TINJAUAN PUSTAKA
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5) Hasil Observasi Waktu
Kegiatan pembelajaran berlangsung pada pagi hari pada pukul 07.00 siswa wajib sudah sampai di kelas dan sudah siap untuk memulai pembelajaran, kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan tema Menyayangi Hewan dan Tumbuhan di Sekitar secara sederhana yang menggunakan media Permainan Tebak Kata di laksanakan pada pukul 07.35 sampai pukul 08.10 selanjutnya di lanjutkan pergantian pelajaran sampai jam 11.30.
29 b. Hasil Data Wawancara Guru
Kegiatan selanjutnya setelah peneliti melakukan kunjungan langsung dan melakukan pengamatan, peneliti melakukan wawancara kepada guru terlebih dahulu.
Wawancara dilakukan pada hari Rabu tanggal 21 Maret 2018 pada jam 11.30 di Sekolah Dasar Negeri 1 Sangiang Tanjung.
Setelah peneliti meminta izin terlebih dahulu kepada kepala sekolah untuk melakukan penelitian yang kemudian peneliti di berikan izin untuk melakukan penelitian dan mewawancarai guru kelas yang bernama Ibu Hamidah, S.Pd., beliau merupakan wali kelas 3. Berikut adalah hasil wawancara yang di lakukan peneliti:
1) Materi yang seperti apa yang sering Ibu berikan kepada siswa dengan menggunakan permainan tebak kata?
Jawaban: Materi ajar yang menyesuaikan dengan konsep media permainannya.
Peneliti menyimpulkan dari jawaban di atas bahwa penyampaian materi ajar yang di berikan siswa haruslah dapat di mengerti dan di pahami oleh siswa. Dengan menyesuaikan konsep media permainan, seperti ketika melakukan permainan tebak kata dengan menyesuaikan bahan materi pembahasan di hari itu sehingga dapat
30
menjadikan siswa untuk lebih tertarik, aktif, dan bersemangat dalam proses belajar mengajar di kelas.
Karena untuk mengembangkan potensi dan kemampuan siswa dalam kegiatan belajar mengajar melalui penyampaian materi pembelajaran, guru harus mampu menyampaikan materi pelajaran secara jelas dan dapat dipahami siswa. Baik itu dari proses pembelajaran mulai perencanaan seperti silabus dan RPP hingga evaluasi pembelajaran juga pemilihan media yang akan disampaikan menyesuaikan kebutuhan siswa. Dengan demikian, penggunaan metode yang baik dan tepat dapat berpengaruh dalam proses dan pencapaian tujuan pembelajaran.
2) Apa tanggapan siswa setelah Ibu selesai menggunakan permainan tebak kata?
Jawaban: Siswa menjadi lebih tertarik untuk belajar dan memudahkan dalam menanamkan konsep materi pelajaran dalam ingatan siswa.
Berdasarkan jawaban diatas, peneliti menyimpulkan bahwa siswa akan merasa senang dengan penyampaian guru yang mampu menggunakan media mengajar yang baik dan tidak monoton. Karena dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas hendaknya direncanakan dengan matang
31
dan dikemas menarik agar siswa tertarik belajar, sehingga terciptalah sebuah proses kegiatan belajar mengajar yang efektif serta dipengaruhi oleh respon siswa terhadap pembelajaran.
Guru dapat menciptakan suasana kegiatan pembelajaran yang efektif dan kondusif juga dapat dilakukan dengan proses pembelajaran yang sedikit santai, misalnya boleh sesekali melakukan gurauan yang berhubungan dengan materi yang akan diajarkan hari itu dengan maksud membuat siswa tidak merasa bosan atau jenuh selama mengikuti materi pembelajaran, dan melakukan tanya jawab dengan mereka seputar materi yang sudah disampaikan sebelumnya.
3) Apakah permainan tebak kata ini di sukai siswa?
Jawaban: Iya
Peneliti mengambil kesimpulan dari jawaban di atas bahwa ternyata siswa menikmati proses belajar mengajar dengan media yang telah di siapkan guru dan salah satunya berupa permainan tebak kata ini. Menurut peneliti permainan tebak kata merupakan permainan dengan penyampaian materi ajar menggunakan kata-kata singkat dalam bentuk kartu permainan sehingga siswa dapat
32
menerima pesan pembelajaran melalui kartu itu. Dengan media permainan tersebut siswa menjadi lebih bersemangat, penuh konsentrasi, dan aktif saat proses belajar mengajar berlangsung di kelas.
