perbaikan
Teks bacaan
Hasil observasi kegiatan siswa dan guru pada Siklus I
menggunakan media gambar siswa sering bermain-main dan mengobrol sehingga waktu belajar menjadi lebih lama
Siswa belum bisa sepenuhnya memahami teks bacaan pada LKS, siswa masih meminta bantuan guru untuk memahami teks bacaan
Hasil observasi kegiatan guru dan siswa siklus I belum terjadi.
Guru akan lebih sering memberikan latihan dalam membaca teks bacaan, sendiri siswa lebih mandiri
Tindakan akan dilanjutkan pada siklus II. Proses pembelajaran menggunakan teknik jigsaw dengan memperhatikan kekurangan pada siklus I
Berdasarkan langkah-langkah pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan menggunakan teknik jigsaw yang telah didesain oleh peneliti, realitas di lapangan menunjukkan bahwa terdapat kekurangan yang dilakukan oleh guru, dimana masih ada beberapa langkah pembelajaran yang tidak dilakukan guru. Begitu pula dengan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran belum memuaskan. Siswa sering mengobrol bersama siswa yang lain dalam proses pembelajaran.
Secara umum dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik jigsaw belum terlaksana dengan baik dan maksimal. Berdasarkan refleksi peneliti dengan observer maka beberapa kelemahan perlu diperbaiki menggunakan teknik jigsaw nampak bahwa kualitas pembelajaran yang ditampilan guru dan siswa belum memuaskan sehingga perlu dilanjutkan dan ditingkatkan pada siklus berikutnya.
Sedangkan kelebihan/keberhasilan yang didapatkan perlu dipertahankan atau ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian dilanjutkan pada siklus II.