4) Apa saja manfaat bagi siswa apabila pembelajaran menggunakan media permainan tebak kata?
Jawaban: Mereka jadi lebih mudah memahami dan mengerti dengan materi pembahasan yang di berikan.
Peneliti dapat menyimpulkan dari jawaban di atas bahwa dengan guru menggunakan media permainan tebak kata dapat memberikan manfaat bagi siswa yaitu siswa menjadi lebih tertarik maupun memiliki rasa keingintahuan yang besar untuk mengikuti proses pembelajaran yang diberikan guru. Semakin guru kreatif menggunakan media permainan maka akan semakin memudahkan untuk siswa mengingat materi pembelajaran. Dengan memanfaatkan permainan tebak kata dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir dan bertindak imajinatif dan penuh khayalan yang berhubungan dengan perkembangan kreatifitas siswa. Dari proses tersebut, maka akan memberi kemampuan lebih pada siswa mengembangkan fikirannya untuk mendapatkan kesenangan dan merasa jawabannya
33
itu dari berbagai pertanyaan di dalam kartu yang sudah disediakan oleh guru.
5) Media apa yang biasanya Ibu gunakan dalam permainan tebak kata?
Jawaban: Media kartu.
Peneliti dapat menyimpulkan dari jawaban di atas bahwa sebelumnya guru telah mempersiapkan media permainan tebak kata yang berkaitan dengan materi yang akan di bahas. Dengan menggunakan media kartu yang mana sebelumnya sudah di sediakan seperti berbagai kata-kata singkat sesuai dengan penyampaian materi pembelajaran di hari itu. Melalui permainan tebak kata, siswa diarahkan untuk memahami dan mengetahui pesan-pesan yang terkandung dalam materi. Jadi dengan mampunya siswa menebak kata berarti mencerminkan kemampuan siswa dalam menguasai dan memahami materi yang ada.
Sehingga siswa menjadi lebih memahami isi dari materi yang di sampaikan oleh guru. Dan siswa menjadi lebih aktif juga bersemangat dalam menemukan jawaban.
6) Media apa yang siswa sukai ketika menggunakan permainan tebak kata?
34
Jawaban: Media kartu dan topi.
Peneliti mengambil kesimpulan dari jawaban di atas bahwa siswa menyukai media yang berhubungan langsung dengan kartu dan topi. Dimana dengan di lakukannya permainan tebak kata itu siswa di minta untuk lebih berani dan aktif dalam mengemukakan jawaban. Dengan adanya media permainan di dalam proses pembelajaran maka akan memberikan hal positif bagi siswa untuk belajar melalui berbuat, yaitu dengan diberi kesempatan untuk selalu mencoba hal-hal baru, bereksplorasi, kemudian dengan adanya media permainan pula siswa belajar melalui panca indera, yaitu anak dapat belajar melalui penglihatan, rasa, penciuman, perabaan, dan pendengaran. Karena apabila semakin banyak panca indera yang dilibatkan, maka akan semakin banyak informasi yang diterima, dan disinilah proses belajar tersebut terjadi.
7) Apakah dengan menggunakan media permainan tebak kata siswa jadi bersemangat untuk belajar?
Jawaban: Iya.
Peneliti menyimpulkan dari jawaban di atas bahwa dengan adanya permainan sebagai dari media pembelajaran dapat menjadikan siswa lebih bersemangat
35
dalam mengikuti proses belajar mengajar di kelas. Karena melalui media bermain siswa dapat mengembangkan dan melatih keterampilan, dengan media bermain juga siswa dapat memahami materi pembelajaran seperti siswa menjadi lebih tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran di kelas, dari rasa ketertarikan itu timbul rasa keingintahuan dalam pembelajaran karena dengan bermain pula siswa dapat melakukan interaksi sesuai caranya sendiri, dengan bermain siswa dapat menemukan pilihan sesuai instingnya sendiri. Dengan bermain juga dapat melatih keterampilan yang dibutuhkan siswa untuk menjadi individual yang kompeten. Selain itu bermain juga dapat memberikan situasi aman, nyaman, dan tidak membuat siswa merasa bosan karena permainan yang dilakukan membuat siswa merasa senang.
8) Apakah siswa menjadi aktif menjawab setelah Ibu menjelaskan materi menggunakan media permainan tebak kata?
Jawaban: Iya.
Peneliti menyimpulkan dari jawaban di atas bahwa dengan melakukan pembelajaran menggunakan permainan tebak kata dapat membuat siswa menjadi aktif dan lebih
36
berani juga percaya diri untuk menemukan jawaban sesuai dengan pertanyaan yang diberikan guru. Dengan begitu siswa akan lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran. Media permainan itu diperlukan dalam proses pembelajaran dikarenakan dapat mengatasi materi pelajaran yang sulit, dengan menggunakan permainan tebak kata juga mampu mempermudah pemahaman dan menjadikan pelajaran lebih hidup dan menarik, merangsang siswa untuk berfikir sehingga menimbulkan kemauan keras untuk mempelajari sesuatu, dan membantu pembentukan karakter siswa.
9) Menurut ibu apakah media perlu dalam pembelajaran?
Jawaban: Iya, perlu.
Peneliti menyimpulkan dari jawaban diatas adalah bahwa media itu sangat penting dalam proses pembelajaran karena media merupakan suatu alat bantu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara optimal dan efektif. Dalam belajar mengajar hal yang terpenting adalah proses, karena proses inilah yang menentukan tujuan belajar yang akan tercapai atau tidak tercapai. Ketercapaian dalam proses belajar mengajar ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku. Perubahan tingkah laku tersebut baik yang menyangkut
37
perubahan bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotor), maupun menyangkut nilai sikap (afektif). Ketika dalam proses belajar mengajar ada banyak faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pembelajaran diantaranya guru, siswa, lingkungan, metode/teknik serta media pembelajaran.
Dengan adanya media dalam proses belajar mengajar maka akan membuat siswa lebih tertarik untuk belajar dan terciptanya motivasi belajar siswa. Dengan menggunakan media pembelajaran secara tepat dan bervariasi juga dapat mengatasi sikap pasif siswa dikarenakan siswa dituntut melakukan interaksi langsung antara siswa dengan lingkungannya.
10) Apa yang ibu persiapkan sebelum melakukan permainan tebak kata?
Jawaban: Siapkan materi yang akan disampaikan, siapkan bahan ajar yang dibutuhkan, dan siapkan kata kunci yang akan di pertanyakan juga kata kunci yang akan di jadikan jawaban.
Peneliti menyimpulkan dari jawaban di atas bahwa sebelum melakukan permainan tebak kata, guru akan mempersiapkan materi yang akan disampaikan ke siswa,
38
dengan menyesuaikan bahan ajar sesuai kebutuhan siswa, selanjutnya mempersiapkan kata kunci pertanyaan dan kata kunci jawaban dengan menggunakan media kartu ataupun karton, bisa juga dengan menambahkan media topi sebagai tempat menempelkan kartu/karton. Dengan proses pembelajaran yang menarik sehingga siswa dapat merespon pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan.
Maka dari itu, berlangsungnya proses pembelajaran tidak terlepas dari metode/teknik dan media pembelajaran dengan menyesuaikan materi yang akan disampaikan juga menentukan bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa.
Melalui permainan tebak kata ini, selain membuat siswa menjadi tertarik untuk belajar, juga memudahkan dalam menanamkan konsep pelajaran pada siswa.
11) Apakah siswa senang membaca?
Jawaban: Iya.
Peneliti menyimpulkan jawaban di atas bahwa siswa senang membaca. Membaca adalah salah satu bentuk aktivitas yang menandakan seseorang sedang belajar.
Dengan membaca, yang dari tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak memahami menjadi memahami. Maka kegiatan ini berkaitan dengan hasil belajar siswa yang mampu
39
meningkatkan kemampuan belajarnya. Sehingga banyak media yang bisa digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kesenangan siswa dalam membaca seperti, buku-buku pelajaran, koran, internet dan sebagainya.
Namun hal tersebut bisa terjadi karena peranan guru yang sangat penting dalam memberikan motivasi maupun semangat ke siswa untuk membaca.
12) Bacaan apa yang siswa senangi?
Jawaban: Mereka menyukai bacaan bergambar.
Peneliti menyimpulkan dari jawaban diatas bahwa siswa akan senang membaca apabila bacaan yang dibaca memiliki sesuatu atau isi yang menarik. Membaca adalah suatu aktivitas yang dilakukan dengan kemampuan pikiran menyimpan data dari suatu media yang menjadi sumber informasi untuk menambah wawasan pengetahuan.
Dengan adanya kegiatan membaca, siswa dapat mempelajari atau memahami sesuatu hal yang baru dari bacaan yang ia baca. Manfaat membaca selain untuk menambah wawasan atau pengetahuan yang luas bagi siswa juga dapat menciptakan ide-ide kreatif melalui pengetahuan yang ia dapatkan dari proses kegiatan membaca.
71
40 c. Hasil Data Wawancara Siswa
Kegiatan selanjutnya setelah melakukan wawancara dengan guru, selanjutnya peneliti melakukan wawancara terhadap siswa kelas 3. Sebelum melakukan tanya jawab kepada siswa peneliti meminta izin kepada guru kelas untuk memberikan kesempatan kepada peneliti untuk mewawancarai 5 siswa bernama AL, AA, BS, RO dan RY yang di lakukan pada jam yang berbeda-beda mulai dari jam 10.30-selesai, peneliti melakukan wawancara secara langsung di jam istirahat. Hasil wawancara yang di lakukan adalah sebagai berikut:
1) Apakah kamu memahami materi yang ibu guru sampaikan setelah menggunakan permainan tebak kata?
a) AL menjawab: Iya kak.
b) AA menjawab: Iya.
c) BS menjawab: Iya kak.
d) RO menjawab: Iya dong.
e) RY menjawab: Iya kak.
Berdasarkan jawaban 5 siswa diatas dapat disimpulkan oleh peneliti bahwa siswa memahami dan mengerti penyampaian materi pembahasan yang di sampaikan oleh guru. Karena memang guru harus mampu menyampaikan materi pelajaran secara jelas dan dapat dipahami siswa. Menyesuaikan konsep permainan dengan
41
bahan materi ajar yang akan disampaikan guru tentu akan membuat siswa lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran, sehingga guru dapat menciptakan suasana kegiatan pembelajaran yang efektif dan kondusif sehingga berarti dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir dan bertindak imajinatif.
2)
Apa tanggapan kamu mengenai materi pembahasan yang Ibu guru sampaikan setelah menggunakan permainan tebak kata?a) AL menjawab: Mudah dipahami.
b) AA menjawab: Bagus kak.
c) BS menjawab: Gampang di mengerti.
d) RO menjawab: Mudah buat di ngertiin.
e) RY menjawab: Jadi nggak susah buat jawab pertanyaan.
Peneliti menyimpulkan jawaban diatas bahwa materi pembelajaran yang diberikan guru ternyata mampu membuat siswa memahami dan mengerti dari isi materi tersebut. Maka dari itu guru harus mampu menguasai dan memilih pendekatan, model, strategi, dan metode pembelajaran yang tepat, sehingga menjadikan siswa aktif, kreatif, dan belajar dalam suasana senang serta efektif. Salah satu pendekatan dan strategi yang harus dikuasi guru adalah pembelajaran yang menyenangkan, sehingga dapat membuat siswa
42
menjadi lebih bersemangat, penuh konsentrasi, dan aktif saat proses belajar mengajar berlangsung di kelas.
3)
Apa permainan yang kamu sukai?a) AL menjawab: Tebak kata ini.
b) AA menjawab: Tebak kata kak.
c) BS menjawab: Tebak kata.
d) RO menjawab: Tebak kata.
e) RY menjawab: Tebak kata dong.
Peneliti menyimpulkan jawaban di atas bahwa siswa menyukai permainan tebak kata ini. Penerapan media permainan bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan begitu, bisa dikatakan berarti siswa menyukai pembelajaran yang ada keterkaitannya dengan penggunaan media permainan.
Karena dengan adanya media permainan dapat menjadikan siswa bersemangat, membuat rasa keingintahuannya menjadi besar. Melalui proses pembelajaran siswa dapat menikmati proses belajar mengajar di kelas sehingga dapat dikatakan bahwa guru tersebut berhasil menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, efektif dan kondusif.